NovelToon NovelToon
Sandra Abyasya

Sandra Abyasya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:183
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Sandra yang merupakan anak ke 2, ia selalu saja merasa iri dengan Kakak sambungnya Naura.
Akankah mereka akan Baikan?
Buku ke 2 dari "Naura Abyasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau pasti bisa

" Kau jangan pesimis terlebih dahulu Sandra, kau harus bertemu dengannya untuk mengetahui jawabannya!"

" Tetapi aku masih belum berani untuk bertemu dengannya."

" Bagaimana kalau aku yang menemanimu untuk bertemu dengannya." ucap Putra menawarkan diri.

" Sepertinya tidak usah, Aku tidak ingin melibatkan mu dalam masalah yang aku buat."

" Aku sama sekali tidak keberatan untuk membantumu Sandra, dan aku rasa apa yang aku lakukan ini hanyalah bantuan kecil saja."

" Mungkin menurutmu itu adalah bantuan kecil saja Putra, tetapi menurutku itu adalah bantuan besar karena aku tidak tahu apakah nantinya saudara tiri ku itu akan memaafkan ku atau tidak."

" Aku akan menemanimu untukmu mohon maaf dari saudara tirimu itu, hingga akhirnya saudara tirimu itu mau memaafkan mu."

" Tapi aku tidak yakin itu akan lulus dalam sekali percobaan, dan hal tersebut pasti membutuhkan waktu yang sangat lama. Apakah kau yakin ingin membantuku, apalagi Kau pasti memiliki kegiatanmu tersendiri."

" Aku akan selalu berusaha meluangkan waktuku untukmu, dan aku akan membantumu agar dia mau memaafkan. Itu sih jika kau tidak keberatan aku membantumu, tetapi jika kau keberatan aku membantumu maka aku juga tidak bisa membantumu."

" Sekali lagi terima kasih ya Putra, aku sangat tidak menyangka akan bertemu denganmu disini. Aku tidak tahu Ada apa sebenarnya ini semua, tetapi aku merasa bersyukur karena dipertemukan denganmu." ucapnya dengan tersenyum.

Tentunya mereka pun berbincang, dan Sandra menjelaskan apa saja yang telah dilakukannya kepada Naura. Tentunya hal itu membuat putera sangat terkejut, Iya sangat tidak menyangka kalau Sandra bisa melakukan hal seperti itu kepada saudara tirinya. Tetapi Putra terus bersikap tenang, dan ia mencoba menenangkan Sandra.

Mereka terus saja berbincang hingga waktu semakin petang, Putra akhirnya memutuskan untuk mengantar Sandra pulang ke rumahnya. Tentunya Putra khawatir akan terjadi sesuatu kepada Sandra, oleh karena itu ia langsung mengantar Sandra pulang hingga ke depan rumahnya. Tetapi sebelum itu Putra tidak lupa untuk meminta kontak Sandra, karena hal itu memang dibutuhkan untuk mereka berkomunikasi.

Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Sandra telah tiba di kediamannya, tentunya ia melihat raut wajah Leo yang sangat cemas. Leo pun langsung menatap ke arah Sandra dan juga Putra yang baru saja tiba, tentunya Leo melirik putra dari ujung rambut hingga ujung kaki. Leo sangat penasaran dengan siapa sosok yang mengantar Sandra, karena ia selama ini juga belum pernah bertemu dengan Putra.

Sandra memutuskan untuk masuk dan membawa Leo untuk masuk ke dalam rumah, Iya pun melambaikan tangannya kepada Putra agar Putra segera pulang. Ia sangat tidak ingin Putra terlibat dalam perdebatan, apalagi Iya tahu kalau orang tuanya itu pasti akan sangat marah besar ketika melihat Putra nantinya. Tentunya hal itu bukanlah kesalahan Putra tetapi melainkan kesalahan Sandra sendiri, karena selepas sampai ke tanah air Sandra bukannya pulang tapi justru malah pergi bermain.

Suasana di dalam ruangan itu tentunya sangat tegang, Abi menatap ke arah Sandra. Dan Di sana juga ada Vino yang langsung berlari memeluk Sandra, sebenarnya Vino sangat menyayangi Sandra. Tetapi sikap dan karakter Sandra sering membuat Vino takut, sehingga akhirnya vino lebih memilih untuk tidak dekat dengan Sandra.

" Maafkan aku yang pulang terlambat ya." ucapnya dengan menatap ke arah semua orang yang ada di ruangan tersebut.

" Kau dari mana saja sih Sandra, kamu semua sangat khawatir denganmu." ucap Abi

" Maafkan Sandra ayah, tadi Sandra pergi ke suatu tempat karena melihat seseorang yang sandera kenal."

" Memangnya aku melihat siapa hingga kau tidak langsung pulang?" tanya Leo yang sangat penasaran.

" Aku tadi tanpa sengaja melihat Naura dan juga Naira, hingga akhirnya aku memutuskan untuk memperhatikan mereka."

" Lalu apakah ada yang ngelukai mu saat kau muncul di hadapan mereka, karena mereka kan saat ini sedang dalam perlindungan bodyguard." jelas Abi yang memang mengetahui hal tersebut.

" Tidak ada yang menyakitiku ayah, aku tadi hanya melihat mereka berdua dari kejauhan saja."

" Jadi kau masih belum menemui mereka berdua dan mengatakan apa yang ingin kau katakan kepada mereka?" ucap Leo

" Aku masih belum berani untuk bertemu dengan mereka secara langsung Kak, Aku sangat takut mereka tidak akan memaafkan ku dan justru akan membenciku." jelasnya.

" Ya sudah kalau kau memang masih belum berani untuk bertemu dengan mereka berdua, sekarang setidaknya kau jangan pergi kemana-mana dan biarkan kakak saja yang mengatur rencana untuk pertemuan kalian. dan kakak akan mengatur pertemuan mu dengan mereka berdua pasti akan memaafkan semua kesalahan yang telah kau buat, tetapi kau harus berjanji tidak akan pernah melakukannya lagi Sandra.

" Baiklah Kak Dan semoga saja semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana, jujur saja Aku sangat takut dan juga khawatir kalau mereka tidak akan mau memaafkan ku."

" Sekarang lebih baik kau kembali ke kamarmu dan istirahat terlebih dahulu, serahkan saja semuanya kepada kakak dan kau hanya perlu terima beresnya saja ketika nanti kakak akan panggil baru kau harus bertemu dengan Naura dan juga Naira."

" Baiklah Kak, sekali lagi aku sangat berterima kasih kepada kakak." ucapnya yang kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.

...⚡⚡⚡...

Putra saat ini sedang berada di rumah, tentunya ia memikirkan tentang gadis yang baru saja ia temui. Ia mengetahui apa yang dirasakan oleh Sandra saat ini, dan ia juga telah berjanji akan membantu sandera. Jujur saja melihat derai menetes dari peluput matanya membuat Putra sangat bersedih, sudah cukup lama Putra tidak merasakan hal tersebut.

Dan saat ini kita merasakan bahwa itu adalah cinta, walaupun ia masih belum yakin dengan apa yang sedang ia pikirkan itu. Tetapi ketika menceritakan semua kronologi kejadian kepada teman-temannya, teman-temannya mengatakan kalau itu adalah namanya cinta. Jadi aku akan berusaha untuk mendekati Sandra, walaupun tentunya ia sangat yakin akan ada banyak pertentangan yang harus mereka hadapi.

" Aku harus membantu sandera untuk menyelesaikan semua urusan ini, jangan sampai aku membiarkan saudara sendirian dan akhirnya Sandra justru memilih untuk bersanding dengan pria lain."

" Apa yang sedang kau pikirkan dan mengapa kau menyebutkan seorang gadis bernama Sandra?" tanyanya yang penasaran dan baru saja masuk ke dalam pintu kamar Putra.

" Kak Sandi kenapa masuk ke kamarku dengan diam-diam dan mengagetkanku saja."

" Apakah kebetulan lewat dan menyerang sedang mengalami sambil menyebutkan nama Sandra, Jadi siapa sebenarnya samudra itu?"

Putra pun akhirnya menceritakan siapa sebenarnya Sandra kepada sandi, tentunya sandi sangat terkejut karena ternyata abu bakar baru bertemu dengan pankreas yang tadi. Dan tentunya ia sangat terkejut dengan argumen dari Putra yang merasa kalau ia telah jatuh hati kepada Sandra, karena menurut sandi tidak ada yang namanya cinta pada pandangan pertama. Kalaupun memang ada itu hanya ada di film-film saja, itulah yang ada dalam pikiran sandi.

1
Naim
bingung sama alur ceritanya
Nafras(Ig:nafras03): silakan lihat buku pertamanya ya kak
judulnya "Naura abyasya"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!