NovelToon NovelToon
KUJODOHKAN MAMA DENGAN PAK GURU MUDA

KUJODOHKAN MAMA DENGAN PAK GURU MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Single Mom / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aure Vale

Cwen Arabelle, seorang anak berusia 7 tahun lelah mendengar mama dan ayahnya bertengkar, akhirnya berusaha menjodohkan mamanya dengan seorang guru di sekolahnya yang terlihat masih sangat muda.

"Paman, paman mau tidak menjadi papa untuk Cwen?" tanya Cwen memamerkan gigi kelincinya kepada guru favoritnya di sekolahan.

"Paman tenang saja, Cwen akan segera meminta mama dan ayah berpisah agar paman bisa menikah dengan mama dan menjadi papa untuk Cwen."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aure Vale, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KUJODOHKAN MAMA DENGAN PAK GURU MUDA : Bagian 34

Setelah persiapan hampir selesai. Lasmaya menyadari sesuatu. Jika sejak awal calon menantunya itu tidak pernah membahas tentang orang tuanya. Dan Lasmaya pun baru benar-benar menyadari hal itu, karena sejak awal, Jenia tampak tidak pernah kamu membahas masalah keluarganya.

Beberapa hari yang lalu, Lasmaya pernah mendengar percakapan Ansel dan Jenia saat keduanya sedang bersantai di halaman belakang. Keduanya membahas masalah orang tua dari pihak Jenia.

Dan Lasmaya mendengar dengan jelas jika Jenia tidak membutuhkan orang tuanya atau keluarganya untuk pernikahan mereka, awalnya Lasmaya biasa saja, tapi semakin hari, obrolan itu malah semakin mengganggu pikirannya.

Lasmaya diam-diam membawa Jenia untuk duduk bersama dirinya di ruang keluarga, karena kebetulan Ansel sedang membawa Cwen bermain di taman belakang. Dan ini adalah kesempatan dirinya untuk bertanya perihal yang di dengarnya dari bibir Jenia sendiri beberapa saat yang lalu.

"Ada bunda? Kenapa wajahnya seperti panik?" tanya Jenia melihat raut wajah calon mama mertuanya yang tampak terlihat sedang panik.

"Sayang maafin bunda ya kalau ada pertanyaan bunda yang membuat kamu tersinggung dan tidak nyaman, tapi bunda benar-benar harus memastikan ini," ucap Lasmaya meminta maaf lebih dulu sebelum ia benar-benar bertanya kepada Jenia.

Jenia mengerutkan dahinya, "memangnya bunda mau bertanya apa sampai meminta maaf dulu?"

Lasmaya menarik napasnya pelan, ia memejamkan matanya sejenak sebelum kembali menatap Jenia yang masih terlihat kebingungan.

"Kamu dan Ansel akan menikah beberapa hari lagi, iya kan?"

Jenia menganggukkan kepalanya, "iya,"

"Ya ampun bunda kok ragu ya mau bertanya ini denganmu, karena sejak awal saja bunda tidak pernah mendengar kamu membahas masalah ini,"

Lasmaya masih ragu untuk bertanya perihal itu, ia takut jika apa yang ia tanyakan kepada Jenia itu malah membuat Jenia tidak nyaman. Lasmaya harus menjaga perasaan calon menantunya sebaik mungkin.

"Tidak apa-apa bunda, tidak perlu ragu untuk bertanya hal yang membuat bunda penasaran," ucap Jenia tersenyum melihat wajah Lasmaya yang tidak santai itu, campuran antara panik, ragu dan penasaran, membuat Lasmaya tampak sedikit kacau.

"Maaf ya sayang, tapi bunda ingin tahu. Apakah orang tua dan keluarga di Jerman sudah tahu perihal kamu yang akan menikah lagi di sini?" tanya Lasmaya tampak hati-hati memilih kata untuk ia keluarkan agar tidak membuat Jenia merasa tidak nyaman.

Jenia tampak diam, ia sudah membahas masalah ini dengan Ansel, tapi lupa membicarakannya kepada calon mertuanya.

"Sepertinya tidak butuh bunda," lirih Jenia.

Lasmaya menghela napasnya pelan, lalu menyentuh pundak Jenia lembut, "boleh tahu alasan kenapa keluarga Jenia tidak perlu tahu, sayang?"

Jenia menggeleng, "aku sudah tidak punya kontak keluargaku di Jerman, sejak aku ke Indonesia, aku sudah kehilangan kontak mereka,"

Lasmaya terdiam, ada perasaan nyeri mendengar Jenia bercerita jika ia kehilangan kontak keluarganya.

"Mau bunda bantu cari hmm? Agar saat Jenia menikah, keluarga Jenia bisa datang?"

Jenia langsung menggeleng, "tidak perlu bunda, mereka tidak akan mau datang, aku sudah bukan bagian dari keluarganya lagi, aku di usir saat aku ketahuan berpacaran dengan mantan suamiku yang dulu, hingga akhirnya aku di bawa ke Indonesia dan menikah dengannya,"

Lasmaya diam, mencerna cerita calon menantunya itu, ada perasaan marah saat tahu jika Jenia ternyata diusir oleh keluarganya, entah apa yang membuat keluarganya Jenia tidak menyukai mantan suaminya dulu.

"Tapi itu semua memang salah aku bunda, aku yang keras kepala untuk tetap berpacaran dengannya, padahal aku tahu kalau orang tuaku tidak menyukainya karena pernah menyakiti mamaku di jerman," lirih Jenia cepat-cepat mengklarifikasi jika memang dirinya yang salah sejak awal.

Flashback on

Jenia yang masih berumur 17 tahun jatuh cinta pada seorang pria bernama Anwar.

Waktu itu, mamanya sedang berbelanja di supermarket, membeli banyak buah-buahan dan juga sayur-sayuran. Begitu selesai berbelanja, mamanya melangkah keluar dari dalam supermarket, kebetulan saat itu jalanan cukup sepi, sehingga sang mama berjalan dengan langkah yang sedikit cepat.

Tapi siapa sangka, seseorang menabraknya dari belakang, sehingga sang mama tersungkur ke depan, semua belanjaannya berantakan di jalan, buah-buahan pun menggelinding cukup jauh dari tempat terjatuhnya.

Mamanya kesal dan marah kepada seseorang yang menabraknya itu, dan semakin kesal ketika pria itu hanya meminta maaf dan kembali berlari meninggalkan mamanya yang masih terduduk tidak berdaya di jalan.

Umurnya yang sudah sedikit tua, mmebuat ia kesulitan untuk berdiri, sehingga ada seorang pria yang kebetulan lewat dna menolongnya.

Setelah seminggu sejak kejadian itu, Jenia berlari masuk ke dalam rumahnya sembari berteriak gembira kepada sang mama dan juga papanya.

"Mama, lihat! Aku membawa kekasihku ke rumah," teriak Jenia membuat mama dan papanya yang sedang duduk di meja makan menghampiri sang putri bungsunya.

Papanya hanya diam saja sembari meneliti pria yang menjadi kekasih putrinya, sedangkan mamanya langsung melotot marah melihat siapa yang putrinya bawa ke rumah.

"Pergi kamu dari rumah saya, dan jangan pernah temui putri saya lagi," teriak mamanya marah.

Jenia yang tidak tahu apa-apa, marah kepada mamanya karena sampai meneriaki kekasihnya seperti itu.

"Jenia, dia yang sudah membuat mama terjatuh di jalan, tolong tinggalkan pria itu demi mama, dia bukan pria yang baik untukmu sayang," ucap sang mama menatap putrinya.

Jenia menggeleng lemah, "tidak mama, Jenia mencintainya, Jenia tidak bisa berpisah dengan Anwar, Jenia sudah benar-benar jatuh cinta pada Anwar," ucap Jenia menatap sendu mamanya.

"Berapa lama kalian telah menjalin hubungan?" tanya sang papa yang masih tampak tenang walaupun ada pancaran marah dari kedua matanya.

"Dua tahun,"

Mendengar itu, sang mama langsung ngamuk, belum lagi mengetahui umur kekasih putrinya yang sangat jauh tua dari umur Jenia.

"Tidak tinggalkan pria itu Jenia, mama tidak setuju, dia bukan pria baik untukmu,"

Jenia menggeleng, ia masih keras kepala tidak ingin memutuskan kekasihnya. Jenia sudah terlanjur mencintainya.

"Pergi, pergi kamu dari sini!"

Siang itu, Jenia benar-benar pergi dari rumahnya, ia membereskan semua bajunya dan tinggal berapa sang kekasih di Jerman.

Setelah hampir sebulan lamanya ia tinggal di tempat sang kekasih, Jenia dan Anwar pulang ke Indonesia, karena kontrak kerja Anwar yang sudah habis di Jerman. Dan di umur yang sama itu, Anwar menikahi Jenia.

Dan barulah Jenia sadar sifat asli Anwar setelah mereka menikah memang tidak sebaik saat mereka berpacaran dulu.

Pemarah adalah sifat yang tidak Jenia sukai, hanya saja saat ia mengandung, sifat marah Anwar tidak separah saat ia berhasil melahirkan.

Tidak ada lagi kata cinta yang selalu Anwar katakan saat mereka masih berpacaran dulu, tidak ada lagi kata-kata sayang yang biasa Anwar katakan saat mereka masih pacaran dulu. Semuanya berubah. Dan semakin parah saat mereka memiliki sang buah hati.

1
Lailatul Maulida
lanjut thor
Lailatul Maulida
lanjut kak thor💪
Lailatul Maulida
lanjut thor
Lailatul Maulida
wih tambah seru thor lanjut pokoknya thor😊
Lailatul Maulida
lanjut kak thor
Lailatul Maulida
lanjut kak thor💪
Ilham
lanjut BG cerita Pertaman nya aku suka cwen ceria sekali bg
Lailatul Maulida
bagus ceritanya ringan pokoknya suka lah 😁
Lailatul Maulida
lanjut kak autor
seru ceritanya
Lailatul Maulida
pecat bu sindy nya thor guru kok Rasis sama bully muridnya
Lailatul Maulida
kasihan cwen di bully di sekolahnya 🥲
Lailatul Maulida
semangat kak thor
Lailatul Maulida
bapak gedeng sukanya nuntut doang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!