I'M YOU ANGEL
.......................
Characte
Shani, Angelo,
other-
Malam yang tenang di mana waktunya semua orang untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiranya tampak terlihat di salah satu jendela kamar yang masih tampak terang benderang seorang gadis tengah sibuk mengerjakan sesuatu di hadapanya.
Di tengah kegiatan gadis itu menguap dan merasakan kantuk luar biasa di tengoknya jam yang menunjukan pukul 22:30 yang menandakan malam semakin larut .
"Ah! sudah jam segini aku harus cepat-cepat kalau tidak besok akan kesiangan!" Cdengan segera ia berusaha menyelesaikan tugasnya.
Setelah usai mengerjakan tugasnya di tutupnya benda kotak yang di ketahui adalah Laptot yang di gunakanya sebagai alat yang membantunya mengerjakan tugas kuliah.
Setelah merapikan buku-buku dan meletakan Laptopnya di atas meja belajar ia pun bersiap-siap untuk tidur dengan perlahan menaiki tempat tidur empuknya dan menyelimuti diri setelah mematikan lampu yang menyisakan ruang gelap yang di cahayai pendaran sinar rembula yang menelusup dari celah-celah jendela yang tak tertutup sepenuhn ya dengan gorden kamar gadis itu, dengan posisi menyamping perlahan ia mnutup matanya tak butuh waktu lama gadis itupun tenggelam dalam lelapnya tidur dan masuk kedalam dunia mimpimya.
........ In A Dream
Aku terbangun di sebuah tempat asing yang gelap seperti sebuah daerah kota yang tua bangunan-bangunan yang tak terawat jalanan sepi nan sunyi aku menyadari kini aku sedang di dalam sebuah mobil tua tampak di sampingku sesosok pria yang tak kukenali alih-alih bertanya aku hanya diam menatap tiap sisi jalan yang sepi, sunyi dan tua tampak menyeramkan dengan siluet bayangan-bayangan hitam berlalu lalang di sekitar jalan yang tampak menyeramkan ini.
Kami hanya diam dalam kesunyian perjalanan hingga sampailah kami di sebuah rumah kayu tua yang tampak sangat sederhana dan menakutkan di dalam benakku aku bertanya-tanya di manakah aku, namun tak ada niatan untukku bertanya.
Ia menggandeng tanganku dan menyeretku masuk perlahan kedalam rumah menyeramkan itu meletawi lorong dengan kayu yang berderit tampak rapus suasana rumah yang suram dan mencekam.
Hingga tiba kami di sebuah kamar sederhana berdinding kayu dengan tempat tidur beralas kayu dan kasur tipis dengan ukuran yang tak terlalu besar maupun kecil yang terletak di sudut ruangan demgan sisi dinding yang memiliki jendela abstrak seperti tembok kayu yang sengaja di lubangi dengan kain gorden lusuh robek yang membuat sinar rembulan dapat menelusup masuk menerangi seluruh kamar gelap itu.
Perlahan pria itu membawaku untuk berbaring di atas tempat tidlur sederhana itu dengan dirinya yang ikut berbaring membelakangiku. Ialah sosok pria jangkung berambut hitam berkulit pucat yang hanya bertelanjang dada membelakangi aku yang tidur menatap punggung kurusnya .
Aku tak tahu dimana aku dan kenapa pria asing ini membawaku.
Dalam lamunanku merasa cemas, dengan aku yang berusaha kembali mengatupkan mata mencoba tidur entah ini hanya mimpi atau kenyataan aku hanya berharap dapat kembali.
............. In The Sky
Di atas langit yang di hiasi awan kelabu malam tampak dua sosok rupawan berjubah putih dengan pendaran cahaya di sekita mereka.
"Angelo, sepertinya makhluk hina itu sudah melakukan apa yang seharunya ia lakukan! kau harus membawa kembali jiwa gadis itu!"- seru Andreas sang Malaikat penjaga malam pada rekananya Anggelo sang malaikat mimpi.
"Beraninya dia merebut milikku!"- murka sesosok pria tampan rupawan yang berdiri di samping rekanya.
" Sudah waktunya bagiku untuk menemui dirinya lagi dan membawanya kembali, ' - titah sosok tampan rupawan menengok ke dataran luas di bawahnya yang di penuhi bangunan-bangunan pencakar langit dan tampak di bawah sana kegiatan para manusia penghuni dataran itu yang di lihatnya dari balik awan putih yang tengah menghiasi langit malam bertabur bintang.
" Ingatlah ini hanya perintah dari sang kuasa untuk mengembalikan jiwanya jangan kau libatkan perasaanmu itu tidakkah kau tahu bahwa perasaanmu salah ,"- peringat Andreas pada rekanya itu.
" Aku tahu tapi...,tidak ada yang dapat mengatur kapan sebuah perasaan datang dan pergi juga ke inginan untuk di sampingnya adalah yang paling kuinginkan, '- jelas Angelo penuh harap .
"Kau telah melanggar aturan langit, kau akan mendapat hukuman karena itu Angelo,"- nasihat Andreas khawatir pada rekanya itu.
" Kalau itu membuatku dapat bebas untuk mencintainya maka aku tak keberatan untuk menerima segala hukuman itu, '- ucap lantang Angelo bertekad.
" Aku tahu selama ini kau menyalahgunakan kekuatanmu dengan diam-diam hadir dalam setiap mimpi manusia itu,"- terang Andreas berterus terang.
" Hanya ini yang bisa kulakukan untuk bertemu dengannya Andreas aku juga tahu kau diam-diam menolongku membuat langit tak mengetahui atas apa yang kulakukan ,"- balas Angelo pada rekanya itu .
"Aku hanya tak ingin kau mendapat Sanksi langit, karena jiwa kalian sudah berpisah. Benar adanya mungkin dahulu kalian adalah pasangan jiwa di kehidupan terdahulu namun tidak di kehidupan ini. Namun jika itu keputusanmu aku hanya dapat melihat dan mendukung sebatas ini,"- ucap Andreas pada rekanya .
" Terima kasih atas bantuan dan dukungamu ketahuilah jika semua makhluk boleh mencintai di dunia ini maka akupun begitu. Kau akan tahu ketika kau mengalaminya Andreas. Aku harus segera pergi sampai jumpa lagi ,'- pamit Angelo pada Andreas lalu tampak cahaya putih menyilaukan berpendar di sekitar tubuhnya, setelahnya ia pun menghilang dalam kabut putih berkilau meninggalkan Andreas yang hanya diam memperhatikan dari tempatnya sembari kembali melakukan tugasnya sebagai malaikat penjaga malam.
........
Di salah satu sisi dataran bumi yang luas tampak seorang gadis remaja berambut hitam panjang sepunggung , berkulit putih vdan bernata biru sebiru samudra yang dapat membuat siapapun terpesona melihatnya yang kini tampak tengah tengah tertidur lelap di atas kasur empuknya, di tengah lelapnya gadis itu tertidur tampak siluet cahaya ke emasan redup yang mengelilingi tubuhnya.
.
.
.
.......... IN A DREAM
Blarrrrr!?.... Beraninya kau mengganggu duniaku!"- marah sosok pria berambut hitam bermata merah pada sosok putih bercahaya yang menyerangnya secara tiba-tiba.
"Kau lah yang berani-beraningya menerobos masuk area dunia mimpiku dan mencuri jiwa suci gadis itu!... akan kubawa ia kembali ketempat seharusnya,"- titah sosok bercahaya pada sosok berauda gelap di hadapanya.
"Omong kosong jiwanya akan bersama denganku sang penjaga kegelapan!" seru sosok itu.
"Beraninya kau merusak hukum langit! maka terimalah hukumanmu!"- seru sosok misterius itu dan menyerang sosok di hadpanya dengan semburan cahaya kuning berpendar yang langsung menerjang sosok gelap itu seperti hujaman jarum yang langsung memusnahkan sosok gelap itu menjadi asap hitam.
Akkkkkk!.... Tidamk!...
"Tinggalah di neraka,"- titah sosok itu lalu setelahnya mendekati roh jiwa seorang gadis yang tertidur lelap dan meletakan tanganya pada dahi gadis itu yang dan memancarkan cahaya biru yang membngkusnya dalam cahaya biru yang terasa hangat bagi gadis itu.
Shani ~ !?....
Shani ~ !?....
Terdengar ada suara memanggil-manggil namaku perlahan kembali ku buka kedua mataku dan kini tampaklah pemandangan hamparan taman bangu berwarna-warni yang yang indah tampak panorama rerumputan penuh bunga yang juga di tumbuhi rumpu ilalang yang tumbuh liar tampak asri mememuhi padang taman bunga dan tampak pula lebah, kumbang , dan kupu-kupu yang terbang ke sana kemari tampak langit senja berwarna jingga yang terasa teduh memanjakan mataku .
" Apakah kau menyukai tempat ini Shani ?"- tanya sebua suara di belakangku mengintrupsi aku dari kegiatanku yang masih terpaku menikmati indahnya panorama peandangan langit sore di padang bunga yang indah ini.
Ku balikkan tubuhku dan dapat kulihat sesosok pria berpakaian putih dengan rambut berwarna perak panjang sebahu menatap ke arahku sembari menyunggingkan senyum lembut dan tatapan mata hangat yang tampak di wajah rupawannya yang berkulit putih seputih susu yang tampak teduh bagiku .
Tanpa sadar kedua kakiku melang-kah menghampiri sosok pria yang tengah duduk bersandar pada batang pohon sakura yang telah mekar dengan menekukan satu lututnya ke atas masih sembari menatapku sesekali, lalu ia melihat ke arah pemandangan danau luas yang menampilkan Matahari yang perlahan kemhali ke pelupuk singgasanya.
" Siapa gerangan dirimu ?"- tanyaku pada sosok itu penasaran .
" Aku Angelo apa kau tak memingat tentangku?"'- jawab sosok itu bertanya padaku.
Dengan mengeryitkan dahi aku berpikir, "Apakah aku mengenal orang ini ?"- pikirku dengan sedikit menggelengkan kepala berusaha mengingat namun bukanlah sebuah ingatan namun hanya rasa sakit yang menghinggapi kepalaku, melihat reaksiku yang tak dapat mengingatnya ia pun menghembus kan nafas berat dengan sejenak sedikit menundukan kepalanya
" Apakah dia merasa kecewa dan sedih aku tak dapat mengingat siapa gerangan pria di hadapanku ini ? "-pikirku ikut merasa kecewa.
" Maaf jika aku tak mengingatmu , aku sudah berusaha namun rasa sakit ini datang di saat aku mencoba mengingat dan mencoba mengetahui siapa dirimu,"- jelasku padanya.
Sosok pria itu perlahan bangkit dari duduknya berjalan menghampiriku berdiri tepat di depanku dengan jarak nyaris teramat dekat pikirku.
Masih ku tatap sosok pria itu mata kami saling bertemu dan beradu pandang mata emeraldnya dan mata blue shappireku lalu ia kembali menyunggingkan senyum hangat padaku membuat nafasku seakan berhenti menatap senyum di wajahnya perlahan di genggam nya salah-satu tanganku dan menariknya lalu tiba-tiba!?....
Cup !?.... Ia mencium punggung tanganku dengan bibir lembutnya setelah itu ia memelukku yang sontak membuat aku hanya diam dalam keterpakuan akan apa yang di lakukan sosok itu, tak hanya itu setelah memelukku yang membuatku merasakan perasaan nyaman, aman , dan tentram ku dapat dari dirinya setelah beberapa menit ia melepas pelukannya padaku lalu memegang kedua bahuku lagi menatap lembut mataku lalu bagai kilat angin hangat menyambar keningku dan kurasakan bibir tipis lembutnya mencium keningku dengan reflek aku pun memejam kan mata dan merasakan perasaan hangat yang hinggap di dalam hatiku perasaan yang aku tak tahu perasaan apa ini aku tak mengerti batinku di dalam hati.
" Kau akan tahu pada waktunya untuk kita bertemu kembali dan ketika saat itu tiba ku harap kau akan mengingat aku dan sudi menerimaku di hatimu seutuhnya lagi Shani My Sunshine,"- ucap sosok pria bernama Angelo itu berbisik di telingaku, setelah itu aku rasakan tubuhnya menjauh dari tubuhku sontak aku membuka kembali kedua mataku yang tadi masih terpejam perlahan terbuka dan dapat kulihat cahaya kuning berkilau indah berpendar di sekitar tubuh sosok misterius itu.
" Sampai jumpa lagi My Sweet Heart ,"- pamitnya belum sempat aku melangkah untuk meraih tangannya namun sosok itu telah
menghilang di tengah kabut biru dan seketika ...!?
.......
Srekkk !.... Suara tirai jendela yang di tarik menampilkan cahaya mentari yang menyeruak masuk menembus kaca jendela kamar Shani .
"Shani sayang ayo bangun sudah pagi nanti telat loh ke acara Festival Valentine di kampusmu!"- panggil sebuah suara lemah lembut yang tengah mencoba untuk membangunkan gadis muda yang masih lelap tertidur dengan sedikit menggoyangkan tubuhnya.
" Ehmmm... iya ma,," -bsaut Shani sembari bangkit mendudukan diri-nya di tepi kasur menatap wajah mamanya yang tersenyum lembut padanya lalu ....
Cup!... mencium kening sang anak dan berucap " Happy Valentine day sayang, mama sangat sayang pada kamu,"- ucap sang Mama pada Shani yang memeluk mamanya penuh kasih sayang.
"Me Too Ma!"- seru Shani, lalu sang Mama pun beranjak menuju pintu kanar Shani .
" Kamu siap-siap dulu ya! mama mau siapin sarapan dulu nanti kalau sudah selesai langsung ke ruang makan !"- suruh sang mama melangkah keluar kamar Shani .
Masih dengan posisi duduk di tempat tidurnya Shani menatap ke luar jendela kamarnya dan masih tampak terngiang jelas di ingatan-nya tentang mimpi semalam siapakah sosok itu pikirnya entah kenapa sosok itu terasa tidak asing dan saat ia bersama sosok itu perrasaan hangat menyeruak masuk menghangatkan hatinya namun saat sosok itu menghilang rasa tak rela akan perpisahan yang kini telah membuat Shani menyentuh dadanya dan bertanya-tanya di dalam hati.
" Siapakah sosok pria misterius itu,?, apakah yang tak dapat ku ingat adalah sesuatu yang penting untuk ku ingat wahai hatiku?,"- ujarnya lirih di dalam hati.
Dengan menghembuskan nafas panjang yang terasa berat Shani pun menggelengkan kepalanya pelan lalu bangkit dari tempatnya tidur dalam pikirannya ia tak ingin terlalu memikirkan itu, mungkin saja semua itu hanyalah mimpi bunga tidur atau hasil proyektor yang di buat dari film-film atau novel yang sering ia tonton dan baca, pikirnya enteng ia tidak ingin mengambil pusing perasaan gusar dan pikiran yang terkadang masih terngiang di benaknya .
.
.
.
Dan betilulah akhir pertemuan perdana dua jiwa berbeda yang masih memiliki ikatan benang merah yang rumit.
......
What do you think?
Jangan lupa votenya.
Maaf kalau masih banyak salah kata, penulisan dll🙏 terima kasih yang sudah selrius baca dan berkomentar dengan penuh antusias baca 🙏 terima kasih krisanya.
Bagiku yang terpenting bukan hanya view, vote dan komen yg banyak tapi adalah dukungan yang dengan serius mendukung dengan krisan membangun dan bersemangat yang menunjukan dia membaca benar-benar baca dan memberiku bukan hanya sekedar kata semangat bukan kata aku sudah menjejakan diri dan mampir.
Tapi kata-kata antusiasme dan segala jenis komentar yang membangun.
Maaf jika cerita tak sesuai harapan setidaknya kisah ibi tidak berubah menjadi over sad valentine karna aku juga ingin melihat dan mendukung penulis lain jadi aku juga baca semua karya yg ikut dlm event ini dan aku lihat sepertinya 😀 kita harus mengganti tagar dari "Horror Valentine" jadi tagar baru ialah "Sad Valentine" bukanya merasa ngeri saat baca aku pengen nangis setelah kembaca beberapa cerita bahkan ada yg benar-benar membuat demikian.
Buat para author yang merasa kok vie, komen, vote storyku gak naik gak sebanyak story lain ketahuilah gada yg prosesya cepat ada usaha ada hasil ada kerja keras ada proses dan waktunya jika kalian belum berhasil saat ini maka jngn putus asa dan terus berusaha.
Kalian melihatku mengatar pada posisinya?, ikuti saja.
Jangan memikirkan sesuatu dari sisi negatif lihatlah dan jadikan segala hal negatif menjadi sesuatu yang dapat jadi pembelajaran positif dan kembangkan diri kalian.
Haha maaf celotehanku memanjangkan story ini lagi. Ini revisiku yg ke5 smoga riviewnya gak seharian lagi aku jadi gondok dan berpikir "aku harus menghilangkan kebiasaan malas membaca ulang lihat komen-komen itu hemmm🙃 harus lebih bagrevisi lagi yos🙋"
Happy reading 🙏