NovelToon NovelToon
MENIKAH DENGAN LUKA

MENIKAH DENGAN LUKA

Status: tamat
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Delvi Binti

Ara di jodohkan dengan Aib, bukan dengan laki-laki, Ia di tatap jijik oleh keluarga nya sendiri.
ini kisah tentang pernikahan Tampa pesta, Tampa restu dan Tampa wali, tapi ada Tuhan jadi saksi dan luka jadi maharnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delvi Binti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana pernikahan

mereka akhirnya sampai di rumah itu, setelah sampai di sana Dimas langsung mengecek kedaan di dalam rumah itu, untung nya karna api cepat di padam kan sebelum menyebar jadi kerusakan rumah itu tidak terlalu parah, sementara itu Ara mengelilingi rumah itu berharap menemukan sebuah bukti siapa paleku pembakaran rumah itu, setelah cukup lama berkeliling Ara menemukan sesuatu yang membuat nya terkejut sebuah gelang emas yang Ia tau bahwa itu adalah milik tante Rianti.

Ara lalu mengambil gelang itu namun ia tidak menceritakan nya kepada Dimas, karna Ia tidak ingin jika Dimas mengetahui bahwa tante Rianti ya sudah membakar rumah itu, karna pasti Dimas akan melaporkan hal itu ke polisi dan Ara tidak mau jika tante Rianti harus di penjara.

" Ara kok kamu diam aja di sana, kamu nemuin sesuatu ya." ucap Dimas yang tiba-tiba sudah ada di belakang Ara, dengan cepat Ara menyembunyikan gelang itu lalu berusaha keliatan biasa saja di depan Dimas.

" nggak kok Dim, aku cuma lagi ngeliatin dengan teliti aja siap tau ada sesuatu yang bisa kita jadiin bukti." jawab Ara berbohong pada Dimas.

Dimas yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mengatakan pada Ara bahwa dia kan ke toko bangunan untuk membeli beberapa peralatan untuk memperbaiki Rumah itu.

" aku mau ke toko bangunan kamu mau ikut nggak. " ucap Dimas, namun Ara mengatakan bahwa iya ingin pulang saja karena khawatir dengan nenek di rumah.

" aku mau pulang aja Dim soalnya aku kawatir sama nenek dan juga aku nggak enak nitip nenek lama-lama ke ibu kamu, tapi aku mau ngambil beberapa pasang baju dulu sebelum pulang." jawab Ara.

" kamu nggak usah mikir yang macem-macem sayang, ibu malah senang ada nenek di rumah jadi ibu ada yang nemenin."

" iya tapi gimanapun aku tetap nggak enak sama ibu kamu, apalagi sekarang kami harus numpang di rumah kamu."

" kamu jangan mikir gitu dong sayang, kamu itu calon istri aku dan nanti nya kita juga bakal jadi satu keluarga. "

Ara hanya bisa tersenyum mendengar kata-kata Dimas tapi jauh di dalam hati nya Ia merasa bersalah karna tidak memberi tau Dimas tentang gelang tante Rianti yang Ia temukan, karna bagaimana pun tante Rianti telah membesarkan nya selama ini meskipun dia sering mendapatkan kekerasan dari tante Rianti.

Dimas pun akhirnya mengantarkan Ara pulang ke rumah nya dan setelah itu ia langsung pamit menuju ke toko bangunan, yang ada di ujung kampung itu, Ara masuk ke rumah lalu segera menghampiri nenek nya dan menceritakan apa yang Ia temukan tadi, dan juga Ara mengatakan bahwa Ia belum memberi tau Dimas tentang itu.

" nek tadi kau nemuin ini di samping rumah lama milik Dimas, ini gelang tante Rianti." ucap Ara pada sang nenek

nenek langsung mengambil gelang itu dan memperhatikan dengan seksama.

" iya ini gelang emas milik tante mu yang sering Ia pake, jadi betul dia pelaku nya kenapa kamu jadi sejahat ini Rianti kenapa kamu tidak bisa menyadari kesalahan mu nak." ucap nenek air mata lalu membasahi pipinya.

" Dimas belum tau soal ini nek, Ara takut kalau Dimas akan membawa masalah ini ke kantor polisi dan tante Rianti akan di penjara, Ara nggak mau itu terjadi nek."

" kamu memang cucu nenek yang baik, meski Rianti sudah memperlakukan kamu dengan buruk kamu masi saja memikirkan dia."

Setelah satu minggu kejadian itu berlalu rumah itu akhirnya selesai di perbaiki oleh Dimas, Ara dan nenek nya pun bisa kembali tinggal di sana.

" tante Terimakasih banyak karna sudah mau mengizinkan Ara sama nenek tinggal di rumah kalian ini, dan juga sudah baik banget sama Ara dan nenek Ara nggak tau mau balas itu semua pake apa." ucap Ara saat ibu Dimas mengantar Ara kembali ke rumah lama milik Dimas.

" kamu nggak usah, ngga enak gitu tante sama sekali nggak ngerasa di repotin malah tante senang setiap pagi tante bangun dalam keadaan rumah yang sudah rapi makan yang sudah tersedia jadi kamu nggak usah mikir yang macem-macem." jawab ibu Dimas.

akhirnya malam itu Ara dan nenek nya tidak lagi menginap di rumah Dimas dan ibunya, mereka bisa kembali tinggal di rumah lama itu.

Saat pagi tiba Ara bangun dengan hati yang bahagia, Hari ini dia berencana akan ke ladang ibu Dini untuk Bekerja tapi sebuah pesan dari Dimas masuk ke ponsel nya.

" Ara Siang ini aku ibu dan Ayah mau ke rumah kamu, kami mau ngomong sesuatu." isi pesan Dimas

Ara yang membaca itu merasa heran dan bingung tapi ia mengabaikan itu lalu berencana untuk ke pasar dan membeli beberapa bahan makanan untuk menyambut Dimas dan orang tuanya dan untuk mereka juga, hari ini Ia meminta izin kepada Ibu Dini karena tak bisa datang ke ladang.

setelah ibu Dini menyetujui nya, Ara langsung bergegas ke pasar yang jarak nya tidak terlalu jauh dari tempat Ara tinggal, setelah sampai di pasar Ara pun membeli semua bahan yang Ia perlukan lalu bergegas pulang, saat sampai di rumah Ia mulai memasak semua bahan yang sudah Ia beli tadi, tak lupa juga Ia membersihkan seluruh halaman rumah dan semua ruangan rumah itu, agar orang tua Dimas bisa merasa nyaman saat datang nanti.

Siang hari nya keluarga Dimas akhirnya datang juga Ara dan nenek langsung menyambut mereka, lalu mempersilahkan mereka masuk ke rumah itu, karna kedatangan orang tua Dimas bertepatan dengan jam makan siang Ara langsung menyiapkan masakan yang sudah ia buat dan meletakkan di atas meja makan sederhana di rumah itu, setelah semua makan sudah siap Ara pun memanggil Dimas dan orang tua nya beserta neneknya Ara untuk makan.

" tante, om ayo makan dulu Ara sudah masak makan siang untuk kita semua." ucap Ara

" kami jadi nggak enak kalau gini. " jawab Ayah Dimas.

" nggak apa-apa kok om, Ara cuma lakuin yang terbaik aja untuk menyambut kalian."

Mereka akhirnya menuju ke meja makan dan saat melihat makan yang sederhana namun nikmat yang sudah tersedia di Atas meja Dimas memuji makan itu.

" wah kelihatan enak² semua makanannya, kamu emang paling jago kalau soal masak Ara." ucap Dimas.

"ini cuma makan sedemikian kok Dim. " jawab Ara

Mereka lalu duduk dan mulai menyantap makan itu, setelah selesai makan mereka akhirnya kembali berkumpul di ruang tamu.

" Ara ,nenek aku sama orang tua aku ke sini bermaksud untuk meminta izin ke nenek karna kau mau menikahi Ara, nenek tidak keberatan kan." ucap Dimas

Mendengar Dimas mengatakan itu Ara kaget namun dalam hati nya Ia merasa bahagia.

" nenek sih tergantung Ara aja, kalau Ara bahagia nenek juga ikut bahagia." jawab nenek Ara.

" iya ibu, kami berencana akan menikahkan mereka 2 minggu kedepan, itupun jika Ara mau dan ibu tidak keberatan."

" Ara mau kok om, tante dan Terima kasih karna sudah mau menerima Ara. " jawab Ara.

akhirnya kesepakatan soal pernikahan Ara dan Dimas pun sudah di tentukan, dan kabar pernikahan mereka akhirnya menyebar dengan cepat di kampung itu hingga sampai ke telinga tante Rianti.

1
falea sezi
kurang ajar rianty
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!