NovelToon NovelToon
Heart Choice

Heart Choice

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:136.9k
Nilai: 5
Nama Author: EviPTE123

Perjodohan membuat kehidupan seorang gadis berumur 18 tahun, berubah 180 derajat.
Alfani Putri, gadis yang baru saja ditinggalkan oleh sang ibu untuk selama-lamanya itu, harus menerima kenyataan dalam hidupnya bahwa ia harus menikah dengan anak dari sahabat ibunya yang bahkan fani saja belum pernah mengenal ataupun melihat sosok lelaki yang akan dijodohkan olehnya.

lalu, bagaimana kehidupan fani setelah menikah dengan anak dari sahabat ibunya? apakah akan bahagia atau akan sebaliknya, disaat pernikahan baru akan dimulai fani harus menerima kenyataan bahwa sang suami ternyata sudah memiliki kekasih yang begitu cantik.

lalu, apakah sanggup gadis mudah itu menjalani hari-harinya dengan hadirnya orang ketiga dikehidupan rumah tangganya dengan sang suami?

orang ketiga? lalu siapakah disini orang ketiga! apakah fani yang notaben.nya adalah istri sah zeno.
atau salsa yang sebelumnya memang sudah hadir dikehidupan Zeno, Suami dari Fani.

siapakah disini yang pantas disebut orang ketiga?


Ikuti kisah mereka.

#ini hanyalah kisah antara dua hati diantara satu cinta yang saling bertautan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EviPTE123, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

Bell.. Pulang sekolah berbunyi pertanda semua murid sudah diperbolehkan untuk meninggalkan kelas dan kembali kerumah masing-masing. termasuk kedua gadis yang bernama fani dan fitri, kedua gadis itu memasukkan alat tulisnya kedalam tas lalu berjalan keluar kelas untuk menuju ke gerbang sekolah

"Fani.."panggil seseorang dari arah belakang.

kedua gadis itupun kompak memberhentikan langkahnya dan memutar badannya untuk melihat siapa yang memanggil fani.

Aldo sedikit ngos-ngosan karna berlari mengejar fani dan juga fitri.

"Eh ka aldo, ada apa?" tanya fani.

aldo menarik nafasnya perlahan untuk sedikit mengurangi capek yang disebabkan berlari kecil tadi. "kamu pulang bareng siapa"

"aku dijemput supir ka" jawab fani, ia memang dijemput supir bukan, supir dari kantor suaminya.

"Yah, padahal aku ingin mengajak kamu pulang bareng dan membeli buku novel bersama di toko buku " kata aldo.

sebelumnya aldo memang mengetahui jika fani suka membaca novel, aldo sering melihat fani duduk sendirian di bangku taman sekolah hanya untuk sekedar membaca sebuah novel. oleh karna itu aldo berniat mengajak fani untuk ke toko buku bersama lalu membeli buku novel keluaran terbaru.

"maaf ka, lain kali saja bagaimana?" ujar fani tidak enak.

raut wajah aldo terlihat sedikit kecewa "baiklah tidak masalah, lain kali kita pulang bersama,, yasudah kalau begitu aku duluan ya. dah fani, fitri " ujar aldo sambil melambaikan tangan, dan berjalan mendahului fani dan juga fitri.

fani hanya membalas senyuman kepada aldo, sedangkan fitri dia membalas lambaian tangannya kepada aldo.

"fan, kenapa lo gak pulang bareng aja si sama ka aldo, dia tuh kayaknya suka deh sama lo" tebak fitri

" tau dari mana kamu, kalau ka aldo suka sama aku, jangan ngarang deh,, lagian ya mana mungkin sih ka aldo suka sama aku, dia itu udah ketua team basket trus anggota OSIS lagi. mana mau dia sama aku" jawab fani.

"isttt.. gue tuh bisa menerawang masa depan tau fan, lagian ya lo pikir aja, kalau ka aldo gak suka sama lo, gak mungkin kan dia ngejar-ngejar lo dari dulu dan selalu ngajak pulang bareng lo terus"

Fani berkata dalam hati "Benar juga apa yang di katakan fitri" tapi fani langsung menepis pikiran itu, karna jika pun itu benar bahwa ka aldo menyukainya fani tidak bisa membalas perasaan aldo, karna fani saja sudah bersuami.

"udah ah, kenapa malah bahas ka aldo sih, yuk pulang" ajak fani kepada fitri untuk melanjutkan langkahnya menuju gerbang sekolah, fitri pun menurut dan berjalan bersama disamping fani sambil mengobrolkan hal-hal yang tidak penting.

"Kamu dijemput supirnya tante kamu ya fan?" tanya fitri yang melihat seorang pria paruh baya berpakaian hitam, seragam supir yang telah menunggu fani di depan gerbang sekolah.

"iya fit, hari ini aku tidak masuk kerja, karna tante seli, ada acara makan malem gitu, jadi mungkin aku bantu-bantu beliau" kata fani

"oh, yasudah sana, lo kayaknya udah ditunggu dari tadi sama supir tantemu" kata fitri

"gak papa aku duluan?, apa kamu mau bareng aku aja?" tanya fani, yang belum melihat supir fitri berada didepan gerbang sekolah.

"iya gakpapa lo duluan aja, lagian supir gue bentar lagi mungkin dateng, lagipula ya kalau gue bareng lo itu gak mungkin, kita kan beda arah, ntar supir lo muternya kejauhan.. udah sana uuuuusssshhhh" usir fitri sambil tangan nya bergerak-gerak untuk mengusir fani.

fani tersenyum, dan tidak tersinggung atas usiran fitri, itu sudah biasa mereka lalukan.

"yaudah aku duluan ya fit" kata fani

"iya hati-hati fan"

fani menganggukkan kepalanya kepada fitri pertanda balasan atas ucapan fitri, gadis itu berjalan menuju mobil kantor zeno dan tersenyum kepada sang supir.

sang supir berkata "mari nona" menuntun fani untuk berjalan ke arah kursi penumpang lalu membukakan pintu penumpang agar fani bisa masuk, dirasa fani sudah masuk fani berkata terima kasih yang dibalas senyuman oleh sang supir dan sang supir menutup pintu mobil itu, lalu berjalan kearah depan kemudi dan menyalakan mobilnya untuk menuju ke kantor zeno.

didalam perjalanan menuju kantor zeno, fani hanya diam sambil melihat pemandangan kepadatan dan kemacetan ibu kota jakarta. saat sedang melihat hiruk birukkan kendaraan yang berlalu lalang, ponsel fani bergetar, gadis itupun mengambil ponselnya yang ada disaku baju sekolahnya dan ingin melihat siapa yang mengirimkan pesan untuknya, ternyata suaminya yaitu zeno yang mengirimkan pesan,

KAK ZENO

"dimana kamu, kenapa lama sekali sampai kekantor ku"

fani membalas pesan dari zeno

FANI

"sebentar lagi sampai ka"

pesan dikirim dan hanya centang biru dua yang artinya zeno hanya membaca balasan dari fani, dirasa zeno tidak lagi membalas pesannya, fani lalu mengembalikan ponselnya kedalam saku baju sekolahnya.

zeno yang sedari pagi kadang melamun dan melihat ponsel yang terdapat foto fani lalu melihat jam dinding yang terdapat di ruang kerjanya itupun tidak sabaran untuk melihat wajah fani.

lelaki tampan itu, sedari tadi hanya melihat kearah pintu, zeno kesal lantaran fani tidak kunjung datang padahal supir yang disuruh zeno untuk menjemput fani sudah berada disekolah fani dari satu jam yang lalu, lantas kenapa sampai sekarang tak kunjung datang, bukankah anak sekolah sudah pulang sejak 30 menit yang lalu. zeno dibuat galau oleh fani

"bisa-bisanya gue kayak gini, cuma gara-gara bocah" ujar zeno sendiri

TBC

1
martina melati
pergilah selamanya
martina melati
nah kesempatan utk mengakhiriii salsa... ayooo
martina melati
ketahuan sdh meniksh tidak boleh lanjut skul
martina melati
typo mata pelajaran bukan kuliah
martina melati
tp gk ada kalung thor... shrsny anggap kalungny sdh dlepas/Facepalm/
martina melati
permisi y thor, kalo fani ada ikut tryout berarti seangkatan dg aldo, mengapa memanggil ka? ini kls 11 ato 12 y
martina melati
tas, sepatu, baju, gaun, sandal dan perhiasan
martina melati
bisa krn kepedasan jd keringatan
martina melati
shrsn zeno tegas... masa lalu y sdh gk perlu dlanjutkn lg hub dg salsa... tp y bgtu namany lelaki gk nolakkk
martina melati
ada rasa kecewa... sedih... terluka
martina melati
typo salsa thor bukan fani
martina melati
kumpul kebo
martina melati
kan ada 2, kalo zeno sdh ada kekadih y tama aja
uci sugiarti 20
bisa upp
uci sugiarti 20
yoo up
uci sugiarti 20
upp,,,
uci sugiarti 20
upp
uci sugiarti 20
uuup
uci sugiarti 20
kapan up lagi thor
uci sugiarti 20
kapan up lagi thor,,
cerita mu baguss😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!