Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
4. Bertemu orang masa lalu
“Kenapa kau menutupi wajahmu begitu rapat ?? Apa kau seorang buronan ??”
Mata Rosalie membulat saat mendengarkan tuduhan Jude kepadanya.
“Kau salah paham, tuan. Aku hanya ingin menyembunyikan wajahku dari orang-orang yang mungkin mengenaliku.” Ujar Rosalie menjelaskan dengan hati-hati pada Jude, khawatir dirinya akan di sangka sebagai buronan yang lepas oleh lelaki itu.
Jude hanya terkekeh kecil, dia merasa geli dengan perilaku Rosalie, “Baiklah kalau begitu. Kau sudah mempersiapkan semuanya ??” tanya Jude, membuat Rosalie menganggukkan kepalanya.
Dirinya menggendong Aurelion dengan gendongan khusus untuk bayi yang masih kecil. Bayi itu membuka matanya, mengamati wajah Rosalie. Entah kenapa bayi itu menatap dengan mata berkaca-kaca.
“Sudah.” Ujar Rosalie menjawab pertanyaan Jude, sambil menatap ke arah Aurelion.
Rosalie tersenyum kecil, tangannya meraih tangan mungil di depannya sembari memberikan sapaan.
“Sudah bangun ya, Aurelion ?? tadi mimpi apa aja ?? Maaf ya, aku terpaksa bangunin kamu, soalnya kita mau pergi jalan-jalan.” Ujar Rosalie seakan mengajak bayi itu berbicara.
Padahal Aurelion masih belum bisa menjawab atau bahkan mengerti kata apapun, tapi entah bagaimana bayi itu justru mendengarkan Rosalie, dan menanggapinya dengan tawa kecil.
Jude yang mendengarkan interaksi Rosalie dan Aurelion hanya bisa tersenyum tipis, matanya tetap fokus memandang jalan sambil menginjak pedal gas dengan perlahan. Meskipun diam, tapi di dalam otak lelaki itu dipenuhi banyak rencana.
...
Di dalam mall, Rosalie menutupi mulut dan hidungnya menggunakan masker dan topi untuk bagian atasnya.
Dia mengikuti Jude berbelanja di sebuah toko perlengkapan bayi. Rosalie menggendong Aurelion yang memandangi sekitar, bayi mungil itu terlihat tertarik dengan banyak warna di dalam toko tersebut.
“Bagaimana menurutmu untuk pakaian bayi yang di pajang ??” Ujar Jude bertanya pada Rosalie sembari menunjuk sebuah pakaian bayi yang terpasang di sebuah Mannequin kecil.
Rosalie menganggukkan kepalanya, “Bagus Tuan.. Apa anda ingin membelikannya untuk Aurelion ??”
“Tentu saja, tidak mungkin aku membelikan pakaian itu untukmu.” Ujar Jude memberikan tatapan datar ke arah Rosalie, sementara wanita itu terkekeh malu.
“Bagus tuan, Aurelion juga pasti suka dengan baju dari ayahnya.” Ujar Rosalie menutupi rasa malunya akibat pertanyaan yang dia lontarkan tadi.
Jude tersenyum tipis, “Baguslah, aku akan membelinya.”
Tidak hanya pakaian, tapi ada juga mainan, dan perlengkapan lainnya seperti Pampers, kasur berserta bantal dan guling bayi. Dan semua itu, Jude belikan untuk Aurelion. Rosalie ikut senang, saat melihat Jude antusias membelikan banyak perlengkapan untuk bayi itu.
“Dan sekarang-”
“Tuan Jude Cath ??”
Sebuah suara membuat, Rosalie sedikit menundukkan pandangannya seakan memalingkan wajahnya dari depan dan hanya menatap Aurelion. Jude sendiri hanya melirik sekilas saja, dengan sedikit sinis.
“Oh, ada perlu apa ??” Tanya Jude dengan sinis, melihat sosok yang menyapanya adalah Ernes dan Mabel, yang juga sedang menggendong anak di sana.
Rosalie sempat melirik sekilas ke arah anak di gendongan Mabel, ada perasaan sakit di dalam hatinya. Anakku.. lirih Rosalie dengan sakit hati, karena dirinya tidak bisa mendekati atau memegang anak itu.
“Anda kemari ?? Saya tidak tahu, jika anda memiliki anak ??” Tanya Ernes melirik ke arah Aurelion yang di gendong Rosalie.
Tapi karena wajah Rosalie tertutup dengan rapat, maka Ernes dan Mabel tidak mengetahui siapa sosok perempuan yang berdiri di sebelah Jude.
“Ah, iya.. Anakku juga baru saja lahir kemarin malam, dan ini..” Jude memotong perkataannya, dengan tangan yang merangkul Rosalie di sebelahnya.
“.. Ini adalah calon istriku, dia ibu dari anakku. Maaf dia sedikit pemalu, jadi dia tidak pernah mau menunjukkan wajahnya.” Ujar Jude menjelaskan sembari mengusap lengan Rosalie dengan lembut.
Rosalie terkejut saat Jude memperkenalkannya sebagai calon istrinya, dan apa dia bilang ?? Dia adalah ibu dari Aurelion ?? Oh Tuhan, apakah Jude benar-benar serius untuk saat ini ?!
Tapi Rosalie tidak berkata apapun, dan hanya berdiam diri saja. Dia takut jika mengeluarkan sedikit suaranya, maka Ernes dan Mabel akan mengenalinya.
“Namanya adalah Rose.” Lanjut Jude dengan senyuman bangga. Membuat Rosalie hanya bisa berdiam membeku saja, tidak bisa berbicara apapun untuk saat ini.
Dan saat Ernes hendak membuka suara kembali bertanya, tiba-tiba saja, Aurelion di gendongan Rosalie merengek menangis dengan pelan. Membuat wanita itu perlahan menggoyangkan bayi mungil itu, untuk menenangkannya.
“Sepertinya anakku lapar, maafkan aku Tuan Ernes, aku harus membawa calon istri dan anakku ke dalam ruangan khusus. Sampai jumpa.” Ujar Jude langsung berpamitan pergi dari sana, dan menarik Rosalie dengan perlahan melarikan diri dari mereka.
Tanpa di sadari ada tatapan curiga dari Ernes dan Mabel pada sosok yang menggendong Aurelion. Tapi keduanya urungkan untuk mengintrogasi Jude lebih mengenai wanita yang diperkenalkan sebagai calon istri.
...
“Tebakanku benar, dia lapar. Beruntung saja, kau sudah makan siang banyak. Jadi kau bisa menghasilkan banyak ASI untuknya.” Celetuk Jude saat melihat Aurelion anteng meminum ASI di sana.
Rosalie memandang Aurelion dengan gemas, tapi kemudian dia menyadari suatu hal. Dia mengangkat kepalanya memandang ke arah Jude dengan tatapan penuh rasa curiga dan penasaran.
“Ada apa ??” Tanya Jude yang juga memandang Rosalie.
“Kenapa kau memperkenalkan aku sebagai calon istrimu ??”
Jude hanya mengangkat bahunya acuh, “Biar lebih gampang, lagipula dia tidak benar-benar mengenalku, jadi berbohong sedikit tidak masalah, kan ??” Ujar Jude dengan mudahnya, membuat Rosalie menghela nafasnya berat.
“Dan kenapa kau mengakuiku sebagai ibu dari Aurelion ?? Bagaimana jika kekasihmu yang asli mendengarnya ?? Apakah dia tidak sakit hati ??” Tanya Rosalie bertubi-tubi membuat Jude memutar matanya malas.
“Sudahlah jangan banyak bertanya, membuat kepalaku terasa sakit.” Ujar Jude enggan menjawab pertanyaan Rosalie yang terlalu banyak itu.
Melihat Jude tidak berniat menjawab, Rosalie mengalihkan pandangannya ke arah bawah, tepatnya ke arah Aurelion yang masih menyusu dengan rakusnya.
“Benar-benar anak yang rakus.” Celetuk Jude dengan nada geli melihat perilaku dari anaknya itu.
Sementara Rosalie hanya tersenyum ke arah Aurelion yang sangat menyukai ASI darinya, membuat wanita yang tadinya putus asa, memiliki sedikit harapan pada anak-anak. Mungkinkah Tuhan mengutus Aurelion untuk mengobati rasa sakit hatinya, setelah anaknya di rebut secara paksa oleh Ernes ??
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Waduh, tanpa aba-aba Jude langsung mengklaim kalau Rosalie adalah calon istrinya. Tapi disini, memang kisah cinta mereka memang enggak secepat yang lain. Karena Jude masih belum merasakan cinta, apalagi si Rosalie.
Udah sekian aja dari Authornya 😁😁
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana