NovelToon NovelToon
Sistem Kenaikan Surgawi; Jalan Kultivasi Melintasi Multiverse

Sistem Kenaikan Surgawi; Jalan Kultivasi Melintasi Multiverse

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Timur / Kultivasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nameless Monarch

ig: @namemonarch

Di sebuah multiverse di mana para penguasa mengandalkan insting dan amarah, Ye Chen mendominasi dengan kalkulasi dingin. Ia adalah sosok yang memanipulasi keadaan dari balik layar, memandang konflik dunia layaknya bidak catur di papan raksasa.

​"Kultivasi hanyalah proses penyempurnaan sirkulasi energi. Dan takdir? Itu hanyalah sekumpulan data yang belum dikendalikan oleh tangan yang tepat."

​Inilah awal dari perjalanan lintas jagat raya. Sebuah jalan di mana hukum langit akan tunduk di bawah kendali seorang analis sistem yang memulai langkahnya dari titik terendah untuk mencapai puncak tertinggi multiverse.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nameless Monarch, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20 — Jantung Formasi

Lorong menurun yang memancar cahaya keemasan itu bukanlah sekadar jalur biasa. Semakin Ye Chen melangkah masuk, udara di sekitarnya terasa semakin padat, seolah-olah ia sedang berjalan di dasar samudra yang sangat dalam.

Tekanan gravitasi di sini tidak hanya menekan fisik, tetapi juga mencoba mengacaukan aliran energi di dalam tubuhnya. Setiap langkah Ye Chen meninggalkan jejak retakan halus pada ubin batu kuno, sebuah bukti nyata dari pertarungan konstan antara kepadatan ototnya yang telah diperkuat dan tekanan eksternal yang luar biasa.

Di belakang, Ahli Alkimia Su hanya mampu merangkak hingga ambang pintu lorong. Wajahnya pucat pasi, dan keringat dingin mengucur deras. Ia menatap punggung Ye Chen dengan ngeri. Baginya, pemuda itu bukan lagi manusia biasa, melainkan entitas yang melampaui batas kewajaran. Su tahu bahwa jika ia memaksakan diri melangkah satu meter saja ke dalam lorong itu, tulang-tulangnya akan hancur menjadi bubuk dalam sekejap.

Ye Chen berhenti tepat di ujung lorong yang terbuka menuju sebuah ruang bundar raksasa. Di tengah ruangan tersebut, melayang sebuah bola cahaya keemasan seukuran kepala manusia yang berdenyut pelan. Bola itu tidak memiliki bentuk padat, melainkan jalinan ribuan untaian energi yang sangat kompleks yang terus berputar dan bersinggungan. Inilah Jantung Formasi, inti energi yang menyadap kekuatan dari nadi bumi Benua Awan Timur.

"Sistem, lakukan analisis struktural terhadap objek di depan. Identifikasi potensi bahaya dan metode ekstraksi yang paling efisien," perintah Ye Chen di dalam batinnya. Matanya yang diperkuat oleh Pupil Penembus Ilusi bergetar hebat mencoba membedah jutaan aliran informasi yang terpancar dari bola tersebut.

[Peringatan! Objek teridentifikasi sebagai Inti Nadi Bumi Tingkat Tinggi. Energi di dalamnya dalam keadaan tidak stabil akibat isolasi selama lima ratus tahun. Risiko ledakan energi jika diekstraksi secara kasar: 94%.]

[Saran: Jangan menyerap energi secara langsung ke dalam tubuh fisik. Gunakan Sistem sebagai jembatan konversi untuk mengubah energi murni ini menjadi Poin Kenaikan secara bertahap.]

Ye Chen mengamati pola denyut bola tersebut. Ia menyadari bahwa Jantung Formasi ini terhubung ke seluruh struktur makam dan kemungkinan besar ke wilayah Rawa Racun Hitam di atas mereka. Jika ia mengambil inti ini terlalu cepat, seluruh makam akan runtuh dan ekosistem rawa bisa mengalami bencana energi yang dahsyat.

Sebagai seorang analis, Ye Chen tidak menyukai variabel yang tidak terkendali seperti itu.

"Tuan Muda Ye..." suara Ahli Alkimia Su terdengar sayup dari kejauhan lorong, bergetar karena tekanan udara. "Hati-hati... Jenderal itu... dia tidak hanya mengunci energi itu. Dia menyatukan jiwanya dengan formasi itu!"

Seolah menjawab peringatan Su, cahaya keemasan di tengah ruangan tiba-tiba bergejolak. Untaian energi yang tadinya berputar tenang kini mulai membentuk siluet manusia raksasa di atas altar.

Sosok itu mengenakan baju zirah perang kuno yang megah, memegang pedang panjang yang juga terbentuk dari cahaya. Tekanan di dalam ruangan seketika melonjak dua kali lipat, memaksa Ye Chen untuk sedikit menekuk lututnya guna menjaga keseimbangan.

"Penyusup..." Suara itu tidak terdengar oleh telinga, melainkan bergema langsung di dalam kesadaran Ye Chen. "Berani sekali kau menyentuh apa yang telah aku jaga selama setengah milenium dengan ambisi kotormu."

Ye Chen tidak merasa takut. Baginya, sisa kesadaran ini hanyalah program keamanan kuno yang masih berjalan. "Ambisi hanyalah label yang diberikan orang lain pada tujuan yang jelas, Jenderal," jawab Ye Chen dengan suara tenang namun tegas. "Aku tidak datang untuk merusak. Aku datang untuk memberikan 'fungsi baru' pada energi yang kau sia-siakan di dalam lubang gelap ini."

Siluet cahaya itu mengayunkan pedangnya. Serangan itu bukanlah serangan fisik, melainkan gelombang tekanan mental dan energi yang bertujuan menghancurkan Dantian lawan. Namun, Ye Chen sudah mengantisipasi ini. Melalui latihan ribuan kali di Ruang Simulasi Mental sebelumnya, ia telah membangun pertahanan sirkulasi energi yang sangat rapat.

"Sistem, aktifkan Protokol Pemecah Formasi. Cari titik koordinat di mana sisa jiwa Jenderal ini bersinggungan dengan aliran energi nadi bumi. Kita akan memutus sambungannya," perintah Ye Chen.

[Memulai pemindaian frekuensi jiwa... Titik temu ditemukan pada bagian dada siluet cahaya. Melakukan sinkronisasi serangan... Memerlukan 1.000 Poin Kenaikan untuk melakukan 'Intervensi Data' secara paksa.]

"Laksanakan. Gunakan cadangan poin yang ada," balas Ye Chen.

Ye Chen melesat maju, mengabaikan gravitasi yang mencoba meremukkan kakinya. Ia tidak menghunuskan senjata. Sebaliknya, ia menjulurkan tangan kanannya yang kini dilapisi cahaya biru tajam dari Sistem. Saat pedang cahaya raksasa sang Jenderal menebas ke arahnya, Ye Chen melakukan manuver geser yang sangat presisi, melewati bilah energi tersebut dengan margin milimeter.

Tangannya menghantam tepat di tengah dada siluet cahaya itu.

*Zzzzzzt!*

Suara seperti korsleting listrik raksasa bergema. Cahaya biru dari Sistem mulai menginvasi struktur energi keemasan sang Jenderal, memutus jalinan kesadaran kuno yang mengikat energi tersebut.

"Kau... teknik apa ini...?" Siluet sang Jenderal mulai retak dan memudar, suaranya dipenuhi dengan kebingungan. Ia belum pernah melihat seseorang yang mampu memanipulasi aliran energi formasi dengan cara yang begitu sistematis dan dingin.

"Ini bukan teknik bela diri, Jenderal. Ini adalah pemrosesan informasi yang lebih unggul," ucap Ye Chen saat sosok cahaya itu akhirnya hancur menjadi partikel emas yang berhamburan.

Dengan hilangnya sisa kesadaran sang Jenderal, bola cahaya Jantung Formasi kini menjadi pasif. Namun, ruangan mulai bergetar hebat. Retakan besar muncul di langit-langit gua. Tanpa jangkar kesadaran Jenderal, energi nadi bumi mulai mencari jalan keluar yang liar.

[Peringatan! Ketidakstabilan struktur meningkat. Makam akan runtuh dalam 300 detik. Disarankan untuk segera melakukan ekstraksi sebagian dan melakukan evakuasi.]

Ye Chen menatap bola cahaya itu. Ia tahu ia tidak bisa mengambil semuanya tanpa meledak, namun ia juga tidak akan pulang dengan tangan kosong. "Sistem, sedot esensi murni dari Jantung Formasi ini sebanyak yang bisa ditampung oleh kapasitas pemrosesanmu saat ini. Tinggalkan intinya agar nadi bumi tetap stabil dan tidak menghancurkan rawa di atas."

[Memulai proses ekstraksi cepat... Menyerap energi esensi... Mengonversi langsung menjadi Poin Kenaikan...]

[Poin diperoleh: 100... 500... 2.000... 5.000... 10.000!]

[Proses dihentikan pada batas aman. Total Poin Kenaikan diperoleh: 15.000 Poin.]

"Cukup. Waktunya pergi," Ye Chen berbalik dan berlari menuju lorong di mana Ahli Alkimia Su tergeletak lemas. Ia menyambar kerah baju pria tua itu dan melemparkannya ke bahunya seolah Su tidak lebih berat dari sehelai bulu.

Dengan kekuatan Alam Kondensasi Qi Tahap Awal yang fondasinya kini sekeras baja berkat simulasi tadi, Ye Chen melesat melewati lorong gravitasi dan tangga melingkar. Di belakangnya, suara dentuman batu-batu raksasa yang jatuh terdengar mengerikan, mengubur selamanya rahasia Jenderal Tanpa Nama.

Saat mereka akhirnya berhasil keluar dari celah tebing ke udara terbuka Rawa Racun Hitam, matahari mulai terbenam di ufuk barat. Makam kuno di belakang mereka telah tertutup total oleh longsoran batu raksasa.

Ye Chen meletakkan Ahli Alkimia Su di tanah yang kering. Pria tua itu terbatuk-batuk, menatap reruntuhan tebing dengan perasaan campur aduk antara sedih dan takjub. "Harta itu... rahasia itu... semuanya hilang..."

"Tidak hilang, Tuan Su," jawab Ye Chen sambil menatap telapak tangannya sendiri yang masih menyisakan pendaran energi emas tipis. "Informasinya sudah berpindah tangan. Dan di dunia ini, siapa yang memegang informasi, dialah yang memegang kendali."

Ye Chen melihat saldo poin di antarmukanya: 31.700 Poin. Sebuah modal yang sangat besar untuk fase selanjutnya dari rencananya. Ia tidak hanya menyelesaikan misi organisasi, ia telah mencuri 'baterai' energi dari sejarah kekaisaran. Sekarang, waktunya kembali ke Kota Daun Gugur dan mulai menggerakkan bidak catur yang lebih besar.

1
Adrian Ahmad
monoton kurang menarik
ada usul tidak jelas
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss author
Naevys
Wow, penulisan, dan pemilihan kata kata nya...
Nameless Monarch: Masih pemula bang, sama sekali gak ada wow nya:)
total 1 replies
Manusia Ikan 🫪
punya penulisan yang bagus, dan cerita yang mudah di ikuti. enak untuk di baca /CoolGuy/
Manusia Ikan 🫪: 😋hump
total 2 replies
Manusia Ikan 🫪
hmmmm masih tidak terbiasa dengan fantasi timur😅
Manusia Ikan 🫪
bagus nih, ruang simulasi mental
Manusia Ikan 🫪
sebagai mahasiswa arsitektur, aku pengen punya skill yang berhubungan dengan membangun ini😹
Manusia Ikan 🫪
hemmmm
Manusia Ikan 🫪
wah jarang jarang tuh ada sistem toko
Manusia Ikan 🫪
kenapa cerita fantasi timur, sangat mudah untuk mendapatkan kekuatan😅
Manusia Ikan 🫪: kwkawkoa masuk akal😹
total 2 replies
Manusia Ikan 🫪
bukan bumi kan!
Manusia Ikan 🫪
apakah ini urutan kekuatannya?
Manusia Ikan 🫪
😅mmmmm bro langsung tahu cara makenya?
Manusia Ikan 🫪: wkaowkaokwoa tapi lebih bagus kayak gini, dari pada gk tahu apa apa😹
total 2 replies
Manusia Ikan 🫪
yeeeeeey aku yang like pertama😹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!