NovelToon NovelToon
Menangis Tanpa Airmata

Menangis Tanpa Airmata

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:169.1k
Nilai: 5
Nama Author: ariista

Mikhaila Danya Bimantara, 28 tahun, wanita mandiri pemilik toko bunga istri dari Rain Bagaspati harus menerima kenyataan pahit saat suami yang di cintainya harus menikah dengan sahabatnya yang telah hamil.

Fabyan Alkandra Sadewa, 30 tahun pria lajang tampan, dingin seorang CEO, memilih melajang di usianya yang sudah matang, wanita baginya hanya sosok yang membuat hidupnya tidak fokus mencapai tujuannya menjadi pebisnis nomor satu.

Pertemuan tak di sengaja antara Mikha dan Alka di sebuah cafe membuat hal yang tak pernah mereka bayangkan terjadi.

Sebuah kisah percintaan antara wanita yang pernah kecewa dengan pria yang menganggap wanita terlalu banyak dramanya, akankah membuat mereka bersatu?

Yuk, ikuti kisah cinta antara Mikha, Rain, Alka, pastinya seru dan bikin terharu.

Salam hangat,
ariista

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alka ke Mikha's Florist

Alka masih belum bisa menerima perkataan Rain tadi. Alka merasa Rain tidak ikhlas melepas Mikha. Alka belum juga mendapatkan jawaban dari Mikha meski dirinya sudah menyatakan ingin mengenal dekat dengan Mikha.

Alka sadar Mikha dan Rain belum lama bercerai dan dirinya juga tidak akan memaksa Mikha harus segera menjawab pertanyaannya.

Alka akan mendekati Mikha dengan caranya. Hanya saja dari eyangnya dirinya dipaksa untuk menerima perjodohan dengan gadis yang tidak di kenalnya yang tidak memiliki attitude yang baik menurutnya.

Alka yang sedang badmood dari di kantor tadi ditambah dengan pesan dari Rain untuk dirinya semakin membuat wajahnya tertekuk.

Hari yang buruk baginya hari ini. Alka tidak ingin berlama-lama di coffeeshop ini. Apalagi masih ada Rain di ruangan ini. Alka ingin menelpon Mikha tetapi dirinya ingin memberi kejutan ke Mikha. Alka akan ke toko Mikha dirinya tadi sudah menanyakan ke Mikha sedang berada di mana.

Alka bergegas beranjak dari kursinya. Pergerakan Alka ini tidak luput dari perhatian Rain yang duduk hanya berseberangan dengan mejanya yang sedang bersama klien.

Alka berjalan keluar dari coffeeshop. Dirinya akan ke toko Mikha dan mengajak Mikha makan siang bareng dirinya. Membayangkan pergi makan siang bersama gadis pujaannya tentu saja Alka sangat senang.

Alka melajukan mobilnya menuju ke arah toko bunga milik Mikha.

Waktu sudah menunjukkan pukul 11.15 menit sebentar lagi masuk jam makan siang. Alka akan mengajak Mikha untuk makan siang bareng.

Mobil Alka memasuki halaman parkir di depan toko bunga Mikha's Florist.

Alka memarkirkan mobilnya mematikan mesin dan memakai kacamata hitam mahalnya. Dengan tubuh tinggi dan stylenya yang mempesona, Alka berjalan dengan tegap memasuki pintu kaca Mikha's Florist.

Para pengunjung yang ada di toko mengalihkan pandangannya ke lelaki tampan yang masuk ke dalam toko.

Dewinta yang sedang berdiri di samping Mikha yang sedang fokus merangkai bunga menyikut sahabatnya itu.

"Kha, lihat itu siapa yang datang," bisik Winta di samping sahabatnya.

"Siapa Win?" Mikha masih saja asyik dengan bunga yang di rangkainya tanpa mengangkat kepalanya.

Alka datang mendekati Mikha dan Dewinta. Dewinta sudah memasang senyum terindahnya.

"Assalamu'alaikum, siang," sapa Alka dengan suara beratnya yang familiar di telinga Mikha.

Mikha mengangkat kepalanya.

"Waalaikumsalam, siang juga, Alka?! Kamu datang?!"

Alka tersenyum sangat tampan kacamata hitamnya sudah di lepasnya.

Dewinta yang melihatnya seakan meleleh. Dewinta jadi salah tingkah sendiri mendapatkan senyum dari Alka, dirinya gak enak dengan Mikha dan segera menyingkirk dari lelaki tampan tersebut.

"Aku ke sana dulu ya, Kha, Pak Alka," ucap Dewinta dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya ke Alka.

"Mau kemana Win?" tanya Mikha.

"Itu ada pelanggan baru datang aku layani dulu,"

"Oh, okelah,"

"Permisi, Pak Alka," Dewinta menundukkan kepalanya ke Alka pamit dan pergi meninggalkan Mikha berdua saja dengan Alka.

"Silahkan duduk, Al,"

"Aku ke sini mau ajakin kamu makan siang, Mikha,"

Mikha melihat jam di tangannya ternyata sudah setengah dua belas siang.

"Mau kemana? Maksudku makan siang di mana?"

"Apa kamu ada rekomendasi makan di mana?"

"Ke ayam bakar madu mau? Gak jauh sih dari sini,"

"Boleh, kita pergi sekarang?"

"Baiklah, tunggu sebentar, duduk dulu aja Al,"

"Siip, terimakasih, Kha,"

Alka duduk di sofa yang berada tidak jauh dari tempat Mikha berdiri merangkai bunga. Mikha sendiri naik ke lantai dua mengambil tasnya.

Alka memperhatikan toko Mikha yang sangat nyaman dengan dekorasinya yang estetik.

Alka sudah beberapa kali masuk ke toko Mikha ini, dengan banyaknya buket bunga berwaran-warni, yang di pajang di etalase juga di dinding membuat mata menjadi segar melihatnya. Seperti para pengunjung wanita yang sangat segar matanya melihat lelaki tampan yang sedang duduk di sofa.

Para pengunjung yang kebanyakan wanita pada berbisik-bisik dan pada caper ke Alka. Alka sudah biasa menghadapi cewek-cewek yang mengagumi dirinya.

Sebagai pria yang cuek dengan wanita, Alka tidak terlalu peduli. Dirinya tetap dengan wajah datar dan tanpa ekspresinya jika ada wanita yang mencoba mendekatinya atau tersenyum kepadanya.

Mikha berjalan menghampiri Alka.

"Ayo, Al kita pergi sekarang,"

Alka tersenyum ke wanita yang berdiri di depannya ini.

"Ayo," Alka dan Mikha berjalan berdampingan.

Alka menghampiri Dewinta yang sedang bersama pelanggan toko.

"Win, aku pergi dulu ya, kamu mau pesan apa?"

"Oh iya Kha, silahkan, gak pesen apa-apa, pesen cowok cakep boleh gak?" ucap Dewinta bercanda.

"Iya nanti tak bawain mau berapa cowok cakepnya?"

"Satu aja cukup Mikha, haha, yang seperti Pak Alka ya Kha," goda Dewinta.

"Ya udah itu ada Pak Alkanya, langsung aja gih gak usah pesen lagi sam aku,"

"Widih, Pak Alka mah mana mau sama aku Kha, dia mau sama kamu aja, wle,"

"Jangan bikin gosip, Winta, kami hanya berteman aja kok,"

"Iya, iya, teman tapi mesra kan, haha," Winta semakin menggoda Mikha yang wajahnya sudah tampak merona.

"Apaan kamu, ya sudah aku pergi dulu ya, bye Winta,"

"Bye, jangan lupa gandengan biar gak diambil orang Pak Alkanya,"

"Hushh," Mikha melotot ke Dewinta.

Dewinta tertawa lebar, sebagai sahabat Dewinta senang jika Mikha bisa melupakan kesedihannya setelah di ceraikan oleh kak Rain.

Mikha dan Alka berjalan berdampingan keluar dari toko Mikha menuju ke mobil Alka yang di parkir di halaman toko.

Alka dengan tubuh tegapnya berjalan bersisian dengan Mikha. Alka membuka pintu mobil buat Mikha.

"Terimakasih Al, jangan repot-repot aku bisa buka sendiri pintunya," ucap Mikha yang gak enak hati Alka membukakan pintu buat dirinya.

"Gak apa-apa tuan putri," Alka menutup pintu mobil dan berjalan cepat ke pintu. sebelah.

Setelah melihat Mikha sudah memakai seatbeltnya Alka melajukan mobilnya dengan pelan.

Mereka sampai di rumah makan ayam bakar madu. Sudah rame pengunjung yang akan makan siang di situ.

"Kita ke lantai dua aja ya," ajak Alka.

"Iya,"

Keduanya berjalan ke lantai dua. Terdengar suara seorang wanita memanggilnya.

"Alka!" panggil wanita paruh baya yang tampak glowing.

Alka dan Mikha menoleh.

"Tante," Alka menyapa sepintas, dirinya tidak terlalu kenal dengan wanita teman eyangnya ini.

"Loh kamu kok gak sama Rafika? Bukannya tadi katanya Rafika mau ke kantor kamu Alka, mana dia? Kok kamu malah sama wanita lain?" mamanya Rafika menatap tajam ke Mikha.

Mikha mengerutka alisnya.

"Maaf tante, saya tidak tau di mana Rafika, saya permisi dulu tante," Alka sengaja meraih tangan Mikha dan menggenggamnya meninggalkan wanita paruh baya tersebut.

Mama Rafika mengerucutkan bibirnya melihat Alka menggandeng tangan wanita lain bukan tangan putrinya, Rafika.

Mama Rafika akan memberitahu ke eyang Gayatri tentang cucunya yang sedang bersama wanita lain, bukan dengan Rafika yang mereka harapkan.

Mama Rafika sedang bersama temannya di rumah makan tersebut. Dirinya tak menyangka akan bertemu dengan calon menantu yang diharapkannya.

Bukannya wanita tersebut yang kemarin di bawa Alka ke rumah ya? Apa mereka berdua sepasang kekasih, sepertinya Alka menyukai gadis tersebut, ini tidak boleh terjadi Alka harus menjadi suami Rafika, mama Rafika bermonolog seorang diri.

"Jeng Ratna, ayo makan siang dulu, ini menunya sudah datang,"

"Oh, eh, iya Jeng Stella, ayo kita makan dulu," mama Rafika dengan senyum kakunya menjawab temannya.

Ratna mamanya Rafika tidak bisa makan dengan tenang ia terus kepikiran dengan putrinya dan Alka.

1
𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ᴡɪɴɴᴀ
YARA engga tau malu, dasar pelakoorrr !!!
𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ᴡɪɴɴᴀ
tega banget Rain /Frown/
Rismawati Damhoeri
belum di sentuh juga, tidak apa2 Ndak pakai Iddah, apalagi cuma nikah siri
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: terimakasih ibu komennya dan mampirnya 🤗
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
Udah gak jamanlah perjodohan gitu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
idiiihhh orang sombong nilai orang lain cuma dari cover nya doang🙄🙄
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
ibuu yg sombong angkuh ituu pastii bertamu ke rumah Alka /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
saat udah pisah rain mulai sadar mungkin rasa sayang nya ke mika udah naik level dari kakak adek/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
siapapun maulah sama jendes yg masih bersegel /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
semoga Alka Mikha berjodoh dehhh
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
yah kok kayaknya Yara belum kapok deh
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
bukan Mikha aja yang senyum senyum sendiri,, yg baca pun ikutan senyum senyum sendiri kaya orgil/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: yg nulis juga kak bila.. /Facepalm//Drool/terimakasih kaka 🤗🥰
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
wahhhh Mikha,, amannn kann jantung mu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
sampai sini kenapa jadi ikut senyum senyum sendiri seperti Alka🤭🤭
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: hahaha.. iya kak nabila aku yg nulis juga ikutan senyum kok bukan kakak aja hehee.. terimakasih kaka nabila sdh mampir 🤗🥰🙏
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
baru baca seru juga ternyata kariss,, nanti tak lanjut baca kalo waktu luang, soalnya jadwal makul padat
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: owhh.. oke kak Nabila, semangat ya, terimakasih udh mampir kak🤗🥰
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
happy ending twins lahir dengan selamat
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: terimakasih kak Anne lanjut ke novel baruku ya kak Falling, cerita anaknya Alka & Mikha kak Diandra hehe🤗🙏
total 1 replies
Jade Meamoure
nyesek kan Rain, saat ada malah d sia"kan giliran dah jadi istri orang baru tuh rasa kehilangan
🎀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я
Selamat atas kelahiran baby twins 🥰😘😍
🎀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я: oke, siap 👍
total 2 replies
Jade Meamoure
apa kabar dgn Rain pasti tuh nyesel dy
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: terimakasih kakak sdh mengikuti perjalanan kisah cinta Alka & Mikha, novel selanjutnya akan tayang ya kak🤗🙏☺
total 1 replies
『Meyyra™』
Klau nggak suka gk usah di paksa, Hadehh Bikin aku mau ngomong kasar aja
『Meyyra™』
Parah si, Hamil Tapi nggak ada status nikah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!