NovelToon NovelToon
Dua Wajah Dibalik Satu Lencana

Dua Wajah Dibalik Satu Lencana

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / TKP
Popularitas:212
Nilai: 5
Nama Author: Chocolate Chase

Menceritakan tentang seorang mantan pembunuh berantai, yang di bebaskan untuk membantu polisi dalam memecahkan sebuah kasus, yang kemudian membuat dirinya secara resmi menjadi konsultan khusus kepolisian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chocolate Chase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Di Balik Kacamata

Siang itu, langit New York tampak sedikit mendung. Mobil sedan hitam kembali meluncur menuju kantor pusat Harrington Tech di pusat kota. Arthur duduk di kursi penumpang, sesekali mengetuk-ngetuk jari di lututnya mengikuti irama lagu radio yang berputar pelan. Manuel mengemudi dengan wajah tegang, sesekali melirik ke arah partner paksaannya itu.

"Kau diam saja sejak tadi," kata Manuel. "Biasanya sudah banyak bicara."

Arthur tersenyum tipis. "Aku sedang berpikir. Richard Harrington ini tipe orang yang suka mengendalikan segalanya. Kalau dia tahu kita mencurigai keluarganya sendiri, bisa-bisa kita diusir sebelum sempat bertanya."

Manuel mendengus. "Itu urusanku. Kau cukup diam dan amati saja."

Mereka tiba di gedung tinggi yang mengkilap. Setelah melewati pemeriksaan keamanan yang ketat, keduanya diantar menuju lantai teratas. Ruangan Richard Harrington sangat luas, dilengkapi meja kayu mahal dan pemandangan kota yang menakjubkan dari balik jendela kaca.

Richard Harrington, pria berusia lima puluh enam tahun dengan rambut perak rapi dan kacamata tipis, berdiri di belakang meja. Wajahnya tegas, tetapi ada lingkaran hitam di bawah matanya. Ia mengulurkan tangan dengan sikap profesional.

"Detektif Vin," katanya dengan suara dalam. "Dan ini pasti konsultan yang Anda sebutkan. Silakan duduk."

Mereka duduk di kursi kulit yang empuk. Richard langsung membuka pembicaraan. "Saya ingin kasus ini selesai secepat mungkin. Anton adalah pewaris saya. Siapa pun yang melakukan ini harus membayar mahal."

Manuel bertanya tentang bisnis, musuh perusahaan, dan hubungan Anton dengan keluarga. Richard menjawab dengan tenang dan terstruktur, tetapi Arthur memperhatikan bagaimana jari pria itu sesekali mengetuk meja setiap kali menyebut nama putranya, sebuah tanda kecil ketegangan yang berusaha disembunyikan.

Arthur akhirnya bersuara. "Tuan. Harrington, apakah Anton pernah menyebutkan ingin keluar dari perusahaan ini?"

Richard menyipitkan mata. "Siapa yang mengatakan begitu?"

"Hanya rumor," jawab Arthur santai. "Namun, anak sulung yang merasa tertekan biasanya memiliki keinginan seperti itu."

Richard diam sebentar sebelum menghela napas panjang. "Anton memang mulai gelisah akhir-akhir ini. Kami sempat bertengkar hebat dua minggu lalu. Dia bilang bosan menjadi boneka saya. Namun, itu hal biasa dalam keluarga kami. Saya yakin dia akan kembali sadar."

Arthur mengangguk pelan. "Lalu ibu Hannah? Stevie? Apakah ada ketegangan di antara mereka dengan Anton?"

Richard menggeleng. "Hannah istri yang sempurna. Stevie memang pemberontak, tetapi dia menyayangi kakaknya."

Percakapan berlangsung hampir satu setengah jam. Richard memberikan beberapa nama investor yang mungkin menyimpan dendam, tetapi Arthur merasa ada hal yang sengaja ditutupi. Saat mereka hendak berpamitan, Richard berhenti di depan pintu.

"Detektif, kalau ada yang bisa saya bantu lagi, beri tahu saya. Saya ingin keadilan untuk anak saya."

Dalam perjalanan pulang, Manuel bertanya lagi. "Bagaimana?"

"Richard terlalu rapi," jawab Arthur. "Sama seperti sebuah cerita yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Ada sesuatu yang disembunyikan. Mungkin masalah bisnis yang turut melibatkan Anton."

Sore berganti malam. Setelah menikmati makan malam sederhana di apartemen pengawasan, dengan Arthur yang memesan pizza dan Manuel yang hanya menyantap roti tangkap, mereka berpisah ke kamar masing-masing. Manuel masih berkutat di meja kerja dengan laptopnya, sementara Arthur masuk ke kamar kecilnya sendiri.

Malam itu sunyi sekali. Hanya terdengar suara lalu lintas samar dari arah bawah dan hembusan mesin pendingin ruangan. Arthur berbaring di tempat tidur, menatap langit-langit kamar yang putih polos. Lampu kamar sudah dimatikan, menyisakan seberkas cahaya lampu jalan yang menyusup lewat celah tirai.

Ia memejamkan mata, tetapi pikirannya tidak langsung terlelap.

Dalam khayalnya, muncul sosok seorang wanita. Wajahnya lembut, senyumnya hangat, dengan rambut yang tergerai indah saat ia tertawa kecil. Mereka berjalan bersama di sebuah taman kota yang tenang, tangan mereka saling bergenggaman erat. Tidak ada darah, tidak ada mayat, dan tidak ada masa lalu yang gelap. Hanya ada percakapan biasa tentang hari yang melelahkan, rencana akhir pekan, serta anak yang mungkin suatu hari nanti akan mereka miliki.

Arthur membayangkan sebuah rumah kecil yang nyaman, bukan penthouse mewah. Bau masakan di dapur, suara tawa anak kecil, dan wanita itu yang memeluknya dari belakang sambil berbisik, "Kamu sudah cukup baik sekarang."

Setitik air mata hangat tanpa sadar mengalir di sudut matanya.

"Aku lelah," gumam Arthur pelan pada dirinya sendiri di dalam kegelapan. "Aku ingin memperbaiki semuanya. Ingin kehidupan yang normal. Keluarga yang harmonis. Bukan menjadi monster yang selalu ditakuti orang."

Ia menarik selimut hingga sebatas dada, lalu memeluk bantalnya dengan erat. Bayangan wanita itu masih tersenyum di benaknya, memberikan sedikit ketenangan yang jarang sekali ia rasakan selama ini.

Perlahan, napasnya mulai menjadi teratur. Pikiran yang tadinya berputar-putar akhirnya menenang. Arthur Rutherford, mantan pembunuh berantai dengan IQ jenius itu, tertidur pulas malam itu dengan memelihara sebuah harapan kecil yang rapuh di dadanya.

Di luar kamar, Manuel masih duduk di meja kerja. Ia sama sekali tidak tahu badai emosi apa yang baru saja berkecamuk di dalam hati partner paksaannya tersebut.

Sementara itu, kasus kematian Anton Harrington mulai menunjukkan celah-celah kecil yang akan segera membawa mereka menuju kebenaran yang sesungguhnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!