Zhu Xuan: Santai, acuh tak acuh terhadap konflik dunia (kecuali jika mengganggu keluarganya), dan sangat memanjakan anaknya (daughter-slave).
Zhu Xuan mendapatkan reward berupa Cincin Jiwa (Soul Rings) berusia jutaan tahun, Tulang Jiwa (Soul Bones) tingkat dewa, dan ramuan langka setiap kali ia menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan putrinya.
Tidak seperti novel aslinya yang penuh ketegangan, novel ini lebih condong ke arah slice-of-life dengan bumbu aksi. Fokusnya adalah bagaimana Zhu Xuan membangun "Dinasti" atau wilayah kekuasaan yang aman dan mewah demi masa depan anaknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ule Lau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebangkitan Jiwa yang Dini dan Pilihan Sang Putri
Satu tahun kembali berlalu dalam keheningan Lembah Mirakel. Bagi Benua Douluo, tahun ini adalah tahun yang dipenuhi oleh pergerakan bawah tanah yang sunyi. Setelah insiden di Kota Soto, Akademi Shrek memilih untuk memindahkan lokasi latihan mereka ke tempat yang lebih terpencil, sementara Aula Roh dan Kekaisaran Heaven Dou secara resmi menetapkan batas wilayah sejauh lima puluh kilometer di sekitar Hutan Star Dou sebagai area terlarang bagi militer.
Namun, di dalam pondok kayu tersembunyi, semua gejolak fana itu tidak lebih penting daripada sebatang pengukur tinggi badan dari kayu ek yang tertempel di dinding dapur.
Zhu Xuan berdiri sambil memegang sebilah pisau kecil, memberikan tanda garis baru di atas kayu tersebut. Di depannya, Zhu Ling'er berdiri dengan punggung tegak, tumitnya menempel rapat pada dinding, dan kepalanya mendongak dengan wajah yang dipenuhi keseriusan yang menggemaskan.
"Wah, putri Ayah sudah tumbuh lima sentimeter lagi," Zhu Xuan tersenyum hangat, mengelus rambut hitam putrinya yang kini tidak lagi dikuncir dua, melainkan dikepang rapi dengan hiasan jepit rambut berbentuk daun osmanthus perak—hadiah kerajinan tangan dari Dugu Bo.
Zhu Ling'er, yang kini telah menginjak usia lima tahun, berbalik dan melihat garis baru tersebut dengan mata bulatnya yang berbinar. "Ayah, kalau Ling'er sudah setinggi ini, apakah Ling'er sudah bisa membangkitkan Wuhun? Kakek Rumput bilang, anak-anak di luar sana biasanya harus menunggu sampai usia enam tahun. Tapi Ling'er merasa... di dalam dada Ling'er ada sesuatu yang hangat dan ingin keluar!"
Zhu Xuan terdiam sejenak. Mata spiritualnya, yang diperkuat oleh kemampuan Mata Air Pikiran, langsung memindai meridian di dalam tubuh kecil putrinya.
Benar saja, aliran energi di dalam tubuh Ling'er sudah terlalu padat. Berkat diet sup roh abadi, buah-buahan tingkat dewa, serta konsumsi Pil Pemurnian Jiwa Surgawi yang diterimanya dari sistem pada hari ulang tahun keempatnya, fondasi tubuh Ling'er telah melampaui batas manusia biasa. Energi jiwa bawaannya sudah matang setahun lebih cepat daripada anak-anak normal di Benua Douluo.
[Ding! Deteksi Sistem: Tubuh putri Anda telah mencapai kondisi optimal untuk Upacara Kebangkitan Wuhun (Spirit Awakening).]
[Misi Utama: Lakukan Kebangkitan Wuhun Mandiri untuk putri Anda di dalam Lembah Mirakel tanpa melibatkan kuil Aula Roh.]
[Hadiah: Poin Daddy +5.000, Pembukaan Segel 'Pedang Langit Abadi' Anda hingga 95%, Item 'Cincin Jiwa Kebangkitan Dewa' (Dapat menyesuaikan diri secara otomatis dengan Wuhun putri Anda sebagai cincin jiwa pertama tanpa batas umur).]
Zhu Xuan tersenyum tipis dalam hati. Tentu saja, aku tidak akan pernah membiarkan orang-orang dari Aula Roh menyentuh tangan putriku hanya untuk upacara kebangkitan fana mereka, batinnya.
"Baiklah, Sayang," Zhu Xuan berlutut, memegang kedua bahu kecil Ling'er dengan lembut. "Hari ini, Ayah sendiri yang akan memimpin upacara kebangkitan untukmu. Kita tidak perlu pergi ke kota atau mencari master jiwa luar. Ayah memiliki semua yang kau butuhkan di sini."
"Hore! Ayah yang akan membangkitkan Wuhun Ling'er!" Ling'er melompat gembira, sepatu bot cit-cit-nya mengeluarkan suara riang yang menggema di seluruh dapur.
Zhu Xuan memanggil Dugu Bo untuk menjaga aula utama dan memastikan formasi pertahanan Lembah Mirakel diaktifkan ke tingkat maksimal. Dugu Bo yang mendengar bahwa Tuan Kecil Ling'er akan membangkitkan Wuhun setahun lebih awal langsung menegang, wajah tuanya dipenuhi oleh rasa takjub sekaligus gugup yang luar biasa.
"Yang Mulia... apakah Anda membutuhkan saya untuk menyiapkan batu kebangkitan tingkat tinggi atau ramuan penenang jiwa?" tanya Dugu Bo dengan suara bergetar karena antusiasme. Ia sangat penasaran, Wuhun mengerikan macam apa yang akan diwarisi oleh anak dari seorang dewa berjalan seperti Zhu Xuan.
"Tidak perlu, Dugu Tua. Jaga saja gerbang dengan baik. Jangan biarkan sehelai daun pun jatuh dengan suara keras yang bisa mengganggu konsentrasi Ling'er," perintah Zhu Xuan pendek.
"Baik, Yang Mulia! Saya bersumpah, bahkan jika seekor semut mencoba bernapas terlalu keras di luar, saya akan memotongnya!" Dugu Bo membungkuk dalam-dalam sebelum melesat keluar menuju halaman dengan kecepatan penuh.
Di tengah aula utama, Zhu Xuan melambaikan tangan kanannya secara horizontal. Enam buah permata roh berbentuk segi delapan berwarna hitam pekat tiba-tiba melayang keluar dari ruang penyimpanannya, membentuk formasi lingkaran heksagram kuno di atas lantai marmer. Ini adalah Batu Kebangkitan Surgawi, item tingkat tinggi yang dimurnikan langsung menggunakan sisa energi dari Pedang Langit Abadi.
"Ling'er, masuklah ke tengah lingkaran dan pejamkan matamu," ucap Zhu Xuan, suaranya melembut, memancarkan aura ketenangan yang mutlak untuk mengusir rasa gugup dari hati putrinya.
Ling'er mengangguk patuh. Dengan langkah kecilnya, ia berjalan ke tengah formasi heksagram dan berdiri dengan tenang, kedua tangan kecilnya bertumpu di depan dada, lalu perlahan memejamkan matanya yang jernih.
Zhu Xuan menarik napas dalam-dalam. Ia melepaskan tangan kanannya dari saku jubah, dan untuk pertama kalinya dalam sejarah Benua Douluo, Zhu Xuan memanggil sebagian kecil dari wujud asli Wuhun miliknya sendiri.
WUSH—!!!
Sebuah tekanan yang begitu murni, agung, dan kuno seketika memenuhi seluruh ruangan. Tidak ada cincin jiwa berwarna merah atau emas yang muncul, melainkan sebuah proyeksi pedang panjang berwarna putih perak dengan gagang giok susu yang melayang di atas kepala Zhu Xuan. Pedang Langit Abadi. Kehadiran pedang itu membuat ruang di dalam aula melengkung, menciptakan distorsi visual yang menakjubkan seolah-olah seluruh realitas sedang membungkuk hormat kepada sang pedang.
Zhu Xuan mengarahkan jari telunjuknya ke arah formasi batu di bawah kaki Ling'er. "Bangkitlah."
BOOM—!!!
Cahaya emas murni yang sangat menyilaukan meledak dari enam batu permata, membubung tinggi ke atas membentuk pilar cahaya suci yang menembus atap pondok kayu, melesat lurus membelah awan di langit Benua Douluo. Di luar lembah, Dugu Bo yang menyaksikan pilar cahaya emas itu langsung jatuh berlutut, seluruh tubuhnya gemetar hebat menghadapi sisa tekanan energi yang bocor dari aula.
Di dalam pilar cahaya, tubuh kecil Ling'er melayang beberapa inci dari lantai. Rambut kepangnya berkibar kencang di udara. Ia bisa merasakan kehangatan yang luar biasa mengalir dari telapak kakinya, naik menyusuri meridiannya, dan berkumpul di kedua telapak tangan kecilnya.
Tiba-tiba, fluktuasi energi di dalam ruangan terbagi menjadi dua kutub yang sangat kontras.
Dari telapak tangan kanan Ling'er, seberkas cahaya putih perak yang sangat tajam mulai memadat. Niat pedang yang luar biasa dingin dan menghancurkan meledak keluar, membentuk sebuah miniatur pedang panjang yang bentuknya 90% mirip dengan Pedang Langit Abadi milik Zhu Xuan. Ini adalah warisan garis keturunan langsung dari sang ayah—sebuah Wuhun tingkat Dewa Tertinggi yang mampu memotong hukum dimensi.
Namun, kejutan tidak berhenti di situ.
Dari telapak tangan kiri Ling'er, seberkas cahaya hijau zamrud yang sangat pekat dan penuh dengan aura kehidupan yang tak terbatas meledak keluar secara bersamaan. Cahaya hijau itu memadat menjadi sesosok makhluk kecil berwujud naga bersayap transparan mirip kupu-kupu yang melingkar di pergelangan tangannya. Itu adalah Naga Suci Kehidupan (Holy Dragon of Life)—Wuhun mutasi tingkat dewa yang lahir karena tubuh Ling'er terus-menerus mengonsumsi tanaman obat abadi dan sup roh buatan Zhu Xuan selama lima tahun penuh.
Kembar Wuhun (Twin Martial Souls) tingkat Dewa Ganda!
Zhu Xuan yang menyaksikan pemandangan itu membelalakkan matanya, sebuah senyuman bangga yang belum pernah terjadi sebelumnya mengembang sempurna di wajah tampannya. "Luar biasa... putriku benar-benar melampaui semua ekspektasi."
Cahaya kebangkitan perlahan meredup, dan pilar cahaya emas di langit perlahan menghilang. Tubuh kecil Ling'er mendarat kembali di atas lantai dengan anggun. Dua wuhun kecil di tangannya masih berkedip-kedip sebelum akhirnya masuk kembali ke dalam tubuhnya saat ia membuka matanya.
"Ayah! Rasanya hangat sekali!" Ling'er berlari kencang dan langsung melompat ke dalam pelukan Zhu Xuan. "Di tangan kanan Ling'er ada pedang mainan seperti milik Ayah, dan di tangan kiri ada naga kecil yang lucu! Dia menggelitik tangan Ling'er!"
Zhu Xuan tertawa lepas, memeluk putrinya erat-erat dan mencium pipinya berkali-kali. "Iya, Sayang. Ling'er sangat hebat. Kau memiliki dua mainan yang sangat kuat sekarang."
Zhu Xuan kemudian mengambil sebuah bola kristal penguji kekuatan jiwa bawaan tingkat dewa dari sistemnya. "Sekarang, coba letakkan tangan kecilmu di atas bola ini. Kita lihat berapa banyak energi yang Ling'er miliki."
Ling'er meletakkan telapak tangan kanannya di atas bola kristal bening tersebut. Tepat saat kulit lembutnya menyentuh permukaan kristal—
PRANG—!!!
Bola kristal penguji tingkat tinggi yang mampu menampung energi hingga level 20 itu seketika retak dan hancur berkeping-keping menjadi butiran kaca halus, tidak kuat menahan luapan energi jiwa bawaan Ling'er yang begitu padat.
Kekuatan Jiwa Bawaan Penuh Tingkat Dewa (Innate Divine Full Spirit Power) Level 20!
Sama seperti Qian Renxue dari Aula Roh, Ling'er terlahir langsung di level 20, yang berarti ia bisa langsung menyerap dua cincin jiwa sekaligus tanpa perlu melakukan kultivasi dari level awal.
[Ding! Misi Utama selesai dengan evaluasi: Legendaris (Putri Anda membangkitkan Kembar Wuhun Tingkat Dewa dan Kekuatan Jiwa Bawaan Level 20)!]
[Hadiah Utama dikirimkan: Poin Daddy +5.000.]
[Segel 'Pedang Langit Abadi' Anda kini berada di angka 95%. Kemampuan baru dibuka: 'Domain Kehancuran Mutlak'.]
[Cincin Jiwa Kebangkitan Dewa telah siap di dalam ruang penyimpanan untuk digunakan oleh putri Anda.]
Zhu Xuan melihat notifikasi sistem, lalu mengeluarkan sebuah cincin energi berwarna putih jernih yang memancarkan aura kosmik yang sangat murni. "Ling'er, sekarang Ayah memiliki hadiah ulang tahun awal untukmu. Ini adalah cincin jiwa pertama untuk pedang kecilmu. Apakah kau siap menerimanya?"
Ling'er melihat cincin kosmik itu dengan mata penasaran. "Apakah sakit kalau dimasukkan ke dalam tubuh, Ayah?"
"Sama sekali tidak sakit, Sayang. Rasanya seperti memakai gelang pelangi yang biasa Ayah berikan," jawab Zhu Xuan lembut.
Zhu Xuan membimbing Ling'er untuk duduk bersila. Ia melepaskan Cincin Jiwa Kebangkitan Dewa ke atas kepala putrinya. Begitu cincin itu turun, ia langsung menyatu dengan mulus ke dalam tubuh Ling'er tanpa ada gelombang penolakan sedikit pun. Fondasi tubuh Ling'er yang telah diperkuat selama lima tahun membuat proses penyerapan cincin jiwa tingkat tinggi ini berjalan semudah meminum air putih.
Hanya dalam waktu sepuluh menit, proses selesai. Ling'er berdiri kembali dan melepaskan Wuhun pedang kecilnya di tangan kanan. Di sekeliling tubuh mungilnya, sebuah cincin jiwa tiba-tiba muncul dan berputar dengan anggun.
Namun, warna cincin jiwa itu bukan kuning (ratusan tahun), bukan ungu (ribuan tahun), bukan hitam (puluhan ribu tahun), dan bukan pula merah (ratusan ribu tahun).
Warna cincin jiwa pertama Ling'er adalah Emas Platinum dengan Corak Pelangi Surgawi—sebuah warna cincin jiwa tingkat Dewa Sejati yang belum pernah dilihat oleh siapa pun di Benua Douluo selama jutaan tahun terakhir.
Tepat saat cincin itu berputar sempurna, pintu aula terbuka dengan perlahan. Dugu Bo masuk dengan langkah gemetar, matanya langsung tertuju pada cincin jiwa berwarna emas platinum di sekeliling tubuh Ling'er.
PLAK!
Dugu Bo menampar wajahnya sendiri dengan keras, mengira ia sedang terjebak dalam ilusi racun tingkat tinggi yang merusak pikirannya. "C-Cincin... cincin jiwa warna apa itu?! Emas?! Umur berapa cincin jiwa seperti itu?!"
Zhu Xuan hanya melirik Dugu Bo dengan tatapan acuh tak acuh.
"Dugu Tua, jangan norak. Itu hanya cincin jiwa khusus yang kubuat agar tidak merusak estetika gaun pelangi putriku. Mulai hari ini, Ling'er secara resmi telah menjadi seorang Spirit Master tingkat 11."
Dugu Bo menelan ludah dengan susah payah, seluruh struktur pengetahuannya tentang dunia persilatan jiwa hancur lebur dalam sehari.
Cincin jiwa pertama berwarna emas... Kembar Wuhun... Kekuatan bawaan level 20 di usia lima tahun... Anak kecil di hadapannya ini bukan lagi seorang jenius monster, melainkan seorang Penerus Dewa Tertinggi yang sah.
Ling'er melihat cincin emasnya yang berkilau indah, lalu menatap Zhu Xuan dengan senyum manisnya yang paling cerah.
"Ayah! Lihat, cincinnya cocok sekali dengan sepatuku yang bunyi cit-cit! Terima kasih, Ayah!"
Zhu Xuan mengangkat putrinya tinggi-tinggi ke udara, membiarkan tawa riang Ling'er menggema memenuhi seluruh aula Lembah Mirakel.
"Sama-sama, putri kecilku," bisik Zhu Xuan dengan pandangan mata yang penuh dengan kebanggaan mutlak.
"Sekarang kau sudah memiliki kekuatan untuk melindungi dirimu sendiri.
Tapi ingat... selama Ayah masih berdiri di belakangmu, kau tidak perlu menggunakan pedangmu untuk bertarung.
Biarkan Ayah yang menjadi pedang pelindungmu yang sejati, menghancurkan siapa pun yang berani menghalangi jalan kebahagiaanmu di dunia ini."
Hari itu, di sebuah sudut tersembunyi Benua Douluo, sebuah fajar baru telah terbit setahun lebih awal. Tanpa upacara megah di Istana Paus, tanpa restu dari para tetua agung, putri dari sang Super Daddy telah mengambil langkah pertamanya menuju puncak tertinggi dari seluruh eksistensi dunia jiwa.
bukan nya udh di lv 95 segel pedang nya knpa ditambah mlah stuck di 95 ???