NovelToon NovelToon
Di Paksa Menikah Dengan Jenderal Kejam

Di Paksa Menikah Dengan Jenderal Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Fantasi / Perperangan
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Yu-nian adalah putri dari seorang bangsawan di kerajaan Tangyu, suatu ketika dia terpaksa mengantikan kakaknya yang kabur untuk menikah dengan seorang menteri yang sangat berkuasa. Berbeda usia membuat Yu-nian selalu berbeda pemikiran. dengan sang menteri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburunya menakutkan.

*Kediaman keluarga Ang*

"Wah.. Nona Yu-nian." salah satu pelayan yang ada di rumah hijau nampak tersenyum ketika melihat Yu-nian sudah berada di kediaman keluarga Ang tersebut. Sudah lama dia tidak berkunjung ke rumah keluarga Ang.

"Sudah lama sekali nona Yu-nian tidak pernah ke sini, nona Yu-nian ke mana saja?" tanya salah satu pelayan yang nampak bersikap centil.

"Bagaimana ya aku ceritanya, soalnya ceritanya terlalu panjang seperti sungai yang tidak ada putusnya." jawab Yu-nian yang kemudian tertawa terbahak-bahak.

Feng Shiyan ataupun Naer yang melihat itu mereka berdua malah tersenyum, nampaknya apapun yang dilakukan oleh Yu-nian memang selalu membuat orang-orang yang ada di sekitarnya selalu merasa bahagia.

"Oh ya di mana Tuan mudamu? Aku ingin bertemu dengannya." kata Yu-nian.

"Oh tuan muda, tuan muda ada di dalam. Dia sedang berbicara dengan salah satu temannya." jawab si pelayan.

Yu-nian menganggukkan kepalanya, setelah itu dia menoleh menatap suaminya. "Ayo cepat." Yu-nian kemudian menarik tangan suaminya, mengajak pria itu masuk ke dalam rumah keluarga Ang.

Di dalam rumah itu nampak terlihat begitu sepi, nyonya Ang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, yang tersisa adalah tuan Ang. Tuan Ang adalah seorang pedagang yang selalu keluar dan jarang sekali pulang. dia tidak terlalu dekat dengan putranya, setelah kematian istrinya tuan Ang menghabiskan kesehariannya dengan berdagang juga berkumpul dengan para bangsawan yang lain.

"Yi-bao!" panggil Yu-nian ketika dia berada di dalam rumah sepupunya tersebut. tak ada jawaban atau sahutan yang dikeluarkan oleh y bau.

"Kemana si bao-bao? kenapa dia tidak keluar juga?" ucap Yu-nian yang kemudian berjalan menuju salah satu ruangan. ketika dia hendak mendekati pintu ruangan itu tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka, dari dalam ruangan itu keluar seseorang yang nampak familiar.

Pintu itu terbuka, seorang pria keluar dari ruangan itu kedua orang itu saling menatap satu sama lain sesaat kemudian si pria nampak tersenyum ketika melihat Yu-nian. "Ternyata dunia ini terlalu sempit ya." ucap si pria ketika melihat Yu-nian.

Yu-nian sendiri tentu saja tersenyum, seolah senyum itu penuh dengan penghinaan. "Tentu saja dunia ini sangat sempit, kalau tidak sempit kenapa juga aku harus bertemu dengan pria sepertimu." jawab Yu-nian. dia melihat pria itu dengan tatapan mata yang terlihat begitu kesal.

Namanya Hansen, seorang sarjana muda yang pernah menyatakan cinta kepada yunian namun sayangnya yunian hanya merespon biasa saja. Orang tua Yu-nian pernah menerima perjodohan antara Yu-nian dan Hansen, namun sayangnya Yu-nian tidak pernah menyukai Hansen sama sekali.

"Wow wow wow... aku tidak pernah mengira akan bertemu denganmu di sini." ucap Hansen dengan nada mencibir.

Yu-nian memalingkan wajahnya, mulutnya seperti ingin muntah saat melihat Hansen. Sedangkan dan Feng Shiyan yang berada tidak jauh dari Yu-nian, nampak mereka berdua sangat penasaran dengan sosok yang ada di depannya itu.

"Apakah kamu tidak pernah bisa melupakanku, Yu-nian? hingga kamu mencariku di sini." kata Hansen.

Yu-nian langsung menjulurkan lidahnya seolah dia hendak muntah. "Kamu benar-benar sangat percaya diri sekali ya? dengarkan aku baik-baik sarjana bau, aku sudah bilang kalau aku tidak pernah menerimamu, lagi pula kamu terlalu percaya diri sekali." jawab Yu-nian.

Ingin sekali Feng Shiyan mendekati istrinya itu, dia ingin menampar pria yang baru keluar dari ruangan itu. Sesaat kemudian Yi-bao yang mendengar suara Yu-nian nampak dia keluar dari ruangannya.

"Yu-nian." ucap Yi-bao ketika melihat sepupunya itu.

"Lihatlah Yi-bao, ternyata sepupumu ini tahu kalau aku berada di sini, makanya dia langsung menemuiku." jawab Hansen dengan percaya diri.

"Hoekkk..," Yu-nian muntah.

Yi-bao tanpa sengaja menoleh, kedua matanya membulat sempurna dengan tubuh tiba-tiba gemetar kedua kakinya gemetar luar biasa dengan jantung berdebar begitu kencang lihat lagi sepupumu ini benar-benar sangat mencintaiku dia tidak bisa melupakanku." ucap Hansen sembari tersenyum.

Yi-bao langsung tersentak, wajahnya langsung pucat pasi ketika melihat sosok pria yang ada di belakang tubuh Yu-nian. "Jenderal Feng." ucap Yi-bao ketika dia melihat sosok jendral kejam tersebut.

"Hahaha... kenapa kamu diam saja, Yu-nian. benar apa yang aku katakan, bukan? kamu begitu cinta mati sama aku, tentu saja kamu tidak akan bisa melepaskanku." kata Hansen kembali.

Buru-buru Yi-bao langsung menutup mulut Hansen, dia tidak mau jika dirinya mendapat masalah. "Tutup mulutmu itu.'" ucap Yi-bao sembari menutup mulut Hansen dengan kedua tangannya.

"Kamu ini kenapa Yi-bao?" tanya Hansen.

"Tutup mulutmu." ucap Yi-bao.

"Dasar pria kurang ajar, pria bau." kesal Yu-nian.

Feng Shiyan melangkah maju mendekati Yu-nian, tak ada senyum namun terlihat sekali kalau raut wajahnya benar-benar sangat menakutkan. Melihat Feng Shiyan yang mendekati Yu-nian, tentu saja Yi-bao dibuat kebingungan, dia nampak sangat gemetar, kedua kakinya terasa lemas dan wajahnya terlihat sangat ketakutan.

"Ada apa isteriku?" tanya Feng Shiyan yang mendekati isterinya.

Deg..

Hansen nampak terkejut ketika tiba-tiba ada seorang pria yang mendekati Yu-nian dan memanggilnya istriku. "Siapa pria ini?" guman Hansen dalam hati.

"Siapa dia, istriku?" tanya Feng Shiyan kedua matanya menatap tajam.

Yu-nian sedikit tersenyum memaksa, dia terlihat sedikit takut dengan senyum yang ditunjukkan oleh suaminya itu.

"Siapa dia istriku?" tanya Feng Shiyan kembali.

"Dia.. dia adalah sarjana bau, dia ini pria sombong dari salah satu kenalan ayahku dahulu." jawab Yu-nian.

"Benarkah?" Feng Shiyan kembali bertanya. pria itu nampaknya tidak puas dengan jawaban yang dikatakan oleh istrinya.

"Iya, dia ini pria bau yang sangat percaya diri, dia menganggap dirinya itu pria pintar yang disukai banyak wanita." jawab Yu-nian sembari mencibirkan bibirnya.

"Hahaha... tentu saja kamu mengatakan hal itu, tapi sebenarnya kamu kesal kan karena aku tidak pernah menyukaimu?" kata Hansen.

Kedua alis Feng Shiyan langsung menyatu pria itu menata pria yang berdiri bersama dengan Yi-bao. "Tutup mulutmu itu." Yi-bao memukul lengan Hansen.

"Memangnya siapa kamu? berani bertanya seperti itu padaku, perkenalkan, Aku adalah sarjana muda yang sebentar lagi akan menjadi pejabat kerajaan. Aku mempunyai kepandaian yang sangat luar biasa dan aku adalah calon mantu dari pejabat wilayah ini." jawab Hansen dengan begitu bangga.

Namun berbeda dengan Yi-bao, pria itu sudah sangat khawatir. "Mati aku.. mati aku..," gumam Yi-bao dalam hati. dia menatap wajah Feng Shiyan yang begitu menakutkan, sorot matanya begitu tajam seolah dia sudah siap membunuh.

*bersambung*

1
Pa Muhsid
typo atau sengaja tapi aku suka qiamat hehe
Pa Muhsid
kasian deh nungguin yg lagi iya iya
Pa Muhsid
ada satu kebaikan si kuman walaupun niatnya untuk dirinya sendiri tapi oke lah yu feng bersatu
Pa Muhsid
seharusnya kianman yang dikutuk yunian supaya wajahnya hancur jerawat bernanah
Pa Muhsid
mending tak usah pake judul tor angka aja
Zheyra
semangat thor
Pa Muhsid
mohon lebih teliti nulisnya tor typo masih banyak dan kita membacanya kadang harus mikir dulu ini maksudnya apa gitu jadinya tidak langsung konek
Zheyra
lanjut Thor
Zheyra
lanjut
Atalia
hajar aja biar tau rasa mereka 🤭
Atalia
lanjut🤭
Zheyra
mampir Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!