memandangi mu dengan takjub, Hinga aku menginginkan apa yang telah kamu lakukan. mengejar mu hinga jauh, tidak peduli kau menjauh.
apa aku pantas ingin seperti mu?
apa aku bisa seperti kamu yang terus berjuang?
kamu selalu membuat aku takjub, dengan keindahan yang kamu punya tidak hanya itu, kamu tidak patah semangat untuk berjuang melewati semua rintangan.
meski berat kau takkan pernah menyerah, apa yang sudah kau lakukan itu sangat hebat menurut ku.
Hinga kamu lah motivasi ku, motivasi untuk menggapai cita-cita dan keinginan ku.
semua orang bertanya-tanya "apa alasan kamu suka dia? dan kenapa kamu ingin seperti dia."
aku tidak bisa menjawab, karena mulutku susah untuk menjelaskan pertanyaan itu.
hati ku memang bisa menjawab tapi mulut ku tidak bisa menjawab, aku menulis cerpen ini ingin menjawab apa yang kalian tanyakan meskipun tidak mungkin kalian membacanya, tapi aku yakin suatu hari nanti kapan pun itu aku harap kalian membacanya.
dia.....
dia itu kupu-kupu yang bikin aku terpesona, Hinga aku terus berjuang mengejar cita-cita dan keinginanku.
cita-cita ku ingin membahagiakan kedua orang tua ku, ingin menjadi penulis novel, dan entah lah masih banyak lagi....
perjuangan kupu-kupu awalnya bertelur, berubah menjadi ulet, dan berubah menjadi kepompong, Hinga jadilah kupu-kupu. tidak hanya itu, dia juga harus ber juangan and berusaha agar bisa terbang perlahan-lahan tapi pasti.
aku tau karya novel ku tidak sebagus karya novel orang lain tapi aku yakin perjuangan ku tidak akan sia-sia.
kupu-kupu mengingat kan aku untuk tidak patah semangat dan terus berjuang