menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pembersihan besar besaran
Para pasukan barvatia pun segera mengikat kaisar para menteri dan para bangsawan serta petinggi militer nordonia, mereka di sandra. Di tempat lain para pasukan segera mengirimkan para utusan untuk segera memberikan kabar soal keberhasilan invasi mereka di nordonia.
Yaboath pun akhirnya merasa senang kalau invasinya berjalan lancar dia segera ingin pergi menuju nordonia, dia datang bersama Asiah serta sang ibunda dengan para bangsawan lainnya, sesampainya di nordonia yaboath di sambut oleh para pasukannya, dia datang dengan pasukan pengawal pribadinya serta kereta kuda emasnya yang berkilau, para penduduk nordonia yang melihatnya merasa benci karena yaboath tega menyerang bangsanya sendiri, yaboath pun memerintahkan para pasukannya untuk menjarah barang barang milik para bangsawan serta memerintahkan pasukannya untuk memburu para prajurit nordonia yang kabur, para selir kaisar serta istrinya dan para bangsawan serta petinggi militer.
sesampainya di istana kekaisaran yaboath bertemu dengan sang kaisar alias ayahnya sendiri dia enggan menatap serta membuang muka dia juga memisahkan sang ibu agar tak memandang wajah sang kaisar, di tempat lain pasukan kekaisaran barvatia segera menuju kediaman para pangeran mereka langsung menangkap para pangeran serta mengikatnya, beberapa pangeran nekat menyerang akan tetapi mereka di tembaki lalu di panah, beberapa pangeran juga di bunuh di tempat karena nikmat melawan. Di tempat lainnya juga para pasukan barvatia mengangkut banyak selir serta menawan permaisuri kaisar serta istrinya yang lain
Mereka diarahkan untuk menuju istana kekaisaran para penduduk yang melihat penguasa mereka tidak bisa melawan akhirnya nekat memprotes para pasukan barvatia, akan tetapi protes tersebut mendapatkan penolakan keras mereka di tembaki di pukuli serta ikut di tangkap, selain itu para pasukan barvatia juga menjarah harta harta para bangsawan serta para pangeran serta nekat melucuti pakaian para pangeran,
setelah melakukan jalan yang panjang mereka akhirnya sampai di istana kekaisaran.
Di tempat lain pasukan barvatia sedang mengumpulkan serta menumpuk mayat mayat pasukan nordonia yang sudah terinjak injak oleh para raksasa, pasukan barvatia mengangkutnya di taruh diatas kereta kuda lalu memamerkan mayat mayat tersebut menuju keliling kota sebagai tanda kemenangan, di istana kekaisaran nordonia yaboath duduk di tahta milik sang kaisar, di samping kanannya ada sang ibunda serta di hadapannya ada sang kaisar beserta para jajarannya.
Setelah itu datanglah para pasukan barvatia membawa para pangeran kekaisaran mereka di borgol serta di barisan setelah itu yaboath memerintahkan para pasukannya untuk bersiap untuk perintah apapun, yaboath memerintahkan para pangeran untuk tunduk serta memberi hormat kepadanya "kalian tunduk lah di hadapan kaisar baru Kalian" lalu beberapa pangeran menolak mereka marah lalu berkata "kami tidak Sudi menunduk untuk mu" mendengar hal tersebut yaboath merasa kesal serta memerintahkan para pasukannya untuk memukuli pangerannya yang berbuat tidak sopan itu, pangeran tersebut dipukuli dengan tongkat besi di hadapan semua orang setelah itu mereka semua bereaksi para menteri mengeluh kepada yaboath akan tetapi yaboath juga ikut memukuli menteri tersebut, pada saat itulah sang pangeran yang di pukulin sudah tewas karena ulahnya sendiri begitu pun juga dengan menteri yang protes tersebut, setelah itu yaboath memerintahkan permaisuri kekaisaran nordonia untuk maju di hadapannya lalu yaboath memerintahkannya untuk memberinya hormat akan tetapi sang permaisuri enggan serta menolak dengan halus yaboath pun kesal lalu memerintahkan pasukannya untuk membakar sang permaisuri hidup hidup sang permaisuri di lempari obor secara langsung hingga terbakar, pada saat itulah sang permaisuri kepanasan serta menjerit para menteri serta bangsawan nordonia yang menyaksikan hal tersebut merasa ngeri dengan yaboath yang terlalu kejam, sang permaisuri pun lemas karena kepanasan hingga akhirnya diam dan mati.
Setelah itu di siapkanlah tiang gantungan untuk eksekusi selanjutnya para menteri dan bangsawan nordonia merasa ketakutan dengan hal tersebut mereka bertanya tanya siapakah target selanjutnya, sang kaisar sadar kalau tiang tersebut di siapkan hanya untuk dirinya serta dia pun pasrah saja.
setelah tiangnya siap sang kaisar di suruh maju dia pun menuruti yaboath lalu memberi hormat kepada yaboath berharap sang anak akan mengampuninya akan tetapi yaboath tetap memasang wajah kecewa, yaboath pun berkata "kaisar kekaisaran nordonia ronius atlatus mulai hari ini kamu bukan kaisar dan kamu kehilangan tahta karena ku dengan ini kamu kena hukum gantung karena telah membuatku kecewa"
Sang kaisar pun di tarik paksa di seret oleh dua pasukan barvatia, para selir pangeran serta menteri dan bangsawan nordonia bereaksi akan hal tersebut mereka memohon agar sang kaisar tidak di hukum mati sebab biar bagaimanapun itu adalah ayahnya, akan tetapi yaboath cuek memerintahkan para pasukannya untuk memukuli mereka semua mereka semua pun di pukuli beramai ramai, setelah itu leher sang raja di kaitkan dengan tali gantungan yaboath pun langsung menendang kursi di bawah kaki sang kaisar lalu kaisar pun kesulitan bernafas hingga akhirnya sang kaisar mati, para pangeran serta selir menangis mereka pun melawan akan tetapi mereka kalah jumlah setelah itu mereka semua diikat masing masing mereka di bawa dengan kereta kuda dengan kurungan, setelah itu yaboath dan pasukannya berkonvoi untuk memamerkan kemenangan mereka mayat sang kaisar juga di bawa menuju keliling kota.
Masyarakat yang melihat kaisar mereka sudah wafat akhirnya mereka paham kalau kekaisaran mereka sudah jatuh ke tangan musuh mereka tidak bisa apa apa para pasukan barvatia juga berkeliling dengan memamerkan tumpukan jasad pasukan nordonia yang sudah wafat. para warga yang melihatnya pun merasa tidak senang serta muak dengan kelakuan mereka semua akan tetapi mereka tidak bisa apa apa, di tempat lain beberapa pasukan barvatia juga melakukan penjarahan terhadap rumah milik bangsawan serta rumah rumah para menteri mereka menemukan permata batangan emas serta beberapa barang berharga lainnya. beberapa warga juga diancam oleh pasukan barvatia untuk memakan roti penaklukan untuk segera mengucapkan sumpah setia beberapa warga yang ketakutan mereka melaksanakannya dengan baik mereka makan dengan lahap.
beberapa istri milik bangsawan serta para menterinya juga di angkut oleh para pasukan barvatia beberapa pasukan ingin menikahinya namun para komandan barvatia melarang karena mereka sebaiknya dihadiahkan untuk kaisar yaboath agar mereka bisa naik pangkat, prajurit lainnya pun setuju berharap mereka bisa naik pangkat. di tempat lain yaboath dan sang ibunda berkeliling istana tempat yang mereka rindukan akhirnya kembali di genggaman mereka yaboath memerintahkan para pelayan di istana tersebut untuk segera membuang barang barang milik para penghuni sebelumnya mereka di suruh membakar barang barang tersebut ataupun barang barang tersebut boleh di gunakan oleh para pelayannya.