NovelToon NovelToon
Dear Dave

Dear Dave

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Dikelilingi wanita cantik / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:35.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Dave yakin guru tk para keponakannya adalah perempuan yang menjadikannya sebagai sasaran kekalahannya dalam permainan true or dare dua malam yang lalu.

Bisa bisanya perempuan yang suka clubbing jadi guru tk. Bagaimana nanti masa depan keponakan keponakannya?

Semoga suka♡♡♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih di apartemen Dave

"Kamu kuliahnya jurusan apa? Ada hubungannya dengan mengajar anak anak?" tanya Nevia ketika para laki laki juga sudah berkumpul di ruang keluarga bersama para perempuan muda ini. Hanya saja mengambil jarak beberapa meter.

Dave yang masih memegang cangkir coklat panasnya melirik Rhea. Hampir saja dia menyelutuk.

Jurusan clubbing dia. Untung saja Dave masih bisa menahannya.

Sebelum menjawab, Rhea melihat lirikan mengejek Dave yang membuat dia membatin kesal.

"Jurusan bisnis. Tapi aku sempat ngajar preschool di sana. Sama dengan kindergarten. Hanya beda penyebutan nama saja," jelas Rhea santun tapi dalam hati mengumpat kasar.

Dengarin. Keponakan keponakan kamu, tuh, diajarin sama yang ahli. Bukan abal abal.

"Iya, ya.... Kalo.di Inggris beda penyebutannya, ya." Karla menganggukkan kepalanya.

"Tapi, kok, malah pilih ngajar anak belum sekolah, sih. Mendingan anak SMP atau SMA aja, kan. Atau kenapa ngga kerja di perusahaan papa kamu? Punya bisnis di sana juga, kan?" Nevia bertanya dengan runtutan banyak pertanyaan.

Kalo dia jadi Rhea bakal lebih milih kerja di perusahaan saja dari pada ngajar. Dia ngga punya jiwa yang sabar untuk menghadapi kerewelan atau kenakalan anak didiknya.

"Kamu pasti sabar banget," puji Karla sambil menatap Haykal yang tersenyum saat mata mereka beradu tatap. Karla saja cukup kelimpungan dengan kelakuan putra tunggal mereka. Ada saja yang dikerjakannya. Terlalu kreatif hingga semua mainannya seperti robot, motor dan mobil, dibongkar sampai onderdil terkecilnya.

Haykal akhirnya memanggil mekanik handal untuk membantu putra mereka memperbaiki kembali mainan yang sudah dibongkar. Dia tidak punya terlalu banyak waktu untuk memikirkan bagaimana mainan itu bisa kembali utuh. Solusi termudahnya pasti tinggal beli lagi aja yang baru.

Rhea tersenyum tipis.

"Sebentar aja, sih, ngajarnya, hanya setahun. Setelah itu disuruh papa kerja di kantor," jelas Rhea.

"Ya, ya, kamu, kan, anak tunggal. Wajib belajar mengurus perusahaan sendiri. Kayak Dave." Nevia manggut manggut sambil nyenggol Dave yang langsung menoleh bersama Haykal dan Milan.

Lho, kenapa harus nyinggung Dave, batin Rhea jadi kesal.

"Dave dulu tinggal di luar negeri. Dia baru aja pulang dan jadi menetap di sini karena harus mengurus perusahaan keluarga." Karla menjelaskan.

"Oooh....." Rhea melirik Dave yang ke-gap sedang menatapnya, tapi Dave lebih dulu melengos.

Jantung Rhea anehnya berdebar kian cepat. Kini laki laki kurang ajar itu sedang mengobrol santai dengan suami Nevia dan Karla.

"Si Dave masih jomblo," bisik Karla dengan mimik wajah jahil.

"Dia ngga laku laku," sambung Nevia.

"Tipe pekerja keras," tambah Nevia memuji kerabatnya.

Rhea hanya tersenyum kikuk, bingung harus menjawab apa. Balas mengejek atau malah jatuh kasian.

Milan berbisik pada Dave dan Haykal.

"Sepertinya mereka sedang mengejekmu, Dav."

"Perempuan kalo kumpul pasti yang dibicarakan laki laki. Targetnya sudah jelas," balas Haykal santai.

"Mereka juga ngga sabar lihat kamu menikah. Kayak kita," cuit Milan sambil nyengir.

Dave tetap acuh dan menatap cangkir kopinya tapi membatin.

Kalo mereka tau aku ditolak, tanggapan mereka kayak apa, ya? Bakal guling guling ngetawain nasib burukku, mungkin.

"Bener, nih, mau dianggurin aja? Ngga mau dijadiin istri?" kepo Milan penasaran. Sebetulnya dia suka tipe yang seperri apa?

"Kasian Opa Hendi," imbuh Haykal, tapi wajahnya sama sekali berbeda dengan nada iba suaranya. Sama sekali tidak ada kesan empatinya. Malah sekarang Haykal mengembangkan senyum yang cukup lebar bersama Milan.

Dave melirik Rhea yang kebetulan sedang meliriknya. Gadis itu melengos lagi setelah ketahuan.

"Lihat lihat terus. Jangan kelamaan kalo mau deketin incaran. Si Edwin udah maju, kan," saran Milan.

Dave masih ngga menyahut tapi melihat wajah Milan dengan mimik meremehkan.

Dia lupa, ya. Bahkan dia lebih lama sampai bertahun tahun baru berhasil nikah, sarkasnya dalam hati.

"Si Edwin ngga bakal takut dengan ancaman Jayden. Dia bakal maju terus." Haykal mengipas ngipas hati Dave agar cepat panas.

Dave ganti melirik Haykal dengan tatap sama seperti pada Milan. Karena cerita cinta Haykal sama saja seperti cerita cinta Milan.

Terdengar bunyi bel.

"Siapa.yang datang?" tanya Dave sambil melihat Milan dan Haykal curiga. Apartemennya ini jarang mendapat kunjungan.

"Entahlah." Haykal mengedikkan bahunya.

Tapi dia melihat istrinya langsung bangkit dari duduknya.

"Siapa yang datang, sayang?" tanya Haykal menahan langkah Karla.

"Nathal sama Adel. Tadi dia nawarin mau bawa nasi goreng kambing," sahut Karla sambil terus melangkah ke arah pintu. Haykal mengikuti langkah suaminya.

"Kita ambil piring sama gelas, yuk," ajak Nevia sambil mengkode suaminya-Milan.

"Oke, honey."

Ketika Rhea ingin ikut berdiri juga. Nevia melarang lewat isyarat matanya.

"Kamu sama Dave di sini aja, Rhe , nunggu kita bawa piring, gelas dan minuman."

Karena belum terlalu akrab, Rhea mengangguk, ngga enak mau membantah.

"Duduk anteng aja," bisik Dave begitu Nevia dan Milan pergi ke dapur.

Sebelum Rhea menjawab laki laki itu sudah menyusul Nevia dan Milan, meninggalkan Rhea sendirian.

"Dikasih waktu berdua malah disia siakan," sindir Milan tertawa pelan.

Nevia juga tertawa sama pelannya dengan Milan.

Dave ngga menjawab, tangannya membuka kulkas, mengambil beberpa botol minuman dingin.

Waktu berdua yang ngga efektif, kilahnya dalam hati.

Baru saja Dave selesai membatin, terdengar suara Nathalia dan Adelia berbaur dengan suara Navia.

Ketika Dave bersama Milan dan Nevia sudah kembali ke.ruang tamu dua pasangan yang baru datang sudah bergabung bersama Rhea.

"Kurang, nggak?" tanya Nathalia sambil menghitung ulang nasgor kambing bawaannya.

"Pas, kok." Adelia yang menyahut.

"Tadi mau pesan sama Luna, tapi dia lagi ada operasi," cerita Nathalia.

"Kapan kapan kita makan di restoran Hasan." Nevia yang menyahut sambil membagikan nasgor pada yang lain.

"Oh, ya, kita belum kenalan, ya? Aku Nathalia. Ini kembaranku Adelia. Yang ini suamiku Naresh, yang itu Kael, suami Adelia." Nathalia mengulurkan tangannya hangat

"Rhea." Setelah mendapatkan teman baru yang toxic di kindergarten, Rhea baru biaa merasakan ketulusan dan perasaan diterima dengan sangat baik.

Tadi Nevia dan Karla, sekarang ada dua gadis kembar, batinnya haru.

Hingga akhirnya Dave dan semua kerabatnya meninggalkan Rhea sendirian di unit apartemen laki laki itu.

Adelia juga ikut mengulurkan tangannya.

"Bagaimana hubungan kamu dengan Dave? Kapan mau dilamar?" tanya Adelia membuat yang lainya batuk batuk kecil.

Dave bahkan hampir menjatuhkan sendoknya mendengar ucapan polos Adelia.

Wajah Rhea spontan merona. Pertanyaan yang sama sekali tidak dia duga. Tapi di pikirannya, Rhea yakin kalo teman teman barunya sedang ingin menjodohkan sepupu mereka yang masih jomblo itu dengannya.

"Kamu tenang aja, Rhea. Kalo Dave nakal, lapor sama kita aja. Akan kita tangani dengan sangat baik," tambah Nathalia.yang satu pikiran dengan Adelia, mengira Dave sudah jadian dengan Rhea.

Wajah Rhea tampak merah membara. Sendok di tangannya terlihat bergetar.

Milan dan Haykal kali ini tertawa tertahan membuat Nathalia dan Adelia menyadari kesalahan mereka.

"Belum jadian juga?" tanya Adelia dengan wajah polosnya sambil menatap Dave yang tampak meringis.

"Dave memang payah," ejek Nevia kemudian terkekeh karena sudah tidak bisa dia tahan lagi.

1
Ernaaaaa
sidave masih modus senyap ke rhea
Zea Rahmat
ngomong nya pake telepati ya🤣🤣🤣🤣🤣
Mai_mai
hahaha.....semangat dave sampai rhea mau jadi pacar....semangat thor upnya selalu di tunggu
sleepyhead
Bwaaang Naresh, iii lup yuu
sleepyhead
Abis lah kau Dave di roasting 🤣🤣🤣
sleepyhead
Gosokkkk terooos Kal 🤣🤣
sleepyhead
Wakkaak...ngegoshh itu mah
Mai_mai
lanjut thor......semangatttt
Lia Kiftia Usman
🤦‍♀️talisha...talisha oh talisha...
Rahma AR: talisha hehe🤭
total 1 replies
Zea Rahmat
hahahahaha mamposssss kepedean sih jd manusia🤣🤣🤣🤣🤣
Riana Efendi
Boleh double thor 🤭
Rahmawati
hahha di tolak lagi km talisha, mending lari deh ke jembatan terus loncat sono
Ernaaaaa
jahat bgt thalita
🟢MENTARY
mampus Talita kena pecat ama Baskara
Lusy Purnaningtyas
siplah... 👍🏻👍🏻
sleepyhead
Makin panjang lagintu gigi 🤣🤣 nanti kamu kaya Nanny Mc Phee 😂
sleepyhead
🤣🤣🤣🤣🤣
sleepyhead
Nikah sama Tante Nara aja Bwaang, maksain diri nanti kamu strees 🤭😁
sleepyhead
Bohong, gigi nya panjang Thal... 🤣🤣
🟢MENTARY
Pulang ke Apartemen Dave 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!