NovelToon NovelToon
Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dulu aku berjanji di depan Tuhan untuk menjaganya, namun dunia seolah memaksaku untuk ingkar."
Tian hanyalah seorang pria sederhana yang dianggap 'tidak berguna' oleh keluarga besar istrinya, Mega. Pernikahan mereka yang didasari cinta suci harus berhadapan dengan tembok tinggi bernama kemiskinan dan penghinaan. Saat Mega divonis mengidap penyakit langka yang membutuhkan biaya miliaran, Tian tidak menyerah.
Ia menjadi kuli di siang hari, petarung jalanan di malam hari, hingga terseret ke dalam pusaran dunia gelap demi satu tujuan: Melihat Mega tersenyum kembali. Namun, saat harta mulai tergenggam, ujian sesungguhnya datang. Apakah kesetiaan Tian akan tetap utuh saat godaan wanita lain dan rahasia masa lalu Mega mulai terkuak?
Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang pembuktian bahwa bagi seorang suami, istri adalah surga yang layak diperjuangkan meski harus melewati neraka dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Season 2

BAB 27: Bayang-Bayang di Balik Tawa

Januari 2026 membawa angin laut yang lebih hangat di pesisir tempat Tian membangun "surga" kecilnya. Setahun telah berlalu sejak tragedi berdarah di Singapura. Bekas luka di punggung Tian kini telah mengeras, menjadi simbol bisu dari harga yang harus ia bayar untuk kebebasan istrinya.

Di teras rumah kayu yang sederhana namun rapi, Tian memperhatikan Mega yang sedang menimang putra pertama mereka, Arka. Nama itu diambil dari nama babak perjuangan terberat dalam hidup mereka. Mega terlihat begitu cantik di bawah sinar matahari pagi; rona merah di pipinya menandakan kesehatan yang telah pulih sepenuhnya.

"Mas, lihat Arka," panggil Mega lembut, suaranya seperti melodi yang selalu menenangkan jiwa Tian. "Dia punya mata yang sama persis denganmu. Tajam, tapi penuh cinta."

Tian mendekat, mengecup kening istrinya lalu mengelus pipi mungil bayi berusia enam bulan itu. "Aku hanya ingin dia punya kehidupan yang jauh lebih tenang daripada ayahnya, Sayang."

Namun, di tengah momen puitis itu, Tian merasakan sesuatu yang aneh. Saat ia menyentuh tangan mungil Arka, suhu tubuh bayi itu terasa sangat panas, namun kulitnya berubah menjadi biru pucat dalam hitungan detik.

"Mega... kenapa Arka?" suara Tian mendadak tercekat.

Mega panik. Arka tiba-tiba berhenti menangis, tubuhnya kaku, dan matanya berputar ke atas. Ini bukan kejang biasa. Polanya sangat mirip dengan saat Mega dulu tersiksa oleh racun biologis The Circle.

"TIDAK! Tidak mungkin!" jerit Mega.

Tian segera menggendong Arka, mencoba melakukan pertolongan pertama dengan tangan yang bergetar. Ketakutan yang selama setahun ini ia kubur dalam-dalam, kini meledak kembali ke permukaan. Ia segera berlari menuju mobil tua di depan rumah, namun langkahnya terhenti.

Di ujung jalan setapak, sebuah mobil hitam mewah—mobil yang sangat ia kenali—terparkir dengan tenang. Seseorang keluar dari sana. Bukan Jenderal Yudha, melainkan seorang pria asing berpakaian jas abu-abu tanpa ekspresi.

"Selamat pagi, Tuan Tian. Maaf mengganggu masa pensiun Anda," ucap pria itu dengan bahasa Indonesia yang kaku. "Kami datang bukan untuk bertarung. Kami datang untuk memberikan 'dosis' bulanan yang dibutuhkan putra Anda."

Tian meradang. Ia meletakkan Arka di pelukan Mega yang menangis histeris. "Apa maksudmu?! Apa yang kalian lakukan pada anakku?!"

"Genetik adalah warisan yang tak bisa dihapus, Tuan," pria itu menyerahkan sebuah tabung kecil berisi cairan emas. "Project Heaven tidak berakhir pada istri Anda. Arka adalah subjek murni pertama yang lahir dari 'Mutiara' kami. Tubuhnya tidak bisa memproses oksigen tanpa zat ini. Berterima kasihlah pada kami karena telah membiarkannya hidup selama enam bulan ini."

Tian merasa dunianya runtuh untuk kedua kalinya. Ternyata, selama setahun ini mereka tidak benar-benar bebas. Mereka hanya dilepaskan dengan tali yang sangat panjang. The Circle sengaja membiarkan mereka bahagia, agar rasa sakit saat ditarik kembali terasa ribuan kali lebih pedih.

"Berikan penawarnya!" raung Tian, hendak menerjang pria itu.

"Tentu," pria itu melemparkan tabung itu ke arah Tian. "Itu untuk satu bulan. Jika Anda ingin sisa hidupnya aman, ada sebuah tugas di Swiss yang hanya bisa dilakukan oleh 'Sang Macan'. Jenderal Yudha sudah gagal melakukannya... itulah sebabnya dia 'pensiun' selamanya di dasar jurang kemarin pagi."

Mendengar kabar kematian Yudha, jantung Tian seolah berhenti berdetak. Pelindungnya telah tiada. Satu-satunya orang yang memegang kunci hukum atas kasus mereka telah dilenyapkan.

Tian menatap istrinya yang mendekap bayi mereka dengan hancur, lalu menatap tabung emas di tangannya. Ia tahu, mulai detik ini, Januari 2026 bukan lagi tahun kedamaian. Ini adalah awal dari perang yang lebih besar.

"Mas... jangan pergi..." rintih Mega, ia tahu persis apa arti tatapan mata Tian.

Tian berlutut, mencium tangan istri dan anaknya. "Jika aku tidak pergi, kita akan kehilangan dia dalam waktu sebulan, Mega. Aku akan menghancurkan mereka sampai ke akarnya, agar Arka tidak perlu merasakan apa yang kita rasakan."

Saat pria berjas itu hendak masuk kembali ke mobil, ia menoleh ke arah Tian. "Oh, satu lagi. Jangan mencoba menghubungi Paman Hasan. Dia sedang sibuk 'berlatih' bersama kami sebagai instruktur baru. Sampai jumpa di Zurich, Macan." Mobil itu melesat pergi, meninggalkan Tian yang berdiri di tengah debu dengan dendam yang sudah mencapai ubun-ubun. Di tangannya, sebuah tiket pesawat digital muncul di ponselnya: Jakarta - Zurich, First Class. Tian menyadari, kali ini ia bukan hanya melawan organisasi, ia melawan takdir darahnya sendiri.

1
grandi
pasti ada harapan
grandi
Tian selalu kuat ya💪
grandi
sesaknya minta ampun dah/Sob/
Panda%Sya(🐼)
Di novel 2027 udah dateng ya thor🤣 Happy new year Thor/Facepalm/
christian Defit Karamoy: sebenarnya tahunnya emang saya buat begitu agar lebih menyenangkan 😄
trimakasih selalu suport ya 🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Biar makin semangatt ni Aku bagi /Rose/
christian Defit Karamoy: trimakasih kakakku🙏😍
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
semoga tian ga kenapa-napa
christian Defit Karamoy: ikuti terus ya qila🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Banyak banget rintangan nya Tian, semoga tetap kuat ya💪
christian Defit Karamoy: iya kak😭
total 1 replies
studibivalvia
penulisan rapi jadi enak banget bacanya 😎 yuk terus lanjutkan kak semangat
christian Defit Karamoy: siap kak trimakasih🙏
total 1 replies
Arceusssxara
💪
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Gas terus thor. Sampai tujuan
christian Defit Karamoy: siap trimakasih kak🙏
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
ceritanya bagus, semangat terus up nya thor
christian Defit Karamoy
iya bang/Sob/
Panda%Sya(🐼)
Si manusia satu itu, sangat kejam sekali huh😤
Kenjiro Dominic
span thor
christian Defit Karamoy: siap😄
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
ibumu bohong mega jangan dipercai, kesel banget aku sama nenek tua ini rasanya pengen ku pukul pakai kayu mulutnya 1000×
christian Defit Karamoy: /Sob//Sob//Sob/
total 1 replies
christian Defit Karamoy
amin🙏
Kasychan`●⑅⃝😽
lanjut thor
christian Defit Karamoy: siyap😄
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
yang sabar ya Tian ini ujian
christian Defit Karamoy: /Sob/
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
semangat terus Tian, ayo jangan nyerah dulu💪☺
christian Defit Karamoy: siap qila🙏
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
beginilah orang klau sudah cinta dengan seseorang, ia akan melakukan apapun bahkan nyawapun dia pertaruhkan demi orang yang dia cintai, beruntung banget ya mega, btw semangat terus thor up nya, semoga karyanya bisa ramai ya☺
christian Defit Karamoy: amin amin qila🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!