NovelToon NovelToon
Younger, Yet More Mature

Younger, Yet More Mature

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dinar

dr. Nayla Azzura percaya satu hal bahwa cinta tidak pernah benar-benar tinggal.

Menjadi salah satu saksi pernikahan orangtuanya yang hancur sejak usianya masih kecil, membuat Nayla tumbuh menjadi perempuan yang dingin, mandiri, dan sulit mempercayai siapapun. Baginya, memiliki pasangan hanya pandai memberi harapan sebelum akhirnya meninggalkan.

Sampai akhirnya sebuah tragedi kecelakaan kerja mempertemukan Nayla dengan Arsen Mahardika, pengusaha muda yang keras kepala, hangat dan yang paling mengganggu adalah usianya tiga tahun lebih muda dari Nayla.

Awalnya Nayla mengganggap semua hanya lelucon biasa, tapi bagaimana mungkin jika lelaki yang usianya lebih muda tapi pandai bicara tentang sebuah keseriusan?.

Namun Arsen berbeda, iya tidak datang membawa janji besar justru ia datang dengan sejuta kesabaran. Saat Nayla menjauh, menunggu saat Nayla merasa takut, dan membuktikan bahwa tidak semua rumah berakhir hancur.

Karena terkadang... Lelaki yang lebih muda justru lebih tahu cara men

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 - Tidak Sulit Untuk Saling, Bukan?

Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam, akhirnya setelah seharian berkutat dengan aktivitas yang cukup padat akhirnya pekerjaan Nayla selesai juga. Hari ini cukup melelahkan, dengan langkah gontai ia berjalan menuju lobby rumah sakit dan refleks mencari satu sosok yang sejak tadi pagi menghilang namun ternyata tidak ada.

Tidak ada sosok Arsen Mahardika, tidak ada mobil hitam, tidak ada senyuman hangat yang menunggu seperti biasanya. Entah kenapa hati Nayla terasa semakin kosong dan merasa "Aneh", Padahal dulu ia terbiasa pulang sendiri tapi sekarang ada rasa yang berbeda.

Dddrrrrrtttt.... Dddrrrrrtttt...

Ponsel milik Nayla kini bergetar dan muncul nama Arsen, membuat tangan Nayla langsung menekan tombol hijau.

" Hallo...?"

" Nay, Oh Tuhan maaf aku baru bisa menghubungi kamu sekarang" suara Arsen diseberang sana terdengar lelah.

" Ar, kamu kenapa?" Nayla langsung menghentikan langkahnya.

" Sejak pagi ada rapat proyek yang molor, aku sampai lupa tidak memberikan kamu kabar dan sekarang aku juga enggak bisa jemput kamu. Jangan overthinking ya Nay, aku minta maaf" Suara Arsen terdengar nada bersalah.

" Kamu sudah makan belum, Ar?" Nayla langsung mengalihkan obrolannya.

Hening ... Lalu terdengar suara tawa kecil yang hangat dan bahagia, yang membuat jantung Nayla berdetak aneh.

" Arsen..." Nayla mencoba memanggil.

" Aaahh ternyata begini ya rasanya dikawatirkan oleh orang yang kita sayang" Arsen terkekeh.

" Yaudah kalau enggak mau jawab, aku matiin aja" Nayla merasa jika pipinya kini terasa panas.

" Ehh... Jangan dimatiin, aku belum makan Nay nanti saja" tawa itu kembali terdengar.

" Kasih alamat kantor kamu sekarang, Ar" ucap Nayla tanpa berpikir panjang.

" Hahhh, gimana Nay?"

" Alamat kantor kamu dimana, Ar? suara aku kurang jelas ya?" tanya Nayla.

" Nayla..." suara Arsen terdengar pelan.

" Iya?"

" Kamu mau ke sini?" tanya Arsen lagi.

" Iya, kamu kan belum makan. Dan kerjaan kamu pasti masih numpuk, aku bawain aja biar kamu enggak perlu keluar" ucap Nayla tersenyum.

" Siap Princess " sambungan telepon kini telah berkahir.

Empat puluh menit berlalu, kini Nayla memasuki area gedung perkantoran milik Mahardika Group. Gedung itu masih terang dengan lampu yang menyala meskipun hari sudah malam, bahkan beberapa karyawan messih terlihat berlalu-lalang keluar masuk gedung.

Ditangannya kini terdapat dua kotak makan yang Nayla beli diperjalanan, jujur saja ini pertama kalinya Nayla melakukan hal seperti ini. Datang menemui seseorang dengan membawakan makan malam, membuat dirinya kini baru merasakan gugup.

" Selamat Malam, dokter Nayla" resepsionis yang melihatnya langsung berdiri menyapa dengan sopan.

" Ahhh iya, Malam mbak" Nayla sedikit terkejut.

" Pak Arsen masih dilantai dua puluh tiga, dok. silahkan sudah ditunggu" ucap resepsionis dengan menuntun Nayla menuju lift.

" Baik, terimakasih ya Mbak" Nayla mengangguk kecil dan tersenyum lembut ketika lift terbuka.

Semakin dekat menuju lantai ruangan Arsen, jantung Nayla semakin berdetak kencang.

Tiiing...

Pintu lift terbuka memperlihatkan lantai kantor itu hampir kosong, hanya ada beberapa staff yang masih bekerja. Sampai akhirnya ada salah satu dari mereka melihat kedatangan Nayla matanya langsung membesar.

" dokter Nayla, Ya?" Yang lain ikut menoleh dalam hitungan detik.

Seluruh staff yang berada disana memperhatikan kehadiran Nayla, selama ini mereka sering mendengar nama itu dari cerita bos mereka dan malam ini akhirnya mereka dapat melihat langsung.

" Iya, maaf jika kehadiran saya mengganggu" Nayla tersenyum canggung kali ini.

" Pak Arsen masih di ruang rapat, dok. Tadi menitipkan pesan langsung masuk saja" ucap salah satu staff dengan senyum yang ditahan.

" Terimakasih, silahkan dilanjutkan kembali" ucap Nayla sopan.

" Cocok banget ternyata, pantes Bos bucin parah" terdengar bisikan seseorang ketika Nayla melangkahkan kakinya membuat semakin salah tingkah.

Setelah rapat selesai kini Arsen menuju ruang kerjanya, ketika pintu di buka nata Arsen membesar. Untuk pertama kalinya sejak Nayla mengenalnya, Arsen terlihat benar-benar terkejut.

" Nay, sudah sampai? Maaf sudah menunggu lama, ya?" suasana seketika semakin hangat.

" Katanya belum makan, ayok makan dulu" Nayla langsung berdiri menyambut kehadiran Arsen yang terlihat gurat lelahnya.

Di luar ruangan banyak yang hampir tersedak melihat sang Bos kehilangan kata-katanya dan mati gaya, Arsen perlahan melangkah dan menutup pintu ruangannya dengan tatapan yang tidak lepas dari Nayla.

" Kamu beneran datang? Aaahh Tuhan aku bahagia sekali, terimakasih banyak Nay" Arsen terlihat bahagia dengan senyuman yang muncul begitu indah.

" Iya, yuk makan dulu takut keburu malam" ucap Nayla yang kini tengah mempersiapkan makan malam mereka.

Malam ini tidak ada kemewahan di ruangan kerja Arsen, hanya ada dua manusia yang sedang makan dengan menu sederhana dan cerita ringan yang diselingi dengan tawa.

1
partini
Thor kehidupan Nayla mirip Vania novel berjudul jodoh pilihan mama ibu nya kaya iblis tapi di sayang bngttttttttttttttttt sama mertuanya
Almeera: Oh ya kak? nanti aku coba mampir yaa 😍😍


Hihihi tapi Nayla ini murni karangan aku aja kak 🙏🙏🥲
total 1 replies
SANG
Lanjut dek💪👍
SANG
Semangat ya dek💪👍
partini
suami nya kelihatan kecintaan Banggt kayanya ga mungkin deh slingkuh terus ningalin
partini: iya itu,,karma ga berlaku buat dia
total 2 replies
partini
udah hempas ke laut masa lalu yg menyakitkan,move on be happy kalian berdua seorang anak perempuan butuh ayah nya untuk jadi wali nikah kan
Almeera: Setujuu kak, hidup harus terus berjalan... kalau dia aja bisa santai kita bisa lebih cerah 😍😍
total 1 replies
partini
pastinya apa karam selalu ada berbuat baik di balas baik berbuat jahat di balas jahat juga,,kau memilih yg katanya hak is ok nikmati saja sekarang,kau meninggalkan suami dan anakmu nanti nya kamu dan anakmu di tinggal suami mu selingkuh
Almeera: Kakakkk setuju setiap perbuatan akan ada balasan dari semesta 🙏🙏

Terimakasih banyak sudah mampir dan meninggalkan jejak afirmasi positifnya dikarya sederhana ini 😍😍🙏
total 1 replies
SANG
Mantap banget dek💪👍
SANG: Masama dek
total 2 replies
SANG
Keren habis deh💪👍
SANG: Iya dek Kembali kasih
total 2 replies
SANG
Sembilan belas bunga untukmu dek/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
SANG: Oke dek. 👍💪
total 2 replies
SANG
Aku fokus ya dek😄
SANG
Like iklan plus komen💪👍
SANG
Semangat ya dek💪👍
SANG
Iya, seperti itu lah
SANG
Iya ada apa
SANG
Akhirnya
SANG
Nah bingung kan
partini
ibunya kaya ga bersalah,,dasar ibu lacknat semoga kena penyakit
Almeera: Hehehe 😁😁
total 1 replies
SANG
Baya bunga se kebon untuk adek/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Almeera: thankyou kak🙏
total 1 replies
SANG
Kok bingung dek
SANG
Hadir dek👍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!