Malam ini aku berencana pergi ke rumah kekasihku sudah dua tahun aku memendam perasaanku, akhirnya dia menerimaku sebagai kekasihnya lebih tepatnya kita berpacaran
Marvel Bagas Utomo adalah nama kekasihku kita saling kenal saat menjadi mahasiswa baru di salah satu kampus, hingga akhirnya saling dekat dan menyatakan perasaan. Waktu itu aku yang tidak mengharap lebih merasa sangat senang waktu Marvel menyatakan perasaanya padaku
Singkat cerita malam ini aku berkunjung ke rumah Marvel tanpa sepengetahuannya, melainkan membuat kejutan padanya. Setelah tiba di depan rumah yang sama dengan alamat itu, segera ku bergegas menuju gerbang menanyakan Marvel ada di rumah atau tidak kepada penjaga rumah
"Malam pak apakah Marvelnya ada saya ingin bertemu dengannya." Tanya Dira kepada pak satpam penjaga rumah Marvel
"Malam non tuan Marvel ada di dalam silahkan masuk non" Jawabnya dengan hormat sambil tersenyum hangat
Setelah mendapat persetujuan Dira langsung saja masuk ke dalam karna sudah tidak sabar ingin memberi kejutan pada Marvel
tok..tok..tok karna sudah tidak sabar Dira memukul pintu dengan semangatnya sampai salah satu pelayan membukakan pintunya
"Apa Marvelnya ada bi" tanya Dira ramah pada pelayan itu
"Ada non"
"Ada keperluan apa non mencari Tuan Marvel?? dan mohon maaf non siapa ya?" tanya pelayan itu yang ingin tahu maksud kedatangan Dira kemari
"Oh perkenalkan Bi saya Dira pacarnya Marvel saya ke sini ingin berkunjung saja" ucap Dira tersenyum manis, pelayan itu tampak terdiam beberapa saat sampai Dira memanggilnya baru dia sadar
"Maaf non baik silahkan masuk" Dira masuk dan mencari Marvel pelayan itu juga kembali ke belakang dengan pikirannya yang keluh memikirkan tadi, sebenarnya ada apa?
Dira perlahan mulai masuk ke dalam rumah mewah itu dia sangat terkagum dengan dekorasi rumah yang sangat klasik dan memiliki kesan tersendiri, meskipun rumahnya juga tidak kalah mewahnya dengan rumah milik Marvel Dira, dia juga tidak lupa dengan tujuan awalnya datang ke sini
"Marvel..kenapa ada wanita lain di sampingnya dan mengapa mereka sangat dekat sekali" Dira terkejut dengan wanita itu bagaimana mungkin mereka sangat dekat layaknya sepasang kekasih, apalagi Marvel bukanlah tipe orang yang suka main wanita menurutnya
Ah jangan berburuk sangka dulu Dira mungkin dia hanya sepupu dekat Marvel saja dan dia tidak pernah mengenalkannya kepadaku, batin Dira mencoba tenang dan berpikir positif tentang ini
"Marvell.." Ucap Dira berjalan menuju sofa dimana Marvel dan wanita itu berada
Marvel sangat kaget mendengar suara ini tentu saja karna dia sudah sangat hafal sekali dengan segala ketakutan menyelimutinya dia menoleh ke arah sumber suara benar dugaanya dia adalah Dira, kasihnya
"Siapa wanita ini sayang??" tanya wanita itu sambil memeluk lengan kanan Marvel dengan sangat itim
"Marvel siapa wanita yang ada di sampingmu itu??!!" tanya Dira menunjuk ke arah wanita yang sedang bergelayut manja pada Marvel
"Tentu saja aku kekasihnya dan kenapa? mengapa kau sangat tidak suka,, apa-apan ekspresi itu. jawab sayang bahwa aku adalah kekasihmu" ucap wanita itu yang mengaku sebagai kekasih Marvel lalu apa dengan Dira jika dia adalah kekasihnya
Marvel hanya diam saja hatinya sangat terkejut melihat kedatangan Dira di tambah wanita di sampingnya itu mengaku sebagai kekasihnya di hadapan Dira juga sebagai kekasihnya. Aaah!! dia sangat tidak berdaya melihat kenyataan ini di depaj matanya
"Jawab Marvell Aku ingin mendengarnya dari mulutmu sendiri" Tanya Dira sekali lagi air matanya sudah tidak bisa di tahan lagi, hatinya sangat hancur menerima kenyataan ini
"Benar dia adalah kekasihku Aurel." Jawab Marvel dengan menatap Dira hatinya sangat hancur melihat wanita yang dia sanyangi menangis tetapi dia juga tidak bisa membohongi perasaanya bahwa dia juga mencintai Aurel cinta masa kecilnya yang telah lama hilang dan sekarang dia mendadak kembali ke Marvel
karna mendengar suara ribut di bawah Mama Marvel tersebut Bunda Ayu yang kerap di panggil Bunda bergegas turun ingin melihat ada kejadian apa hingga keributan sampai terdengar di atas
"Ada apa ini mengapa sampai terdengar di atas" ucap Bunda Ayu turun menatap tajam ke arah Marvel dan Aurel lalu siapa gadis cantik yang sedang menangis itu Ayu sepertinya tidak pernah melihatnya, lalu dia menghampiri mereka
"Lalu siapa gadis cantik ini Marvel mengapa dia menangis dan kenapa kalian begini?" Tanya Ayu menghampiri Dira entah mengapa dia sudah sangat tertarik dengan Dira meskipun ini kali pertama mereka bertemu
Aurel sangat tidak suka saat Bunda Ayu memilih menghampiri Dira sejujurnya Ayu sedikit tidak menyukai Aurel entahlah insting ibu memang benar dan jarang untuk salah pada pilihan anaknya. Marvel tambah kacau melihat Bundanya juga turun
"Tante kenapa malah menghampiri gadis itu Aurel sudah dari tadi di sini mengapa tante baru turun"
"Apakah tante tidak rindu dengan Aurel?" Tanya Aurel berusaha merayu Bunda Ayu tapi jangan harap Ayu hanyalah bersikap acuh tak acuh saja melihat Aurel
"Jelaskan mengapa Gadis ini menangis dan kamu kenapa kembali lagi pada anak saya setelah bertahun-tahun tidak ada kabar?" Ucap Ayu menunjuk Aurel dan meminta penjelasan pada mereka semua
"Ma gadis disampingmu itu adalah kekasih Marvel selama setahun ini, tapi marvel juga bisa membohongi perasaan marvel sendiri aku sangat mencintai Aurel Ma meskipun dia pergi dan meninggalkanku Marvel tetap mencintai Aurel ma, Dira hanyalah selingkuhanku saja untuk pelampiasan atas kepergian Aurel" Marvel memberanikan dirinya untuk menjelaskan pada Ibu nya, sedangkan Dira jangan ditanya
Dira bagaikan di sambar petir di siang bolong jadi dia selama hanya pelampiasan Marvel saja dan lebih perih lagi statusnya tidak lebih dari orang ketiga bisa di bilang sebagai Pelakor dalam hubungan orang
"Aku semakin sayang padamu Marvel,,terimakasih sayang" Entahlah Aurel sepertinya sudah tidak punya urat malu bermesraan di depan Bunda Ayu yang berstatus sebagai orang tua sungguh sangat tidak punya sopan santun
"Ja-jadi aku hanyalah orang ketiga saja dihubunganmu Marvel, jadi selama ini rasa sayangku hanyalah omong kosong buatmu Marvel kenapa kamu tidak pernah bilang kepadaku soal ini??..jika aku tahu aku tidak akan mengusik dan menerimamu dalam hidupku"
"Mengapa semua ini terjadi dalam hidupku" Dira menangis sesengukan kenyataan sangat pahit untuknya tadinya dia kemari ingin memberi kejutan pada Marvel namun dia yang di beri kenyataan dalam hidupnya
Ayu yang melihat itu semua entah mengapa hatinya terasa sesak dia merasa sangat malu dengan kelakuan anaknya, dia tidak pernah mengajarkan pada anak-anaknya berlaku seperti itu
"Aku pamit." setelah mengucapkan kata itu Dira berjalan keluar dengan air mata yang masih mengalir deras hatinya benar-benar sakit menerima semua ini, perilaku Dira membuat beberapa orang yang berpapasan dengannya merasa bingung tapi Dira tetaplah Dira yang sangat dingin terhadap orang yang tidak dia kenal
Alam seolah tahu dengan perasaan gadis yang tengah menangis di dinginnya malam, perlahan hujan turun dengan lebatnya petir bersahut-sahutan. Dira malah menangis kencang jalanan pun sudah sepi orang berlalu lalang ia berharap waktu berhenti tapi itu tidak akan mungkin
Dari sini kita tahu sekeras apapun menyukai seseorang tapi dia memilih dengan orang lain, sekeras apapun kita berjuang jika dia tidak pernah mengangap kita itu percuma di matanya kita hanyalah sosok seorang yang hanya mengisi waktunya dikala hidup dia sedang hampa. Aku berharap dalam hidupku ini adalah sesuatu pelajaran yang paling berharga yang pernah ku alami untuk tidak mengulang yang kedua kali, waktu akan berjalan dan aku harus bisa bangkit mengahadapi kenyataan dunia mungkin Tuhan sudah menyiapkan yang lebih baik dan memberikanku pelajaran yang sangat berarti dalam hidup ini
~end