NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Trauma masa lalu / Bertani / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:146.3k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Seruni (20 tahun) adalah kembang desa cantik, lugu dan polos yang tinggal di wilayah terpencil daerah Tapal Batas.

Pernah bertunangan dengan salah satu pemuda dari kampung sebelah. Berujung putus dan gagal menikah karena ditikung adik tirinya bernama Rasti.

Suatu hari, Seruni dijodohkan dengan seorang pria dari kota. Musibah datang menerpa, di mana rombongan bus calon pengantin laki-laki mengalami kecelakaan, lalu terbakar hebat. Semua penumpang tewas di TKP termasuk calon suami Seruni.

Kepercayaan masyarakat setempat, jika sampai seorang gadis gagal menikah dua kali maka dianggap pembawa sial. Pastinya tak ada pemuda yang akan sudi menikahi Seruni.

Pak Tono selaku Kades yang berstatus sebagai ayah kandung Seruni, terpaksa menerima laki-laki asing bernama Bastian Fernando Malik yang mendadak bersedia menjadi suami Seruni. Tanpa diketahui semua orang bahwa Bastian tengah lari dan bersembunyi dari kasus pembunuhan yang menjeratnya.

Bagian dari Novel : Maafkan Mama, Pa🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 - Minta Jabatan

Cup...

Kecupan manis dan hangat Bastian labuhkan di kening Seruni.

Hal ini membuat Seruni yang awalnya menutup mata karena tengah menghayati sentuhan Bastian di area da_danya, seketika mengerjap kebingungan.

Gelenyar rasa aneh yang tadi sempat membuat sekujur tubuhnya gemetaran indah melayang-layang ke angkasa bahkan dirinya seakan mau pi_pis, seketika surut. Padahal cuma disentuh seperti itu oleh Bastian dalam hitungan singkat.

"Malam ini cukup sampai di sini. Ayo kita tidur. Jangan sampai abang kebablasan," ucap Bastian seraya membenahi baju tidur Seruni yang sempat disingkapnya agar kembali rapi ke tempat semula.

Ya, Bastian memilih untuk menyudahi sentuhannya pada tubuh Seruni. Bahkan mati-matian ia harus memukul mundur hasratnya sendiri yang sudah tegang di ubun-ubun hendak tancap gas.

Setelah telinganya mendengar de_sah Seruni yang begitu bergairah, Bastian tersadar bahwa yang dilakukannya bisa berdampak merugikan Seruni ke depannya.

Bastian teringat bahwa dia adalah seorang buronan, walaupun tidak bersalah. Akan tetapi, ia sangat tau hukum di negeri ini seringkali korban dianggap sebagai pelaku. Begitu pun sebaliknya.

Jika pun di masa depan ia harus dipenjara karena kasus pembunuhan Rossa, Bastian tak ingin Seruni menderita menjadi istrinya karena mahkota itu sudah diambil olehnya. Bastian berusaha menjaga hal penting itu dari tubuh Seruni walau tak mudah untuknya sebagai pria dewasa yang berhasrat cukup tinggi.

"Apa malam pertama yang orang-orang lakukan seperti tadi saja, Bang?" tanya Seruni yang masih bingung.

Jujur, ia tak tau sama sekali ilmu atau pengetahuan tentang proses malam pertama dari awal hingga akhir.

"Lebih dari itu," jawab Bastian.

"Setelah ciuman, ngapain saja Bang?"

"Astaga, dia beneran polos bukan jadi-jadian polos." Batin Bastian.

Bastian sungguh terkejut mendengar pertanyaan polos Seruni tentang apa saja tindakan atau hubungan suami-istri di atas ranjang.

"Kamu tau tentang alur malam pertama?" pancing Bastian.

"Enggak, Bang."

"Tau tentang cara bikin anak?"

"Enggak juga, Bang. Kalau perkawinan silang tanaman aku tau,"

"Dulu di sekolah, apa kamu nggak pernah diajarkan pelajaran biologi?"

"Diajarkan Bang,"

"Kok kamu enggak paham tentang tata cara bikin anak atau ilmu repro_duksi manusia?"

"Ading beneran gak paham, Bang."

"Pas sekolah kamu rajin masuk apa sering bolos?"

"Ading gak pernah bolos. Cuma ading lebih suka pelajaran biologi tentang struktur tumbuhan, perawatan dan penyakitnya." Jelas Seruni.

"Baiklah, aku jadi paham kenapa kamu hobi sekali tentang bertani atau berladang."

"Kata abang, malam pertama lebih dari sekedar ciuman tadi. Kenapa abang berhenti? Kenapa kita gak melakukan malam pertama kayak orang-orang?" cecar Seruni terdengar suaranya begitu lesu dan sendu. "Apa karena ading bodoh dan gak paham caranya?" sambungnya.

Grepp...

Bastian langsung memahami situasi hati Seruni. Ia memilih untuk memeluk tubuh sang istri guna menenangkannya. Bastian tau Seruni hendak menangis karena merasakan penolakan dirinya untuk melanjutkan adegan malam pertama mereka malam ini.

"Jangan berpikiran yang negatif. Malam ini sudah cukup bagi abang. Kita lakukan hal itu pelan-pelan. Oke?"

Seruni terdiam, namun kedua tangannya membalas pelukan Bastian. Air matanya perlahan menetes membasahi pipinya.

"Katanya pengin jadi istri penurut dan salehah. Mau kan nurutin kata abang tadi?" tanya Bastian yang masih tak mendengar jawaban dari Seruni.

"Iya, Bang. Maafin ading ya," jawab Seruni lirih.

Bastian melepaskan pelukannya, lalu menatap wajah Seruni yang tampak sedikit basah karena air mata. Lalu, jari-jemari Bastian menyekanya penuh kelembutan.

"Udah, jangan nangis. Abang gak suka wanita cengeng. Abang pengin kamu jadi wanita kuat dan gak mudah ditindas oleh siapapun. Abang janji suatu hari jika memang sudah waktunya, pasti kita lakukan."

"Ading cinta abang," ucap Seruni seraya kembali memeluk tubuh Bastian.

Seruni terharu dengan perlakukan Bastian yang terlihat begitu menyayangi dirinya penuh pemakluman.

Pelukan hangat akhirnya menjadi penutup manis malam ini. Walaupun malam pertama belum terjadi antara mereka, tapi kata cinta telah disampaikan Seruni pada Bastian.

Bagi Seruni si kembang desa yang polos, ia tak butuh balasan ucapan cinta dari bibir Bastian. Yang terpenting adalah tindakan Bastian padanya untuk malam ini hingga ke depannya bisa menjadi sosok suami serta ayah yang baik dan bertanggung jawab bagi keluarga kecil mereka.

☘️☘️

Satu bulan berlalu, Jakarta.

Di sebuah rumah mewah di kawasan Jakarta Selatan, dihuni tiga orang dewasa di dalamnya sebagai majikan. Ada beberapa art yang juga tinggal di sana untuk membantu urusan majikannya.

Saat ini sepasang suami istri yang berstatus sebagai majikan rumah mewah itu sedang bersantap malam di meja makan mereka.

"Pa, Bastian sampai sekarang belum ditemukan juga. Perusahaan ke depan gimana?" tanya wanita bernama Selvi.

Usianya tak jauh beda dengan ibu kandung Bastian bernama Elsa. Ya, Selvi adalah ibu tiri Bastian.

"Aku masih suruh asistennya cari Bastian sampai ketemu!" tegas Papa Surya. "Aku juga udah suruh orang buat cari tau kebenarannya," imbuhnya.

"Kebenaran yang gimana, Pa?"

"Aku yakin Bastian gak bersalah. Gak mungkin dia merusak reputasinya sendiri bahkan keluarganya, sampai harus membunuh P S K. Pasti ada orang yang sengaja menjebaknya,"

"Bastian itu pergaulannya dari dulu bebas, Pa. Apalagi papa lama gak tinggal sama dia. Mantan istrimu terlalu sibuk berkarir jadi gak bisa didik anak dengan baik. Bastian jadi kriminal sekarang. Sampai buron pula," cibirnya.

"Gak perlu nyalahin orang lain,"

"Bukan maksudku menyalahkan siapapun, Pa. Andai saja waktu dulu kamu bercerai terus Bastian ikut kita. Pasti aku bisa mendidik dan membimbingnya jadi anak yang baik dan rumahan. Gak jadi anak liar begini!"

"Ehm, ngomong-ngomong Tania ke mana? Kok anak itu gak ikut makan malam bareng kita," cecar Papa Surya seketika teringat dengan putri kandungnya bersama Selvi.

"Tania lagi keluar, Pa. Ada acara ulang tahun temannya,"

"Pulang jam berapa?"

"Tumben papa perhatian sama Tania. Biasanya Bastian terus yang jadi nomor satu perhatian papa!" keluh Selvi.

"Sekarang aku kasih perhatian dengan tanya tentang Tania, dianggap salah. Terus, mama maunya gimana?"

"Kasih jabatan buat Tania dong di perusahaan papa,"

"Kuliah sarjana saja udah hampir tujuh tahun dia belum lulus juga. Bahkan katanya mau terancam di D O. Gimana papa mau kasih jabatan buat Tania di perusahaan! Dia mau jadi apa?"

"Terserah papa, Tania dikasih jabatan apa. Jadi wakil direktur buat gantikan Bastian juga boleh," jawab Mama Selvi.

"Yang waras, Ma!"

Bersambung...

🍁🍁🍁

*Karakter Seruni ini beneran nyata ya Sobat, karena memang aku temukan sendiri pada temanku seperti itu sekitar sepuluh tahun yang lalu ketika kami berbincang. Dia bukan orang desa, justru dia orang kota. Hanya saja memang dia cukup kuper (kurang pergaulan) terutama dengan lawan jenis dan zaman dulu sosmed belum seramai sekarang, ditambah dia tidak main medsos juga.

Jadi sebelum dia menikah, kita ngobrol tentang malam pertama. Aku kaget banget dia ternyata gak tau bahwa malam pertama itu bukan hanya sekadar ciuman bibir tapi harus ada penyatuan tubuh suami-istri agar bisa menghasilkan anak. Maybe dulu saat pelajaran biologi di sekolah tentang bab repro_duksi manusia, dia bolos jadi gak tau. Hihi...😭😭

1
Ayesaalmira
coba runi kluar dari blik pengasingan samperin bang bul,br jls smuanya...
Teh Euis Tea
sabar ya runi, doain aj suamimu bisa membuktikan klu dia tdk bersalah, jgn dengetin si maura apa lg ibu dan adik tirimu yg menginginkan km sengsara
kaylla salsabella
masak bastian udah dipenjara 🤔🤔🤔
Dew666
💜💜💜
Sugiharti Rusli
dan sekarang pada akhirnya si Seruni malah tahu perkara kamu dari si Maura, yang pasti bias omongannya karena ada kepentingan buat dirinya
Sugiharti Rusli
padahal meski dari kampung, tapi Seruni termasuk perempuan cerdas kan dia, seharusnya Bastian paling tidak kasih pengertian sebelum berangkat
Sugiharti Rusli
nah kan, akibat si Bastian ga mau jujur sama si Seruni sekarang dia jadi memperta nyakan ketulusan cinta kamu kepadanya Bas,,,
Wardi's
trus maksudnya maura apa datang ke seruni? cuma mau ngasih tau bastian d penjara?? tp kenapa berbelit2 sampai bilang pernah nganu2..
Nena Anwar
tuh kan Seruni tau dari org lain kan karena Bastian gk mau jujur sih
Ayuk Witanto
Bastian menyerah kan diri
Ayuk Witanto
sabar ya run...
Al Fatih
bang bul...,, bang bul...,, pergi tanpa memberikan penjelasan yang sebenarnya
Al Fatih
sabar yaa mbak seruni....
Nia nurhayati
dasar perempuan durjana kauuuu selvongggg
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
sabar ya seruni🥹
Nia nurhayati
betapa baik nya hati istri mu bastian iya berbesar hati me ma'af kan muu
maka,sayangi dan cintai seruni sepenuh jiwa bastian
Muji Lestari
semangat Thor. selalu di tggu kelanjutanya
Tuti Tyastuti
𝘈𝘭𝘩𝘢𝘮𝘥𝘶𝘭𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵" 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘬𝘢 𝘧𝘪𝘳𝘢
Tuti Tyastuti
𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴 𝘳𝘶𝘯𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘯𝘪𝘯𝘨𝘴𝘪𝘩 𝘩𝘦𝘮𝘱𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘬𝘰𝘳
Nena Anwar
sehat selalu ya othor dan kluarga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!