NovelToon NovelToon
Warisan Darah Sang Mafia

Warisan Darah Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mentari_Senja

Mereka pikir semuanya telah berakhir sejak kematian Leonardo Valerio. Namun dunia gelap tidak pernah benar-benar melupakan darah yang pernah berkuasa.

Leonardo Valerio memang telah mati, tapi warisan darahnya belum berakhir. Saat ancaman mulai mengincar Alessandro, Nadira dipaksa kembali ke dunia gelap yang pernah menghancurkan hidupnya.

Di balik bayangan, musuh lama bangkit, rahasia lama terbuka, dan sifat dingin Leonardo perlahan muncul dalam diri putranya.

Karena darah mafia tidak pernah benar-benar hilang, dan sang pewaris akhirnya mulai bangkit.

**RED ASHES SEASON II**

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari_Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengkhianat Lama

Kabut pagi masih menggantung di pelabuhan tua, saat Alessandro berdiri diam di depan para mantan anggota RED ASHES.

Semalam hidupnya berubah terlalu cepat, dunia yang selama ini dikubur Nadira perlahan bangkit dari tanah kuburan lalu.

Dan sekarang, orang-orang ini berdiri di hadapannya seperti tentara yang menunggu rajanya kembali.

Pria bertubuh besar dengan bekas luka di wajah melangkah maju.

"Aku Ivan Petrov," ucapnya dengan suara berat. "Dulu aku tangan kanan divisi lapangan Leonardo."

Alessandro tidak menjawab, Ivan tersenyum kecil saat melihat sorot mata Alessandro.

"Tatapan itu..." ia tertawa rendah. "Persis seperti ayahmu."

Kalimat itu membuat rahang Alessandro menegang.

"Aku bukan Leonardo."

"Saat ini mungkin belum," jawab Ivan tenang.

Angin dingin menerpa area dermaga, beberapa pria lain masih berdiri dalam diam di belakang Ivan. Mata mereka tajam, waspada, dan mematikan.

Orang-orang yang pernah hidup di bawah bayangan Leonardo Valerio, dan sekarang mereka menatap Alessandro dengan hormat dan rasa lapar. Seolah sedang menunggu monster baru lahir.

Ivan mengeluarkan sebuah map hitam dari balik mantel panjangnya.

"Ada sesuatu yang harus kamu lihat."

Alessandro mengambil map itu, di dalamnya ada foto-foto lama. Transaksi senjata, pertemuan rahasia, politisi, militer, dan pengusaha besar. Semua terhubung ke RED ASHES.

Lalu Alessandro membeku saat melihat satu foto tertentu, Leonardo berdiri bersama para pria bersenjata. Dan di sampingnya Viktor Karev, masih muda, dan tanpa bekas luka di wajah.

Namun sorot matanya sama dinginnya sepertinya sekarang.

"Ivan," suara Alessandro rendah. "Kapan foto ini diambil?"

"Dua tahun sebelum organisasi runtuh."

Alessandro menatap Viktor lama, "Jadi Viktor memang bagian dari RED ASHES."

Ivan tersenyum tipis, "Bukan sekedar bagian, tapi dia salah satu orang yang paling dipercaya Leonardo."

Dunia terasa semakin berat, berarti semua ini jauh lebih rumit daripada yang ia pikirkan. Viktor bukan hanya musuh lama, ia bagian dari keluarga bayangan Valerio.

Dan kalau sekarang Viktor mulai bergerak, berarti ada sesuatu yang ia incar. Sesuai yang berhubungan dengan Alessandro.

"Atau..." gumam Alessandro pelan. "Dia memang sedang memburuku.'

Ivan tidak menjawab, namun ekspresinya cukup memberi jawaban.

Sementara di tempat lain, sebuah ruangan gelap diterangi cahaya monitor. Puluhan layar menampilkan data keuangan, kamera kota, dan arsip lama RED ASHES.

Seorang pria duduk tenang di kursinya. Viktor Karev. Tangannya memutar pelan gelas bersisi whiskey, tatapannya tajam ke layar yang menampilkan wajah Alessandro di pelabuhan tadi malam.

Seseorang telah membocorkan lokasi itu, seseorang dari dalam jaringan lama.

Viktor tersenyum tipis, "Akhirnya, anak itu mulai masuk ke dalam permainan ini."

Seorang pria datang mendekat, "Haruskah kita membunuh ivan?"

"Tidak," ucapnya. "Biarkan dia membentuk Alessandro, karena semakin dalam dia masuk, maka semakin sulit untuk dia bisa keluar."

Pagi menjelang siang, saat Alessandro kembali ke apartemennya. Ia langsung mengunci semua akses digital, memeriksa kamera keamanan, dan menghapus jejak.

Namun instingnya mengatakan satu hal, ia sedang diawasi. Dan perasaan itu membuat emosinya tidak stabil.

Saat ia masuk ke ruang kerja, ponselnya bergetar. Nomor tidak dikenal.

Alessandro mengangkatnya tanpa bicara, lalu suara berat terdengar dari seberang.

...📞...

"Jangan percaya dengan Ivan."

Tubuh Alessandro langsung menegang.

^^^"Siapa ini?"^^^

"Terlalu banyak pengkhianat di RED ASHES."

Suara itu terdengar tua dan serak.

"Dan Ivan adalah salah satunya."

Telepon mati. Alessandro menatap layar ponselnya beberapa detik. Jantungnya berdegup pelan namun berat.

Pengkhianat.

Kata itu terasa seperti racun, karena dalam dunia mafia pengkhianatan lebih berbahaya daripada peluru.

Malam harinya, Alessandro kembali menemui Ivan di gudang tua dekat pelabuhan.

Tempat itu di penuh kontainer besi dan lampu redup. Ivan duduk santai sambil menyesap sebuah rokok.

"Aku tahu kamu pasti akan datang."

Alessandro berdiri di depannya, tatapannya tajam. "Ada yang bilang, bahwa kamu adalah seorang pengkhianat."

Ivan tertawa kecil, "Tentu saja, di organisasi seperti RED ASHES, semua orang pernah mengkhianati seseorang."

Jawaban itu membuat Alessandro makin waspada.

"Termasuk ayahku?"

Ivan terdiam sesaat, lalu mengangguk pelan. "Ya, kamu benar. Termasuk Leonardo juga."

Suasana gudang terasa makin dingin, Ivan berdiri perlahan. "Dulu RED ASHES bukan cuma organisasi kriminal, tapi Leonardo ingin membangun sistem yang bisa mengendalikan dunia bawah tanah."

Alessandro mengernyit heran, "Sistem apa yang kamu maksud?"

"HELL SIGMA," ucap Ivan dengan tersenyum tipis.

Nama itu membuat Alessandro membeku, ia pernah mendengarnya dalam file lama. Kode misterius peninggalan Leonardo.

"Jadi... sistem itu nyata?"

Ivan mendekat, "Lebih nyata daripada yang kamu bayangkan, HELL SIGMA bisa mengendalikan data, transaksi, identitas, bahkan perang antar organisasi. Dan hanya keluarga Valerio yang punya akses itu."

Semua mulai masuk akal, kenapa RED ASHES bangkit kembali. Kenapa Viktor mulai bergerak, dan kenapa ia mulai diburu.

Mereka bukan hanya menginginkan nama Valerio, tapi mereka juga menginginkan sistem warisan Leonardo. Sistem yang bisa membuat siapa pun menjadi raja dunia gelap.

"Tapi ada masalah," lanjut Ivan.

"Masalah apa?"

Ivan tersenyum dingin, "Seseorang sudah menjual akses HELL SIGMA ke pihak luar."

Tatapan Alessandro berubah tajam, "Siapa?"

Ivan tidak langsung menjawab, ia malah mengambil pistol dari meja. Lalu terdengar suara peluru dimasukkan, dan tiba-tiba...

DOR!

Tembakan menggema di dalam gudang, tubuh salah satu pria di belakang Alessandro jatuh bersimbah darah di lantai.

Alessandro langsung berbalik cepat, pria itu masih bergerak lemah sambil memegang perutnya.

Ivan berjalan mendekat dengan wajah datar, "Dia adalah mata-mata Viktor."

Pria yang terluka itu menatap Alessandro panik, "Ti-tidak... aku dipaksa oleh..."

DOR!

Satu tembakan lagi terdengar menggema di dalam gudang, darah mengalir perlahan di atas lantai. Dan yang paling mengerikan, Ivan terlihat begitu tenang. Seolah ia baru saja membunuh seekor serangga.

Ia menoleh ke Alessandro, "Apa sekarang kamu mulai mengerti?"

Tatapan Alessandro perlahan berubah gelap, tidak takut, tidak panik, justru malah terlihat tenang.

Dan Ivan menyadari sesuatu saat melihat mata Alessandro, sesuatu yang membuat senyum kecil muncul di wajahnya.

Darah Leonardo memang masih hidup.

Ivan menyerahkan pistol itu pada Alessandro, "Dunia ini penuh dengan seorang pengkhianat, dan kalau kamu ingin bertahan, maka belajarlah untuk membunuh sebelum kamu dibunuh terlebih dahulu."

Alessandro menatap pistol di tangannya, lalu menatap mayat di lantai. Baru darah memenuhi udara.

Dan jauh di dalam dirinya, sesuatu mulai berubah perlahan. Sesuatu yang selama ini tertidur, sesuatu yang di wariskan oleh Leonardo Valerio.

1
fitryfirna
semngat dek comelku..🥰
Leo Virella: mkasih akaa😚😚
total 1 replies
fitryfirna
ahhh nanggung banget upx thor.🤭lgi seru2 baca eh udah abis aj ayuk semagat untk up selanjutx🥰
Vie
aahhh.... akhirnya nongol juga lanjutanya.... 🥰🥰🥰🥰
Vie
lanjut kak.... makin seru aja... penasaran aku.... 👍👍👍
viandranovel
saling mampir bg 🙏
fitryfirna
lnjut dek🥰
Vie
lanjut kak 👍👍👍👍🤭🤭🤭🤭🤭
Vie: sama2 kak.... ceritanya seru juga.... 👍👍👍👍tetap semangat ya kak.... 👍👍👍
total 2 replies
fitryfirna
luar biasa dek🥰
Leo Virella: Mkasih kak😉
total 1 replies
Lovelynzeaa🌷
kak ada romance nya nggak kak? buat Alessandro jatuh cinta sama perempuan yg hatinya benar" lembut kak, agar dia nggak jdi seperti ayahnya
Leo Virella: Insya allah nanti di season 3 ya kak😉🙏🙏
total 1 replies
Vie
lanjut kak....
fitryfirna
keren dek keren pake banget 😘🥰
Vie
dan itu tidak bisa diubah sampai kapanpun... darahnya ada ditubuhmu.... dan kamu tidak bisa mengelak hal itu.....
Vie
kalau aku jadi kamu.... aku akan mencari diseluruh ruangan cctv tersembuyi itu... karena dengan dia tahu apa yang sedang kamu lakukan dimanapun kamu berada, berarti kamu telah diawasi 24 jam penuh, dan itu bisa ketahuan kalau itu ada diruangan makan ada kamera pengintai disitu...... bukanya hanya membiarkan semua itu terjadi dengan datangnya ancaman2 itu sudah pasti terbukti adanya....
fitryfirna
is is is makin seru aja thor🥰
Vie
iiihhhh.... jadi greget deh.... lanjut kak..... 👍👍👍👍👍👍
fitryfirna
bangun dekk lanjutin upx🤭
Vie
lanjut kak 👍👍👍👍👍 tetap semangat
Vie
lanjut kak.... makin seru juga penasaran lanjutanya.... 👍👍👍👍
Vie: selalu.... 👍👍👍👍😊😊😊
total 2 replies
fitryfirna
bakalan stay nungguin up selanjutx😆
Leo Virella: mkasih kak☺🙏
total 1 replies
fitryfirna
keren skli😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!