NovelToon NovelToon
Lepaskan Aku, Tuan Jason

Lepaskan Aku, Tuan Jason

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO Amnesia / Pelakor / Dijodohkan Orang Tua / Romansa Fantasi / Konflik etika / Selingkuh
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Min Ara wanita yang di jodohkan dengan Jeon Jason, lelaki tampan yang mempunyai kharisma kuat yang merupakan seorang putra tunggal dari keluarga Jeon.

Sebagai syarat lelaki itu mendapatkan seluruh hak warisnya, Jason harus menikah dengan Ara.

Ara mengira kehidupannya akan bahagia dengan menjadi istri Jeon Jason, tetapi semua itu hanya ada dalam angannya saja. Jason yang berstatus suaminya itu, tidak lebih dari seorang iblis yang selalu menyakiti hatinya.

Ara tidak bisa mengelak perasaannya yang mulai terjebak di dalam lingkaran yang di buat Jason, tetapi itu semua adalah sebuah kesalahan besar baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28| Meninggalkanmu

Nara mengajak Ara pergi ke mall untuk mengambil pesanannya yang sudah datang, dengan wajah yang terlihat bahagia Nara berjalan terlebih dahulu memasuki mall dan meninggalkan Ara yang masih berada di parkiran mobil.

Ara hanya menghembuskan napas kesal, karena sahabatnya itu lebih memilih barang pesanannya itu daripada dirinya. Ara memasuki mall dan mencari keberadaan Nara yang di yakini berada di salah satu toko langganan Nara.

“Akhirnya aku menemukannya juga,” desah lega Ara saat melihat Nara sedang berbicara dengan pemilik toko. Ara melangkah memasuki toko tersebut dan menghampiri Nara di sana.

“Kau tega meninggalkanku sendiri di parkiran!” kesal Ara setelah ia duduk di sampai Nara yang tersenyum tanpa dosa menatap ke arahnya.

Ara mendengus dan mengalihkan pandangannya ke sekitar toko sampai netranya tak sengaja melihat sesosok yang ia kenali. Ara tersenyum lebar dan beranjak dari duduknya menghampiri orang itu.

“Park Marten!” panggil Ara sambil melangkah ke arah Marten.

Marten mengalihkan pandangannya dan menatap Ara dengan senyum tampan di wajahnya.

“Hai, Ara,” sahut Marten yang langsung memeluk tubuh Ara yang baru saja sampai di hadapannya. Ara masih terdiam, karena ia masih belum menyadarinya sampai sebuah tangan menariknya dari pelukannya lelaki itu.

“Jangan sentuh sahabatku dengan tangan kotormu itu, tuan Park!” marah Nara membuat Ara terkejut mendengarnya.

“Kalian saling mengenal?” bingung Ara menatap kedua dengan tatapan bingungnya.

“Ini nih orang yang sengaja menabrak mobilku malam itu! Sudah tidak bertanggung jawab malah melarikan diri!” seru Nara dengan nada kesal di suaranya.

“Aku terburu-buru waktu itu! Sekarang katakan berapa yang harus aku ganti?” tanya Marten tak kalah ketusnya membuat Ara melongo tak percaya.

Tak lama kemudian Ara tertawa, membuat dua orang yang bersitatap penuh permusuhan itu kini mengalihkan pandangannya ke arahnya.

“Kau kenapa?” tanya kedua secara bersamaan membuat tawa Ara semakin menjadi.

Mereka berdua menatap aneh ke arahnya.

“Kalian sangat lucu dan aku juga tidak tahu kenapa bisa tertawa lepas seperti ini,” jawab Ara yang mulai menghentikan tawanya dan menggaruk kepalanya dengan bingung.

“Aneh,” balas kedua dengan bersamaan lagi.

“Kalian dari tadi selalu kompak bicaranya atau jangan-jangan kalian mulai berjodoh, nih!” seru Ara menggoda mereka berdua.

“Heh! Kau yang mengikuti kata-kataku!” ujar mereka berdua kembali kompak membuat Ara semakin yakin.

“Tuh kan? kalian kompak lagi!” tambah Ara membuat wajah kedua menjadi merah, Ara tak tahan untuk menahan tawanya, sehingga Ara kembali tertawa sampai perutnya keram dan batuk-batuk.

“Ara kau tidak apa-apa?” panik Marten dan Nara saat melihat Ara tak menghentikan batuknya.

Lelaki itu memberikan Ara sebotol air mineral dan Ara langsung meneguknya.

“Sudah merasa mendingan?” tanya Marten sambil mengusap punggung Ara.

Nara langsung menepis tangan Marten dan menggantinya menggunakan tangannya untuk mengusap punggung Ara untuk meredakan batuknya.

“Itu karma, karena sudah menertawakanku!” celetuk Nara setelah batuk Ara reda.

Ara hanya menyengir lebar.

“Lagian kalian berdua begitu lucu,” kalimat Ara itu membuat Nara dan Marten saling menatap tajam satu sama lain.

“Sudahlah, ayo kita pergi dari sini! Di sini begitu gerah dan sangat pengap, karena ada nih orang!” tunjuk Nara kepada Marten yang langsung menepis tangannya.

“Hei, nona! Jaga bicaramu itu! Kau ini perempuan, tetapi tidak terlihat ada feminim-feminimnya,” balas Marten.

“Terserah aku mau bagaimana, karena ini adalah hidupku bukan hidupmu. Jadi, berhenti mengurusi hidup orang lain!”

Mereka berdua mulai kembali berdebat membuat Ara menjadi pusing mendengarnya. Ara mencoba melerai keduanya, namun tidak bisa, karena dirinya di abaikan dan tidak didengar oleh mereka yang masih asik berdebat.

“Jasin?” gumam Ara saat melihat Jason bersama Heori memasuki toko.

Ara melangkah pelan menghampiri mereka dan meninggal Nara yang masih berdebat dengan Marten. Ara berada di belakang keduanya yang tampak tak menyadarinya.

“Bagaimana dengannya setelah mendapat teror dari kita?” suara Heori mulai terdengar di telinga Ara.

Ara menatap kedua dan ia mulai merasa ada sesuatu yang tidak benar dari perkataan Heori tadi.

“Ara? Awalnya aku lihat wajahnya ketakutan, tapi aku mencoba untuk menenangkannya dan mengatakan bahwa tidak akan terjadi hal yang buruk saat ada aku, ternyata dia mulai mencurigaimu dan aku meyakininya kalau pelakunya itu bukan kau,” Jason menjawab.

“Apa dia percaya kalau itu bukan aku?” tanya Heori lagi yang di balas kekehan kecil dari Jason yang memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya.

“Kau tenang saja, Ara sudah yakin kepadaku dan kini kita akan lanjut ke tahap selanjutnya. Aku sangat ingin membuatnya menjadi gila dengan teror yang kita lakukan kepadanya. Aku ingin cepat-cepat bebas darinya dan kembali ke dalam kehidupanku sebelumnya, aku ingin Ara sendiri yang bilang ingin mengakhiri pernikahan konyol itu di hadapan Ayah,” jelas Jason membuat Ara tertawa cukup kencang, sehingga Jungkook dan Heori langsung membalikkan tubuh.

Jason sangat terkejut saat melihat Ara di belakangnya dengan wajah yang berlinang air mata.

“Setelah cukup lama aku diam, sekarang aku mulai menyadarinya. Aku terlalu lelah menahan semua ini, aku sudah tidak sanggup dengan ini semua. Kau sudah berhasil menyakitiku lebih dalam lagi, ku akui sekarang kau memang tidak bisa berubah. Rasa sakitku ini sudah terlalu dalam untuk di obati. Jika, itu memang maumu akan ku kabulkan. Aku akan pergi yang jauh dan meninggalkanmu sesuai keinginanmu itu,” ujar Ara menatap pedih ke arah Jason yang terdiam.

“Jika, kau menginginkan aku untuk pergi? Aku akan meninggalkanmu!” seru Ara yang mulai melangkah mundur dari hadapan Jason yang masih terdiam.

“Kau benar-benar ya? Sudah ku katakan! Kalau kau menyakiti Ara lagi, aku tidak akan memaafkanmu dan kau ingat kata-kataku waktu itu! Ini sudah kelewat batas dan kau memang tidak pantas untuk Ara,” ujar Jason yang datang bersama Nara, mereka juga mendengar percakapan Jason dengan Heori.

“Kalau saja membunuh itu diperbolehkan, detik ini juga nyawamu sudah habis di tanganku!” seru Nara dengan memeluk Ara yang menangis.

“Nar, aku sudah lelah dan tidak bisa menahannya lagi,” lirih Ara dalam pelukan Nara.

Jason mendengarnya, hatinya tiba-tiba sesak.

“Tenanglah, di sini ada aku,” bisik Nara.

“Sakit, Nar,” cicit Ara menyayatkan hati Jason.

“Ara?” panggil Jason dengan mencoba mendekati Ara, Marten langsung memukul rahangnya dengan keras sehingga membuatnya terjatuh di lantai.

“Ara?” pekik Nara saat merasakan tubuh Ara yang melemah di pelukannya.

Marten yang sedang memukul Jason menoleh dan terkejut saat melihat Ara pingsan. Jason langsung berdiri dan meraih tubuh Ara, ia membopong tubuh Ara keluar dari mall disusul olah Nara dan Marten di belakangnya.

Bersambung...

1
Bagong
jijik
Piyah
ara lebayy
Mita Paramita
jason lagi akting baik yaaa🤨 curiga ada udang dibalik batu 🤣🤣🤣
Piyah
lanjut
Piyah
dialognya kurang banyak
Ara putri
mampir kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!