NovelToon NovelToon
DIVA AND THE BRANDALS

DIVA AND THE BRANDALS

Status: tamat
Genre:Masalah Pertumbuhan / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:75.6k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Diva seorang siswa yang dikenal Bodoh sehingga sering tidak naik kelas. Dia terpaksa harus pindah sekolah agar bisa naik kelas. Berharap menjadi lebih baik di sekolah yang baru, Diva justru malah berubah menjadi seorang siswa yang tomboi dan garang.

Bersama dua orang berandals di sekolahnya Diva berhasil merubah hidupnya menjadi lebih menyenangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DIVA Twenty Four

Diva terdiam saat Ricky membentaknya. Ia segera duduk dan tak mau berdebat dengannya, apalagi saat melihat semua orang kini menoleh kearahnya.

Melihat Diva sudah duduk, membuat Ricky pun tersenyum senang.

"Ngapain lihat-lihat!" serunya saat melihat semu orang menatapnya

"Ngapain sih lihat-lihat mereka, mendingan lihat bapak," tutur Haris sambil memamerkan apa yang dibawanya.

"Ada yang mau??" tanyanya begitu antusias

Namun tak satupun siswa yang menjawab pertanyaannya.

"Yaudah kalau gak ada yang mau, mending aku makan sendiri saja," ujar Haris kemudian memakan kue yang ia bawa

"Dasar anak jaman sekarang giliran di kasih singkong rebus aja gak ada yang doyan, coba kalau aku tawarin spaghetti pasti pada berebutan," gerutu Haris

Bus mulai melaju meninggalkan halaman sekolah. Semua siswa tampak bernyanyi riang selama perjalanan.

"Pak, kita gak dapat jatah makan siang apa, laper nih!" celetuk salah seorang siswa

"Harusnya sih ada, tapi Bapak belum tahu juga, soalnya aku belum mencium bau-bau nasi kotak," sahut Haris

"Yaah!" seru para siswa bersamaan

Tiba-tiba Ricky mendengar suara perut keroncongan Diva.

Kasian sekali, dia pasti kelaparan karena belum makan,

Ricky kemudian mengambil tasnya dan mengeluarkan sebuah kotak makan dan memberikannya kepada Diva.

"Apa ini?" tanya Diva

"Makan saja," jawab Ricky singkat

Diva segera membuka kotak bekal itu. Ia begitu terkejut saat melihat isi di dalamnya.

"Beneran ini buat aku?" tanya Diva memastikan

Ricky langsung mengangguk.

"Thanks," jawab Diva kemudian menyantap roti lapis itu.

Diva menoleh kearah Dru dan Hara sambil menunjukkan roti lapisnya.

"Mau?" tanya Diva menawari Keduanya

Tentu saja Hara dan Dru langsung mengangguk mendengarnya. Diva segera memberikan isyarat agar keduanya segera mendatanginya.

"Dasar celamitan!" gerutu Ricky saat melihat Dru menghampirinya.

Diva kemudian mengambil satu potong roti lapisnya dan memberikannya kepada Dru. Namun Dru malah membuka mulutnya.

Diva terpaksa menyuapinya.

Melihat Diva menyuapi Dru, Ricky pun merasa iri. Ia buru-buru membuka mulutnya berharap Diva juga akan menyuapinya.

Ricky begitu senang saat Diva mau menyuapinya. Namun ia begitu terkejut saat merasakan sesuatu yang berbeda di mulutnya.

"Kok singkong sih!" seru Ricky kaget saat tahu Diva menyuapinya dengan singkong bukan roti lapis

"Sorry Ky, rotinya tinggal sedikit, dan ini gak cukup kalau buat kamu," ucap Diva

"Yaudah kalau gitu, makan aja biar kamu kenyang," jawab Ricky

"Terimakasih Ky," jawab Diva tersenyum menatapnya

Ia kemudian beranjak dari duduknya dan menghampiri Hara.

Diva segera membangunkan Hara yang terlihat memejamkan matanya.

"Ada apa?" ucap Hara saat menyadari Diva membangunkannya

"Aaaa!" seru Diva menyuruhnya untuk membuka mulutnya

Hara tampak memperhatikan teman-teman di sampingnya yang kini mulai memperhatikannya.

"Buka ga!" seru Diva dengan nada tinggi membuat Hara terpaksa membuka mulutnya meskipun malu Kate dilihatin teman-temannya.

Melihat Diva memberikan sisa roti lapisnya untuk Hara membuat Ricky semakin kesal kepada pemuda itu.

"Kenapa harus dia lagi sih, memangnya apa istimewanya Hara dari gue. Ganteng jelas gantengan gue. Tajir udah pasti, macho juga lebih macho gue. Sebenarnya apa yang dilihat Diva dari berandalan itu!" gerutu Ricky

"Terimakasih Div,"

"Kembali kasih," jawab Diva kemudian mengacak-acak rambutnya

Wajah Hara seketika memerah saat mendapat perlakuan manis dari Diva.

Namun di waktu yang bersamaan juga Dru tampak terluka karena Diva lebih memilih Hara darinya.

"Apa kau menyukai Hara?" tanya Dru dengan wajah sendu

Seketika Ricky langsung menoleh kebelakang karena penasaran dengan jawaban Diva.

Ia juga ingin tahu bagaimana perasaan gadis itu kepada Hara sebenarnya.

Bukan hanya kedua cowok itu yang penasaran dengan jawaban Diva, pak Haris bahkan sengaja menghentikan makannya demi mendengar pengakuan Diva.

"Ayo jawab Diva!" celetuk teman-temannya

Diantara mereka yang penasaran dengan jawaban Diva, sebenarnya Hara lah yang merasa paling deg-degan. Bagaimana tidak, ia tak tahu kenapa ia tiba-tiba merasa debaran aneh dalam dirinya saat gadis itu menariknya dan bergelayut manja di sampingnya.

"Kalian pasti penasaran kan kenapa aku selalu perhatian dengan Hara?" tanya Diva sambil menatap Hara

"Yoi!"

Saat Diva menatapnya Hara merasakan ada sesuatu yang berbeda dari sorot matanya.

Sorot mata yang berbeda dari biasanya, ia merasakan tatapan kerinduan mendalam dari diri Diva.

Ia bisa merasakan jika gadis itu merindukan seseorang hingga melampiaskan kerinduan itu kepadanya.

Dia tidak menyukai ku, aku bisa melihat dari tatapan matanya,

Melihat keduanya yang saling berpandangan cukup lama membuat hati Dru hancur hingga menangis tersedu-sedu.

"Huaaaa, kalian jahat. Kamu seperti onta makan tanaman Har, kamu tega menikung ku!" seru Dru

"Onta makan tanaman emangnya ada yang salah?" ucap Haris mengoreksi ucapan Dru

"Mungkin yang dimaksud pagar makan tanaman pak," celetuk siswa terpandai di kelas itu

"Iya bener!" jawab Dru membenarkannya

"Baiklah supaya tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan sebaiknya Diva jawab saja, kamu menyukai Hara atau tidak. Ayo jawab Diva yes or No!" seru Haris

"No," jawab Diva seketika membuat Dru langsung sujud syukur

"Yeay!!" ucap Ricky pelan-pelan, ia sengaja meluapkan kebahagiaannya diam-diam karena tak mau semua siswa mengetahuinya.

"Alhamdulillah ya Allah, ternyata gue masih ada kesempatan!" seru Dru membuat semua orang seketika menertawakan ke polosannya.

1
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
kalau emang jodoh tak kan kemana,semoga saja kalian bahagia
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
ya elah Dru takut khilap ya kalau lama² pelukan 🤣
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
gila diva cpt banget larinya sampai Ricky tak bisa menangkap ny.
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
diva dikeroyok sungguh terlalu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
Ricky kena tendangn maut sungguh apes hidupmu 🤣...
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
Ricky kena tendangn maut sungguh apes hidupmu 🤣
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
ternyata oh ternyata diva anaknya gandhi
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
rumit juga ya cerita masalalu mamanya diva
Retno⁰³
akhirnya Diva luluh juga dengan Ricky 😍😍😍😍
💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
hahaha looo cemen,masa lawan perempuan aja bangga
💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
emang payah sm kyk ayahnya tp lebih baik ricky si,dia mau memperjuangkan cintanya
💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
hayo loh mau di bawa kemana divanya?
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
wah pinter juga bikin alasannya tu bedua.. bilang aja ngga mau
SAYY IT LOUDERR SIS!!
As she should.
Baru tau ada cara minta no hp dngn cara bully 😄
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
bisa ya,ketiduran di kelas sampai jam 5 sore? emang klsnya ngga di tutup tuhama penjaga nya..
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi
paling dtg diva buat bantu dru.
hara kemana ya 🤔🤔🤔
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi
rahasia apa sih sebenernya, jd penasaran 🤔🤔🤔
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi
lah kok, semoga Rachel gx beneran meninggal ya 😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!