NovelToon NovelToon
SISTEM PILIHAN ANGKA

SISTEM PILIHAN ANGKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:15.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Angka bukan sembarangan Angka, Angka yang di pilih semuanya menunjukkan hadiah besar kecilnya yang di dapat.

Tapi jika kamu beruntung, kau akan mendapatkan hadiah besar.

Dan itulah yang di alami oleh Alneo setelah ia mendapatkan penyiksanya oleh ayah jika ia tidak mendapat uang.

Bukan hanya itu, yang membuatnya murka adalah Adik perempuan ingin di jual ayahnya pada rentenir untuk membayar hutang, saat ia mencoba menghalangi, ia malah mendapatkan pukulan berat oleh ayahnya hingga pingsan.

Dan saat itulah, ia mendapatkan sebuah sistem misterius yang mengubah hidupnya.

Ia memenjarakan ayahnya karena sang ayah agar tidak menganggu kehidupan mereka lagi.

Dengan sistem pilihan angka, ia bagaikan menemukan jetpot di hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34 Misi Baru

Riani terus menunjuk menu, hingga total ada 11 menu makanan dan minuman yang ia pilih.

Alneo hanya bisa meneguk ludah diam-diam, menghitung kasar totalnya di dalam kepala.

Pelayan yang mencatat pesanan tersenyum profesional. "Baik, Nona. Pesanannya cukup banyak ya. Namun, sebelum saya proses ke dapur, saya ingin mengonfirmasi kembali. Di restoran kami, semua harga yang tertera di menu belum termasuk pajak restoran PB1 sebesar 10% dan service charge sebesar 5%. Jadi, total tagihan akan ditambah 15% dari harga subtotal. Apakah tidak apa-apa, Tuan?"

Mendengar kata pajak dan service charge, mata Riani langsung membulat.

Ia buru-buru menarik lengan baju Alneo. "Eh? Kak... ada pajaknya lagi? Ditambah 15%? Bukannya harga di menu tadi sudah mahal banget? Kak, kayaknya kita batalin sebagian deh, aku nggak tahu kalau makan di sini ada pajak tambahannya..." bisik Riani panik.

Alneo menepuk punggung tangan adiknya untuk menenangkan.

 Ia menatap pelayan itu dengan senyum tipis. "Tidak apa-apa, susun saja sesuai pesanan adik saya. Tolong diproses."

"Baik, terima kasih banyak atas pengertiannya, Tuan dan Nona. Harap menunggu ya," ucap pelayan itu membungkuk hormat lalu melangkah kembali ke arah dapur.

Begitu pelayan pergi, Riani langsung protes berbisik, "Kakak ih! Kok tetap dipesan semua? 15% dari total makanan kita itu bisa buat beli makan kita beberapa bulan tahu!"

"Sudahlah, sesekali kita menikmati makanan mahal, lagian ini impian kamu bukan? Datang ke tempat yang tidak pernyataan di kunjungi. Kamu tidak usah memikirkan masalah pajak restoran itu, biar Kakak yang..."

Trankkk!

Kalimat Alneo terputus seketika.

Ada Bunyi nampan aluminium yang dihantamkan keras-keras ke lantai. Seluruh ruangan mendadak hening.

"Heh! Dasar pelayan kurang ajar! Makanya kalau jalan pake mata! Kamu malah menabrak anak saya! Apa matamu buta, hah?!"

Suara teriakan dan amarah itu berasal dari kursi nomor 14, tak jauh dari tempat mereka duduk.

Seorang wanita paruh baya bermantel bulu berdiri dengan wajah merah padam, menunjuk-nunjuk seorang pelayan muda yang sudah gemetaran di lantai dengan tumpahan jus di seragamnya.

Di samping wanita itu, seorang anak remaja laki-laki sedang membersihkan noda kecil di bajunya dengan tisu sambil memasang wajah jijik.

"Maaf, Nyonya... saya benar-benar tidak sengaja, tadi..." pelayan itu terbata-bata, ketakutan.

"Halah, alasan! Sini biar kucongkel matamu sekalian, biar tahu rasanya jadi orang buta!" teriak wanita itu lagi tanpa peduli dengan tatapan dari pengunjung lain.

Riani refleks mencengkeram lengan Alneo. "Kak... itu kenapa? Kasihan pelayannya..." bisiknya ketakutan melihat keributan tersebut.

Alneo tidak menjawab, matanya menyipit tajam menatap ke arah meja nomor 14.

Alneo memperhatikan situasi di meja nomor 14 dengan saksama.

Ia melihat keangkuhan wanita bermantel bulu tersebut.

[Ting]

[Misi Baru]

[Menyelamatkan yang lemah]

[Status Misi Sedang berlangsung]

"Ah, kebetulan sekali ada misi," gumam Alnei dalam hati.

"Kak, kita diam saja? Pelayan itu sampai menangis," bisik Riani, matanya berkaca-kaca karena iba.

"Kamu tunggu di sini, jangan ke mana-mana," kata Alneo pelan namun tegas. Ia melepaskan tangan Riani dari lengannya.

"Tapi Kak..."

Sebelum Riani menyelesaikan kalimatnya, Alneo sudah berdiri dan melangkah lebar menuju pusat keributan.

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Ambu Rinddiany Thea
duuuh ikut degdegan, ka less berasa nonton depan mata ini teh 🤭
Ambu Rinddiany Thea: /Sly/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
bakal seru lagi kalo pas d restoran ada manusia oleng lagi yg ngehina s alneo 🤣biiih seru lah
irena
lanjut thor
Wega Luna
bisa nyewa ruko buat food court beli tas 30 juta GK bisa 🤣🤣🤣🤣🤣, dasarnya si Roni itu pelit 🤭🤭🤭🤭,,takut duitnya habis diporotin ,
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
sekarang ambu yg balik ketawa paling keras ya roni Hahahahahaha, tuh di food court mba d bawah ,🤣🤣🤣🤣
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
alneooo tunggu ambuu ikut 🤭
Ambu Rinddiany Thea: hooh ih bt kan 😤😩
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
makan tuh jabatan supervisor Kevin,🤣🤣🤣
Wega Luna
adiknya ini terlalu kepo , jadi GK suka aku 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
Ambu Rinddiany Thea: /Shhh//Shhh/
total 3 replies
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya thor.. tak kasih vote nanti
Ambu Rinddiany Thea
gasss pooool ka lessss . makanan nya kan belum d makan masa udh pulng aja itu mana mahal2 iih sayang kaan😩
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuut ka leeeessss
Ambu Rinddiany Thea
borong riani borong , awas bawain ambu ya steak nya 😆
Ambu Rinddiany Thea: bialin haratis ini ath ka leesss 😆😆 mumpung ada yg bayalin 🤭
total 2 replies
Night Watcher
heleh Less... kebanyakan cerita yg digarap, jd upnya irit bin pelit wal sakndulittt...🤭🤭
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeh dasar hama
Ambu Rinddiany Thea
beliin buat ambu juga alneo 1 aja ya , ada ga ukuran jumbo 😩🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance/
total 2 replies
irena
iya.. setelah dilunasi peringatkan untuk tidak meminjamkannya lagi.. krn setelah itu sudah bukan urusannya alneo klo ternyata dikasih pinjam lagi.. alneo harus tegas
irena
lanjut thor
less22: siapppp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!