NovelToon NovelToon
DOKTER ITU AYAH ANAKKU

DOKTER ITU AYAH ANAKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Anak Genius
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Aline gadis cantik yang berusia 23 tahun, tidak pernah menyangka saat ia menghadiri pesta adik tirinya menjadi sebuah bencana yang membuatnya harus kehilangan keperawanannya.

Puncak dunia Aline hancur saat ayahnya yang seharusnya mendukung dan melindunginya, dengan teganya mengusirnya dari rumah setelah mengetahui bahwa dia sedang hamil dan lebih memilih percaya pada istri dan adik tirinya.

Tidak berselang lama Aline akhirnya bertemu dengan pria yang tidur dengannya, akankah hidup Aline bahagia setelah memilih ikut dengan pria itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 17 KEBERSAMAAN

Erlangga langsung membawa Aline pulang. Ia tampak seperti seorang ayah yang sedang memarahi anak perempuannya.

"Jangan makan sembarangan Aline! Sekarang kamu nggak cuma sendirian." Suara Erlangga terdengar penuh perhatian.

Aline mengangguk pelan. Ia tau pasti pria itu mengkhawatirkan anaknya. "Maaf..."

Erlangga mengangguk sambil menghela napas panjang saat melihat wanita itu menunduk. Lalu tangannya terulur mengelus pucuk kepalanya dengan lembut. "Aku masak dulu ya. Nanti kita makan sama-sama." ucapnya lembut.

Setelah itu Erlangga melangkah pergi ke arah kamarnya ia mengganti pakaiannya dengan kaos hitam polos yang membentuk setiap otot-otot tubuhnya. Lalu keluar dan menuju dapur.

Pria itu tampak terlihat seperti ibu rumah tangga sungguhan, ia tidak malu melakukan pekerjaan apapun demi Aline, agar wanita itu tidak melakukan aktivitas pisik berat yang mungkin mengakibatkannya akan kelelahan.

Erlangga sedang sibuk membuat nasi merah dengan ayam kukus dan juga tumis brokoli. Ia tidak ingin anak dalam kandungan wanita itu kekurangan gizi dan akan selalu mengusahakan yang terbaik untuk wanita itu dan calon anaknya.

Aline yang sedari tadi memperhatikan tidak bisa menahan kekagumanan pada pria itu. Ia melihat pria itu dengan cekatan menyiapkan segalanya dan melarangnya untuk membantunya.

"Aku bantu ya, keliatannya kamu cape setelah pulang dari Puskesmas." tawar Aline yang merasa tidak nyaman saat ia hanya berdiri memperhatikan pria itu.

Erlangga yang baru saja mengangkat tumisan brokoli dan menyimpannya di mangkuk sayur, sejenak menoleh dan menghentikan gerakkan nya hanya untuk menatap wanita itu dengan pandangan yang meneduhkan.

"Tidak perlu, kamu cukup temani aku saja, sebaiknya kamu duduk bukankah kakinya masih sakit." ujar Erlangga sambil tersenyum lembut.

Tanpa membantah Aline hanya mengangguk pelan. Ia duduk di meja makan memperhatikan Erlangga dengan pandangan yang sulit diartikan.

Lima belas menit kemudian. Erlangga menyiapkan makanan itu di depan Aline, aroma masakan pria itu mampu membangkitkan napsu makan Aline. Ia tidak sungkan meraih sayur brokoli itu dan memakannya dengan lahap entah ia yang lapar atau anaknya yang memang menyukai masakkan ayahnya.

Erlangga terkekeh kecil melihat sikap Aline yang mulai terbuka kepadanya. "Pelan-pelan Aline, tidak ada yang akan merebut makananmu."

"Aku suka sayur ini, Erlangga." jawabnya sambil terus mengunyah makanan tersebut.

"Syukurlah, jika kamu menyukainya... setelah makan kamu harus istirahat."

"Padahal cuma kaki yang sakit!" Aline cemberut dengan wajah ditekuk.

"Kalau begitu bagaimana jika kita melihat-lihat kota Bandung saja... sebelum kembali ke Jakarta." usul Erlangga tiba-tiba mencoba menghibur wanita itu.

Aline yang mendengar ajakkan itu tersenyum lebar tampak antusias, matanya berbinar-binar. "Aku mau..." jawabnya dengan cepat.

Setelah selesai makan siang, Erlangga mengajak Aline untuk menyusuri kota Bandung. Kini mereka sedang di dalam perjalanan, Erlangga melajukan mobilnya menuju Kawah Rengganis.

Pesona danau vulkanik disekeliling gunung dan pepohonan, memberikan pemandangan yang memanjakan mata bagi pengunjung yang menyukai alam bernuansa menenangkan dengan udara sejuk.

Aline menutup mulutnya saat menatap pemandangan itu merasa takjub. Biasanya ia hanya tau berkas-berkas milik ayahnya tanpa tau ternyata dunia luar seindah ini.

Aline berlari kecil dengan terpincang-pincang. seolah rasa sakit pada kakinya menghilang begitu saja. Ia mengelilingi tempat itu. Sesekali tertawa kecil.

Di sisi lain, Erlangga diam-diam mengabadikan setiap momen yang dilakukan wanita itu. Sambil menggeleng kepala saat melihat wanita itu terlihat antusias tanpa menghawatirkan kondisi kakinya.

Ia mulai menghampiri Aline lalu menatapnya dengan pandangan lembut.

"Bagaimana kamu suka?" tanya Erlangga lembut.

Aline mengangguk antusias. "Apakah ada yang lebih bagus dari ini?"

Erlangga mengangguk pelan. "Tentu saja ada banyak."

"Aku ingin melihat ke tempat yang lain." mohon Aline dengan mata berkaca-kaca.

"Kaki kamu sedang sakit dan itu tidak baik untuk kesehatan kamu sendiri."

"Please! Satu kali lagi bawa aku ke tempat yang lain. Mau ya, ayok dong Erlangga." Aline sambil menggoyang-goyangkan tangan Erlangga seperti anak kecil yang ingin meminta uang untuk jajan.

Erlangga menghela napas sejenak, sebelum akhirnya membawa gadis itu untuk naik mobil kembali dan melajukannya menuju ke tempat lain.

Kini Erlangga mengajak Aline ke tempat Orchid Forest Cikole (Lembang). Selama perjalan tidak hentinya Aline memandangi ke arah jendela mobil.

Erlangga yang melihat wanitanya bahagia hanya karena hal kecil seperti ini membuatnya merasa sedih sekaligus bahagia. Ia tidak tahu kehidupan seperti apa yang dialami wanita itu sebelum bertemu dengannya. Apalagi mengingat ayah kandunganya sendiri bisa membuangnya begitu saja.

Akhirnya mobil yang dikendarai Erlangga terparkir tepat di tempat Orchid Forest Cikole (Lembang). Seketika lagi-lagi mata Aline disuguhkan dengan pemandangan taman anggrek di tengah hutan pinus yang sangat indah. Apalagi saat ini sudah menunjukan pukul 08.00 malam hari pemandangan itu seketika menjadi lautan gemerlap hutan yang diterangi cahaya lampu hias Ascott.

Erlangga membawa Aline ke sebuah tenda VIP yang sudah ia pesan lebih dulu. Keduanya duduk sambil menikmati dua gelas cappuccino dan berbagai camilan.

Aline memandangi langit malam yang di penuhi lampu kelap-kelip di area hutan pinus tersebut. Perlakuan manis dan setiap bentuk perhatian Erlangga menyentuh sisi hatinya yang paling dalam.

"Apa aku masih bisa berharap padanya." bisiknya dalam hati sambil menatap wajah tampan Erlangga dari samping.

Setelah merasa cukup lama di tempat itu. Erlangga memutuskan untuk pulang. Ia tidak ingin Aline terlalu kelelahan, dengan mengajaknya mencari suasana di luar bukan berarti ia mengabaikan kesehatan wanita itu dan anaknya.

"Aku rasa sudah cukup kamu perlu istirahat, Alien." ucap Erlangga lembut.

"Padahal aku masih ingin menikmati malam ini." jawab Aline yang terdengar lesu.

"Lain kali aku akan mengajakmu kemana pun kamu mau... untuk sekarang cukup sampai sini."

Aline mengangguk pasrah padahal ia masih ingin berlama-lama di tempat itu.

Keduanya mulai meninggalkan tempat itu. Di sepanjang jalan kehening mulai menyelimuti di antara mereka, yang terdengar hanya suara mesin yang menderu halus.

Satu jam kemudian mobil itu terparkir di depan rumah dinas.

Erlangga menoleh ke arah samping dan mendapati Aline yang tertidur, sejenak ia menatap lekat-lekat wanita yang berada di sampingnya itu. Sebelum akhirnya ia turun lebih dulu dan membuka pintu mobil itu. Lalu menggendong Aline dengan hati-hati agar tidak membangunkan tidurnya.

Ia membawa Aline ke kamarnya lalu membaringkannya di atas kasur, membukakan sandal yang wanita itu kenakan dan dengan lembut menutupi tubuhnya dengan selimut hingga batas dada. Sebelum beranjak dari sana ia mencium kening wanita itu dengan penuh perasaan.

"Selamat istirahat... aku akan selalu mengusahakan agar kamu tetap bahagia."

Setelah mengatakan itu Erlangga keluar dari sana dan menutup pintu itu dengan perlahan.

1
Key
Ah roti sobek lagi. Spek yg begini² nih yg bikin goyah iman🤣
Key
Apa aku bilang kan, Erlangga kamu siap² sama badai hormonnya bumil. kali ini dia minta mangga muda, satu jam kedepan dia bisa minta Hermes, minta Chanel, YSL, Balenciaga, Rolex, Prada atau malah minta istana tajmahal maybe, atau malah minta cosplay jadi Roro Jonggrang

Seram, Erlangga seram😬😬😬😬🤣
mawar merah
Jangan digoda terus itu anak orang Erlangga
mawar merah
Minta diam-diam ya maling do Aline🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahahaha Dimas Dimas kamu bodohnya kebangetan, perempuan dan anak sambung yang kamu bela, sampai mengusir anak kandung kamu sendiri, ga lebih daripada pelacur murahan 🤣🤣😂😂 begitu kamu bangkrut, mereka tertawa puas dan pergi mencari mangsa baru 🤣🤣😂😂
Ariany Sudjana
jangan sampai Dina ini jadi pelacur murahan yang mencoba menghancurkan rumah tangga Erlangga sama Aline
Black Swan
Inget ya Genks cowok ijo neon kaya erlangga sama Bram cuma ada di dalam novel🤭🤭🤭kalau aja ada di dunia nyata
Black Swan
Ngapain datang tuh orang, usir aja
mawar merah
Benar, Ra. Yang penting suami kamu ra. jangan berbuat kejahatan kamu sendiri yang rugi
mawar merah
Dih si profokator datang, serakah lagi serakah lagi. Kamu jangan menuruti ide konyol mama kamu , Ra
Key
Bram suami idaman banget, saat istri dilanda gundah gulana dia bisa menentramkan sekaligus memberi pengarahan yang baik. Sekaligus memberi rasa tentram untuk Rara.
Semoga si Iblis bernama Anita itu, binasa aja🤣
Key
o ow, muncullah iblis berwujud manusia bernama Anita😬 Weh provokasinya bukan lagi😬😬😬
Black Swan
Kayanya kalau cowok udah di dapur kaya gini semua deh🤭
Black Swan
Katanya banyak yang bilang bawaan anak🤭
Key
Ngebayangin betapa randomnya dapur ketika Daddy masak🤭 Pasti setelah itu dapur berubah jadi kapal pecah.
Key
Ibu hamil dilanda badai hormon ya. Siap² Erlangga, bentar lagi Aline bakal minta macem². Mulai dari mangga muda sampe Balenciaga 🤣
mawar merah
Ya Allah pingin ngakak yang keras dech🤣🤣🤣🤣
mawar merah
Duh menggemaskan sekali kamu, Aline
Black Swan
🫠🫠Erlangga coba belajar sabar
Black Swan
Waduh kok ga bilang-bilang sih mau nikah, masa aku ga diundang🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!