NovelToon NovelToon
Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: i'm gresya

Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.

Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pertolongan

etelah kejadian itu, sean yang sudah sadar seketika terkejut melihat dirinya yang telanjang di tempat tidur.

sean hanya sendiri di kamar dan di kasur itu, lalu siapa yang yang tidur dengan sean?..

FLASHBACK..

"aku mohon kak, sudah ini sangat sakit.. hentikan kak.. hiks.. " lirih senja saat sean terus berpacu di tubuh senja.

senja terus memohon agar sean menyudahi permainannya itu. dan beberapa menit kemudian, setelah pelepasan itu. sean terjatuh di tubuh senja. tubuh senja bergetar saat sean menghantamnya untuk melakukan pelepasan dan mengeluarkannya di dalam rahim senja, senja dapat merasakannya ketika cairan itu masuk kedalam perutnya.

senja menggeser tubuh sean dari atas tubuhnya, dan senja segera turun dari kasur itu. senja mengambil bajunya dan memakainya. sebelum pergi, senja memandang wajah sean yang sudah tertidur di sana.

"kak sean, kuharap kakak tau bahwa aku sangat menyukai kakak. tapi setelah kejadian ini, aku sangat membenci mu kak.. " batin senja menatap sean lalu pergi dari kamar hotel.

..

sean berdiri dan segera membersihkan dirinya di kamar mandi, setelah membersihkan dirinya. sean kembali melirik tempat tidur yang berantakan itu.

sean mengambil handphonenya dan segera menelpon mikael.

" sean.. kau darimana saja, aku mencari mu dan menelpon mu beberapa kali." ucap mikael yang duluan bersuara daripada sean.

" diam kau.., aku ada di hotel sekarang. semalam setelah perjamuan itu, seseorang sengaja memasukkan sesuatu di minuman ku. aku mabuk dan pulang ke hotel, tapi saat aku terbangun aku mendapati diriku telanjang. mungkin saat aku mabuk, aku melakukan itu dengan seorang wanita. " ucap sean tanpa rasa malu sedikitpun.

"Apa.... (kaget mikael), jadi sekarang dimana wanita itu. kau tidak membunuhnya kan" jawab mikael, takut karna sean kembali ke setelan awal yang suka membunuh wanita saat sudah berhubungan badan dengan sean.

"justru itu, saat aku terbangun. wanita itu sudah tidak ada" ucap sean.

" aku ingi kau cek ulang CCTV yang ada di hotel ini. dan juga CCTV di gedung semalam. aku ingin tau, siapa yang ingin bermain main denganku " sambung sean, sebelum mematikan telepon itu secara sepihak.

...

senja sudah pulang ke rumahnya, setelah sampai ke rumahnya tadi. senja tidak melihat siapa siapa di rumahnya. jadi senja langsung masuk saja ke kamarnya dan mengunci pintunya dari dalam.

senja yang berada di kamar mandi, menangis sambil menggosok gosok tubuhnya dengan sabut. berusaha menghilangkan jejak sean di tubuhnya.

sedangkan di ruang makan, Jack yang baru bangun. segera turun ke bawah untuk sarapan, tapi melihat meja makan kosong. tidak membuatnya penasaran, karna biasanya orangtuanya akan pergi ke luar untuk sarapan, di banding memilih sarapan di rumah. itu sudah kebiasaan sejak orangtua Jack masih berpacaran hingga mempunyai anak.

Jack duduk di kursi setelah mengambil sarapannya.

"bik... " panggil Jack pada pelayan.

pelayan yang di panggil, datang.

"iyah tuan muda, tuan muda perlu sesuatu" ucap pelayan itu ramah pada jack.

"bik.. apa senja sudah pulang, semalam aku menunggunya pulang. tapi dia tidak pulang pulang. aku khawatir padanya, coba bibi cek ke kamarnya apa dia sudah pulang" jawab jack ramah pada pelayan yang sudah bertahun tahun kerja pada keluarga mereka.

"non senja sudah pulang tadi pagi tuan muda, setelah nyonya dan tuan besar keluar. " jawab pelayan itu.

"benarkah, " ucap Jack yang kaget mendengar adiknya baru pulang.

"apa perlu saya panggilkan non senja, tuan muda" ucap pelayan itu melihat wajah jack yang seperti sedang memikirkan sesuatu.

"tidak.. tidak.., biar saya aja yang datangi dia. " tolak Jack, dan segera pergi ke kamar senja yang ada di atas sebelahan dengan kamar orangtua mereka.

senja yang sudah siap mandi dan sudah memakai pakaian hendak ingin keluar tapi berpapasan dengan jack di depan pintu kamarnya.

senja yang melihat wajah kakaknya seketika menunduk. dia malu bertemu dengan kakaknya yang sangat baik padanya.

"senja.. kau darimana saja, dari semalam tidak pulang pulang" ucap jack lembut pada senja.

"maaf kak, semalam senja menginap dirumah Katrin" bohong senja

"lain kali kalau mau menginap, bilang ke kakak atau mama dan papa dulu. biar kami tidak khawatir, yaudah ayo turun sarapan" jawab Jack, yang percaya pada ucapan senja.

🍁

Jack memukul kepala naima, dan membawanya masuk ke gedung. disana jack akan melakukan aborsi yang seperti adiknya lakukan waktu itu. tapi bedanya, Jack yang akan melakukan sendiri aborsi itu dengan tangannya.

jack ingin mempersembahkan janin adiknya dan naima sebagai bentuk hadiah untuk sean.

naima perlahan membuka matanya dan melihat tempat yang asing menurutnya. disana naima melihat kedua tangannya di borgol berserta kedua kakinya yang di ikat di sisi kanan dan kiri.

"tolong..... tolong aku, siapapun tolong. hiks.. " teriak naima sambil bergerak gerak di tempat tidurnya.

"kau sudah sadar.... " ucap jack yang baru datang dari mana.

"hus.. tidak usah berteriak seperti itu. aku belum melakukan sesuatu padamu. tenang saja, setelah aku mengambil beban penderitaan mu. kau akan bahagia" ucap jack menyeringai di depan naima.

"apa maksud mu" jawab naima yang tidak mengerti maksud ucapan jack.

berjalan mendekat "aku akan mengambil bayimu dan mempersembahkannya kepada pemiliknya. " bisik jack di telinga naima, sambil mengelus perut naima.

naima menangis dan berteriak sambil menggeleng gelengkan kepalanya.

"tidak aku mohon, jangan lakukan itu padaku hiks.. lepaskan aku, aku tidak mengenal siapa kalian dan tidak peduli pada masa lalu pria itu. aku hanya ingin hidup tenang beserta bayiku. dengan rendah hati aku meminta tolong padamu untuk melepaskan ku" ucap naima yang menangis di sana.

Plak.....

satu tamparan mendarat lagi di pipi naima.

" ucapan mu tadi, seakan akan kau tidak kasihan pada adikku, dia masih belia saat itu. tapi kau bilang tidak ingin peduli pada masa lalu sean. jika saja di masa lalu sean tidak ada adikku. maka aku juga tidak akan melakukan ini padamu dan juga tania. wanita yang kucintai jadi korban atas masa lalu adikku. aku jadi pengecut sama seperti sean. tapi bedanya sean tidak membunuh darah dagingnya dengan tangannya, tapi aku membunuh darah dagingku dengan tanganku sendiri.

jack berjalan mengambil sesuatu dari sana, lalu kembali dengan jarum di tangannya.

"kau tenang saja, kau tidak akan mati setelah ini. tapi mungkin waktu yang menjemputmu mati. sama halnya dengan adikku dulu"

naima tidak berhenti menangis sambil menggelengkan kepalanya saat jarum itu di gerakkan menusuk tubuhnya.

tiba tiba...

BRAK....

pintu di buka, dan tampaklah mikael di sana sambil membawa senjata di tangannya.

naima pingsan setelah jack cepat cepat menyuntikkan jarum itu di legan naima.

Jack tersenyum jahat setelah melihat naima sudah pingsan. dia tidak peduli kalau mikael datang disana.

" jadi kau orangnya.. " ucap mikael tapi tatapan tidak berhenti melihat kearah naima yang sudah tidak sadarkan diri.

Jack melihat mikael dengan senyum liciknya.

"kenapa dengan aku, apa bosmu yang menyuruhmu datang kesini. kemana si bajingan itu, apa dia takut" ucap Jack yang masih berani.

"kau keterlaluan melakukan itu pada seorang wanita. apa ayahmu begitu bajingan sehingga kejahatannya di masa lalu turun ke anaknya" jawab mikael.

Jack menatap tajam mikael dan berteriak..

" heiiiii..... " ucap mikael dengan mata merahnya.

"kau tidak pantas melontarkan kalimat seperti itu tentang ayahku," sambung jack lagi dengan nada ngegas.

mikael tertawa mengejek.

" sifat jahat yang dimiliki anak tidak ada jauhnya dengan sifat ayahnya. kau pernah dengar pepatah, buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya, seperti itulah kau" ucap mikael berusaha memancing amarah Jack.

Jack yang emosi, langsung mengeluarkan pistolnya dari sakunya tapi terburu oleh mikael yang langsung menembak jack di kakinya.

"shit... " teriak jack terjatuh di lantai, beserta pistolnya..

1
Ratna Purba
semangat thor, aku suka😊
Ratna Purba
ok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!