NovelToon NovelToon
Dear Dave

Dear Dave

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Dikelilingi wanita cantik / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Dave yakin guru tk para keponakannya adalah perempuan yang menjadikannya sebagai sasaran kekalahannya dalam permainan true or dare dua malam yang lalu.

Bisa bisanya perempuan yang suka clubbing jadi guru tk. Bagaimana nanti masa depan keponakan keponakannya?

Semoga suka♡♡♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lanjut terus

Dave melirik laki laki yang sempat menoleh pada mereka sebelum melakukan kis-sing ini. Karena itu Dave benar benar menyembunyikan wajah Rhea dengan wajahnya hingga pengawal papa gadis itu berlalu.

Tapi seperti dulu, Dave selalu sulit menjauhkan bibirnya yang sudah melekat erat di bibir Rhea. Apalagi gadis ini juga mulai membalasnya.

Dave melirik pintu lift yang sudah tertutup kemudian kembali melihat Rhea yang membiarkan bibirnya makin terbuka.

Dave membatin dalam hati. Gampang sekali menaklukkan gadis ini, sekarang saja dia sudah dalam mode.menyerahkan diri padanya.

Kondisi sekitar lift yang cukup tersembunyi dan sepi membuat tangan nakal Dave jadi rindu melakukannya lagi. Dia sekali lagi, dia mengu-sap salah satu bagian depan sensitif yang menonjol itu dan menekannya hingga terdengar leng-uhan mengiba Rhea.

"Mau lanjut?" bisik Dave dengan suara serak.

Rhea yang sempat terbang ke awang awang, sesaat membiarkan Dave melakukannya lagi. Dia masih mencerna yang sudah terjadi hingga kemudian tersadar dan mulai menjauhkan dirinya dari laki laki kurang ajar itu.

PLAK

Rhea menampar cukup keras pipi laki laki itu walaupun dia tau tindakannya sudah tidak berguna.

Dave menyeringai.

"Mau jadi pacarku?" ucapan itu meluncur begitu saja dari mulut Dave. Rhea ternganga mendengarnya.

"Nggak mau," tolak Rhea sambil menggigit bibir bawahnya. Jantungnya masih berdebar cepat. Tapi kali ini makna debarannya berbeda. Bukan takut karena ketahuan keberadaannya oleh pengawal papanya. Pipinya bahkan memanas.

"Jadi kamu maunya kita hubungan tanpa status? Aku bebas nyi-um dan pegang pegang bagian sensitif kamu?" tanya Dave tanpa terkontrol. Dia tertawa pelan sambil menggelangkan kepalanya. Baru kali ini dia menawarkan ikatan serius pada seseorang tapi ditolak.

Rhea ngga menyahut, sempat terhenyak mendengar pernyatan Dave yang makin kurang ajar. Merasa sudah dipermalukan Rhea kemudian melangkah duluan meninggalkan Dave yang masih tertawa mengejeknya setelah dia tolak tadi.

Laki laki penyuka salad ini memang ngga beres otaknya, maki Rhea kesal. Dia terus melangkah cepat ke arah luar basemen. Nanti di luar niatnya akan pesan taksi online saja.

Tapi baru beberapa langkah saja dia pergi, dia mendengar langkah teratur yang menyusulnya.

"Kamu salah arah, nona." Terdengar suara Dave menegur. Tapi Rhea mengacuhkannya. Dia yakin kalo lama lama bersama laki laki ini, dia bisa dibawa ke atas ranjangnya.

Hiii.... Memikirkannya sudah membuat dia bergidik.

Rasanya lebih baik ditemukan pengawal papanya saja tadi. Nanti baru dia pikirkan bagaimana caranya menolak perjodohan dan juga jadi pekerja di kebun apel tantenya.

"Aaah....! Apa yang kamu lakukan?" teriak Rhea kaget ketika aki laki itu malah menggendongnya seperti kuli yang sedang memikul karung beras.

Kakinya menendang nendang dengan marah, kedua tangannya juga memukul mukul punggung laki laki itu minta diturunkan. Tapi kemudian dia tersengat ketika tangan laki laki itu mengusap ke dalam dressnya.

Dia menggigit bibirnya, merasakan sensasi aneh akibat perbuatan Dave.

"Kamu harus diginikan dulu, ya, baru bisa diam." Dave mengeluarkan tangan nakalnya dan kini digunakan untuk merapikan ujung dress yang terangkat sambil menutupi paha belakang yang terbuka. Untung saja jarak motornya hanya berada beberapa langkah saja.

Dave menurunkan gadis yang mulai diam seperti patung itu di atas motornya. Kemudian dia meraih helm yang memang sudah dia siapkan dan memasangkannya di kepala Rhea yang hanya diam saja.

Rhea menatapnya ketika laki laki itu mencantelkan pengait helmnya dengan perasan ngga menentu.

Laki laki ini sudah terlalu sangat kurang ajar. Dia masih shock dengan kelakuan Dave tadi sampai ngga bisa marah. Tubuhnya, juga tangannya terasa kaku.

Dengan agak susah payah Dave menaiki motor balapnya. Dave kemudian tanpa ragu meraih kedua tangan gadis iru agar melingkar di perutnya, karena Rhea tetap menyatukan kakinya saat diletakkan Dave di atas motor, hingga gadis itu kini duduk dengan posisi menyamping.

"Aku ngga mau kamu sampai jatuh tersungkur," ucap Dave sambil mengenakan helmnya.

Rhea ngga menyahut. Sensasi aneh masih mengungkungi dirinya. Tubuhnya makin terdorong ke depan hingga dia makin mengeratkan pelukannya ketika motor Dave tiba tiba sudah mulai melaju meninggalkan basemen.

*

*

*

Saat berada di dalam mobil Nazar menerima panggilan video call dari istrinya. Dia baru saja pulang dari perusahaan Herdin.

Setelah mengabaikannya sejak kepergian Rhea, akhirnya istrinya membuka jalur komunikasi dengannya. Hatinya jadi menghangat. Kekesalan yang dipendamnya saat di tempat Herdin, menguap.

Dia tadi tidak bisa sepenuhnya marah pada Herdin atas perbuatan istrinya yang menyembunyikan Rhea. Bayangan kekuasaan di belakang Herdin cukup membuatnya ngeri. Merapi Steels, Airlangga dan Artha Mahendrata, membuat siapa pun pebisninya harus sangat berhati hati jika bermasalah dengan mereka.

"Aku sudah tau siapa yang mengirimkanmu foto foto Rhea."

Nazar tidak sempat mengucapkan halo atau aku sudah merindukanmu pada istrinya.

Ternyata istrinya belum sepenuhnya berbaikan dengan dirinya.

Dilihatnya istrinya menggeser ponsel yang lain dan memperdengarkan rekaman suara yang ada di sana.

Hampir saja Nazar mengeluarkan kata makian setelah tau apa yang sudah terjadi.

"Oke, aku akan menghubungi Andika. Maafkan aku, sa---."

Nazar baru bisa mengeluarkan makiannya setelah istrinya memutuskan telpon mereka begitu saja.

Dia menghembuskan nafas dengan putus asa. Istrinya masih marah dengannya. Nazar kemudian melakukan video call pada Andika-papanya Talisha. Dia harus memperdengarkan rekaman yang baru saja dikirimkan oleh istrinya pada sahabat sekaligus relasi bisnisnya.

Andika harus tau perbuatan jahat putrinya!

Papa Talisha-Andika kaget mendengar yang dikatakan Papa Rhea-Nazar tentang yang sudah dilakukan putrinya.

"Aku minta maaf," ucapnya penuh penyesalan. Andika tidak bisa menyangkal setelah mendengarkan suara rekaman pengakuan Jani dan Moli tentang yang sudah terjadi.

Kenapa Talisha jadi jahat seperti ini? Batinnya ngga mengerti, karena sulit memahami yang ada di hati putrinya.

Nazar menganggukkan kepalanya.

"Tolong minta putrimu menghapus foto foto itu, ya." Nazar berkata dengan tatapan tajamnya.

Andika tau, saat ini hubungan persahabatan dan kerja sama yang sudah mereka bangun bertahun tahun sedang dipertaruhkan.

"Aku akan menghubungi putriku sekarang. Aku benar benar minta maaf."

"Oke. Aku percaya denganmu." Nazar memutuskan komunikasi mereka. Dia sudah sangat muak setelah tau yang terjadi. Putri mereka sudah berteman sangat lama, tapi bisa mengkhianati Rhea- putrinya.

■■

Maaf, ya, updatenya mungkin agak lambat... Lg kesal sm aturan aneh nt.... Ritensi udah 0.87 tapi ngga dpt bab terbaik.... Ktnya kualitas karyanya kurang

pdhal kl karyanya kurang kualitasnya, ritensi pasti dibawah 0.65 utk 20 bab terbaik...

Maaf ya kalo ceritanya byk yg kurang.....🙏🏼

mungkin setelah tamat, mau break dulu... Lihat nanti keputusan nt.... 🙏🏼🙏🏼

1
maret
semangat berkarya kk.. 🥹🥰 selalu q nanti karya2 kk🥰🥰🥰
Rahma AR: teeimakasih😍
total 1 replies
Dhewyy Aditya
si eldar dulu waktu di spanyol juga kelakuannya mirip aiden🤭
Rahma AR: 🤭....
total 1 replies
sleepyhead
Lagian Nazar kekeuh amat si sana perjodohan Rha dan Bskara, udah aja Tantenya Rhea aja tuh kawinin sama Bwaaang Babas 🤭
Rahma AR: 🤭😄....
total 1 replies
sleepyhead
Ya itulah, ketika cinta ditolak, dukun beranak 🤣🤣
apapun bakal dilakukan dgn segala cara, meskipun itu harus melukai hatinya sendiri
sleepyhead
Oh wajar buah jatuh sepohon pohonya 🤭😂
sleepyhead
wakakakak... ini namanya kesempatan yang mengesankan, sayang kalau di sia siakan, Dave 🤣🤣
sleepyhead
Tanpa disadari, Dave sudah makan semua bekas bibir Rhea 🤭😁
sleepyhead
Distraksi nya keren ya 🤣🤣 lagi panic masih sempet sempet nya isi tenaga dulu 🙈
Riana Efendi
Terima kasih thor🙏
Ernaaaaa
Dave kesempatan dalam kesempitan itu namanya Dave....
Rahma AR: 🤭🤭....
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
makasih double up nya.... lanjuut
Lia Kiftia Usman
ya kan papa nya🤭... asal sama Rhea aja masih maklum 😁
Dewi kunti
biasa menggunakan kesempatan dlm kesempitan
Rahmawati
lanjuttttt
✨@dian_$💫
aduuuuhhh... mau dong nambah 1 bab lagi authooor. Lebih dari satu juga nggak nolak koookk... mumpung weekend 🤗😍
Rahma AR: tunggu, ya, lg dicek nt🤭
total 1 replies
Lusi Hariyani
nikahin rhea aja dave dh menang bnyk km
Rahmawati
dave menang banyak dapet cium Rhea berkali kali
✨@dian_$💫
up jam brp sih, dah gasabar nungguinnya thooorrr🤭
Niken Dwi Handayani
sempat ngeblank pas baca kalimat"....berac". Ha.apa itu berac?🤨 setelah baca keseluruhan paragraf pelan-pelan baru ngeh. Oh...berac = ber-ac🤭🤣
Ayu Kerti
yeeeeiii, karya baru lgiii.
kerennn... semangat berkarya kakkk.
syuka dengan semua karya2mu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!