Astrid, Bellina,dan Dinda mereka bertiga adalah seorang sahabat. Mereka pertama kali bertemu di bangku SMP kelas 8. Astrid adalah tipe anak pendiam dan pemalu, dia tak akan bicara jika tidak di ajak bicara. Pada saat awal kenaikan kelas mereka bertiga masih belum saling mengenal dan bahkan tidak duduk bersama, namun pada suatu ketika Astrid mendapati tempat duduknya di tempat i oleh anak lain dan terpaksa harus berpindah. Bellina yang kebetulan duduk sendiri menawarkan kepada Astrid untuk duduk bersama, Astrid pun menyetujuinya. Sedangkan Dinda, ia duduk di depan Bellina. Pada awal pertemuan Astrid tak begitu banyak bicara, Astrid tidak punya teman sama kali dalam kelas tersebut sudah bukan hal biasa lagi bagi Astrid. Terkadang Astrid lelah, ia juga ingin bercerita layaknya seorang sahabat, namun hal itu tak bisa ia lakukan karena ia tak memiliki seorang sahabat. Pada keesokan harinya Astrid masih sama tak begitu banyak bicara jika Bellina tak mengajak ia bicara. ...1 Bulan berlalu ... Astrid menjadi dekat dengan Bellina dia sudah mulai banyak bicara berbeda dengan waktu awal bertemu. Kemudian datanglah Dinda di antara mereka, kemudian mereka bertiga selalu pergi bersama sama. Setelah 1 Minggu bersahabat Astrid dan Bellina pergi ke kamar mandi sedangkan Dinda memilih tetap di kelas. Di perjalanan tersebut Astrid melihat orang yang ia cintai waktu berada di bangku kelas 7 namun hingga kini perasaan itu tetap ada. Saat pelajaran di mulai Astrid bercerita bahwa ia tadi melihat orang yang ia sayangi dan dia mengatakan bahwa orang yang dia sukai bernama Brian Firdaus dari kelas sebelah,pada saat itu Astrid masih merahasiakan hal itu dari Dinda. Tak lama kemudian mereka mendapatkan tugas untuk mengoreksi ulangan dari kelas sebelah yaitu kelas Brian. Tertulis nama Brian Firdaus di kertas yang di koreksi oleh Dinda, Astrid pun memaksa untuk menukarnya di situ Dinda curiga namun tak lama kemudian hal itu tak di hiraukan. Tak lama Bellina terlihat menyukai seseorang yang tak lain orang itu merupakan teman les dari Astrid. Namun Bellina tak mengakui hal itu, Astrid dan Dinda sudah mengetahui itu dari gerak gerik Bellina. Setelah 2 bulan Bellina menyembunyikan perasaannya itu kemudian Bellina bercerita kepada Astrid bahwa ia menyukai Haris Priangga. Astrid yang mengetahui hal itu ingin menanyakan perasaan Haris kepada sahabatnya apakah dia juga menyukai sahabatnya. Pada saat di tempat les Astrid mendapatkan kesempatan berbicara dengan Haris ya karena Haris mengajaknya berbicara dulu, Astrid tak mungkin berbicara sebelum diajak berbicara. Kemudian Astrid bertanya apakah Haris menyukai Bellina Haris pun menjawab bahwa ia tak menyukai Bellina melainkan ia menyukai Astrid. Astrid pun kaget mendengar hal itu, Haris langsung menanyakan perasaan Astrid namun Astrid tak menjawabnya ia membutuhkan waktu. Haris kemudian mengirim chat ke Astrid untuk menemuinya di tepi danau saat nanti pulang. Saat pulang pun Astrid menemui Haris di tepi danau. sebenarnya Astrid bingung dengan sikap Haris. Waktu di sekolah Haris seperti masih baru kenal dengan Astrid, sebenarnya mereka sudah kenal lama karena mereka tinggal di daerah yang sama. Pada saat sampai di tepi danau Astrid bertemu dengan Haris, kemudian mereka saling berbicara. Haris pun berkata bahwa ia menyukai Astrid namun dia tak berani jika Astrid sedang bersama dengan sahabatnya, dan Haris sudah menyukai Astrid selama 3 tahun. Astrid pun bingung di sisi lain dia menyukai Brian Astrid menyukai Brian sudah 1 tahun di sisi lain Haris yang selalu baik ke dia ternyata menyukainya bahkan sebelum Astrid menyukai Brian. Astrid pun bilang kalau ia masih bingung dan ingin menjadi sahabat terlebih dahulu. Haris pun menyetujuinya. Keesokan harinya Haris mulai berani mendekati Astrid, namun Astrid takut jika Bellina mengetahui bahwa Haris menyukainya, Astrid agak memberi jarak kepada Haris agar Bellina tak terlalu cemburu. setelah 3 bulan berlalu Astrid memberi jawaban kepada Haris dia mengatakan bahwa lebih baik menjadi sahabat daripada pacar karena Astrid tak ingin kehilangan Haris jika Haris menjadi pacarnya dan nanti putus mereka menjauh, jadi Astrid lebih memilih menjadi sahabat dan juga karena ia menyukai Brian. Astrid juga mengatakan hal itu namun Astrid tak memberi tahu nama Brian pada Haris. Haris pun menerima itu meski agak menyakitkan. Tak lama kemudian pada saat kenaikan kelas Astrid, Bellina, dan Dinda berencana untuk pergi bermain ketika liburan telah tiba. Setelah mereka bermain Bellina tiba² tak pernah menghubungi Astrid lagi. Terkadang Chat Astrid pun tak di balas. Saat Astrid di ajak ke tepi danau lagi oleh Haris, tiba" Bellina melihat mereka berdua dan langsung menghampiri Astrid dan Haris. Astrid pun terkejut dan langsung menahan tangan Bellina saat ia ingin pergi. Namun kemudian Bellina mendorong tangan Astrid dan Astrid pun terjatuh kedalam danau itu. Haris yang melihat itu langsung menyelamatkan Astrid karena ia tahu bahwa Astrid tak bisa berenang. Setelah itu Bellina langsung pergi begitu saja. Haris pun bertanya kenapa Bellina bersikap seperti itu. Astrid pun bilang bahwa ia dulu kan pernah bilang kalau Bellina menyukai Haris, dan Astrid juga mengatakan bahwa Bellina juga mengetahui kalau dia suka dengan seseorang yang bernama Brian. Setelah itu Haris meminjamkan hoodienya untuk di pakai Astrid supaya tidak kedinginan, Haris juga mengantar Astrid pulang. Pada saat memasuki semester baru kelas 9 ia dan Bellina belum berbaikan. Bahkan Astrid pernah mengirim chat “Aku memang salah tak apa jika kau marah aku akan menerima semua keputusan mu Jika memang ada kesempatan untuk mengulang waktu aku tak akan mendekati Haris, Aku juga tak akan memilih untuk mencintai Brian. karena sampai saat ini pun cinta Astrid kepada Brian tak pernah tersampaikan Astrid sudah tak ingin menyampaikan perasaannya itu karena dia sadar bahwa ia tak terlalu cantik sedangkan banyak wanita cantik yang mendekati Brian jika memang cinta membuat kita berpisah seperti ini lebih baik aku tak mengenal apa itu cinta”. Haris pun yang mengetahui Bellina masih marah kepada Astrid meminta maaf kepada Astrid dan Bellina karena merasa bersalah telah merusak hubungan persahabatan mereka berdua sedangkan Dinda yang dari awal tak terlalu suka dengan Bellina lebih memihak kepada Astrid.