NovelToon NovelToon
Pasangan Misterius X & V

Pasangan Misterius X & V

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Transmigrasi
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: ShinZa_17

Di mata dunia, pernikahan hanyalah sebuah formalitas saja.
Hingga suatu hari, seorang pria misterius yang selalu mengenakan topeng - yang dikenal sebagai asisten biasa - menikahi seorang wanita yang dijadikan alat penebus hutang.
Mereka tidak ada yang mencurigai apapun... hingga segalanya perlahan mulai berubah.

Ketika sang kakak menghilang secara tiba-tiba, sang adik perempuan dipaksa menggantikan posisinya sebagai istri.

Keputusan itu disetujui tanpa ragu oleh keluarga demi menebus hutang mereka.

Tidak ada seorangpun yang peduli dengan perasaannya... atau bahkan menanyakan keadannya.

Namun, mereka tidak pernah menyadari satu hal penting - adik perempuan mereka sebenarnya telah mati sejak berada di dalam gudang yang pengap karena dianggap telah mencoreng nama keluarga.

Kini, di dalam tubuh yang lemah dan penuh luka, telah tergantikan oleh jiwa lain.

Jika penasaran, ayo ikuti kisah mereka hingga akhir.

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShinZa_17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Pulang dari Rumah Sakit

Mobil hitam itu terus melaju menembus jalanan kota yang mulai dipenuhi lampu senja.

Di dalam mobil, Agnes, Frenda, Riany dan Grace masih belum sadarkan diri akibat pukulan di tengkuk mereka.

Sedangkan pria yang duduk di kursi depan penumpang mobil pertama, menatap ke arah spion. Ia menghubungi anak buahnya melalui telepon.

“Pastikan mereka tidak ada yang bangun sebelum sampai,” ucapnya dingin.

“Baik, tuan.”

Panggilan pun terputus.

Tak lama kemudian, kedua mobil memasuki kawasan industri yang sudah lama terbengkalai.

Di sana terlihat sebuah bangunan gedung besar yang sudah mangkrak. Orang yang membangun gedung itu, sudah lama tidak lagi melanjutkan pembangunan, hingga akhirnya diambil alih oleh CEO Navara Grup sebagai tempat eksekusi.

Tempat eksekusi dilakukan di bagian belakang gedung utama. Bangunan itu hanya terlihat seperti gudang tua.

Kedua mobil itu masuk ke dalam gudang dan berhenti di tengah-tengah ruangan.

Orang yang menelepon tadi adalah Kelvin, sang tangan kanan Xavier. Setelah orang-orangnya turun, Kelvin pun langsung mengikuti dan memberikan mereka perintah.

“Turunkan mereka dan dudukkan mereka di kursi, jangan lupa, ikat tangan, tubuh dan kaki mereka.”

“Siap, tuan.”

Beberapa pria berbadan tegap dan kekar, segera membawa keempat gadis itu masuk ke sebuah ruangan.

...****************...

Di sebuah rumah sakit swasta bernama Navara Hospital, suasana kamar VIP tampak tenang. Sinar matahari sore masuk melalui jendela besar, menerangi ruangan yang dipenuhi aroma obat-obatan.

Mama Viony terlihat berbaring di brangkar sambil menatap langit-langit kamar.

“Pa, Mama bosan. Ingin pulang dari sini.”

Papa Darius yang duduk di atas brankar sambil membaca informasi lanjutan dari Adrian mengenai laporan soal pembobolan sistem perusahaan malam tadi mengangguk setuju.

“Mama pikir, Mama saja yang ingin pulang. Papa juga sama.”

Wanita itu tersenyum kecil.

“Kalau begitu, Papa telepon Adrian, asisten Papa itu. Suruh dia atur kepulangan kita dari rumah sakit.”

“Baiklah, sebentar. Papa telepon dulu.”

Papa Darius segera menelepon Adrian.

“Adrian.”

“Selamat sore, Tuan.”

“Atur proses kepulangan kami hari ini. Hubungi dokter dan selesaikan semua administrasinya.”

“Baik, tuan. Saya akan segera mengurus semuanya.”

Panggilan pun berakhir.

Tidak lama kemudian, terdengar langkah kaki mendekat. Dan terlihat, seorang dokter bersama dua perawat masuk ke dalam ruangan.

“Selamat sore, Pak Darius dan Bu Viony.”

“Sore, dok.”

“Dokter kapan kami bisa pulang, kami sudah bosan berada di sini,” ucap Mama Viony.

“Sebentar ya, saya cek dulu kondisi kalian.”

Dokter pun memeriksa Mama Viony terlebih dahulu. “Apa ibu kembali merasakan gatal-gatal di badan?”

“Sudah tidak, dok. Saya merasa sudah lebih baik.”

Dokter pun mengangguk dan memberitahukan kondisinya pada perawat.

Setelah itu, dokter pun beralih pada Papa Darius. Dokter pun menanyakan hal yang sama seperti pada Mama Viony. Namun dengan tambahan pertanyaan mengenai apakah tubuhnya merasa sakit di bagian dada atau tidak.

Dokter pun mengangguk. “Berdasarkan observasi, kondisi ibu dan bapak sudah jauh membaik. Dan hasil pemeriksaan terakhir juga sangat bagus. Jika kalian memang ingin pulang hari ini, kami mengizinkannya dengan catatan menjalani kontrol rutin sesuai jadwal.”

Mama Viony langsung tersenyum senang.

Beberapa menit kemudian, Adrian datang dengan langkah tergesa masuk ke dalam ruang rawat.

“Selamat sore, tuan. Selamat sore, nyonya.”

“Tadi, saya melihat dokter keluar dari ruangan Anda. Apakah Nyonya dan Tuan sudah diperbolehkan untuk pulang?”

“Ya. Kami sudah diperbolehkan pulang. Kamu segera urus administrasinya.”

“Baik, tuan. Kalau begitu, saya urus semua administrasinya terlebih dahulu.”

Adrian pun kembali keluar menuju meja resepsionis.

Sedangkan Papa Darius dan Mama Viony segera berganti pakaian terlebih dahulu. Dan setelah itu, membereskan barang-barang seperti pakaian mereka yang ada dalam tas dan juga koper milik Agnes.

Tak lama kemudian, Adrian sudah kembali ke ruang rawat. “Tuan. Saya sudah menyelesaikan seluruh administrasinya. Mobil juga sudah menunggu di depan rumah sakit.”

“Bagus.”

Mereka pun berjalan keluar dari ruangan dengan Adrian yang membawakan tas dan juga koper milik tuannya. Akhirnya, mereka pun sampai di depan rumah sakit.

Setelah memastikan koper dan tas, serta tuan dan nyonya nya masuk ke dalam mobil, Adrian pun langsung menyusul masuk dan duduk di kursi penumpang depan.

Mobil pun perlahan berjalan meninggalkan rumah sakit. Suasana dalam mobil terasa sunyi hingga akhirnya ponsel milik Adrian memecahkan keheningan itu.

Adrian segera melihat layar ponselnya lalu wajahnya perlahan berubah.

Papa Darius yang peka langsung bertanya pada Adrian, “Ada apa?”

Adrian terlihat ragu. Namun ia pun segera mengubah raut wajahnya kembali.

“Sebaiknya, nanti saja tuan saya menjawabnya.”

Papa Darius mengernyitkan dahinya. “Kenapa tidak sekarang?”

“Lebih baik, saya memberitahu Anda setelah berada di rumah saja, tuan.”

“Baiklah. Saya tunggu jawabanmu,” jawab Papa Darius yang kemudian memalingkan wajahnya menatap ke arah luar jendela.

Akhirnya mobil pun tiba di kediaman Alexander. Bi Mijah segera keluar setelah mendengar deru mobil masuk.

Adrian segera turun dan membuka pintu belakang mobil. Tuan Darius dan Nyonya Viony turun dari mobil.

Bi Mijah segera menghampiri. “Tuan, Nyonya.”

Tuan Darius hanya mengangguk. Setelah tuannya turun, Adrian pun langsung menurunkan tas dan koper dari bagasi mobil.

Bi Mijah yang melihat itu langsung mengambil tas dan koper. Sedangkan Adrian, ia mengikuti Tuan Darius ke dalam rumah.

“Adrian, kita bicarakan soal tadi di ruang kerja saya,” ucap Tuan Darius.

Adrian mengangguk tanda setuju. “Baik, tuan.”

“Ma, mama langsung ke kamar saja. Papa mau ke ruang kerja dulu membahas hal yang tadi.”

“Baik, pa.”

Mama Viony langsung menuju kamar utama.

Tuan Darius dan Adrian pun masuk ke dalam ruang kerja.

“Jadi, apa yang tadi kamu lihat di ponselmu sampai raut wajahmu tegang seperti itu?” tanya Tuan Darius tanpa basa-basi setelah duduk di kursi kebesarannya.

Adrian segera menarik napas panjang. “Saya harap, Anda mendengarkan sampai akhir dulu tuan.”

“Ya ya ya. Apa itu?”

“Saya... baru saja menerima laporan mengenai Nona Agnes.”

“Ada apa dengan Agnes?” tanya Mama Viony yang pada saat itu hendak mengetuk pintu ruang kerja Papa Darius untuk memberikan minuman.

Adrian dan Papa Darius terkejut melihat Mama Viony yang berada di ambang pintu dengan sebuah cangkir di tangan kirinya.

“Mama? Bukannya sudah papa katakan untuk beristirahat?”

“Mama tadinya ingin memberikan teh hangat ini. Namun, tadi pintu sedikit terbuka dan mama mendengar nama Agnes disebut,” jawab Mama Viony.

“Jadi, ada apa dengan Agnes. Adrian? Ayo jelaskan.”

Papa Darius menarik napas pelan sebelum matanya menatap Adrian.

“Jadi, apa yang terjadi pada Agnes, Adrian? Cepat jelaskan!” desak Tuan Darius.

...... To be continued ......

1
Dewi Payang
mejah kasih/kasir✌️
Dewi Payang
Ecieeee.... semua karena cinta😍🙈
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Suruh liat aja dimedsos tuh 😏 langsung kena serangan jantung ga tuh 🤣
aku
anak kesayangan anda FYP tuan, nyonya!! 😁😁🤣🤣 pas ada guntur duaaarrrr melambangkan jantung mereka yg bergetar 🤣🤣🤣
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: /Facepalm/ Kira-kira jantungan lagi gak ya🤣
total 1 replies
Dewi Payang
Namanha pasutri harus. sergam, biar sehati gitu😍😍
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: 🤣🤣langsung hempaskan
total 5 replies
Dewi Payang
Kena apesnya Sila......
Dewi Payang
Aku setuju sama Aerin😁
Dewi Payang
Si agnes memang jahat, udah kena anu masih ga sadar²🙈
Dewi Payang: dan panas juga😂
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Lama nyeeee
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: 😁😁/Slight/
total 7 replies
Dewi Payang
Ihhh kevin ganggu ajaaaaa😂
Dewi Payang: 😂😂😂 gak papa kebablasannya sama xavier🤭🤭🤭
total 2 replies
Dewi Payang
Lah, malah salahin si Vio.....😭
Dewi Payang
Andai kamu tidak melarikan diri, mungkin kemalaangan itu tdk menimpamu Agnes......
Dewi Payang
Sakit hati banget Agnes di anuin sama 2 pria.....🙈
Dewi Payang: Cavier bls dendamnya gak nanggung² memang🙈
total 2 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ☕︎⃝❥KUZΣYzc❖🍾
Semangat 💪
❀ ⃟⃟ˢᵏ🆃🅸🅺
Thor ditunggu kelanjutannya
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: oke kak, ditunggu ya 😁
total 1 replies
❀ ⃟⃟ˢᵏ🆃🅸🅺
violet kejamnya 🤧
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: harus 🤭
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
nunggu nya lama lagi ini
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: bneran loh , aku mikirin itu sampai 3 hari/Scream//Grievance//Cry/
total 3 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Bisiik bisiik tetangga kini terdengar slaluuu ditelinga .. 🤣 iihhiiii 💃💃🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 💃💃🤣🤣/Facepalm/
total 8 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
bisa doubelll ngga? lama loh up nya🤔 nunggu nenek gayung rambut pink dulu dia baru up
Osie: /CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
mantapp kerennnn bagusss diksa aja siksa jggn kasi leaps itu enak aja
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: yeayyy/Determined//Determined/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!