NovelToon NovelToon
Traitors And Revenge

Traitors And Revenge

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:627
Nilai: 5
Nama Author: moonsun_09

kiano nama nya, orang-orang seakan melihat seorang pangeran kejam dan dingin pada dirinya dan sifat nya tidak jauh melenceng dari tanggapan mereka.

ia hidup dengan banyaknya penghianat sisinya, membuat kepribadiannya berubah, apalagi masa lalu kelam yang ia rasakan.

semua yang ia lakukan selalu salah Dimata orang lain, orang bilang dendam yang kau simpan itu tidak ada gunanya, Dengan balas dendam apa akan membuat kau lega?, pertanyaan dari orang yang tidak pernah berada di sisi korban.

mereka hanya bisa berkata luka orang lain tidak ada apa-apanya dengan luka mereka, seakan mereka tau yang ia rasakan.

#bromance
#kejam
#dendam
#benci
#family
#luka
#penghianat
#no romance

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moonsun_09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. hospital drama 1

           Happy reading!

Kiano Masih dengan wajah datarnya pergi begitu saja tak menghiraukan pemuda yang sedari tadi sibuk mengoceh jika diperhatikan ia dan Alvin beda sebelas duabelas.

Melihat kini pergi begitu saja membuat pemuda itu tercengang, yang benar seorang anak manis dan imut ini diabaikan,ya... walaupun ia sudah sering sih.

"Si bangsat anjirlah udah gak ngomong apa-apa,habis itu main pergi aja,gak bisa dibiarin"ucap pemuda itu kesal lalu sedikit berlari menyusul kiano yang sudah lumayan jauh.

Kiano tau pemuda itu Masih mengikuti nya tapi apa pedulinya selama itu tak mengganggu nya dan tidak membahayakan orang-orangnya tak masalah.

"Kenalin gue alkandra Neo mavendra gue cowok tertampan dan teramah di dunia, kalau Lo siapa?mana tauan gue jadi seleb nanti dan gue udah kenal Lo"ucap pemuda itu dengan songgongnya.

Kiano mengendarai Motor sport hitamnya melaju kencang dijalan Raya melewati gedung gedung tinggi dan orang yang berlalu lalang yang sibuk dengan kegiatan dan hidup mereka masing-masing.

Ia menghentikan motornya disalah satu swalayan yang tidak terlalu besar,ia berjalan santai melihat rak rak yang berisi berbagai macam makanan ringan.

Tangannya terangkat dengan enteng mengambil setiap makanan yang ia lihat tanpa melihat harganya terlebih dahulu.

Setelah puas mengambil makanan ia melangkahkan kakinya menuju kulkas yang menyimpan berbagai minuman dingin dan mengambilnya beberapa.

Kiano membuka layar handphonenya sambil menunggu antrian untuk membayar semua makanan yang ia beli.

Ketika gilirannya kiano hanya melihat kasir itu dengan wajah datarnya yang yang tersenyum sok malu-malu itu.

Bahkan orang orang juga menatapnya tak berkedip dan terpesona.

Ia tau ia tampan tapi tak perlu juga ditatap seperti itu,ia risih asal mereka tau.

Setelah selesai membayar belanjaannya,kiano kembali mengendarai motornya kerumah sakit.

Sesampainya dirumah sakit kiano berjalan santai menuju ruangan Alvin dengan menenteng plastik yang lumayan besar ditangan kirinya dan tangan kanan yang sibuk dengan handphonenya.

Ketika ia sedang fokus dengan handphone ditangannya tiba-tiba saja seseorang dengan berani memeluknya.

Kiano menunduk menatap dingin orang yang sedang memeluk nya,ia tak suka disentuh sembarangan apalagi dipeluk seperti ini.

Drap...drap...drap...

Suara langkah kaki yang terdengar tak beraturan itu mengalihkan pandangan kiano.

Ia melihat ada sekitar lima orang yang sepertinya sedang mencari sesuatu.

Kiano kembali menunduk melihat orang yang memeluknya itu semakin erat bahkan jika saja kakinya sudah tak menapak dilantai pasti sekarang posisinya nya seperti digendong ala koala.

Sementara orang yang sedang memeluk kiano itu mengendurkan pelukannya ketika sudah tak mendengar suara orang orang itu lagi.

Ia mendongak memandang orang yang ia peluk tadi,ia tak kenal dan tadi ia hanya asal memeluk seseorang agar bisa lepas dari orang-orang itu.

Melihat tatapan datar dan dingin kiano membuat pemuda itu bergidik ngeri,mana hawanya tiba tiba banget mencengkam.

"Lepas"dingin kiano menatap pemuda itu dengan wajah datar dan dinginnya seperti biasa.

Mendengar itu dengan cepat pemuda itu melepaskan pelukannya dari kiano dan menampilkan cengiran bodohnya.

Walaupun hati dan pikirannya sedang ketar ketir melihat tatapan kiano yang semakin dingin dan gelap tapi ia tak akan menunjukkan ketakutan nya pada orang lain.

Jika orang yang ia peluk tadi macam macam dengannya tinggal ia pukul, tendang,injak jika perlu ia banting sekalian.

"Ekhem, sorry bro gue cuman numpang ngumpet kok"ucap pemuda itu Masi dengan senyum tak bermutu nya itu.

"Lo tenang aja duit Lo aman ko gak gue curi,tapi tatapan Lo santai Napa,Lo kira gue takut hah!"lanjut pemuda itu sedikit mengangkat dagunya angkuh.

Kiano tak peduli, kalaupun uangnya dicuri itu bukan masalah besar,ia Masih punya banyak, bahkan tidak akan pernah habis sampai tujuh turunan.

Butuh like dan komen agar author tetap semangat lanjutin ini cerita

bersambung......

1
Niwang Horee
lanjut kak
Niwang Horee
lanjut lagi, kak. jangan lama lagi pliss 🙏🙏
Niwang Horee
kak, ayo lanjut lagi. udah lama gak lanjut
Niwang Horee
lanjut kak, semangat semangat 🔥🔥
Niwang Horee
lanjut lanjut. SEMANGAT KAK🔥🔥🔥
Niwang Horee
semangat kak
Niwang Horee
lanjut lanjut semangat 💪
Niwang Horee
semangat kak. lanjut lagi yok!!
salsabillaaa 0506_
lanjut kaka cantikk semangattt terus yaa😍💪
Niwang Horee
lanjut kakk, semangat terus 💪💪💪💪
Niwang Horee
lanjut terus, kak. semangat 💪💪
salsabillaaa 0506_
kaka semangat terus ya 💪🏻🙂‍↕️
Niwang Horee
kak, jangan suka ngilang ya sekarang 🙏🙏 semangat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!