NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Sistem / Masuk ke dalam novel
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Banyak Tipo bertebaran

Mati tertabrak mobil.
Tiba-tiba bangun di rumah mewah dan memili anak tiri,yang kelak menjadi penjahat besar.
Dan suami psikopat yang belum bisa move on dari cinta lama nya.
Di bantu oleh sistem untuk meluluhkan hati kedua nya.
mampu kah Kaira meluluhkan hati, kedua orang yang sangat membenci nya itu.

"Kau bukan ibu ku, berhenti berlagak seolah kau perduli! Jangan mengatur ku!"( Kaiden Alfaro Lucifer)

"Tugas mu hanya untuk mendidik Kaiden, kau tak perlu ikut campur urusan ku dengan Dorothea, sampai kapan pun yang kucintai hanya lah Dia. kau hanya istri pajangan!" (Albert Gavriel Lucifer).

Siapa yang perduli dengan urusan percintaan mereka, yang terpenting aku jadi orang kaya, akan kubawa Kaiden bersama ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekecewaan Aylin

"Maafkan aku Dorothea, aku harus segera pergi, hari ini Kaiden berulang tahun." kata Albert meminta maaf pada Dorothea yang sedang menemani Arabella mencoba gaun nya.

Dorothea pura-pura terkejut. Seolah dia juga lupa dengan hari penting bagi Kaiden itu. "Ya ampun! Aku juga sampai lupa' bahwa Arabella mencari gaun untuk datang ke sana. Bagaimana jika kita berangkat bersama kesana saja?"

"Baiklah, ayo cepat' kita harus segera ke sana, Kaiden dan Aylin pasti sudah lama menunggu ku." Kata Albert, dengan rasa bersalah pada Aylin.

Dorothea menggenggam erat jari-jari tangan nya, hatinya bergemuruh karena marah. Akibat Albert yang menyebutkan nama Aylin di depannya, namun Dorothea sangat pandai menyembunyikan kekesalan nya. Hingga Albert tidak bisa mengetahui nya.

Dorothea menunduk seolah merasa bersalah. "Maaf kan aku Albert, ini semua salahku. Aylin pasti akan marah besar pada mu." katanya sendu.

Albert tak tega dengan Dorothea yang bersedih. Dia segera menghibur nya. "Tidak, ini bukan lah salah mu, aku yakin Aylin pasti akan mengerti." kata Albert.

Akhirnya mereka sepakat untuk berangkat bersama, karena waktu yang sudah semakin larut. Membuat Albert tidak sempat berganti kostum. Alhasil dia masih menggunakan pakaian formal nya.

*

*

*

Malam semakin larut. Para tamu pun mulai resah di buat nya. Harusnya musik orkestra sudah mencapai puncaknya dua jam yang lalu. Seharusnya lilin-lilin di atas kue bertingkat itu sudah di tiup.

Namun semuanya di balut dengan keheningan yang canggung. Tamu-tamu mulai berbisik-bisik. Karena mereka sudah kenyang dan ingin segera meng akhiri pesta yang melelahkan ini.

Sebelum semuanya semakin tak terkendali, Aylin memutus untuk meng akhiri acara dengan tiup lilin bagi Kaiden tanpa adanya Albert. Nyonya Gunez dan suaminya pun setuju dengan ide Aylin.

Malam itu tak hanya Aylin dan Kaiden saja yang kecewa, tetapi juga Kedu orang tua Albert. Sese tiup lilin yang seharusnya di rancang untuk meniup lilin bersama kedua orangtuanya sirna sudah.

Di atas panggung itu, Aylin dan Kaiden berdiri di depan kue bertingkat yang di hiasi dengan banyak lilin di setiap tingkatan nya. Mereka siap untuk memulai acara tiup lilin bersama tanpa Albert. Levent dengan sopan menawarkan bantuan nya untuk menggantikan peran Albert sementara, kepada Orang tua Albert.

Dan mereka pun tidak keberatan. Agar acara tersebut tidak terasa canggung. Akhirnya Levent menggantikan peran Albert untuk menemani Kaiden tiup lilin bersama Aylin.

Tepuk tangan meriah terdengar riuh di Aula pesta tersebut, setelah lilin selesai di tiup. Dan kue di potong-potong kecil-kecil dan di bagikan kepada setiap tamu yang hadir. Dan acara pun selesai, tanpa kehadiran Albert di sana.

Tamu-tamu mulai berhamburan pergi, nyonya Gunez bahkan sudah merasa lemas dan duduk sambil menyandarkan kepalanya di bahu suaminya. Aylin mencoba memberikan pengertian pada Kaiden. Agar dia tidak terlalu kecewa. Padahal sebenarnya Kaiden sudah dapat menebak semua itu.

Di ruangan gedung hotel tersebut hanya tersisa beberapa orang saja, seperti Levent dan putranya. Ilaida dengan pengasuh dan pengawalnya serta Nyonya Gunez dan suaminya dan juga Aylin dan Kaiden.

Di saat suasana agak tidak menentu itu Albert masuk dengan membawa serta Dorothea dan juga Arabella. Tanpa sepengetahuan semua orang Dorothea tersenyum sinis. Namun sayang sekali, Dorothea tidak sadar bahwa senyuman miring penuh ejekan itu, tertangkap oleh mata Kaiden dan Ilaida.

Ilaida memandang penuh kebencian pada Dorothea dan Arabella. Di otak kecil nya itu Ilaida berfikir. Bahwa Arabella dan mama nya berusaha merebut kebahagiaan yang seharusnya menjadi milik Kaiden. Sebagai calon istri masa depan Kaiden yang baik. Dia berencana akan memberikan pelajaran pada Arabella.

Nyonya Gunez langsung menegakkan duduk nya, matanya menajam bagaikan Elang yg mengintai mangsa nya. Memandang Arabella , Dorothea dan Arabella dengan perasaan penuh amarah.

"Seumur hidup mami' mami, tidak pernah di permalukan seperti ini. Tapi hari ini, putra ku sendiri yang sudah melemparkan kotoran di wajah ku!!" Kata Nyonya Gunez penuh amarah dan kekecewaan.

Tuan Ahmed yang takut kesehatan istrinya memburuk akibat emosi yang tak terkendali. Segera mengajak nyonya Gunez untuk pergi meninggalkan tempat itu

Albert berdiri mematung melihat raut wajah kecewa semua orang yang di tujukan untuk nya. Ia tau dia salah. Maka dari itu Albert hanya bisa diam.

Dorothea di samping Albert, menyentuh pundak Albert pelan. "Maafkan aku Albert , ini semua salahku." Katanya seolah penuh penyesalan.

Albert memaksakan senyumnya. "Tidak apa Dorothea, mereka hanya belum mengerti keadaan yang sebenarnya saja. Wajar jika mereka kecewa. Lagian aku yang memutuskan untuk membantu mu, jadi ini bukan lah salah mu. Berhenti menyalahkan diri sendiri.

Di ujung ruangan Aylin duduk dengan Levent dan juga Edward. Karena Edward yang tidak mau makan, jika bukan Aylin yang menyuapinya. Jadi Aylin menyuapi Edward makanya. Aylin melirik sedikit ke arah Albert dan Dorothea berada. Raut kekecewaan terpancar jelas di wajah cantik Aylin. Dan Albert pun menangkap raut kecewa itu.

*

*

Di tengah ke kekacauan yang terjadi. Arabella dengan santai memakan kue kering di samping kolam renang. Ilaida menghampiri Arabella seorang diri, dan Kaiden yang bersembunyi di balik tiang mengintip Ilaida yang sedang menghampiri Arabella.

Ilaida melipat tangan nya di dada. Dengan gaya seperti orang dewasa Ilaida melotot galak pada Arabella. "Hai, kau putri jahat! Berhenti mencoba mencuri papi nya Kaiden!! Apa kau tidak tau malu, sudah punya ayah sendiri tetapi masih menginginkan ayah orang lain juga!!" Kata Ilaida dengan nada galak, seperti tokoh jahat di film Disney yang dia tonton.

Arabella hanya memutar bola matanya malas. "Apa urusan mu? toh bukan ayah mu yang ingin aku ambil." Jawab Arabella enteng, dengan masih menikmati kue kering yang ia makan. Penampilan Arabella saat ini memang sangat mengenaskan dan cantik. Tetapi tidak di mata Ilaida.

Diam-diam Kaiden mengepalkan tangan nya erat. Pandangan penuh permusuhan ia layangan pada punggung Arabella, yang masih asik menikmati cemilan nya.

Ilaida menjadi marah dengan jawaban Arabella. "Kau gadis jahat ! Peri pasti akan mengutuk mu menjadi tikus !!" Teriak Ilaida. Arabella yang tidak terima di sumpahi akan menjadi tikus. Segera beranjak dari duduknya. Dan Dengan sengaja mendorong Ilaida hingga Ilaida terjungkal hampir-hampir kepada Ilaida membentur lantai marmer yang keras. Beruntung Kaiden segera bertindak menyelamatkan kepada Ilaida.

Hingga lutut Kaiden berdarah dan pundak nya membentur lantai marmer, karena dia yang meloncat mencoba menyelamatkan Ilaida. Kaiden meringis kesakitan sampil memegangi pundak nya. Ilaida yang hawatir dengan Kaiden langsung menangis keras.

Arabella panik sendiri, hingga sebuah ide melintas di otak kecil nya. Dia menyobek lengan bajunya sendiri. Dan mencakar lengan nya dengan kuku panjang nya. Serta menggores lututnya sendiri dengan kuku panjang nya. Lalu ikut bersimpuh dan menangis tak kalah keras dari Ilaida.

.

1
aria
lanjut
Gedang Raja
bagus sesuai dengan deskripsi nya sesuai judul 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
buat si serbet dapur kapok sama si Dorothea busuk
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: terimakasih kaka🙏
total 1 replies
Mcy 152012
Thor, suka banget aku dengan Albert dan aylin, meski Albert sikapnya nyebelin, tapi aku patah hati kalo mereka bener bener berpisah🥺

padahal cuma novel tapi kok aku takut ya?
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: sabar kak, ini kan baru awal konflik. masih banyak kejutan kedepannya. ikuti terus cerita Author yang enggak seberapa ini 🙏
total 2 replies
Musdalifa Ifa
rasain kamu Albert, request dong Thor jangan biarkan mereka balikan yah🙏, kasi jodoh untuk mami kaiden yg lebih baik dari Albert 🤭
Musdalifa Ifa: tapi dari sikapnya yg plin plan dan mudah dikibulin sama wanita tak tau malu itu yg bikin saya kesel tingkat tinggi sampai rasanya ingin mengeluarkan asap😤😤😤🤭
total 2 replies
SeekarYaSeekar
satu kata untuk mu Albert KUAPOK 😏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: puas banget kayak nya ya kak?🤭
total 1 replies
aria
up
aria
lanjut
Musdalifa Ifa
lelaki seperti Albert memang harus di hempaskan tak ada guna dipertahankan 😡
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
sama kayak emaknya ternyata Arabella ini?
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
mengerti pala mu
aria
cerai aja aylin
ãñímê
Albert ini kadang bikin emosi naik
Briella
Thor kau buat aku galau
SeekarYaSeekar
tinggal aja tinggal ishhh ora ketulungan
aria
cerai aja aylin dari Albert
Mcy 152012
yang baca aku...kok aku yang sakit hati? apa pecinta novel memang selalu ngerasain perasaan kayak aku ya?!

Albert & Aylin
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: yah begitulah kak
total 1 replies
aria
levent
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿVanaaꦿ яᷢ⃞🐰
Cukup prihatin sm Aiden, begitupun Kaira😭
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
kok jadi oleng ya ke kubu Albert. aku galau harus pilih leven atau Albert.
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
Bilang aja mau di pindah ke kamar, enggak usah gengsi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!