Si kecil penghuni surga😇🤲
Bangun subuh saya bergegas keluar rumah untuk berjalan pagi karena dikampung bagus untuk orang yang kandungan nya menginjak sembilan bulan bergerak lebih, katanya biar lahirannya lancar, setelah pulang sembari menunggu mentari pagi saya mengepel lantai lalu mencuci piring saat sedang mencuci piring tiba-tiba saya merasakan ada sesuatu yang pecah dan mengalir kebawah sampai ketumit ...
Segera saya memberi tahu keluarga yang berada Di rumah untuk memanggil bidan terdekat, namun saat itu suami belum berada. Di tempat , sambil menunggu suami saya terus mengelus perut sambil berkata "ya. Rabb lancarkan persalinan saya dan sambil membaca Asmaul Husna...
Tak lama suami datang dan segera membawa saya kerumah Sakit terdekat , sesampainya di Rumah sakit beberapa bidan terus bertanya apakah ibu Sudah merasakan sakit ,,? Namun saya belum merasakan sakit di perut saya namun air ketuban terus saja merembes Hinga beberapa kali bidan dan dokter memeriksa posisi bayi dan membawa saya keruang USG saat itu, saat pemeriksaan dokter berkata bahwa air ketuban ibu tersisa sedikit hingga harus di lakukan tindakan SC. Saat itu harus secepatnya dilakukan tindakan jika tidak akan berakibat fatal pada ibu atau bayi, semua keluarga panik dan memutuskan untuk menyetujui tindakan itu...
Saat itu saya di bawa kedalam ruangan yang baru pertama kali sy masuki beberapa suntikan di lakukan saat itu namun yg paling membuat Saya merasa sakit suntikan pada belakang saya , namun saya harus tetap tenang dan berserah diri pada Allah Swt.
Dalam ingatan saya saat itu hanya ingin keselamatan anak saya dan ingin melihat seorang bayi mungil yang telah saya tunggu selama 9 bulan..
Singkat cerita Beberapa keluarga menunggu di. Luar ruang operasi begitu pun suami saya berharap ibu dan bayi selamat , sehat walafiat
Saya merasakan ketika perut saya disayat oleh oleh dokter namun rasanya hanya seperti di garuk saja tidak berapa menit terdengarlah suara tangis seorang bayi yang saat itu air mata sya perlahan menetes dan berucap Alhamdulillah, sangat bersyukur dan merasa bahagia saat itu dokter berkata Alhamdulillah yah Bu baby boy... Tak terhenti ucapan syukur kepada Allah yang telah memberikan saya seorang bayi lelaki begitu pun para keluarga.
Setelah selesai operasi saya segera dipindahkan keruang perawatan dan perlahan-lahan saya mulai merasakan sakit yang sungguh luar biasa namun tak mengalahkan rasa bahagia karena mempunyai bayi lelaki, selama tiga hari saya tak bisa bergerak sehingga tak bisa memberikan asi terhadap bayi saya... Saat itu. Kaka sy sedang mempersiapkan nama untuk anak saya
Dan dapatlah nama terbaik yaitu MOH ZAKIR HUZAIN nama yang cocok untuk bayi tampan yang berkulit putih dan berhidung mancung.. dalam hati terus berucap Alhamdulillah...
Singkat cerita saya menitipkan iya kepada Kaka saya karena saat itu ujian ekonomi datang dan begitu banyak keperluan yang harus dipenuhi sehingga saya pergi kerantau orang berharap mendapat penghidupan yang lebih....
Selama dua tahun saya meninggalkan iya begitu rindu rasanya ingin berkumpul bersama. Dengan sibuah hati
Alhamdulillah saya tidak begitu menghawatirkan bayi kecil ku karena iya dirawat oleh begitu banyak ibu asu yang menyayangi iya melebihi ibu kandungnya
Dan seorang paman yang begitu iya sayangi melebihi anak kandungnya sendiri 😭😭
Saat di rantau ingin hati masih bertahan namun karena wabah yang menyebar, perekonomian saat itu menjadi sangat krisis hingga akhirnya memutuskan untuk balik ke kampung tercinta
Ada rasa syukur dalam hati karena bisa pulang dan kembali berkumpul bersama dengan sibuah hati , begitu senangnya hati saat sampai iya telah tumbuh jadi anak yang cerdas sabar penurut namun iya belum mengenali ibunya, ia tak ingin dekat dengan ku karena iya masih menganggapku orang asing yang saat itu ingin memeluk dengan rasa rindu yang begitu besar
Namun Allah SWT berkehendak lain iya hanya memberiku waktu sesaat untuk merawatnya
Saat itu malam tgl 20 dimana iya mengalami demam yang biasanya saat di berikan obat. Demam akan langsung turun...
Tepat setengah satu adiknya menangis dan berteriak seketika saya terbangun begitu cepat
Dan Zein langsung mengalami kejang dikarenakan panasx yg tinggi saya panik suami pun panik iya memanggil tetangga yang saat itu bergegas masuk untuk melihat Zein kami,,, setelah dibaca ayat kejangnya mulai berhenti
Segera saya menelepon paman yang iya sayang melebihi ayah kandungnya sendiri....
Dan tak lama kemudian pamannya yang biasa ia panggil aba datang Menemani, bersama keponakanku yang sudah iya anggap sebagai Kaka Begitu pun sebaliknya dibuat iya obat yang membuat demamnya turun
Kami bertiga menjaga bayi kecil ini hingga terbit mentari tanpa tidur, Alhamdulillah paginya iya bangun dan meminta dibuatkan bubur ,zein menghabiskan 2piring dan 2 gelas air sambil berkata "enak mama bubur,😭😭😭 liyat perut Kaka"saya pun bersyukur dan berkata Alhamdulillah iya makan dengan lahap berarti dia akan segera sehat...
Ia berkata ingin dipeluk terus dan tak mau di tinggalkan ,aku terus memeluknya dan mengecup kedua pipi mungil itu,,,,. Hingga ia bangun lalu meminta air kembali ... aku memberikannya namun iya tak berucap lagi hax satu nama yang ia sebut ABA setelah itu ia tak berucap apapun lagi di Pangillah ibu mertuaku untuk melihat keadaan cucunya namun belum juga sadar
Jam menunjukkan pukul 6 datanglah kakakku. Yang di anggap seperti ibu baginya
Iya sudah tidak sadarkan diri dan panas yang naik turun aku. Tak tahu lagi harus berbuat apa karena rasanya tulang belulang ku tak bisa bergerak namun terus berdoa dalam hati agar ia bisa Diberikan kesembuhan dan sehat kembali
Namun dua jam berlalu tak ada perubahan beberapa orang di panggil untuk mengobatinya namun iya tak sadar juga panasnya semakin tinggi hingga iya berulang kali kejang
Alhamdulillah aba menelpon dan segera membawa iya kerumah sakit
Sesampainya iya dirumah sakit dokter segera mengambil tindakan dan memanggil ku untuk memberi tahu bahwa anak bayi ku sedang dalam masa kritis ....😭😭😭😭 Seketika hatiku terpukul dan tak berdaya ,oh tuhan cobaan apa ni,,, aku berserah diri pada yang maha kuasa sambil membacakan begitu banyak ayat dan bersalawat berharap anakku bisa melewati ini, begitu banyak orang menyayanginya semua keluarga datang menjenguk nya dan terus berharap ada keajaiban 😭😭😭
Dokter memanggil dan segera membuat surat rujukan agar di bawa ke rumah sakit yang lebih lengkap perawatannya
Jantung ku menjadi remuk tak berdaya hanya terus berdoa dan bersalawat
Aku menatap anakku yang lugu itu begitu pasrah dengan badan yang semakin
Dingin ya Allah 😭😭😭 selamatkan anaku
Begitu pun para ibu ,bunda umi berserta kakak-kakaknya begitu banyak yang menyayanginya....
Oh anakk mama ini tak tau harus berbuat apa lagi bingung dan terus berdoa
adiknya pun terus menangis mencari ku, mobil ambulance telah datang untuk membawa bayi ku😭😭😭😭 ya Allah dadaku terasa sesak namun terus berdoa... Ia akan segera dirujuk kerumah sakit yang lebih lengkap perawatannya... Berharap bisa selamat
Umi,ibu mertuaku dan suamiku yang menemaninya 😭😭ada rasa penyesalan dalam hati karena tak bisa menemaninya
Aku tidak bisa bergerak dada semakin sesak dan remuk tak mampu melihat iya yang sedang terbaring dengan dibantu oksigen
Namun suamiku berjanji untuk membawa kakka zein pulang dengan selamat dan sehat aku mempercayai anaku pergi dengan mereka yang lebih banyak pengalaman dan lebih menyayangi iya. Aku tidak bisa ikut karena akupun merasa tak berdaya namun doa tak pernah luput dari bibirku hingga tepat jam setengah 3 aku menerima kabar bahwa anakku telah tiada😭😭😭😭😭😭😭
Inalillahi wa innailaihi roajiun
Saat itu aku termenung dan tak percaya bahwa anaku Telah tiada ,aku. Masih. Belum percaya terus berdoa dan berharap ada keajaiban 😭😭😭😭😭 namun dadaku semakin sesak kepalaku pusing air mata mengalir namun tak bisa bersuara😭😭😭
Aku menunggu kepastian , namun hatiku tak terima ya Allah jangan berikan cobaan yang tak mampu kulalui 😭😭😭
Aku teringat akan iya yang terus berkata bahwa masakan ku enak 😭😭😭 walaupun itu hanya bubur yang di campur garam ,iya begitu sabar iya selalu mengalah dengan adiknya tak pernah membalas
KKA Zein begitu orang menyebutnya
Aku segera pergi kerumah ibu karena disitulah anak ku di bawa.....
Sambil menunggu kedatangannya waktu Begitu terasa lama
Sampai aku mendengar sirene berbunyi. Di gerbang rumah
Langkah kakiku berat kepala ku pusing aku tak mampu berpijak dadaku sesak hatiku hancur. Berkeping keping😭😭😭😭😭
Ya Allah astaghfirullah ,,,,aku jatuh tak bisa menahan
Kupegang wajah nya yang begitu dingin hati ku tak terima namun kakaku berkata bahwa ia berada di. Surga iya sudah selamat Allah lebih mencintai ia, mendengar perkataannya hatiku merasa. Sedikit lega namun belum Iklas...
Aku mencoba Iklas dadaku sesak badan ku seperti tak bertulang ya Allah astaghfirullah anakku sayang maafkan ibumu ini terima kasih atas kehadiran mu yang sesaat
Anakku telah tiada ...... anak ku sangat sabar dan pintar selalu bersyahadat sudah pandai mengikuti gerakan sholat ,anak Soleh 😭😭 surga menunggumu. Wajah terlihat seperti Sedang tidur matanya belum begitu tertutup namun setelah kedatangan seluruh orang yang menyayangi x matanya benar-benar tertutup tanda bahwa yang iya tunggu telah datang semuanya tanda bahwa iya benar selesai
ANAKKU SAYANG PENGHUNI SURGA 🤲🤲🤲
Ku tanamkan dalam hati. Anakku penghuni surga hingga aku bisa ikhlas melepas nya
Lahir 26 Maret 2018 jam. 2lewat hari Senin
Menghembuskan nafas terakhir. Tgl 22. Maret 2021 hari. Senin setengah. 3😭😭😭😭
4 hari lagi ulang tahun Kaka zein Moh Zakir HUZAIN penghuni surga 🤲😇🤲🤲 Husnul khatimah
Terima kasih semua orang. Yang menyayangi iya terutama aba umi bunda ibu kakak-kakaknya
Save cerita di Facebook biar jadi pengingat 😭😭😭😭
#keepstornng