NovelToon NovelToon
Matahari Sang Iblis

Matahari Sang Iblis

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi / Tamat
Popularitas:84.2k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Terlahir kembali sebagai Lyra Clarissa Wijaya, cucu tunggal dari keluarga terkaya di dunia, Lyra tidak tumbuh sebagai gadis manja yang lemah. Di balik kecantikannya yang tenang dan elegan, tersimpan jiwa seorang putri bangsawan Vampir dan kekuatan insting Alpha Serigala yang ia bawa dari kehidupan sebelumnya.

Xavier adalah pria paling berbahaya yang ditakuti dunia. Dia dingin, kejam, dan dikenal tidak punya perasaan, tiba-tiba hidupnya yang gelap mendadak jungkir balik. Pria yang tak pernah tunduk pada siapa pun ini, justru rela menyerahkan segalanya untuk gadis kecil nya.

"Mintalah nyawaku, Lyra. Mintalah seluruh dunia ku, asal jangan pernah palingkan matamu dariku, karena tanpamu, duniaku kembali menjadi gelap," bisik Xavier, berlutut di hadapan gadis itu tanpa memedulikan tatapan ngeri para bodyguard nya.

Lyra hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman misterius yang membawa sisa-sisa keagungan masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA DAN KETAKUTAN

Xavier memindahkan Lyra ke kamar pribadinya, sebuah ruangan luas yang didominasi warna gelap namun terasa hangat, dia merasa hanya di kamarnya sendirilah Lyra bisa benar-benar aman, karena aroma tubuh Xavier yang tertinggal di setiap sudut ruangan bisa membantu menenangkan insting predator dalam diri Lyra yang baru saja bangun.

Xavier baru saja selesai mengganti handuk hangat di dahi Lyra, dia bergerak sangat pelan, nyaris tanpa suara, agar tidak mengusik tidur gadis nya itu.

"Tuan, air mawar dan minyak esensial yang Anda minta sudah siap," bisik Elena di ambang pintu yang sedikit terbuka.

"Letakkan saja di sana, Elena," jawab Xavier tanpa menoleh.

Setelah Elena pergi, Xavier mengambil botol kecil berisi minyak esensial itu, dia menuangkan sedikit ke telapak tangannya, menggosoknya hingga hangat, lalu perlahan memijat pergelangan tangan Lyra, dia tahu, setelah lonjakan kekuatan, otot-otot tubuh akan terasa sangat kaku.

"Eungh..."

Tuba-tiba Lyra melenguh pelan, jemarinya bergerak sedikit di dalam genggaman Xavier.

"Sshhh... tenang, Sayang, ini aku," bisik Xavier, suaranya sangat rendah dan menenangkan.

Xavier memperhatikan bagaimana bulu mata lentik Lyra bergetar, lalu dia mengambil bantal tambahan dan dengan sangat hati-hati mengangkat kepala Lyra untuk membetulkan posisinya agar lebih nyaman.

Saat melakukannya, wajah mereka sempat sangat dekat, bahkan Xavier bisa merasakan deru napas Lyra yang kini sudah mulai teratur.

"Kenapa kamu harus sesulit ini untuk digapai, hm?" gumam Xavier sambil menyisir poni Lyra yang menutupi matanya menggunakan jemarinya.

Xavier kembali duduk di kursi tepat di samping tempat tidur, dia mengambil sebuah buku tua bersampul kulit dari laci nakas nya, tapi bukannya membaca, dia justru hanya memandangi wajah Lyra.

Pria yang biasanya sibuk mengurus strategi bisnis dan urusan klan itu, kini tampak sangat menikmati perannya sebagai penjaga.

Tiba-tiba, tangan Lyra yang bebas meraba-raba sprei, seolah mencari sesuatu untuk digenggam dalam tidurnya yang gelisah.

Melihat itu, Xavier langsung menyodorkan tangannya, begitu tangan mungil Lyra merasakan kulit Xavier, gadis itu langsung menggenggamnya kuat-kuat, seolah takut Xavier akan pergi.

Xavier tersenyum tipis, sebuah senyuman yang sangat langka dan hanya ditujukan untuk gadis kecil nya, permatanya yang sudah lama dia tunggu.

"Aku nggak akan ke mana-mana, permataku. Tidurlah yang nyenyak," ucap Xavier lembut, merebahkan tubuhnya di samping Lyra.

Xavier membawa Lyra ke dalam pelukan hangatnya,

Di kamar yang hanya diterangi lampu redup itu, Xavier Valerius yang terkenal kejam dan tak tersentuh, berubah menjadi sosok pria yang paling lembut hanya demi memastikan Lyra bisa beristirahat tanpa rasa sakit lagi.

"Sudah lama aku menunggu moment ini," batin Xavier, menghirup dalam aroma Lyra.

Cup

"Terimakasih sudah bertahan sejauh ini, permata ku," batin Xavier, mencium lembut, pucuk kepala Lyra.

Suasana di dalam kamar Xavier terasa begitu sunyi, hanya ada suara detak jam dinding dan embusan napas Lyra yang mulai tenang dalam dekapan Xavier.

Xavier masih terjaga, matanya tidak bisa terlepas dari wajah gadis yang kini berada di pelukannya, ada perasaan lega yang luar biasa di hatinya, namun ada juga kekhawatiran yang mendalam.

"Tuan..."

Suara ketukan pelan terdengar lagi, Simon berdiri di depan pintu yang terbuka sedikit.

"Masuklah, Simon," jawab Xavier dengan suara sangat rendah, takut mengganggu tidur Lyra.

Simon melangkah masuk dengan ragu, dia melihat bagaimana tuannya yang dingin itu sekarang sedang memeluk seorang gadis dengan begitu posesif.

"Keluarga Wijaya sedang kacau, Tuan. Tuan Thomas baru saja menyadari kalau Nona Lyra tidak ada di kamarnya. Penjagaan di sekitar rumah mereka diperketat, dan Tuan Eros sedang menyisir area sekitar hutan belakang rumah mereka," lapor Simon dengan nada serius.

Xavier hanya mendengus pelan, tangannya masih mengusap lembut rambut Lyra.

"Biarkan saja mereka mencari, mereka tidak akan pernah menemukan tempat ini," ucap Xavier, datar.

"Tapi Tuan, Tuan Thomas terus menelepon ponsel Anda, sepertinya dia curiga Anda yang membawa Nona Lyra," lanjut Simon.

Xavier perlahan melepaskan pelukannya, dia mengambil ponselnya yang dia letakkan di nakas.

Benar saja, puluhan panggilan tak terjawab dari Thomas Wijaya memenuhi layar.

Xavier menghela napas, lalu dia mengangkat panggilan yang baru saja masuk lagi.

"Xavier! Di mana putriku?! Apa kau yang membawanya?!" suara Thomas terdengar sangat panik dan penuh amarah di seberang sana.

"Dia aman bersamaku, Thomas," jawab Xavier tenang, matanya tetap menatap Lyra.

"Kau gila! Kembalikan Lyra sekarang juga! Kau tidak tahu apa yang sedang terjadi pada tubuhnya malam ini, dia butuh perawatan dokter!" teriak Thomas lagi.

Xavier tersenyum sinis, senyum yang tidak terlihat oleh Thomas.

"Dokter tidak akan bisa menolongnya, Thomas. Kamu tahu betul itu, tubuhnya bukan sakit karena medis, tapi karena jiwanya sedang memberontak menembus kebohongan yang kalian buat selama belasan tahun," ucap Xavier dengan nada dingin yang menusuk.

Hening sejenak di seberang telepon. Thomas sepertinya tersentak karena Xavier mengetahui rahasia paling gelap keluarganya.

"A-apa... apa yang kau tahu?" tanya Thomas, suaranya kini bergetar, bukan karena marah, tapi karena takut.

"Sudah ku katakan, aku tahu semuanya, aku tahu siapa dia sebenarnya, dan aku tahu dialah satu-satunya alasanku masih bernapas di dunia yang membosankan ini," jawab Xavier.

"Tolong, Xavier... jangan sakiti dia, Lyra adalah nyawa ku," pinta Thomas, kali ini suaranya terdengar sangat putus asa.

Xavier diam, telinga tajam nya bisa mendengar suara isakan tangis seorang wanita paruh baya dari sebrang sana, Xavier tahu siapa perempuan yang sedang menangis itu, tentu saja dia wanita yang telah melahirkan Lyra, Nyonya Arin.

"T-olong jangan sakiti Putri ku hiks... hiks...hiks..."

"Aku tidak akan pernah menyakitinya, justru aku membawanya ke sini untuk melindunginya dari dirinya sendiri, karena jika dia tetap di sana, energi yang dia keluarkan tadi bisa menghancurkan rumahmu dan membunuh kalian semua," ucap Xavier, tegas.

"Biarkan dia istirahat di sini malam ini. Besok, aku sendiri yang akan membawanya pulang untuk membicarakan tentang pernikahan kami," lanjut Xavier tanpa menunggu jawaban dari Thomas, dia langsung mematikan sambungan teleponnya.

Xavier melempar ponselnya kembali ke nakas, dia menoleh ke arah Simon yang masih berdiri di sana.

"Pastikan tidak ada satu pun orang asing yang mendekati area mansion ini, jika ada orang Wijaya atau siapapun yang mencoba masuk, jangan bunuh mereka, cukup buat mereka pingsan dan buang jauh-jauh dari sini," perintah Xavier, dingin.

"Baik, Tuan," jawab Simon patuh lalu segera keluar dari kamar.

Kini Xavier kembali berdua dengan Lyra, tangan besar nya menyentuh pipi Lyra dengan punggung jarinya, terasa sangat halus.

"Kedua orang tua mu sangat menyayangimu, Lyra. Tapi mereka terlalu takut pada kenyataan," gumam Xavier pelan.

Tiba-tiba, mata Lyra bergerak-gerak di balik kelopaknya. Dia mulai meracau kecil dalam tidurnya.

"Dingin... gelap... jangan pergi..." bisik Lyra, wajahnya kembali terlihat gelisah.

Xavier langsung menarik Lyra kembali ke dalam pelukannya, dia menyelimuti tubuh gadis itu sampai ke dada.

1
Ayu Oktaviani
pokok nya bagus² semua karya mu thor ,semangat trus ya
zylla
gercep sekali 🤣🤣🤣
zylla
mata perak itu vampir atau serigala nih? 🤔
kaylla salsabella
otw thor😍😍😍
IG : hofi03_skrniii: gasssss💃🏻
total 1 replies
kaylla salsabella
terimakasih untuk karya mu thor😍😍😍
IG : hofi03_skrniii: kembali kasih sayanggg🤍
total 1 replies
kaylla salsabella
wah.... kok udah tamat...
IG : hofi03_skrniii: yu main ke karya terbaru author beb, Belenggu Kasih Kaisar Tirani"
total 1 replies
kaylla salsabella
selamat ya Xavier dan Lyra😍😍😍😍
kaylla salsabella
semangat Lyra
Muft Smoker
kak koq gx nunggu serigala kecil ny muncul dlu siih ,,
apa muncul di cerita yg lain kak ,,
dtggu yx kak😁😁😁😁
IG : hofi03_skrniii: terimakasih kakak cantik, yu main ke karya terbaru author " Belenggu Kasih Kaisar Tirani"
total 1 replies
Muft Smoker
serigala kecil mau debut ,, hati2 Xavier ,, saingan muu udh hadiiir ,, 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
waah Xavier kecil mau debut niih😁😁
Anandita Syifa Malika
semua karya kakak ini sangat bagus dengan penulisan yang rapi dan alur yang menarik
IG : hofi03_skrniii: terimakasih sayangggg 🤍
yu intip karya terbaru author "Belenggu Kasih Kaisar Tirani"
total 1 replies
Eka Putri Handayani
kak kapan dibuat cerita tentang olivier kak?
Eka Putri Handayani: mksh kak, iya sih xavier itu olivier tp penasaran aja hidup dia dlu kya apa gtu
total 2 replies
Yunita Widiastuti
thor anake lanang po wedok po trepel ...
IG : hofi03_skrniii: request cewek or cowok?
total 1 replies
💞DARRA💞💖
udah otw td pagi😍
IG : hofi03_skrniii: terimakasih sayangggg 🤍
total 1 replies
Tiara Bella
Gassssss .....😍
IG : hofi03_skrniii: goooo🕊️🤍
total 1 replies
💞DARRA💞💖
bonchap kak❤️
Tiara Bella
ehhh udh tamat aja....gpp dah drpd panjang².....
IG : hofi03_skrniii: ganti suasana baru kak😁
total 1 replies
miss blue 💙💙💙
otw kak
IG : hofi03_skrniii: goooo🕊️🤍
total 1 replies
miss blue 💙💙💙
yaaaahhh kok udahan sih kak 🥺🥺
Muft Smoker: kak ini cerita ank ny Xavier dn lyra kah ,,
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!