NovelToon NovelToon
ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Dokter Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:889.7k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.

Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.

Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Bianca yang masih sedang bertelepon dengan Asisten Fara, dia menghela napas panjang saat mendengar saran dari asistennya, yang mengusulkan agar Dylan dimasukkan sebagai salah satu kandidat calon suaminya.

Bianca menjadi teringat dengan ulah pria itu yang sangat membuatnya kesal, tiba-tiba Dylan menyerobot masuk ke dalam kamar mandi yang sama dengannya. Bahkan berani membungkam mulutnya dengan tangan. Selama ini tidak pernah ada satu orang pun yang berani menyentuhnya.

Saat itu Bianca merasakan kepalanya pusing, sehingga dia mencoba menenangkan diri disana. Karena dia tidak ingin ada orang lain yang melihatnya lemah.

"Dia sudah membuat aku kesal. Coret saja dia dari daftar kandidat. Dan tolong carikan kandidat yang lain!" pinta Bianca dengan nada tegas.

"Baik, Nona," jawab Asisten Fara dengan patuh.

Tiba-tiba Bianca merasakan kepalanya pusing kembali, dia terduduk di pinggir ranjang sambil memegang kepalanya. Dia sedikit meringis.

Saat mendengar suara ringisan Bianca, Asisten Fara menjadi khawatir. "Nona kenapa? Apakah Nona merasa pusing lagi?"

Bianca tidak ingin terlihat lemah. "Aku tidak apa-apa."

Asisten Fara tahu bosnya sedang berbohong. "Lebih baik Nona segera memeriksa kesehatan Nona. Tidak baik jika mengabaikan rasa sakit berlarut-larut. Nona harus ingat, Barack Grup sangat membutuhkan Nona. Hanya Nona satu-satunya penerus perusahaan ini."

...****************...

Keesokan harinya, meskipun Dylan sedang patah hati, tapi dia tetap harus bekerja. Dia harus mencari cara untuk mendapatkan uang sebanyak 500 juta dalam waktu satu bulan.

"Sepertinya aku harus mencari pekerjaan sampingan lagi," ucapanya dengan nada frustasi.

Tiba-tiba ada salah satu rekan kerjanya datang menghampiri. "Dylan, aku ada keperluan mendadak, istriku sedang sakit. Kamu bisa gak gantikan tugasku untuk mengantarkan galon ke Rumah Sakit Pratama?"

Dylan terkejut mendengarnya, karena Rumah Sakit Pratama adalah tempat Niken bekerja. Tapi dia tidak mungkin tega menolak permohonan rekan kerjanya itu. "Hm, ya sudah nanti aku yang akan mengantarkan galon kesana."

Dylan pun segera pergi ke Rumah Sakit Pratama dengan mengendarai mobil pick up yang mengangkut banyak galon. Sesuai permintaan pihak rumah sakit dan tentu saja harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, dia yang harus memasang galon-galon itu ke setiap ruangan.

Saat melihat ada beberapa orang dokter yang bekerja disana, entah mengapa hatinya merasa sakit. Jika seandainya dia tidak berhenti kuliah, mungkin dia akan menjadi dokter sekarang. Tapi dia terpaksa harus mengubur mimpinya itu.

Dylan pun menghela napas dalam-dalam. Dia sangat berharap tidak bertemu dengan Niken di rumah sakit ini, karena dia sedang mencoba melupakan mantan kekasihnya itu.

Namun, saat dia hendak memasuki ruangan insentif kelas VVIP, dia tidak sengaja mendengar percakapan di ruangan tersebut. Dia merasa suara itu cukup familiar.

...****************...

Setelah mendengar saran dari Asisten Fara, Bianca terpaksa harus pergi ke Rumah Sakit Pratama. Rumah sakit tersebut memang milik ayah tirinya Pram, tapi Barack Grup memiliki saham yang cukup besar disana. Karena itu, Rumah Sakit Pratama menjadi salah satu rumah sakit terbaik di negeri ini, yang memiliki banyak cabang di berbagai kota.

Saat mengetahui kedatangan sang pujaan hati, Pram dengan antusias menangani pemeriksaan terhadap Bianca. Dia harus terlihat seperti seorang dokter yang begitu handal, agar Bianca kagum padanya.

Setelah melakukan pemeriksaan fisik dan melihat hasil CT-scan kepala, Pram menutup folder rekam medis dengan ekspresi serius. Hal tersebut membuat Bianca merasa tidak enak hati.

"Bagaimana hasilnya? Aku baik-baik saja, kan?" tanya Bianca dengan nada dingin.

Pram menghela napas dalam-dalam. "Hasil pemeriksaan menunjukkan ada massa kecil di daerah otakmu, Bianca. Kemungkinan besar adalah tumor ganas. Kamu menderita kanker otak."

Wajah Bianca langsung memucat. Dia menggeleng pelan. "Gak mungkin. Pasti ada yang salah."

Pram berkata dengan sungguh-sungguh, "Aku serius, Bianca. Kamu tahu sendiri kan aku sudah lama bekerja sebagai dokter. Bahkan aku adalah direktur di rumah sakit ini."

Bianca terdiam. Dia pikir dia hanya menderita sakit kepala biasa. Dia sangat terpukul setelah mendengar pernyataan Pram.

Pram memegang pundak Bianca yang sedang duduk di atas brankar, untuk menenangkannya. "Jangan sedih, Bianca. Aku akan melakukan apa saja demi kesembuhan kamu. Aku akan melakukan operasi dan kemoterapi untuk mencegahnya menyebar."

Pram menambahkan dengan nada serius. "Karena itu, menikahlah denganku. Dengan kamu tinggal bersamaku, aku akan merawat kamu, menjaga kamu, dan aku akan memastikan kesembuhan kamu."

...****************...

Dari balik celah pintu yang terbuka, Dylan tidak sengaja melihat raut wajah Bianca yang terlihat sedang bersedih.

Dylan tak menyangka, sosok wanita yang selalu terlihat angkuh dan galak, kini terlihat begitu lemah. Ada rasa kasihan muncul di dalam benaknya. Entah mendapat keberanian dari mana, dia tiba-tiba masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Permisi, saya adalah tukang galon yang bertugas memasang galon di ruangan ini," ucap Dylan sambil menurunkan galon ke lantai.

Bianca langsung mengerutkan kening saat melihat Dylan. Dia masih ingat wajah pria itu, yang membuat mal miliknya mengalami kerugian. "Si tukang galon mes-um?" ucapnya dalam hati.

Pram langsung menatap tajam pada Dylan. "Ya sudah, cepat ganti galon disini. Lalu segera keluar!"

Dylan nampak ragu-ragu untuk mengatakannya, tapi dia harus berani bicara, "Saya tidak bermaksud ikut campur, tapi saya tadi tidak sengaja mendengar tentang diagnosis yang Anda sebutkan. Bolehkah saya melihat hasil CT-scan nya?"

Pram langsung marah. "Apa hakmu meminta hasil CT-scan? Kamu itu hanya tukang galon, jangan berani bersikap lancang."

Dylan menjelaskan, "Bukan begitu, tapi saya sedikit tahu tentang..."

Pram memotong perkataan Dylan dengan nada membentak, "Lebih baik sekarang kamu keluar! Saya akan melaporkan kamu ke perusahaan tempat kamu bekerja karena sudah lancang mencampuri pekerjaanku!"

Bianca teringat dengan informasi dari Asisten Fara bahwa Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal, karena itu dia sempat berurusan dengan para gangster yang membuat kekacauan di Barack Mal.

Dylan pun menghela napas dalam-dalam. Mengapa juga dia harus nekad ikut campur? Jangan sampai gara-gara masalah ini dia dipecat dari pekerjaannya.

Dylan memutuskan untuk segera keluar. Tapi dia tiba-tiba menghentikan langkahnya saat mendengar suara Bianca.

"Berhenti!"

1
Ari Atik
semoga tidak terjadi hal yg buruk pada dylan...
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Tentu saja itu alasan utamanya Asisten Fara...
Menjaga serta melindungi suami dari ulat nangka yang menggatalll adalah misi mulia /Drool/...
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Jangan lupa bawa pasukan bayangan ya Bi /Drool/...
Sangat dibutuhkan dalam kedaan darurat...
Terlebih dirimu wanita sangat berbahaya jika beraksi sendirian...
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Sim salabim orang baik panjang umur dan baik2 saja 🔥...
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Masa iya dapat gertakan begitu dirimu langsung jiper Asisten Ciko...
Ngelag seketika otak cerdasmu...
Ancam balik cari kelemahan Pram, mengulik informasi tentang Raka saja dirimu bisa...
Buktikan jika dirimu bukan orang yang mudah ditindas meskipun kelakuanmu tidak beda jauh dari Bobby ☹️...
Uba Muhammad Al-varo
Dylan cepat keluar dan lari menjauh kamu bisa kok selamat 💪💪💪
Uthie
si Bobby lama lagii tau kebenaran soal Raka nya itu 😏😁
Syavira Vira
lanjyt
ken darsihk
Yesss lah asisten Fara mosok begitu aja anda tidak tahu asisten , Bianca ingin menyusul Dylan dan mengenai bantuan ya itu setali tiga uang atau sambil menyelam minum air 🤭🤭🤭
ken darsihk: Ya sist benar se x
total 4 replies
Yuyun Yunita
kontak batin antar suami istri itu kuat... dan Bianca tiba² ingin ke Sagara karena hati ny tidak tenang kepada Dylan... itulah hebatnya insting seorang istri
Dwi Winarni Wina: hey kak yuyun apa kabar baru nonggol lagi, emang betul kak insting seorang Indri sangat kuat, apalagi siniken kesempatan mendekati dylan dan dylan dalam bahaya juga...
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
Ita rahmawati
GK usah bertanya² Fara kalo udh tau jawabannya 😂
bianca mau menjauhkan ulat bulu yg bisa bikin dylan gatel 🤣
ken darsihk
Aacchhh masih aja si Pram jadi pengacau , semoga si Pram nggak sempat melihat isi map itu
Biar Boby yng mengetahui duluan biar si Boby di kejar penyesalan nya 😠😠😠
Ita rahmawati
waduh,,sudah ketauan dylan adalah Raka atau sekedar tau Raka diangkat anak oleh seseorang 🤔
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
susul bee
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
klo emang jalang emang harus muka tembok y?? rata aja gt.
olyv
jangan sampai dylan knp²
olyv
diiihh niken 🤣
olyv
slaluu aja seperti ini, bkg bad mood /Curse/
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
ada ajaaaaaa lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!