NovelToon NovelToon
Mati Rasa

Mati Rasa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Selingkuh / Anak Yatim Piatu / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:148.1k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Terlahir menjadi anak yang terbuang tak membuatnya berkecil hati. Semangat yang dimilikinya kembali berkobar kala melihat banyaknya orang yang menyayanginya.

Namun dunianya berubah kala dirinya memutuskan untuk menikah. Meski harus merasakan kepahitan akan cinta pertamanya. Denisa tetap bisa bertahan meski pada akhirnya dia memilih mematikan hatinya demi membuang rasa sakitnya.

~Kau tak pernah tahu perihnya luka yang tak nampak namun terasa sangat menyayat jiwa. Jika luka gores itu akan hilang dengan sendirinya namun tidak dengan luka hati, sampai kapanpun dia akan tetap kekal abadi.... Denisa

~ Kuakui aku bodoh. Seharusnya aku menggunakan akal dan hatiku bukan menggunakan emosiku... Raka.

Bagaimana kisah mereka mengarungi biduk rumah tangga dengan bayang bayang cinta lain yang masih melekat di hati Raka.
Mampukah Denisa kembali merasakan cinta dalam hatinya yang telah mati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Perjuangan dan Proses.

"Cinta itu tak akan nyaman jika terpaksa, namun cinta juga tak akan terus bertahan dengan ke egoisan yang terus membelenggu. Karena sejatinya, cinta itu adalah sebuah rasa nyaman yang menentramkan jiwa."

********************

Rena merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya. Terbayang kembali kebersamaannya dengan Radit tadi selepas makan malam.

"Aku bantu." Radit tersenyum dan segera meraih spoon sabun dan mulai mencuci piring kotor bekas mereka makan.

Tak ada rasa risih atau canggung karena bagi pemuda itu mencuci adalah hal biasa yang mereka lakukan di panti. Bersama dengan Citra dan Denisa, Radit juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

Ketiga nya benar-benar dekat layaknya saudara. Bagi Radit dan Citra, Denisa adalah panutan, guru dan juga orang yang sangat mereka sayang. Karena itulah keduanya tak akan pernah rela apalagi tinggal diam melihat orang yang sangat berarti dalam hidup mereka terluka.

Sempat berpikir untuk mendatangi Raka dan memintanya untuk tak pernah menyakiti Denisa namun semua urung. Benar apa yang dikatakan oleh Rico. Raka juga manusia yang punya khilaf, selama dia tak memperlakukan Denisa dengan buruk maka tak ada yang perlu di cemaskan.

Akan tetapi segala antisipasi akan terus mereka lakukan. Seperti saat ini, apa yang ke empat nya lakukan dikota A ini adalah salah satu persiapan dimana mereka menyiapkan tempat aman buat Denisa nanti jika benar-benar di butuhkan.

Raka mempunyai cinta, namun semua itu belum lelaki tampan itu sadari sepenuhnya. Terlihat dari perlakuannya selama ini yang tak pernah kasar pada Denisa justru berusaha melindungi dan semua itu tak luput dari pantauan mereka ber empat. Karena itulah, ke empat nya bertekad untuk membantu ke duanya bersatu paling tidak untuk bisa saling memahami dan menyadari jika cinta itu hadir di antara keduanya.

Rena menatap Radit tak percaya, pemuda jangkung nan tampan itu sangat luwes dalam bekerja. Tak hanya membantu mencuci piring, Radit bahkan membantu membereskan kekacauan yang terjadi di dapur.

"Terimakasih, maaf aku harus merepotkan mu."

"Bukan masalah, aku sudah biasa dengan pekerjaan ini. Jadi bukan hal besar bagiku."

Radit tersenyum, membuat jantung Rena berdetak semakin kencang.

"Mau aku kupaskan buah?"

"Aku bisa mengupasnya sendiri."

"Setidaknya biarkan aku berguna. Jika hanya diam seperti ini aku sangat merasa tak berguna." Rena menunduk.

Tumbuh menjadi seorang anak yang lahir di keluarga berada membuatnya tak pernah merasakan kekurangan. Apa yang diinginkannya selalu bisa diperolehnya tanpa perlu bersusah payah. Jangankan untuk memasak, bahkan menyapu pun dia tak pernah melakukannya.

"Baiklah.Tolong kupaskan untukku ya, jangan terlalu banyak karena aku sudah kenyang. Masakan mu tadi lumayan enak."

"Benarkah? baiklah tunggu sebentar ya." Rena berjalan dengan senyum mengembang.

Sementara Radit menatap punggung gadis cantik itu sambil menggelengkan kepalanya pelan. Tingkah Rena sangat menggemaskan di matanya, namun Radit tetap berusaha menjaga jarak aman untuk hatinya. Tak dapat dipungkiri rasa kagum itu sempat tumbuh dalam hatinya. Namun harus ditahannya kuat kuat karena Radit sangat sadar diri siapa dirinya dan siapa Rena. Gadis itu tak bisa digapainya meski nyata berada didepan mata.

.

.

.

LA

Laras yang masih berada dalam pelukan Ken benar-benar menikmati harinya. Wanita cantik dengan bibir merah seperti buah cerry itu sangat bahagia.

Tak ada sesal terlintas dalam benaknya. Dunianya seolah berhenti dan hanya memberikan rasa bahagia yang tak pernah dia rasakan beberapa tahun terakhir.

Kebersamaannya dengan Raka yang memang terasa hampa membuatnya sedikit terkekang. Cinta yang dulu memang diagungkan nya pada lelaki itu perlahan memudar seiring dengan rasa bersalah yang bersarang didadanya. Namun tuntutan ekonomi membuatnya terpaksa terus untuk bersandiwara. Tak hanya itu, kala dirinya ingin menyerah bahkan tekanan yang berasal dari ibunya sendiri membuatnya frustasi.

Bersama Ken dia menemukan dunianya. Dunia bebas berekspresi dan menjadi dirinya sendiri. Ken benar-benar mengubah seorang Laras yang tertekan kembali menjadi Laras yang ceria dan penuh percaya diri.

Ken menawarkan cintanya yang memang tulus. Pria dengan kacamata itu sangat memahami bagaimana seorang Laras. Ken tak pernah menghakimi, karena sesungguhnya Ken sangat menyadari bagaimana sebenarnya gadis itu. Hanya saja dia kurang beruntung karena lahir dari rahim seorang ibu yang serakah. Bukan hanya kali ini namun nyatanya hal ini bukanlah yang pertama kali.

Ken tak kehilangan akal, beberapa kali dia mengirimkan bukti perselingkuhan Laras dengannya. Mungkin terkesan kejam namun cara inilah yang tercetus dalam benaknya untuk membuat Raka mau dan bisa melepaskan Laras.

"Rasa itu telah mati berganti dengan rasa bersalah dan penyesalan yang mendalam. Bahkan aku masih menjadi pecundang dengan membohongi nya selama ini. Aku terpaksa menurut dengan apa yang mama mau jika ingin hidupku tenang.

Kata kata Laras kala itu benar-benar mengores hatinya. Gadis itu nampak lemah dan menyerah dengan keadaannya. Meski demikian Ken tak pernah putus asa untuk menguatkan dan membangkitkan semangat Laras dan keluar dari keterpurukan.

Ken bahkan beberapa kali berkunjung dan tujuannya untuk menemui Raka waktu itu. Siapa sangka dirinya malah bertemu dengan si kembar hingga hubungan mereka semakin membaik saat ini.

" Kau sedang memikirkan apa? kenapa senyum senyum begitu?" Laras mendongak menatap wajah tampan sang kekasih.

"Tak ada, aku hanya senang dengan keadaan ini sayang. Aku bisa memelukmu dengan erat." Ken menunduk, mengecup pelan kening Laras penuh sayang.

"Aku juga bahagia. Meski aku lagi dan lagi harus berbohong untuk itu."

"Bersabarlah, semua pasti bisa kita lewati nantinya." Ken mengeratkan pelukannya.

Bukan Raka yang menjadi penghalang terbesar baginya kali ini. Namun ibu Laras sendiri, wanita itu hingga kini bersikukuh dengan pendiriannya untuk tetap mempertahankan Raka. Selain karena hartanya, dia juga menginginkan membalas perlakuan Yenni yang menceraikan suaminya. Andai Yenni tak menceraikan lelaki itu, sudah bisa dipastikan dirinya kini telah menempati rumah mewah yang selama ini menjadi incarannya.

"Aku hanya ingin meminta keajaiban. Dan Tuhan benar-benar menghapuskan cinta Raka untukku. Aku tak sanggup lagi untuk terus berpura-pura seperti ini. Karena jika dia yang menyudahi ini maka semua akan lebih baik. Mama tak akan lagi bisa memaksaku dan aku bisa bebas bersamamu." Lirih Laras dengan tatapan sendu dan air mata yang menggenang.

Ken kembali memberikan kecupan kecupan kecil di kepala gadis kesayangannya itu. Dia tak bisa berterus-terang untuk kali ini jika tak ingin usahanya gagal.

"Aku hanya ingin dia menjauh dari hidup kakakku. Jika tidak maka aku akan melakukan sesuatu yang akan membuatnya menyesal."

Kata kata Rico waktu itu sangat jelas di ingatnya. Pemuda tampan tak jauh beda dengan sang kakak itu terlihat menakutkan. Ken meminta waktu untuk bertindak dan juga meyakinkan Rico jika selama ini Laras juga adalah korban sebenarnya. Gadis itu tak bisa menolak keinginan mamanya yang selalu mengancamnya.

1
Ray Aza
rendah hati...
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
wah rena hamil ....
tpi rayyan udah sama jennie kan thor di kota B..
selamat ya ren
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
halah modus si raka,, minta mandi sekalian minta jatah ya 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
apa yg membuat mu ragu citra??? jangan pernah berfikir yg aneh", rico tulus mencintaimu, apa kau masih punya perasaan sama radit ???
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
bram menikah saja sama kakka iparnya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
yaaaaahhhh end nya sedih
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
oalah ternyata arlan bukan anak kandung toh
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
itu air mata beneran atau air mata buaya ren
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
ternyata tuhan lebih menyayangi kakek nya radit
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
dasar wanita edannnn, gak merasa bersalah atas apa yg di lakukannya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
nah rena, gimana tuh..
jangan menunda momongan lah.. biar kan berjalan sesuai kehendak yg kuasa.. kalian cukup ngadon aja 🤭
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
gass lagi dit 🤭🤭🤭
mau liat live streaming ini 🤣🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
astaga rico mau menguping ya 🤣🤣🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
keramas lah biar wangi ... kan mau unboxing 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
wkwkwk malam pertama cuy...
gass yok
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
walah buk , maaf ya raka udah sold out ..
ibu telat 🤭🤭
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
terharuuuu.... akhirnya ada yg mengakui jennie sebagai keluarga walau tak ada ikatan darah
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
mau ada pembicaraan serius kah kok ngumpulnya di kamar ???
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
yeeee 👏👏👏
akhirnya rencana berjalan lancar.
selamat untuk rena dan radit
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤᴢᴀ_ 𝐙⃝🦜
ya ampun rena, awas kaget loh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!