NovelToon NovelToon
Isekai Cheat Code: Kultivasi Instan Lewat Notifikasi Sistem

Isekai Cheat Code: Kultivasi Instan Lewat Notifikasi Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Fantasi Isekai
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: ujang Bonang@_@

**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

**Bab 26: Paviliun Phoenix Ungu**

### **Bab 26: Paviliun Phoenix Ungu**

*Klak! Klak! Klak!*

Suara derap kaki empat Kuda Sisik Naga yang gagah terdengar berirama, membelah jalanan utama Ibu Kota Kekaisaran Azure yang berlapis batu pualam abu-abu. Kereta kencana mewah milik Tuan Muda Wang Jin—yang kini beberapa bagian dinding kayunya tampak retak dan miring akibat benturan sebelumnya—menjadi pusat perhatian di sepanjang jalan. Banyak kultivator kota dan pengawal bangsawan yang berbisik-bisik bingung saat melihat kursi kusir kereta militer tersebut tidak diduduki oleh pelayan klan Wang, melainkan oleh seorang pemuda misterius berjubah abu-abu murid luar yang tampak sangat santai.

Feng Tian memegang tali kekang kuda dengan satu tangan, sementara matanya yang tajam mengamati kemegahan kota di sekelilingnya. Ibu Kota Kekaisaran ini puluhan kali lipat lebih luas dan padat daripada wilayah Sekte Awan Hijau. Toko-toko obat herbal, paviliun senjata pusaka, hingga rumah lelang raksasa berdiri berjejer dengan arsitektur yang megah.

"Sistem, arahkan navigasi menuju Paviliun Phoenix Ungu milik Klan Mu," perintah Feng Tian dalam hati.

**[Ding! Memetakan area Ibu Kota Sektor Timur...]**

**[Target Terunci: Paviliun Phoenix Ungu berjarak 500 meter di depan Pengguna.]**

**[Notifikasi: Mendeteksi konsentrasi energi batu spiritual tingkat tinggi di dalam paviliun tersebut.]**

Feng Tian menarik tali kekang kuda saat keretanya tiba di depan sebuah kompleks bangunan bergaya istana kuno bertingkat lima. Seluruh strukturnya terbuat dari kayu cendana ungu yang mahal, dan di atas pintu gerbangnya terpasang papan nama berlapis emas murni bertuliskan "Paviliun Phoenix Ungu". Di depan pintu masuk, dua baris pelayan cantik berpakaian sutra tipis menyambut setiap tamu dengan senyuman anggun.

Feng Tian melompat turun dari kursi kusir, meninggalkan kereta kencana rampasannya begitu saja di tepi jalan. Dia berjalan lurus mendekati pintu masuk dengan tangan terbenam di saku jubah kusamnya. Berkat jimat *Status Palsu*, auranya masih terlihat di Tingkat 6 Pengumpulan Qi.

"Berhenti di sana, Teman Muda," seorang penjaga paruh baya berbaju zirah biru tua melangkah menghalangi Feng Tian. Kultivasinya berada di **Ranah Fondasi Dasar Tahap Awal**. Dia menatap jubah kusam Feng Tian dengan dahi berkerut. "Paviliun Phoenix Ungu hari ini telah dipesan penuh oleh asosiasi alkemis untuk perjamuan pribadi. Jika Anda ingin membeli batu atau obat spiritual biasa, silakan kembali besok."

Meskipun kata-katanya terdengar sopan, ada nada meremehkan yang jelas dalam suara penjaga tersebut setelah melihat kultivasi luar Feng Tian yang hanya berada di ranah Pengumpulan Qi.

Feng Tian tidak marah. Dia hanya menarik tangan kanannya dari saku, lalu menjentikkan token giok ungu dengan ukiran phoenix perak pemberian Mu Ran ke udara.

*Sret.*

Penjaga paruh baya itu menangkap token tersebut secara refleks. Namun, begitu matanya melihat ukiran phoenix perak dan merasakan fluktuasi segel esensi klan Mu di dalamnya, wajahnya langsung menegang sempurna. Seluruh keangkuhannya runtuh seketika.

"I-Ini... Token Penatua Kehormatan Garis Keturunan Utama?!" Penjaga itu tergagap, tubuhnya bergetar hebat saat menyerahkan kembali token tersebut dengan kedua tangan membungkuk sembilan puluh derajat. "M-Mohon ampun atas kelancangan mata anjing saya, Tuan Agung! Saya tidak tahu bahwa Anda adalah Tamu Tertinggi dari garis keturunan Nona Besar Mu Ran!"

Perubahan sikap yang ekstrem itu menarik perhatian para pelayan cantik dan beberapa kultivator kaya yang sedang berada di lobi. Mereka menatap Feng Tian dengan mata terbelalak, tidak percaya bahwa seorang pemuda yang berpenampilan seperti murid miskin ternyata memegang otoritas tertinggi klan Mu.

"Bawa aku ke ruangan terbaik, dan siapkan kamar istirahat untukku. Aku lelah setelah perjalanan jauh," ucap Feng Tian dengan nada malas yang khas.

"Baik, Tuan Agung! Mari, silakan lewat jalur vip!" Penjaga itu buru-buru memimpin jalan dengan penuh rasa sungkan, seolah-olah sedang mengawal seorang pangeran kekaisaran.

Feng Tian dibawa menuju ke lantai paling atas pavilion—Lantai Lima—yang hanya diperuntukkan bagi anggota inti klan dan tamu tingkat tinggi. Ruangannya sangat luas, dilapisi karpet bulu binatang spiritual yang empuk, dan dari jendela besarnya, Feng Tian bisa melihat seluruh pemandangan kota Ibu Kota yang indah di bawah siraman matahari sore.

Tepat saat Feng Tian baru saja mendudukkan dirinya di atas kursi empuk kayu cendana, pintu ruangan terbuka perlahan.

Seorang pria tua berambut putih dengan jubah master alkemis berwarna hijau tua melangkah masuk dengan tergesa-gesa. Di dadanya terpasang lencana perak berlambang tiga bintang—**Master Alkemis Tingkat 3**. Aura kekuatannya berada di **Ranah Fondasi Dasar Tahap Akhir Puncak**.

Beliau adalah **Tetua Mu Qing**, kepala pengelola Paviliun Phoenix Ungu sekaligus salah satu alkemis terpandang di Ibu Kota.

"Rekan Muda, maafkan keterlambatan orang tua ini dalam menyambutmu," Mu Qing menangkupkan tangannya dengan hormat setelah melihat token giok yang diletakkan Feng Tian di atas meja. Namun, ketika indra spiritualnya mendeteksi kultivasi Feng Tian yang hanya Tingkat 6, Mu Qing sedikit mengernyit heran. *Kenapa Nona Besar Mu Ran memberikan token penatua yang berharga ini kepada seorang bocah Pengumpulan Qi? Apakah dia putra rahasia dari salah satu sekte raksasa luar?*

"Tidak masalah, Tetua Mu Qing," Feng Tian menuangkan teh spiritual ke cangkirnya sendiri dengan santai. "Aku hanya butuh tempat tinggal sementara di Ibu Kota sebelum melakukan urusanku."

Mu Qing duduk di seberang Feng Tian, mencoba mempertahankan senyum ramahnya meskipun hatinya penuh tanda tanya. "Tentu, Paviliun Phoenix Ungu akan memberikan fasilitas terbaik untukmu. Namun, jika boleh orang tua ini tahu... apa urusan yang membawa Rekan Muda Feng datang jauh-jauh ke Ibu Kota Kekaisaran Azure yang sedang bergolak ini?"

Feng Tian menyesap tehnya sedikit, lalu menatap Mu Qing dengan pandangan mata keemasan yang berkilat tipis di balik penyamarannya.

"Urusanku sangat sederhana, Tetua," jawab Feng Tian tenang, sebuah senyuman misterius terukir di wajah tampannya. "Aku datang untuk mencari beberapa bahan obat langka untuk menembus Ranah Inti Emas... dan mungkin, sekadar meratakan beberapa klan bangsawan sombong jika mereka berani menghalangi jalanku."

Mendengar ucapan Feng Tian yang begitu tenang namun sarat akan kesombongan yang tak berujung, cangkir teh di tangan Tetua Mu Qing seketika bergetar hebat hingga airnya hampir tumpah! Bocah Pengumpulan Qi Tingkat 6... berbicara tentang menembus Ranah Inti Emas dan meratakan klan bangsawan?!

> **💬 Catatan Penulis (Author's Note):**

> **FENG TIAN EMANG SULTAN KODE CURANG!** 😎🔥 Datang ke toko elit langsung dapet perlakuan VIP gara-gara token neng geulis Mu Ran! Tetua Mu Qing sampai dibuat gemetaran dengar ambisi gila Feng Tian! 😂💥

1
Hadi Hadi
up up up
Hadi Hadi
sikat
Gege
makin kesini, cerita asli 300 kata, catatan othornya 1000 kata..🤭🤣
Sri Dewi: maaf ya autor lagi sibuk sibuknya ini juga yempetin curi waktu tar deh di bonusin
total 1 replies
Muhammad Ridwan
before🤣
Muhammad Ridwan
anggota tubuhnya
Muhammad Ridwan
semangat....
Hadi Hadi
bantai 😍😍😍
Gege
jangan lupa Thor tradisinya dunia kultivator, bunuh lalu harta rampasan.. 🤭
Gege
sudah 19 bab warisannya masih belom menunjukkan kualitas dan kemampuannya yang warbyasaaah.. 🤭
Hadi Hadi
semangat 👍👍👍
Hadi Hadi
😍is good 👍👍👍
Hadi Hadi
bantai 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up up 💪💪💪😍😍😍
Hadi Hadi
bantai 💪💪💪
Hadi Hadi
bantai thor 💪💪💪
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
lanjutkan
Hadi Hadi
up up up up
Muhammad Ridwan: gas gas
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!