NovelToon NovelToon
Karma Suami Durhaka

Karma Suami Durhaka

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Keluarga / Selingkuh
Popularitas:56.9k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

​"Aku menceraikanmu, Hana. Hari ini, detik ini, saat ini juga."

​Hana Anindita terpaku, tangannya yang gemetar mengusap perutnya yang sudah memasuki bulan ketujuh.

Di hadapannya, Bima Erlangga - pria yang berjanji akan menjaganya sehidup semati - menatapnya dengan sorot mata penuh kebencian.

Demi mengejar cinta masa lalunya yang kembali, Bima tega membuang belahan jiwanya sendiri. Bima mengira Hana akan bersimpuh di kakinya, memohon agar tidak ditinggalkan demi janin di rahimnya.

Namun, dugaannya salah besar. Hana hanya tersenyum tipis, mengemasi barang-barangnya, dan pergi tanpa menoleh lagi.

​Saat Bima mulai menyadari bahwa Clarissa tidak sesempurna bayangannya, dan saat Hana mulai bersinar di tangan pria lain, sanggupkah Bima menjilat kembali ludah yang telah ia buang?

Atau selamanya ia hanya akan menjadi orang asing bagi anak yang dulu ia tolak kehadirannya?

Kita simak cerita selanjutnya yuk di karya Novel => Karma Suami Durhaka.
By: Miss Ra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29

"Ada saatnya penyesalan bukan lagi soal air mata, melainkan tentang bagaimana meruntuhkan seluruh dunia yang telah kita bangun di atas kebohongan. Di episode ini, Bima akhirnya mengambil langkah radikal untuk menumbangkan sang parasit, namun ia lupa bahwa badai yang ia ciptakan di rumah tangganya telah merembet hingga ke fondasi kekaisaran bisnisnya. Saat harta mulai menguap dan kehormatan dipertaruhkan, akankah Bima mampu bertahan, ataukah ia akan ikut hancur bersama puing-puing Erlangga Group?"

.

.

Lampu jalanan Jakarta yang temaram tampak meluncur cepat di sisi mobil sport milik Bima. Tangan pria itu mencengkeram kemudi dengan sangat kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Amarah yang meledak di club tadi tidak lantas padam, justru ia kini merasa memiliki energi gelap untuk menghancurkan apa pun yang menghalangi jalannya.

Ia meraih ponselnya yang tergeletak di jok samping, menekan panggilan cepat ke asisten pribadinya, Panji.

"Halo, Pak Bima?" suara Panji terdengar parau, sepertinya ia baru saja terlelap.

"Panji, dengarkan instruksiku baik-baik," suara Bima berat dan dingin, tak menyisakan ruang untuk bantahan. "Kosongkan apartemen unit 12-B malam ini juga. Seret semua barang milik Clarissa, termasuk pakaian, tas, sepatu, semuanya, masukkan ke karung sampah dan buang ke lobi atau bakar sekalian jika perlu. Ganti kode akses pintunya sekarang. Jangan biarkan wanita itu masuk meski hanya untuk mengambil sehelai rambutnya."

"Tapi Pak, ini sudah hampir jam dua pagi, apakah tidak sebaiknya ..."

"LAKUKAN SEKARANG!" raung Bima. "Dan satu lagi, besok pagi kumpulkan semua bukti transaksi kartu kredit yang ia gunakan secara ilegal. Kita akan melaporkannya atas dugaan pencurian aset. Aku ingin dia tidak punya tempat sembunyi di kota ini!"

Bima memutus sambungan telepon dengan kasar. Napasnya memburu. Ia merasa sedikit puas membayangkan wajah histeris Clarissa saat mendapati dirinya terusir secara hina.

Namun, kepuasan itu sirna saat mobilnya memasuki pelataran rumah utama keluarga Erlangga. Ia melihat lampu ruang tengah masih menyala benderang, sebuah pertanda bahwa sang ratu, Bu Sarah, belum memejamkan mata.

Di dalam rumah, Bu Sarah duduk di sofa kulit yang dingin. Di depannya berserakan berkas-berkas laporan keuangan yang membuat kepalanya seolah ingin pecah.

Keningnya dipijat berulang kali, mencoba mengusir rasa pening yang luar biasa.

Kenyataan yang ia temukan jauh lebih buruk dari yang ia bayangkan. Erlangga Group bukan hanya sedang goyah, perusahaan itu sedang sekarat.

Suntikan dana dari aset luar negeri miliknya pun tidak akan cukup untuk menambal kebocoran yang disebabkan oleh kelalaian Bima dan pengkhianatan diam-diam dari dalam.

Tepat saat itu, Bima melangkah masuk dengan wajah merah padam, sisa-sisa emosi dari club masih membekas di raut wajahnya.

Ia tampak berantakan, kancingnya sudah ia longgarkan, dan aroma alkohol samar-samar tercium dari tubuhnya.

"Dari mana saja kamu?" suara Bu Sarah datar, namun menusuk.

Bima berhenti di tengah ruangan. "Aku baru saja mengakhiri semuanya dengan Clarissa, Ma. Aku sudah membuangnya. Aku memerintahkan Panji untuk mengosongkan apartemennya malam ini."

Bu Sarah mendongak, menatap putranya dengan tatapan yang sangat menghina. "Oh, jadi kau baru saja menjadi pahlawan bagi dirimu sendiri setelah membuang sampah yang kau pungut? Kau pikir itu prestasi, Bima?"

"Ma, aku sudah sadar! Aku melihatnya berselingkuh malam ini! Aku sadar betapa rendahnya dia dibanding Hana!" bela Bima dengan suara meninggi.

**BRAK** !!!

Bu Sarah menggebrak meja marmer di depannya hingga dokumen-dokumen itu berterbangan. Ia berdiri dengan mata berkilat marah.

"Hana! Hana! Berhenti menyebut nama menantuku dengan mulutmu yang bau alkohol itu!" bentak Bu Sarah. "Kau sibuk mengurusi pelacur itu sementara kerajaanmu sedang terbakar! Lihat ini!"

Bu Sarah menyambar satu bundel laporan dan melemparkannya tepat ke dada Bima.

"Saham kita anjlok 15% dalam satu minggu. Vendor-vendor besar menarik diri karena mereka tidak percaya pada kepemimpinan seorang CEO yang lebih sering masuk infotainment karena skandal daripada masuk ruang rapat! Bank sudah mulai mengirimkan surat peringatan. Aset Mama di London pun terkunci karena ada audit mendadak. Kita sedang berada di ujung tanduk, Bima!"

Bima tertegun. Ia mengambil berkas itu, matanya menyisir angka-angka yang memerah. Ia memang tahu perusahaan sedang sulit, tapi ia tidak menyangka situasinya seburuk ini.

"Kenapa... kenapa bisa separah ini? Bukankah proyek di Kalimantan sudah berjalan?" tanya Bima gagap.

"Proyek itu mandek karena dana operasionalnya kau gunakan untuk membiayai gaya hidup mewah Clarissa melalui kartu perusahaan! Dan kau tahu siapa yang memenangkan tender tandingan di sana? PT. Wijaya!" Bu Sarah tertawa getir. "Perusahaan yang bekerja sama dengan kekasih simpananmu itu untuk menghancurkan kita!"

Bima jatuh terduduk di kursi, tangannya gemetar. "Clarissa... dia benar-benar mengkhianatiku hingga ke akar-akarnya."

"Bukan Clarissa yang menghancurkan kita, Bima. Tapi dirimu sendiri! Keangkuhanmu, nafsumu, dan ketulianmu tentang keuangan setahun yang lalu!" Bu Sarah melangkah mendekati Bima, menatapnya dengan penuh rasa muak.

"Sekarang, pilihannya hanya dua. Kau menyerahkan seluruh sisa sahammu kepada Mama agar Mama bisa melakukan restrukturisasi total, atau kita semua akan jatuh miskin dan mendekam di penjara karena gagal bayar pajak dan utang vendor."

Bima menengadah, matanya yang merah menatap ibunya. "Ma, beri aku kesempatan. Aku akan memperbaiki semuanya ..."

"Baiklah, Mama akan memberikan kamu satu kesempatan. Kalau sampai gagal, kau pasti akan menyesal, Bima!"

Bu Sarah melangkah pergi menuju kamarnya, meninggalkan Bima yang membatu di ruang tengah yang luas dan sunyi. Penyesalan itu kini berubah menjadi obsesi yang berbahaya di kepala Bima.

Ia merogoh sakunya, mengeluarkan kotak anting berlian itu lagi. Ia tidak peduli jika perusahaan hancur. Ia tidak peduli jika ia jatuh miskin. Di kepalanya, hanya ada satu skenario.

Ia tidak boleh kehilangan Hana. Jika ia jatuh miskin, maka ia harus menarik Hana kembali ke sisinya, bagaimanapun caranya.

Bima mengambil ponselnya kembali, mengirim pesan kepada asistennya.

"*Cari tahu detail pernikahan Hana. Aku akan menggagalkan semuanya*."

Ikuti terus kelanjutannya yaaa ...!

...----------------...

**To Be Continue** ....

1
Thewie
lanjut thor💪
Miss Ra: 💪siaaaapppp

🤗
total 1 replies
Arieee
menguras emosiiii,,,, /Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/
Miss Ra: 🤗🙏
/Heart//Kiss/
total 1 replies
Ma Em
Akhirnya Bu Sarah akan datang untuk bertemu dgn Bima .
sunaryati jarum
Hatimu sungguh mulia Hana menyelamatkan orang yang telah menia,,- nyiakanmu
Ma Em
akhirnya masalah yg Bima hadapi sdh selesai , semoga Bima berjodoh dgn. Nadin .
༄⃞⃟⚡R⁹
gaassss terus thooorrrr🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Eva Karmita
semangat Bima ...semoga cepat ketemu Hana dokter Adrian sama Saka ya Bim
Eva Karmita
Hana kamu wanita yang baik... walaupun Bima pernah jahat tapi Hana tidak pernah dendam ataupun benci
Ma Em
Semangat Bima semoga kebenaran cepat terungkap , emang Hana orang baik meskipun sdh disakiti sama Bima tapi msh simpati dan merasa kasihan pada Bima .
Lee Mba Young
Bima lupa dng anak nya dpt gadis daun muda 🤣. gk ingat ngirim nafkah anak nya juga.
Dr sini dah kelihatan bima gk Ada tanggung jawab. sekarang dah ketutup gadis ting ting siapa yg nolak. palagi bima suka free sex dng mantan pa gk nyut nyut itu minta buru buru kawin.
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
kasian juga sih sama bima . tapi mau gimana lagi
Yuliana Tunru
kasihan bima apa hrs berhenti saat akan bnemulai hidup x yg hancur ..ayo thorr jgn gitu kasihan hana bantu dgn klarifikasi z lewat medsos biar jgn sampai.kelak rekam jejak ayah saka sangat buruk krn.pasti suatu saat saka akan tau siapa ayah x jg sebagai.manusia pasti tak tega
Lee Mba Young
Anggap saja karma mu krn lalai nafkah anakmu. Dr Lahir blm kau kasih lo anakmu.
mkne usaha mu kali ini gagal lagi. ntar kl punya usaha lagi ingat nafkah anakmu jng ingat perempuan tok, lihat Ada yg deketin bening daun muda lngsung lupa kl punya anak.
Lee Mba Young
Mungkin cobaan ini krn km gk ngirim nafkah buat anakmu pdhl anak sah kan.
mkne rejekimu di mati kan lagi krn Ada hak anakmu yg tak kau berikan.
walau ibunya gk nerima saat kau beri tp itu kewajibanmu lo sbgai bpk. mkne rejekimu di mati kan lagi krn hak anakmu tak kau sampaikan. mlh sibuk main cewek dng nadin gk ingat anak dulu.
hrse tobat, bikin usaha gede buat warisan anak dulu, nafkah kl sdh baru mikir cewek lain.
Yuliana Tunru: jgn terpancing bima krn itu malah yg diharapkam rendy dan jalang x..smoga bima bisa mbalik fakta biar yg jahat dapat karma kasihan bima ..ayo nadin bantu bima
total 1 replies
sunaryati jarum
Ngapain Bima harus menanggapi Clarissa , seharusnya nBima menuntut.harta yang dihabiskan Clarissa,apa ini strategi untuk bisa menghancurkan Randy dan Clarissa tanpa mereka sadari
sunaryati jarum
Cepat amat ,dari membuang Hana lalu memelihara Clarrissa ular kobra rakus harta sekarang diincar Nadin
sunaryati jarum
Emak lega jika Bima sudah berjanji tidak mengusik kehidupan Hana
Ma Em
Semoga Hana selalu bahagia bersama Adrian , semangat Bima kamu juga semoga cepat sukses dan mungkin Nadin akan menjadi pengganti Hana .
anju hernawati
Bima dan Hana harus bahagia menurut versinya masing masing ........................
Machmudah
maaf ye Thor, masih blm rela aja k bima bisa bangkit Dan kaya lg apalagi dpt wanita lg .....karmanya terlalu enak Thor...cm jd miskin, sedangkan pengorbanan Hana diusir kondisi hamil ...itu sesuatu banget Thor perjuangan banget
Miss Ra: iya kak...

tenang ajah, masih banyak kesusahan bima di episode ke depannya...
🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!