NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 : Kenapa?

Harris bersama zara datang ke kantor polisi siang ini atas informasi yang mereka dapat dari leon.

"Selamat siang pak?" Sapa Harris.

"Selamat siang?" hadi berdiri menyambut kedatangan pria yang ia kenali tersebut.

"Pak Harris ada keperluan mengurus zara?"

"Iya benar"

"Kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap zara setelah bu widya meminta menuntut balik atas kasus yang sempat menyeret nama michele" Ungkap nya.

"Pak saya kesini untuk memberikan saksi, zara tidak bersalah, apa yang dia bilang itu semua bener, michele adalah pelaku perundungan, dia adalah korbannya" Kata Kayla.

"Kayla tenang!" Peringat Harris.

"Tolong bilang sama mereka!"

"Bapak sebaiknya anda menjaga anak bapak, bisa saja jika ibu widya mendengar ini semua dia akan menuntut anak bapak" Katanya.

"Tapi pasti bukan tanpa alasan anak saya berbicara demikian, dia pasti berbicara benar" Balas Harris.

"Apa anda punya bukti?" Tanyanya.

"Gimana dengan surat yang di tulis sama mimi?"

"Kami memberi keputusan bahwa surat tersebut di palsukan karena zara memiliki dendam pada michele di masa lampau" Balasnya.

"Bapak ngomong gini karena bapak di bayar kan sama mereka?!" Bentak kayla.

"Kay kamu sabar!" Peringat Harris.

"Saya pernah ngalamin pak! karena mereka orang berada jadi mereka bisa semena mena dengan kami! itu gak adil!"

"Kamu baru saja memberikan vonis yang tidak baik kepada saya dan para rekan kerja saya yang lain, kamu bisa saya tuntut atas pencemaran nama baik juga"

Kayla terdiam, gadis itu seolah tengah mencerna sesuatu, ia sangat familiar dengan apa yang di katakan polisi tersebut.

"Apapun keadaan nya si miskin selalu kalah" Ujar Kayla.

"Papi?" zara datang dari balik pintu.

"Zara?" Balas Harris.

Zara langsung berlari ke pelukan pria itu dan memeluk harris erat, ia menangis tersedu di dalam pelukan nya.

"Tenang nak" Katanya.

"Aku gak bohong" Isaknya.

Kayla diam di tempat nya, ia tentu pernah merasakan bagaimana menderitanya posisi itu.

"Michele emang ngelakuin ini semua, ada yang gak bener di sini, aku minta papi percaya sama aku" Isak Zara

Sebenarnya Harris tak cukup mengerti mengapa gadis ini selalu memanggilnya dengan sebutan itu, seingatnya hanya Kayla lah yang melakukan nya.

"Aku mohon percaya sama dia, pa" Kata Kayla.

Zara mendongak saat mendengar suara yang lain, gadis itu adalah Zara namun raganya adalah miliknya.

"Sekarang gue tau rasanya" Kata Zara.

Kayla dan Zara sama sama menangis, seandainya dulu ia mau peduli akan nasib para siswa yang mengadu tentang pembullyan mungkin ayahnya akan segera menindak lanjuti masalah ini, mungkin dirinya tak akan sampai pada kantor polisi saat ini.

"Gue nyesel" Isak Zara.

Harris memperhatikan bagaimana kedua gadis itu berbicara, dari yang ia lihat mereka terlihat seperti memiliki kepribadian yang tertukar.

"Gue nyesel karena gue nyuruh papi buat gak dengerin omongan kalian" Katanya.

Kayla mendekat, ia menarik Zara ke dalam pelukan nya, berharap sedikit menenangkan perasaan gadis itu.

"Aku yang paling tau gimana rasanya, aku minta maaf karena aku kamu jadi begini" Kata Kayla.

"Gue nyesel zar gue nyesel! gue benci sama mereka semua! mereka penjahat!" Isaknya.

Zara dan Kayla saling berpelukan, beradu emosi yang membara, situasi ini sudah Zara duga akan terjadi, karena michele tak akan pernah benar benar membuatnya tenang.

"Siang om?" Sapa leon.

"Siang?" Harris membalas.

Leon mengerutkan alisnya bingung dengan interaksi yang terjadi antara Kayla dan juga Zara, bagaimana 2 gadis itu menjadi dekat seperti ini?

Ia tentu mengenal Kayla, gadis kaya raya pemilik sekolah yang sangat populer dan di kenal oleh semua orang di sekolahnya, namun ia tak mengerti kenapa kayla mengenal Zara bahkan terlihat sangat dekat.

"Leon? apa yang kamu ketahui?"

"Saya dan Zara sudah memberikan pengakuan pada polisi, namun mereka menganggap kami berbohong karena tidak punya bukti yang lebih, mereka menuduh Zara melakukan pencemaran nama baik, apalagi dulu Zara pernah bertengkar dengan michele, katanya itu semakin memperkuat tuduhan bahwa Zara melakukan fitnah pada michele" Ungkap Leon.

"K-kamu tau apa?" Tanya Kayla.

"Jadi gue sempet nolongin Zara yang waktu itu di jebak sama michele, mereka bahkan bawa Ryan sama angga buat macem macemin Zara, tapi untungnya gue datang tepat waktu dan selamatin mereka" ungkap Leon.

"Leon? dia peduli sama aku?" Batin Zara.

"M-makasih le, karna udah ngelindungin Zara" Kata Kayla.

"Iya gak apa apa, lagian lo gak perlu makasih, anyway gue gak tau kalo kalian sedeket ini" Balas Leon.

"Ini bukan saatnya bahas itu, biarkan saya bicara sama pak hadi sebentar, kalian semua tunggu sini" Kata Harris.

Ketiganya mengangguk setuju dengan ucapan Harris, kemudian Harris masuk ke dalam ruangan bersama dengan polisi bernama hadi tersebut.

"Zara!?" Sita berteriak memanggil.

Baik Zara dan Kayla sama sama menoleh pada arah suara, tanpa aba aba Kayla berlari ke arah sita dan memeluk wanita itu erat.

"I-ibu" Isaknya.

Sita merasa kebingungan, kenapa Kayla memeluknya? ia tadinya datang untuk memenuhi panggilan dari polisi bahwa Zara berada di sini.

"N-nak? ada apa?"

"Ibu ini Zara ibu" Batin Zara.

Leon semakin merasa heran, bahkan Kayla juga sangat dekat dengan ibu Zara.

"Kok dia bisa kenal sama ibu lo? kalian temenan?"

"Diem deh" Balas Zara singkat.

"Iya ibu di sini, ibu kesini mau liat Zara, dia di tangkep polisi atas dugaan pencemaran nama baik, ibu sangat khawatir" Katanya.

"Zara gak apa apa kok" Balas Zara.

"Gak apa apa gimana?! kenapa bisa kaya gini sih nak? jangan buat ibu khawatir sama kamu!" omel Sita.

Kayla tertawa kecil, ia merindukan omelan ibunya, terasa sangat lama ia tak mendengar ocehan itu.

"Zara? apa yang terjadi?" Tanya Sita.

"Maafin Zara ya ibu udah buat ibu khawatir" Ucap kayla.

"Kamu gak perlu minta maaf nak, ibu marah sama anak ibu, akhir akhir ini dia bandel banget, sampai masuk kantor polisi" Sita mulai bersedih.

"Selama ini pasti Kayla hidup sebagai dirinya sendiri, dia sangat berbeda sama aku, ibu pasti kesulitan" Batin Zara.

"Aku gak mau ibu kesulitan lagi, aku janji setelah ini selesai aku bakalan balik lagi dan bertanggung jawab atas semuanya, aku janji" Kata Kayla.

Sita merasa canggung, entah mengapa Kayla terlihat lebih mirip dengan Zara nya dari pada Zara itu sendiri.

"Gue bakalan selesain ini dulu, gimana pun tuh orang orang jahat udah nyusahin gue selama ini, gue gak bakalan mau balik kalo masalah ini belum selesai!" Tolak Zara.

"Tapi kay?"

"Gue bakalan bantuin lo!" Potong Zara pada ucapan Kayla.

"Sebenarnya kalian ini... kenapa?" Tanya Leon bingung.

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!