NovelToon NovelToon
Callie Si Bocah Genius

Callie Si Bocah Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia
Popularitas:93.5k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Season Terakhir dari Keluarga Roberto.

Baca Dulu Season Sebelumnya:
1. Anak Genius Milik Sang Milliarder
2. Pesona Si Kembar (Ada Cerita di Balik Gerbang Sekolah)
3. Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi di Balik Gerbang Kampus)
4. Pesona Si Gadis Badas

Callie Noura Eleanor, bocah cilik berusia 3 tahun dan merupakan anak dari Rachel dengan Lucky. Si bocah cilik cerewet dan sangat genius. Usianya yang baru menginjak 3 tahun itu, dia sudah pintar berbicara dan memainkan senjata andalannya. Begitu licik, hingga membuat keluarga hanya bisa geleng-geleng kepala.

Jika sepupunya seringkali merahasiakan identitas keluarganya, justru berbeda dengan Callie. Dia akan terang-terangan mengaku dari Keluarga Roberto. Hal itu membuat dia selalu berada dalam bahaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sekolah

"Sebental..."

"Callie kalau sekolah itu halus ada pengawal," seru Callie menghentikan langkah dari kedua temannya.

Pagi ini Callie terpaksa bangun pagi dan berangkat sekolah. Karena tahu Callie tidak mungkin bangun pagi, Rose dan Vita pun berinisiatif untuk menjemputnya. Mereka sudah datang ke rumah Rachel jam 6 pagi. Padahal masuk sekolah jam 8 pagi. Ada waktu 2 jam bagi mereka untuk membangunkan Callie. Dan berhasil, Callie bangun kemudian berangkat sekolah bersama mereka tepat pukul 8 kurang 15 menit. Mereka cukup berjalan selama 5 menit saja sudah sampai di depan sekolah.

"Itu Om pengawal ada di belakang," Rose menunjuk ke arah tiga pengawal yang sengaja Rachel minta untuk mengawasi ketiga bocah cilik itu.

"Bukan pengawal yang itu, tapi asisten." Callie pun mengambil ponsel di dalam tasnya kemudian menghubungi seseorang.

"Buluan ke sini. Callie ada pekeljaan penting. Nanti Callie kasih gaji," ucap Callie pada seseorang di seberang sana. Setelah selesai, Callie pun segera digandeng tangannya oleh Rose dan Vita.

"Asisten Callie siapa? Emang Callie itu bos? Kok suluh-suluh olang," tanya Vita dengan raut wajah penasarannya.

"Iya dong, Callie ini bos. Bisa suluh semua olang. Kalau ndak nulut, Callie tembak dol dol dol meleka itu."

Callie terkekeh geli sendiri mendengar celotehannya membuat Rose dan Vita merasa aneh. Padahal Callie hanya mempraktikkan seperti orang tengah menembak. Namun Rose dan Vita merasa lebih dari itu. Ketiganya sudah masuk ke dalam area sekolah. Pengawal yang mengantar mereka, menunggu di depan sekolah. Mereka tak diijinkan masuk area sekolah karena khawatir siswa akan ketakutan.

"Buntut..." seru Callie sambil melambaikan tangannya ke arah seorang wanita paruh baya. Dia adalah salah satu guru di sekolah itu yang bernama Ibu Tutik. Namun yang namanya Callie, pasti akan selalu mengubah nama panggilannya.

"Buntut apa, Callie? Di sini ndak ada sapi, kebo, atau kuda yang punya buntut." tanya Vita yang tak mengerti dengan seruan Callie.

"Ibu itu namanya buntut," Callie cengengesan kemudian berlari ke arah Ibu Tutik yang menatapnya kesal.

"Sudah jarang berangkat sekolah, sekalinya datang langsung ganti nama orang sembarangan." Ibu Tutik rasanya ingin menjitak kepala Callie itu, tapi tak cukup berani.

"Ini yang siswa baru itu ya? Betah-betah di sini ya. Jangan suka bolos sekolah, nanti jadi..."

"Jadi olang kaya," sela Callie sebelum Ibu Tutik menyelesaikan ucapannya.

Ibu Tutik mengelus dadanya sabar. Callie ini setiap masuk sekolah selalu saja menguji kesabarannya. Jadi lebih baik memang Callie ini tidak perlu masuk sekolah demi kedamaian dan ketenangan. Rose dan Vita begitu salut dengan keberanian Callie dalam berbicara. Padahal dengan guru sendiri, tapi Callie malah seenaknya saja. Jika keduanya tidak akan berani, bisa-bisa malah dikeluarkan dari sekolah.

"Callie..."

"Kali mambu..."

"Kali mambu? Dimana ada kali mambu di sini? Olang aneh nih. Masa cali kali mambu di sekolah," Naura yang baru saja datang langsung berteriak memanggil Callie. Namun seorang laki-laki berseragam SMA, malah berteriak dengan ucapan kali mambu. Tentu saja Naura bingung dengan teriakan remaja laki-laki itu.

"Kali mambu ya itu, si Callie." ucap laki-laki itu yang tak lain adalah Reska. Dia lah yang dihubungi oleh Callie sebelum sampai di sekolah untuk datang.

Hahaha...

"Namanya udah bagus si Callie panggilannya kali mambu," Naura tertawa mendengar panggilan dari Reska untuk Callie. Padahal selama ini dia juga dipanggil kali mambu oleh Mika. Namun Naura belum pernah mendengarnya.

"Ketawa aja sana telus bial bibilnya ndak bisa balik lagi," sindir Callie dengan ucapan pedasnya.

Padahal Callie sudah memperingatkan Reska dan Mika untuk tidak lagi memanggilnya dengan panggilan "kali mambu". Naura langsung menutup mulutnya dengan tangan. Walaupun begitu, masih terdengar suara cekikikan dari mulut Naura. Callie merasa kesal dan menatap Reska dengan tatapan sinisnya. Bahkan Reska sampai kebingungan harus melakukan apa di tempat ini.

"Ini Kak Reska dipanggil ke sini buat apa?" tanya Reska saat melihat banyak Ibu-Ibu melihat ke arahnya. Dia sedikit malu saat Ibu-Ibu itu seperti tengah menilai dirinya dari atas ke bawah.

"Buntut... Ini asistennya Callie saat sekolah. Jadi bialkan dia masuk kelas," ucap Callie dengan gaya sok bossynya.

"Asisten? Untuk apa? Pekerjaan menjadi pelajar kok punya asisten saat sekolah," Bu Tutik menggelengkan kepalanya saat mendengar ucapan anak didiknya itu. Sungguh sangat ajaib perilaku dari Callie ini.

Nanti gambal, mewalnai, telus tulis itu yang keljakan asistennya Callie.

Jadi Kak leska, nanti keljakan semua tugas Callie.

Apa?

Yang benar saja. Anak SMA disuruh mewarnai dan menggambar. Harga diriku sebagai anggota geng motor tak ada harganya di mata Callie emang,

Buluan masuk atau Callie tem...

Iya...

***

Lain cerita dengan di rumah Julian. Semalam Arvan langsung masuk kamar setelah memastikan Callie pulang. Callie sempat membongkar sedikit rahasia tentang kehidupan pribadinya kepada Chiara. Hal itu membuat Chiara heboh dan penasaran. Namun baru sedikit Callie bercerita, bocah itu sudah dijemput oleh sopirnya. Tak mau Callie terus berbicara, Arvan segera menggendong keponakannya masuk mobil. Bahkan dia memastikan sendiri mobil itu segera pergi dari rumahnya.

Chiara yang masih penasaran, pagi ini terus menatap Arvan. Padahal Arvan berusaha untuk tidak melihat ke arah Chiara agar Mamanya itu tak membahas tentang semalam. Tentu saja interaksi antara Chiara dan Arvan itu terlihat jelas oleh Julian. Bahkan Julian sampai menghentikan sarapannya untuk mengetahui apa yang terjadi.

"Kalian kenapa? Pada tatap-tatapan begitu. Cinta terlarang ya," seru Julian dengan pemikiran absurdnya.

Uhukkk... Uhukkk...

"Papa apa-apaan sih? Bisa-bisanya ngomong begitu," tegur Chiara sambil memberikan segelas air minum pada Arvan.

"Habisnya kalian saling pandang begitu. Ini antisipasi tahu," Julian malah merasa kesal sendiri karena Chiara yang memarahinya.

"Papa tuh pikirannya emang melenceng. Udah lah... Mending berangkat kerja," ucap Arvan yang kemudian memilih pergi setelah berpamitan pada Chiara.

Arvan, cari cewek dong. Jangan beneran cinta ter...

Papa...

Julian langsung cengengesan saat ucapannya disela oleh Chiara. Bisa-bisanya Julian berpikiran aneh seperti itu. Namun melihat Arvan sudah pergi, Julian segera menatap istrinya itu dengan serius. Tidak mungkin Chiara terus mencuri pandang pada Arvan jika tidak ada sesuatu. Tentu saja Julian merasa curiga dengan hal ini.

"Sayang, ada apa dengan Arvan?" tanya Julian yang tadi hanya bercanda saja. Sekarang dia serius menanyakan tentang anak bungsunya itu.

"Kata Callie, Arvan baru patah hati ditolak cewek." jawab Chiara membuat Julian tersentak kaget.

Apa? Anakku ditolak cewek? Pasti itu cewek jadi-jadian. Masa nggak suka sama anakku yang tampan kaya Messi itu,

Heh...

1
Ita Xiaomi
Lah kpn Reska masuk sekolah klo hrs jd asisten si Callie 😁
Ita Xiaomi
Opa makin tak jelas🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣 tak bs cakaplah
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Ros ama Vita berasa jd pengasuh
🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ampun dech
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 gk kuat
Atik Kiswati
ulah si callie tuh....🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Novita Sari
callie dilawan... keturunan Roberto..
tia
konyol Callie ,,baru tk paud udah punya asten 😁😁😁
Novita Sari
cayo uncle panpan,tentang perizinan tenang ada callie oma.m
Sani Srimulyani
ayo Callie kasih tau onty aja siapa tau bisa masuk kriteria.....🤭🫣
Rai Gojess
Callie datang uncle panpan
Rai Gojess
Callie datang uncle Arvan, mungkin hanya om nya Arvan kali yang dapat cungkil rahsia Callie atau Arvan sekali di jahili oleh Callie, ikut saya om mu itu ke cafe dan gym nya Callie, supaya makan dan senaman terus🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Callie si Serba Tau😁
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣 tengah malam dr mana coba. Ayam aja udah pergi bertualang.
Ita Xiaomi
Aku jg suka halaman yg luas.
Ita Xiaomi
Sengkuni tokoh antagonis di cerita Mahabharata😁.
ririen handayani
dasar rusuh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!