Setelah menikah, Anin banyak menemukan banyak hal yang janggal di rumah mertua nya. Anin sering mendengar ibu mertua nya menangis dan dia juga sering melihat tubuh ibu mertua nya di penuhi oleh lebam.
Hingga suatu hari Anin melihat dengan mata kepala nya sendiri ayah mertua nya sedang melakukan hubungan terlarang dengan ipar nya. Anin bertekad untuk membongkar semua kebusukan mereka di depan semua orang, dan membuat ayah mertua nya dan juga ipar nya mendapat kan hukuman atas perbuatan mereka.
Ikuti kisah kisah selengkap nya di sini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33
"Silahkan mbak!" Anin meletakkan nampan berisi gelas minuman dingin dan juga cemilan untuk Weni.
"Makasih Nin!" Weni tersenyum pada kakak ipar nya.
"Ibu ke rumah nya bu Nuri dulu ya, dia mau yasinan nanti malam, kau temani nak Weni di rumah ya!" Bu Ifa berkata pada putri nya.
"Baik bu!" Jawab Anin sambil mengangguk kan kepala nya.
Bu Ifa langsung pergi meninggal kan Anin dan Weni di rumah, bu Ifa ingin memberi ruang bagi Anin dan Weni untuk bicara berdua.
"Ada apa mbak? Seperti nya ada hal yang penting sampai mbak bela - belain datang kemari!" Anin bertanya pada Weni.
Sebelum menjawab pertanyaan dari Anin, Weni menghela nafas panjang.
"Iya Nin, mbak memang sengaja datang kemari buat ketemu sama kamu. Anin, mbak mau tanya sama kamu, benar kah yang di tuduhkan oleh mbak Tika pada mu?" Tika bertanya dengan nada hati - hati.
"Apa menurut mbak Weni sendiri aku tega melakukan itu? Aku masih punya hati mbak, aku bukan wanita murahan seperti mbak Tika!" Jawab Anin dengan tenang.
Weni tersenyum mendengar jawaban Anin, dia sendiri merasa yakin bahwa itu semua cuma fitnah.
"Boleh mbak tahu, kenapa kau menyebut mbak Tika sebagai wanita murahan?" Kembali Tika bertanya.
"Karena aku tahu apa yang di lakukan oleh mbak Tika dan juga bapak, aku punya bukti nya mbak!" Jawab Anin sambil tersenyum.
"Maksud mu?" Weni bingung dengan apa yang di katakan oleh ipar nya.
Anin langsung berdiri, dia mengambil ponsel nya yang sedang dia isi daya di dalam kamar nya. Anin keluar membawa ponsel nya dan menunjuk kan video yang berhasil dia rekam beberpa waktu yang lalu.
"Mbak bisa lihat sendiri di sini!" Anin berkata pada Weni.
Mata Weni melotot sempurna dan dia langsung menutup mulut nya, menyaksikan adegan ranjang antara ipar nya dan juga mertua nya tersebut.
"Anin, dari mana kau mendapatkan video ini?" Weni bertanya dengan penasaran.
"Aku merekam nya sendiri mbak, di malam sebelum mbak Weni dan bapak memfitnah ku!" Jelas Anin pada Weni.
"Apakah Dirga tahu tentang hal ini?" Tanya Weni lagi.
"Aku belum sempat kasih tahu sama mas Dirga, mbak!" Jawab Anin sambil menunduk kan kepala nya.
"Anin, kau tidak boleh menyimpan semua ini sendiri, Dirga harus tahu seperti apa kelakuan bapak dan juga ipar nya. Jangan biar kan mereka berdua berhasil menghancurkan rumah tangga mu, Nin!" Weni memberi usul pada Anin.
"Aku ingin memberi tahu mas Dirga, mbak. Tapi mas Dirga langsung mengantar kan aku kembali ke sini sebelum aku sempat menjelaskan dan menunjuk kan video itu!" Jawab Anin dengan nada lirih.
"Ternyata mbak Tika sejahat itu, dia tidak hanya menggoda mas Andri, tapi juga bapak!" Weni berkata sambil menggeleng kan kepala nya.
"Apa maksud mbak? Apakah mbak Tika pernah menggoda suami mbak?" Anin sangat penasaran dengan hal itu.
"Iya Nin, di awal- awal kami menikah dulu. Mbak Tika ingin menguasai semua warisan bagian nya mas Andri, dia tidak rela jika aku yang mengelola uang nya mas Andri. Dia lalu mengoda mas Andri, dan selama 2 tahun mas Andri memberikan semua uang nya pada mbak Tika!" Weni menceritakan kejadian kelam di masa lalu suami nya.
"Astagfirullah hal adzim, aku tidak menyangka mbak Tika melakukan semua itu demi uang. Pantas saja dia begitu marah besar pada ku, saat ibu memberikan uang dari hasil perkebunan mas Dirga pada ku!" Anin kembali teringat dengan kejadian beberpa waktu yang lalu.
"Bapak tidak pernah memberikan nafkah pada ibu, semua penghasilan bapak di berikan pada mbak Tika. Semua kebutuhan ibu di tanggung oleh suami mu, Dirga!" Kembali Tika berkata.
"Ya Allah, kasihan ibu. Jadi selama ini ibu menderita karena perbuatan mbak Tika, benar- benar keterlaluan!" Anin geram sekali setelah tahu kebenaran tentang ibu mertua nya.
"Iya Nin, mbak sengaja datang kemari untuk menemui mu, agar kau tahu semua nya. Mbak Tika sengaja memfitnah diri mu agar kau dan Dirga berpisah dan dia bisa menguasai semua harta nya Dirga. Mbak berharap, kau kembali ke sana, dan jangan biar kan kejahatan mbak Tika menang!" Weni berkata pada Anin.
Anin terdiam mendengar kata - kata Weni, tapi saat ini Dirga belum menghubungi diri nya.
"Aku menunggu mas Dirga yang menjemput ku sendiri ke sini mbak, karena dia lah yang sudah mengantar kan aku kembali ke rumah orang tua ku!" Jawab Anin sambil menunduk kan kepala nya.
"Tadi pagi mbak sudah bicara sama Dirga, semoga saja dia bisa memikirkan nya!" Ujar Weni lagi.
Kedua saudara ipar itu saling terdiam, sibuk dengan fikiran masing - masing.
"Mbak Tika menikah dengan mas Atar pun dengan cara yang salah, dia menghancurkan rumah tangga mas Atar dan merebut nya dari istri pertama nya!" Ujar Weni memecah keheningan antara mereka berdua.
"Maksud mbak sebelum menikah dengan mbak Tika, mas Atar sudah punya istri gitu?" Tanya Anin dengan penasaran.
"Iya, mas Andri pernah cerita pada ku. Istri nya mas Atar sedang hamil, lalu mbak Tika datang dan menuduh nya telah berselingkuh dengan pria lain. Sehingga mas Atar termakan hasutan mbak Tika lalu dia mencerai kan dan mengusir istri nya!" Weni menceritakan kisah rumah tangga Atar sebelum nya.
"Ya Allah mbak, kasihan istri nya. Lalu di mana dia sekarang?" Tanya Anin lagi.
"Mbak juga tidak tahu, karena kejadian itu sudah lama sekali, bahkan sebelum mbak dan Mas Andri menikah!" Weni berkata sambil menggeleng kan kepala nya.
"Jadi mbak Tika menikah dengan mas Atar karena merebut nya dari istri sah nya, keterlaluan selali!" Anin merasa geram sekali dengan kelakuan Tika.
Kini Anin tahu betapa busuk nya hati Tika, wanita yang menjadi ipar dari suami nya tersebut.
"Mbak, aku sudah beberapa kali melihat bapak masuk ke rumah mas Atar lewat pintu belakang. Dan gerak- gerik nya sangat mencurigakan, sehingga aku penasaran dan mencari tahu. Hingga aku melihat dengan mata kepala ku sendiri apa yang mereka lakukan, aku berhasil merekam nya. Tapi sial nya, aku terjatuh dan ketahuan jadi itu lah sebab nya mereka memfitnah ku karena takut ketahuan!" Anin menceritakan kronologis kejadian yang di alami nya.
"Anin, sekarang kita harus bisa membongkar kejahatan mbak Tika dan juga bapak. Cukup sudah mereka mereka menyakiti ibu dan juga mas Atar, mbak akan membantu mu Anin!" Weni berkata pada Anin.
"Iya mbak, aku sudah muak dengan mbak Tika!" Jawab Anin sambil mengangguk kan kepala nya.
Kedua wanita yang berstatus sebagai menantu itu bertekad untuk membongkar kejahatan Tika, menantu pertama di keluarga suami mereka. Orang yang ingin menguasai semua milik orang lain, kini mereka bersatu demi bisa memberi pelajaran pada wanita bernama Tika itu.
ndang dihajar Tika ini Thor gemesnya minta ampun deh 🔥