NovelToon NovelToon
Sistem Saldo Eksekutor

Sistem Saldo Eksekutor

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Thriller / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

[Eksekusi penjahat berhasil! 1 Milyar telah dikirim.]

Luis, pengacara miskin yang selalu dihina karena tak pernah memenangkan kasus, mati tertabrak saat pulang.

Namun ia kembali ke masa lalu bersama Sistem Saldo Eksekutor, sistem misterius yang memberinya hadiah uang setiap kali berhasil mengeksekusi kasus dan menjatuhkan para penjahat.

Dari pengacara gagal, Luis mulai bangkit menjadi sosok mengerikan di balik hukum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Pak surya

​Tepat empat puluh delapan jam sejak peringatan sistem muncul, sebuah konvoi tiga mobil SUV hitam mewah dengan kaca gelap berhenti tepat di depan pagar rumah Luis. Suara mesin mobil yang menderu rendah memecah kesunyian sore yang mendung.

​Dari mobil paling depan, turun seorang pria paruh baya bernama Surya.

Ia mengenakan kemeja safari yang rapi, kacamata hitam, dan membawa tas jinjing kulit.

Di belakangnya, empat orang pria berbadan tegap dengan setelan hitam menyusul salah satunya adalah Baron, seorang mantan tentara bayaran yang kini menjadi kepala keamanan untuk proyek "pembersihan lahan" Bumi Makmur.

​Surya bukan penjahat kacangan seperti Wijaya. Ia pintar, licik, dan selalu menggunakan celah hukum sebelum akhirnya menggunakan kekerasan.

​"Pak Hendri, selamat sore," sapa Surya dengan senyum palsu yang terlihat sangat ramah saat Hendri membuka pintu rumah.

​Di dalam, Luis duduk di meja makan, menghadap ke arah pintu.

Ia hanya diam, tangannya memegang segelas teh, matanya tertuju pada Baron yang berdiri sigap di belakang Surya.

Luis bisa merasakan aura berbeda dari Baron; pria ini profesional dan tahu cara membunuh.

​"Saya rasa saya sudah memberikan jawaban di telepon, Pak Surya," jawab Hendri dengan suara tegas namun sopan. "Rumah ini tidak dijual. Ini adalah peninggalan orang tua saya."

​Surya terkekeh pelan, ia duduk di kursi ruang tamu tanpa dipersilakan. "Semua hal di dunia ini ada harganya, Pak Hendri. Kami menawarkan tiga kali lipat dari harga pasar. Dengan uang itu, Anda bisa membeli rumah di perumahan elit, bukan di pinggiran yang kumuh ini."

​"Uang bukan segalanya bagi kami. Silakan pergi," potong Hendri.

​Surya menghela napas panjang, pura-pura kecewa. Ia melirik ke arah Luis yang duduk diam di dapur. Tatapan matanya bertemu dengan Luis. Surya sedikit terkejut melihat tatapan Luis yang begitu tajam dan tidak berkedip, namun ia segera mengalihkan pandangannya.

​"Sayang sekali," Surya berdiri. Senyumnya hilang, digantikan oleh tatapan dingin yang menusuk. "Biasanya, orang yang menolak rezeki seperti ini akan sering tertimpa musibah. Kabel listrik yang korslet, kompor yang meledak, atau... kecelakaan di jalan. Tolong dipikirkan lagi, Pak Hendri. Saya beri waktu sampai malam ini."

​Surya berbalik dan berjalan pergi diikuti oleh Baron dan anak buahnya. Begitu mereka keluar dari pagar, hujan deras tiba-tiba turun, membasahi bumi dengan sangat cepat.

​Di dalam mobil SUV yang mulai bergerak perlahan menjauhi area rumah Luis, suasana terasa sangat dingin. Surya duduk di kursi belakang sambil menghisap cerutunya.

​"Baron," panggil Surya.

​"Ya, Bos?"

​"Anak muda yang duduk di dapur tadi... kau perhatikan dia?"

​Baron yang sedang menyetir mengangguk pelan. "Ya. Dia bukan remaja biasa. Cara dia duduk, cara dia menatap... dia seperti sedang mengukur jarak untuk menyerang. Saya rasa kita harus waspada padanya."

​Surya menyeringai. "Pintar juga kau. Tapi dia tetap cuma anak kecil. Malam ini, kirim tim pemantik. Bakar sedikit bagian belakang rumahnya biar mereka tahu kita serius."

​Tiba-tiba, mobil SUV itu berguncang hebat.

​CIIIIIIEEEEEET!

​Baron menginjak rem dengan keras. Mobil-mobil di belakang mereka juga ikut berhenti mendadak.

​"Ada apa?!" bentak Surya.

​"Ada sesuatu di tengah jalan, Bos," jawab Baron sambil menyipitkan mata menembus lebatnya hujan.

1
ayrhte
BBQ yok/Grin/
ayrhte
saldonya kembali jdi 100 juta. artinya yg 50juta itu semacam reward pengerjaan misi ya, dan 50juta lgi penyelesaian misi? bener gak?🤔
Maul: iya/Smile/
total 1 replies
ラマSkuy
wah harusnya ada nih yang begini didunia nyata untuk membasmi tikus tikus dipemerintahan 🤣🤣
ayrhte
itu sistemnya gak ngerampok bank kan/CoolGuy/
ayrhte
wow, 100 juta. kalau tadi gak baca ulang, bakal ngira 100 rebu
ayrhte
nice quote
ayrhte
huwaa, ku kira bakal isekai, tapi trnyta ngulang waktu di KONOHA/Sob/
Maul: /Grin/🤣
total 1 replies
ayrhte
konoha sekali isinya
ラマSkuy
apakah sistemnya gak ada ngasih kemampuan tertentu Thor ?
ラマSkuy: oh hanya fokus untuk membabat penjahat ya 😁
total 2 replies
ラマSkuy
mirip sama film korea ya yang judul Vigilante tentang seseorang yang membant*i para penjahat karena hukum yang tumpul keatas tajam kebawah
ラマSkuy
apakah MC akan jadi Assassin 🤔?
Maul
duit duit duit 🤑💸💵💴💶💰💳
Aisha Miftah khaira
suhu🥶
Maul: /Frown//Grievance/
total 1 replies
Maul
Bunuh/Speechless/
Maul
pantau dulu
Maul
( ̄へ  ̄ 凸
Äï
loh kok 70? bkn nya hadiahnya 50?
Maul: kan di Bab 7 ada tambahan bonus 50 juta lagi kak. di pakai 30, Sisanya 70🙏🙏 terima kasih koreksinya🙏🙏🙏
total 1 replies
BaekTae Byun
bukannya udh di cash in trs 20 jt kasih rio ya
Maul: Hehe, Udah di revisi. terima kasih sudah membantu👍🙏/Smile/
total 1 replies
Maul
Karya pertama ☝
Maul
duidddddd 🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!