NovelToon NovelToon
SELAMATKAN AKU

SELAMATKAN AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romantis / Selingkuh / Cintamanis / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gurania Zee

Acara perayaan ulang tahun Rachel, Sang Keponakan yang berusia empat tahun, keponakan dari si kembar Seza dan Sazi. Yang seharusnya menjadi hari paling menyenangkan dan membuat happy semua orang tapi tidak untuk Sazi adik dari Seza. Dunianya seolah runtuh karena tragedi tenggelam saat itu.
Antara hidup dan mati yang ia rasakan saat itu, keduanya tenggelam bersamaan. Namun cara diselamatkan oleh kedua pria berbeda usia itu yang jauh berbeda juga dari adegan romantis seperti drama film pada umumnya. hal itu yang dirasakan oleh Sazi adik dari Seza.
jika Seza ditolong dengan cara digendong ala bridal seperti ala drama romantis, tapi berbwda dengan pria ngeselin yang bikin kesal Sazi sepanjang sejarah ia baru ditolong dengan cara menyebalkan yaitu dengan cara dijambak dan diseret.
dan yang lebih memalukan lagi sazi hampir saja diberi nafas buatan oleh pria itu. namun saat bibir itu sudah mulai mendekat ia langsung memaksakan diri untuk sadar. dari situ ia sadar akan satu hal, apa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gurania Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30

Suasana di lantai bawah sedang lagi tegang tegangnya. Fadli berjalan mengikuti sang ayah walau langkahnya serasa berat melangkah. Pintu ruangan itu ditutup cukup keras tersisa gema yang membuat suasana semakin tegang mencekam.

Kemudian ia masuk ke ruang kerja ayahnya seperti seorang tersangka yang sedang diadili dipersidangan. Berhadapan dengan ayahnya langsung yang sedang berjalan mondar mandir dengan kedua tangan dilipat kebelakang kadang sesekali dilipat di depan.

Degh!

"Duduk!." ucapnya singkat dan tegas. Fadli masih terdiam tidak langsung duduk hari itu. Namun tatapan ayahnya membuatnya akhirnya menurut patuh, ia pun langsung duduk walaupun detak jantungnya berdetak begitu cepat.

Ayahnya belum memulai pembicaraan, dan suasana masih begitu hening walau hanya sekejap. Beberapa detik kemudian,..

"Sekarang jawab Ayah!." suara itu rendah, tapi tajam "Apa yang kamu lakukan di Bali?."

"Kerja yah, Fadli ada pertemuan dengan klien ayah dan Fadli juga ada kegiatan renang disana untuk menghadapi kompetisi nanti." ucap Fadli apa adanya.

"Bersama Nadia?."

degh!." Fadli menghembuskan nafasnya kasar.

"Ayah percaya sama aku apa sama kabar burung itu sih yah?."

"Tidak usah bertanya balik, ayah tanya, Jawab!."

"Baik yah?, iya Fadli bersama Nadia disana, tapi yah saat itu Nadia sedang,.."

"Cukup!."

"Kamu merasa tidak tega dengan Nadia tapinkamu tega pada Sazi hah, Sazi itu istrimu Fadli!, Dia istri sah, lalu Nadia, bagaimana jika semua tau, karirmu bisa hancur Fadli!."

"Dalam hal ini kamu salah ya salah, tidak perlu memberikan pembenaran, oke kamu kerja disana tapi tidak benar jika kamu harus bersama Nadia bukan dengan istrimu!."

"Yah,..ayah tau kan bagaimana perasaan ku sama Nadia, enggak bisa secepat itu aku bisa dengan mudah mencintai Sazi ayah!."

"Jika kamu tidak mencintai istrimu untuk apa kamu menikah dengan istrimu itu Fadli, tau gitu ayah jodohkan dengan saudaramu Sadewa."

"Yah,..ayah gimana sih, istriku bukan barang yang bisa ayah atur seenaknya yah."

"nah makanya itu, perlakukan istrimu dengan baik, asal kamu tau Fadli tanpa Sazi kamu tidak akan. Isa melihat ayah dan Kakek mu seperti sekarang ini, mungkin kita sudah mati saat itu faham kamu!."

"Maksud ayah!."

"Sazi yang selamatkan ayah dan kakek, saat ada yang berniat mencelakai ayah dan kakek beberapa tahun lalu"

Jeleger!" bak tersambar petir Fadli mendengarnya, rasa bersalah begitu menggelayuti akal pikirannya saat ini.

"Itulah sebabnya ketika ayah tau Sazi anak teman ayah, ayah langsung berniat menjodohkan kamu Fadli, apalagi ayah Sazi pun banyak berjasa untuk keluarga kita."

"Jasa?."

"Ya, ayah Sazi banyak menolong keluarga kita Fadli, dulu ayah tidak bisa berjalan dan sempat kecelakaan tapi ayah Sazi dia begitu handal mengobati sampai pada saat itu kaki ayah bisa sembuh tanpa operasi, dan ibumu sempat hampir diangkat rahim tapi Alhamdulillah ibumu bisa sembuh tanpa operasi dengan keahliannya itu nak, dan kamu sempat hampir mati tapi ayah Sazi menolong kamu saat kamu hampir hanyut disungai saat itu kamu masih sangat kecil." jelas ayah Fadli dan tanpa mereka sadari Sazi mendengar semuanya dari balik pintu.

Kreekk!

"Sazi!." ucap keduanya begitu terkejut saat Sazi tiba tiba saja membuka pintu itu perlahan dengan airmata yang sudah jatuh sedari tadi.

"Ayah,..Apa ayah tau dimana ayah Sazi berada?,"

"Nak."

"Maaf Sazi, tapi ayah tidak bisa mengatakannya untuk saat ini."

"Kenapa yah, bertahun tahun Sazi pengen ketemu sama ayah Sazi, Sazi kangen sama ayah Sazi, sebenarnya ayah Sazi tuh kerjanya apa, bahkan Sazi sendiri dan keluarga Sazi enggak tau sama sekali."

"Nak, kamu jangan khawatir sama ayah kamu ya, intinya kita berdo'a saja semoga apa yang ayah kamu lakukan saat ini suatu saat akan membuat kamu bangga."

Fadli hanya terdiam, masih mencerna ucapan sang ayah, isi kepala yang penuh, serasa tidak terima jika dirinya pernah diselamatkan oleh ayah Sazi, tapi seolah takdir malah mendekatkannya pada Sazi. Bagaimana Sazi yang tenggelam dan dirinya yang menyelamatkan secara kebetulan. Apakah ini memang suatu takdir yang membawanya pada Sazi?.

Lalu Nadia, harus bagaimana dirinya menghadapi Nadia, Fadli belum bisa jauh dari cinta pertamanya itu.

Di lain tempat, Seza sedang sibuk mengerjakan tugas kuliahnya, "sepi banget enggak ada si Sazi, coba aja dia enggak nikah duluan mungkin sekarang bisa barengan."

"Seza, bengong aja nih, kenapa wey?."

"Eh Arven, kapan datang, bang Verrelnya lagi pergi tuh sama kak Meta." ucap Seza memberi tahu.

"Hmm iya barusan sudah chattan kok, kamu lagi kerjain apa Za?."

"Ini tugas kuliah."

"Coba sini Arven lihat."

"Ikh jangan deh, tulisan Seza enggak bagus."

"Santai aja kali, tulisan Arven juga sama kok, sini Arven pengen tau tugasnya kayak mana siapa tau Arven bisa bantu."

"Seriusan."

"Yaudah nih."

"Hah, ga salah Za, kamu ambil mata kuliah ini?."

"hmm."

"Bisa kerjainnya kan yaudah kerjain ya selamat mengerjakan hahaha."

"Za, gimana Arven mau kerjain ini tulisan arabnya gundul semua, dikira Arven tuh matematika gitu, lah kalo ini Arven nyerah lah."

"Makanya lagian sok Sokan mau kerjain, udah sono di studio udah ada si Bimo sama si Anjas tuh pada nungguin."

"Yaudah deh hehe sorry ya Arven enggak bisa bantuin wkwkw."

"Dasar, mau jadi pahlawan kesiangan taunya baru liat hurufnya udah tepok jidat huh dasar." celetuk Seza. Arven pun langsung lari ngibrit saking malunya.

***

"Zi."

"Hmm."

"Masih marah sama Abang?." Sazi hanya terdiam sesekali menyeka air matanya saat ia duduk diarea balkon menatap langit dengan sendu seorang diri, Fadli yang melihat pun langsung menghampirinya.

"Pake dulu biar enggak kedinginan." ucap Fadli yang memakaikan selimut tebal di pundak Sazi tak lama ia pun memeluk Sazi dan mencium aroma vanila pada tubuh Sazi.

"Zi, Kita perbaiki rumah tangga kita yang baru seumur jagung ini ya, Abang tau kita pernikahan dari hasil perjodohan orang tua kita, Abang juga enggak niat main main sama kamu. Abang masih butuh adaptasi sama hubungan kita ini, bantu Abang agar Abang bisa jatuh cinta sepenuhnya sama kamu,..mau kan bantu Abang hmm?."

Sazi terdiam sejenak,..sambil menikmati pelukan Fadli yang hangat, tak banyak bicara sesekali memejamkan matanya, hembusan nafas Fadli yang halus begitu terdengar ditelinganya saat itu.

Ada rasa gairah yang membuatnya goyah pada keduanya. Namun tak lama keduanya pun saling terdiam menikmati suasana malam itu.

"Mau kan, kita berusaha sama sama?."

"Hmm, saling percaya dan enggak ada yang ditutupi sepahit apapun?."

"Hmm, Abang akan berusaha untuk itu" ucap Fadli lalu membalikkan badan Sazi untuk menghadap ke arahnya. Kedua netranya saling beradu dalam tatapan yang lekat dan dalam.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!