NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 03.

Setelah memutuskan hubungan percintaan dengan Anjani, Alfino memilih mencari ketenangan. Dia berada di taman pinggiran kota yang tidak banyak di singgahi banyak orang.

Fino benar-benar sendiri, sambil di temani sebatang rokok dengan kopi susu gula aren yang ia beli di kedai kopi kenangan. Biar tidak dikira anak hilang, Fino memiringkan ponsel untuk bermain game mobile legends.

Baru saja permainan dimulai, tiba-tiba Fina menelpon nya. Panggilan pertama Fino tolak, hingga di satu detik berikutnya Fina menelepon lagi, Fino tolak lagi.

"Dia enggak tau situasi apa ya?" Kesal Fino saat gadis itu masih berjuang untuk menelpon nya kembali. Kali ini Fino menerima sambungan telepon itu. "Ada apa sih! Saya lagi ranked, jangan ganggu dulu!"

Hampir saja Fino memutus sambungan telepon itu kalau tidak Fina berbicara dengan nada memelan. "Fino"

Satu pertanyaan dari Fino "Iya, kau kenapa?"

"Tolongin saya Fin, saya kemana-mana di ikutin Choki, saya takut banget" Parau Fina dengan isakan. Fino langsung bangkit dari tempat duduk, bahkan permainan yang baru saja dimulai ia tinggalkan.

"Kau dimana? Saya kesana" Kata Fino.

"Saya shareloc lewat wa. Cepet ya!, saya takut banget sumpah Finnnn" Isak Fina.

"Iya-iya!" Fino meringkas semua minuman yang dibawanya, lalu berlari ke sepeda motor yang terparkir di bahu jalan.

**

"Fina kau dimana?!, dengerin dulu penjelasan dari saya Fin!. Saya tidak seperti yang kamu pikirkan!" Teriakan Choki menginterupsi di telinga gadis yang sedang bersembunyi di balik gang kecil samping minimarket.

Hanya saja Fina langsung ketahuan karena jedai rambut yang dipakainya terjatuh tak jauh dari tempat persembunyian.

"Fina!" Choki menangkap pergelangan tangan Fina, ia menarik nya masuk ke dalam pelukan.

Secara Fina reflek mendorong tubuh Choki untuk tidak menyentuh tubuhnya lagi. "Kau ngapain sih ngejar-ngejar saya?" Tanya Fina dengan kesal.

"Dengar dulu penjelasan saya, yang barusan kamu lihat itu salah paham Fin" Jawab Choki.

"Salah paham gimana? Sudah jelas-jelas saya lihat kamu sedang tiduran sambil pelukan bersama wanita itu. kamu gak lagi mabuk Ki, saya tahu kamu dalam keadaan sadar!" Kata Fina.

"Dia bukan siapa-siapa saya Fin, tolong percaya sama saya" Kata Choki.

Karena saking kesalnya, Fina menampar pipi pria yang sulit dimengerti itu.

"Fin, kau nampar saya?!" Tanya Choki kasar.

"Sudah sewajarnya saya nampar kamu, dua tahun kita berhubungan saya baru tahu wujud asli kamu yang tukang selingkuh!" Kata Fina semakin terisak.

Choki memegang kedua pundak Fina untuk menatapnya dalam-dalam. "Fin, lihat mata saya, apa saya sedang berbohong.? Beneran dia bukan siapa-siapa saya!"

"..." Fina terdiam, dan mereka menghening cukup lama hampir dua menit.

Hingga Fina kembali bersuara memecah keheningan itu. "iiiih lepasin!" Pinta Fina menyingkirkan tangan Choki saat ingin masuk ke dalam baju yang dipakai Fina.

"Gak" Choki kembali memasukan tangan nya ke dalam pakaian Fina.

"Choki, kalau kamu kurang ajar sama saya, Saya bakal teriak sumpah!" Ancam Fina.

"Fin, saya sayang kamu. Saya gak mau kamu pergi Fin. Mungkin dengan cara ini saya bakal terus bersama kamu" Kelakuan Choki makin menjadi-jadi.

Saat ingin menggerayangi tubuh Fina, Fino lebih dulu datang sekaligus menarik paksa kerah baju Choki sampai ia terperosok ke dalam saluran air.

"Brengsek!" Fino melihat raut wajah Fina yang sudah merengek minta mohon, tapi Choki kekeh ingin mengotori marwahnya.

Karena perbuatan itu, Emosi Fino benar-benar lepas kendali. Satu pukulan dari Fino terkena hidung mancung Choki, dua pukulan dari Fino tepat mengenai pelipis Choki, hingga pukulan yang ke sepuluh hampir ingin menghantam bibir Choki kalau tidak Fina peluk tubuhnya dari belakang. "Sudah Fin jangan di pukul lagi, wajah Choki sudah babak belur... saya mohon berhenti" Rengek Fina.

Ucapan Fina bagaikan mantra, sekali terucap Fino langsung terdiam.

Disaat Fino lengah, Choki kabur tanpa adanya balasan atas pemukulan Fino di wajah nya.

Dari arah kejauhan, terlihat ada Anjani yang diam-diam mengikuti setiap langkah Fino tuju. Termasuk saat Fino berada di taman sebelum pergi menolong Fina.

"Fin, sumpah kamu tega banget ya. Bilang mau fokus ujian kelulusan, tapi apa ini ujian nya?" Gumam Anjani, lalu ia memfoto Fino yang masih di peluk Fina dari belakang. Setelahnya, gadis itu memilih pulang dari pada mendekat untuk memergoki.

**

Keesokan harinya saat berada di sekolah.

Baik Fina ataupun Fino di samperin oleh mantan pacarnya masing-masing.

Choki berjanji akan membalas perbuatan Fino kalau ketahuan pacaran dengan Fina, Sisi lain nya Anjani meminta kejelasan tentang bukti foto yang sudah ia ambil sebagai bentuk protes atas retaknya hubungan dengan Fino.

Fino dan Fina mengobrol empat mata setelah mereka pulang sekolah. mereka membahas perihal keinginan mantannya masing-masing.

Ingin menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Fina meminta menjaga jarak sementara waktu saat berada di sekolah. Termasuk menurunkan ego nya untuk tidak bertengkar karena masalah sepele.

Fino menurut dalam lisan, tapi dalam hatinya seolah berkata tidak. Bagaimana Fino bisa ikhlas melepas Fina begitu saja kalau calon istri nya terus diganggu oleh Choki?

**

Satu minggu berlalu dari permintaan Fina untuk menjaga jarak jika berada di sekolah, nyatanya Fino pembangkang handal, ia selalu ngikut kemana Fina pergi. Ditambah ia terus berurusan dengan Choki saat berada di sekolah.

Tidak hanya itu, hubungan mereka sudah terpantau Anjani dari jauh. Hasilnya Fina jadi bermusuhan dengan Anjani. Alasan nya sederhana, Anjani tidak terima kalau Fina merebut Fino darinya.

Dan kini tiba dimana acara pernikahan akan dilaksanakan di hotel berbintang dengan keamanan begitu ketat.

Walaupun hanya dihadiri oleh kerabat dekat, tapi tetap saja baik orang tua Fina dengan orang tua Fino tidak mau terjadi sesuatu dengan acara penting keluarga mereka.

Fina terlihat sangat cantik dengan kebaya abu yang sangat pas dengan tubuhnya. Rambut nya di sanggul kecil dengan poni rambut yang tertata rapih membuatnya terlihat cantik dan imut.

Hanya dengan satu kata "SAH" membuat mata Fina langsung terpejam. Hari ini, detik ini Fina sudah resmi menjadi seorang istri.

Waktu demi waktu sangat cepat untuk dilalui, hingga acara resepsi pernikahan tidak terasa sudah selesai saja.

Fina baru saja melepas gaun pengantin nya, ia juga sembari membersihkan makeup yang sangat tebal di wajahnya.

Kepalanya menoleh saat mendengar pintu kamar yang terbuka. Fino masuk ke dalam sambil menenteng tuksedo hitam nya.

Kebetulan, ini adalah waktu yang tepat untuk Fina bicara hal penting kepada Fino.

"Fino" Panggil Fina.

"Iya?" Jawab Fino.

"Anjani terus mengganggu saya setiap hari di sekolah. Jujur saya paling tidak suka kalau di ganggu seperti itu, sekarang saatnya kita buat perjanjian"

"Perjanjian apa?" Tanya Fino dengan kerutan kening.

"Kalau kita sudah berada di sekolah, kita harus menjaga jarak untuk mencegah keributan serupa terjadi lagi, tapi saat kita sudah berada di rumah, perjanjian itu tidak akan berlaku, Gimana?"

"Gak bisa, kalau kita jaga jarak yang ada Choki leluasa ganggu kamu Fina, saya tidak suka kalau kamu di ganggu" Kata Fino.

"Belajar dari pengalaman dong Fino! Kamu mau setiap hari saya bertengkar dengan Anjani?, Kamu juga gak capek apa berurusan dengan Choki disekolah?. Kalau mereka melihat hubungan kita semakin renggang, pasti mereka akan berhenti mengganggu kita."

Fino terdiam sejenak. "Yaudah iya" Dengan senyum gamang dari Fino, membuat mereka membuat perjanjian untuk menjaga jarak saat berada disekolah.

"Dasar aneh, apa coba yang ditakuti sampai segitunya?" Tanya Fino.

"Karena saya tidak mau kamu terluka di hajar Choki dan teman-temannya, saya juga mau bersekolah dengan tenang tanpa diganggu Anjani" Jawab Fani.

Fino menghela nafas, dalam hati nya pun berkata. 'Sepertinya hari-hari saya bakalan terus mengecewakan gadis kecil penakut ini, soal menjaga jarak di sekolah? Maaf, itu akan selalu saya ingkari Fina'

Sisi lain Fina juga berkata dalam hati dengan senyum sinis nya. 'Awas aja kau ingkar janji Fino, di rumah sebagai pasutri tidak akan pernah kamu dapatkan dari saya'

To be continue,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!