NovelToon NovelToon
Gerhana Sembilan Langit 3

Gerhana Sembilan Langit 3

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Menjadi NPC / Fantasi Timur
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kokop Gann

(GERHANA SEMBILAN LANGIT SEASON 3)

Setelah menaklukkan Benua Kuno, Han Luo dan Long Tian bertujuan menginjakkan kaki di Cakrawala Suci—pusat dunia kultivasi yang sesungguhnya.

Di benua super-masif ini, kekuatan Jiwa Baru Lahir hanyalah prajurit biasa, dan para dewa Pemutus Roh menguasai langit. Menjadi buronan faksi raksasa akibat kematian Jian Wuji, Han Luo terpaksa menyembunyikan taringnya.

Dan saat rahasia sebenarnya di balik 'Dao Langit' dan Penjara Benua Kuno mulai terkuak, Han Luo bersiap menyalakan api pemberontakan terbesarnya. Di negeri para dewa, gerhana akan membuktikan bahwa ia mampu menelan matahari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kokop Gann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bangsawan Cakrawala

Long Tian menatap pemuda itu dengan wajah datar.

Sesuai instruksi Han Luo, Long Tian tidak berbicara (karena perannya adalah pengawal bisu bernama Hei Mian). Dia hanya mengetukkan jarinya ke meja, lalu menunjuk ke arah lambang "Bebas Duduk" yang terukir di sudut meja.

"Berani kau melawanku?!" Pemuda itu merasa terhina karena diabaikan oleh seorang pengawal. "Kau tidak tahu siapa aku?! Aku adalah Tuan Muda Feng, dari Klan Angin Surgawi!"

Beberapa penumpang di sekitar mulai berbisik.

"Klan Angin Surgawi... itu klan bangsawan tingkat menengah di Daratan Utama." "Pengawal bisu itu mencari mati. Tuannya pasti orang miskin dari benua pinggiran."

Tuan Muda Feng mengayunkan cambuknya.

TAR!

Cambuk itu melesat ke arah wajah Long Tian, memancarkan percikan Qi angin yang tajam.

Long Tian tidak menghindar. Dia mengangkat tangan kanannya dengan gerakan yang sangat kasual.

Hap.

Long Tian menangkap ujung cambuk itu dengan tangan kosong. Kekuatan fisik naganya membuat cambuk yang diklaim bisa membelah batu itu berhenti mendadak tanpa menggores kulitnya sedikit pun.

Mata Tuan Muda Feng terbelalak. Dia mencoba menarik cambuknya, tapi benda itu seolah terjepit di antara dua gunung baja.

"L-Lepaskan!" bentak Feng, wajahnya merah padam karena malu ditarik-tarik di depan umum.

Long Tian memiringkan kepalanya, lalu dengan satu sentakan ringan...

Brak!

Tuan Muda Feng tertarik ke depan dan jatuh tersungkur hingga dagunya menghantam meja kayu.

Gelak tawa tertahan terdengar dari beberapa meja lain. Arogansi seorang bangsawan baru saja dihancurkan oleh pengawal tanpa nama.

"KAU MENCARI MATI!" Tuan Muda Feng bangkit dengan hidung berdarah. Dia mencabut pedangnya. Dua pengawalnya di belakang juga ikut mencabut senjata. Aura Inti Emas Menengah meledak di ruang perjamuan.

"Apa yang terjadi di sini?!"

Sebuah suara yang sangat dalam dan menggelegar menghentikan kekacauan itu seketika.

Dua baris penjaga berzirah perak dari Persekutuan Dagang Sembilan Langit berbaris masuk. Di tengah mereka, berjalan seorang pria paruh baya dengan pakaian manajer yang rapi.

Manajer Liu.

"Tuan Muda Feng," kata Manajer Liu dengan suara dingin. "Apakah Anda lupa aturan Kapal Penembus Bintang? Dilarang keras melakukan pertarungan fisik di geladak publik."

"Manajer Liu! Anjing bisu ini menyerangku duluan!" Feng menunjuk Long Tian dengan marah. "Dia merusak harga diri Klan Angin Surgawi! Aku menuntut agar dia dilempar ke laut!"

Manajer Liu menoleh ke arah Long Tian. "Di mana Tuanmu, Pengawal? Jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatanmu, kami terpaksa—"

"Uhuk... uhuk..."

Suara batuk yang sangat menyedihkan dan parau memotong perkataan sang Manajer.

Semua orang menoleh ke arah pintu masuk ruang perjamuan.

Di sana, berdiri seorang pemuda pucat pasi yang posturnya sedikit membungkuk. Dia mengenakan jubah sutra biru yang tampak mahal namun tubuhnya terlihat sangat rapuh, seolah-olah angin laut bisa meniupnya jatuh.

Dia memegang saputangan putih yang sesekali diusapkan ke bibirnya.

"Hei Mian..." suara pemuda itu (Han Luo / Xie Yan) terdengar lemah dan memelas. "Bukankah sudah kubilang... uhuk... jangan membuat masalah dengan orang-orang hebat di kapal ini? Klan kita sudah hancur... kita tidak punya uang untuk membayar ganti rugi."

Long Tian segera melepaskan cambuk itu dan menundukkan kepalanya dalam-dalam, bermain peran dengan sempurna.

Melihat "Tuan" dari pengawal buas itu ternyata hanyalah orang sakit yang tampak menyedihkan, Tuan Muda Feng tertawa keras.

"Hahaha! Jadi ini majikanmu?! Seorang gelandangan berpenyakitan dari benua pinggiran?!" Feng merasa di atas angin. "Manajer Liu! Lihat sendiri! Orang miskin ini tidak pantas berada di geladak yang sama dengan kita! Usir mereka!"

Manajer Liu mengerutkan kening. Dia memang tidak suka ada keributan.

"Maaf, Tuan," Manajer Liu berbicara pada Han Luo dengan nada yang agak merendahkan. "Penampilan dan tindakan pengawal Anda mengganggu tamu-tamu kami yang lain. Saya rasa Anda harus kembali ke geladak bawah."

Han Luo tidak marah. Dia hanya menatap Manajer Liu dengan mata abu-abu matinya yang sayu, lalu membatukkan sedikit darah palsu ke saputangannya.

"Manajer Liu... uhuk... apakah Persekutuan Dagang Sembilan Langit selalu mengusir tamu yang telah membayar penuh untuk Kabin VVIP Tertinggi Nomor Satu?"

Keheningan yang mencekik turun di ruang perjamuan itu.

Tawa Tuan Muda Feng berhenti seketika. "A-Apa katamu? Kabin VVIP Nomor Satu?!"

Manajer Liu membelalakkan matanya. Dia dengan cepat mengeluarkan batu komunikasinya.

Kabin VVIP Nomor Satu adalah kabin legendaris yang harganya satu juta Batu Kristal Suci per perjalanan. Kabin itu biasanya hanya disewa oleh Leluhur sekte raksasa atau raja-raja kerajaan.

Dan saat Manajer Liu memeriksa daftar penumpang... namanya memang tertulis di sana. Xie Yan.

Wajah Manajer Liu yang tadinya merendahkan kini berubah seratus delapan puluh derajat menjadi kepanikan murni. Keringat dingin mengucur di dahinya.

"T-Tuan Xie Yan?!" Manajer Liu segera membungkuk sembilan puluh derajat hingga punggungnya nyaris rata dengan lantai. "Mohon... mohon ampunkan kebutaan mata anjing saya! Saya tidak mengenali Anda!"

Melihat Manajer kapal yang biasanya arogan kini bersujud di depan pemuda penyakitan itu, seluruh penumpang di ruang perjamuan menahan napas.

Tuan Muda Feng menelan ludah. "T-Tidak mungkin... Dia pasti berbohong! Penampilannya seperti gembel!"

Manajer Liu langsung berdiri dan menatap Feng dengan tatapan membunuh.

"Tutup mulutmu, Feng! Tuan Xie Yan adalah tamu kelas VVIP Persekutuan kami! Jika kau mengucapkan satu kata hinaan lagi padanya, aku akan melemparkanmu dan seluruh keluargamu ke laut saat ini juga!"

Feng mundur ketakutan, kakinya gemetar. Dia menyadari bahwa dia baru saja menendang pelat besi. Pemuda ini mungkin terlihat lemah, tapi latar belakang kekayaannya jelas bukan sesuatu yang bisa disentuh oleh klan menengah sepertinya.

Han Luo melambaikan tangannya dengan lemah.

"Tidak apa-apa, Manajer Liu... uhuk. Kakekku selalu mengajarkan untuk memaafkan orang cacat. Terutama yang cacat otak."

Han Luo menatap Feng dengan senyum tipis yang menyembunyikan predator buas di baliknya.

"Ayo, Hei Mian. Udara di sini membuat penyakitku kumat."

Han Luo berbalik dan berjalan keluar dengan langkah terseret. Long Tian mengikuti di belakangnya dalam diam, meninggalkan ruang perjamuan yang kini dipenuhi oleh kebisuan dan rasa takut yang mendalam terhadap pemuda penyakitan misterius itu.

Begitu mereka berdua masuk ke dalam lorong sepi menuju kabin, postur bungkuk Han Luo menghilang.

"Kau mendapatkan apa yang kita butuhkan, Hei Mian?" suara Han Luo kembali dingin dan tajam.

"Ya, Tuan Muda," jawab Long Tian. "Istana Matahari Suci sedang memblokir pelabuhan masuk di Cakrawala Suci. Mereka mencari pembunuh utusan mereka."

Han Luo menyeringai tipis.

"Blokade, ya? Sempurna."

Han Luo menatap ke arah ujung lorong.

"Mari kita lihat, apakah anjing-anjing penjaga gerbang itu berani menggeledah kapal VVIP Persekutuan Dagang Sembilan Langit yang memuat 'Tuan Muda' yang sedang sekarat."

1
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Clink 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yup yup yup 🔥🌽
Mamat Stone
/Smirk/💥
Mamat Stone
/Joyful/💥
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
👻🤣
Mamat Stone
🤣👻
Mamat Stone
🤣
Mamat Stone
👻
Mamat Stone
/Smirk/
Mamat Stone
/Joyful/
Mamat Stone
👻
Mamat Stone
🤣
Mamat Stone
senggol tabok 👊💥
Mamat Stone
senggol bacok /Cleaver/💥
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
Jagoan Neon /Casual/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!