NovelToon NovelToon
Pedang Pembasmi Iblis

Pedang Pembasmi Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Harem
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: FAUZAL LAZI

Han Chuan adalah seorang anak desa yang ceria dan penuh semangat. Ia menghabiskan hari-harinya dengan melukis pemandangan dan bermain bersama teman-temannya di bukit kecil dekat desa. Hidupnya sederhana dan bahagia hingga suatu hari, segalanya berubah menjadi mimpi buruk. Saat sedang bermain bola bersama teman-temannya, langit tiba-tiba menggelap. Suara raungan aneh menggema dari hutan, dan makhluk-makhluk iblis menyerang desa tanpa ampun. Anak-anak yang bermain bersamanya menghilang satu per satu, ditelan oleh iblis saat di bersama ibunya. Ketika Han Chuan turun dari bukit, yang tersisa hanyalah pemandangan mengerikan desa hancur, dan jasad para penduduk berserakan. Dalam keputusasaan, ia juga menyaksikan ibunya yang ternyata seorang dewa yang turun tangan melawan para iblis. Namun malang, sang dewa tewas ditusuk dari belakang dan tubuhnya dilahap utuh oleh iblis. Rasa sakit dan amarah yang tak tertahankan membangkitkan kekuatan tersembunyi di dalam diri Han Chuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FAUZAL LAZI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Penguasa Istana Pedang Matahari

“Haih... ini sudah di luar kendali,” ucapnya pelan tapi serius. “Kalau aku tidak turun tangan, salah satu dari mereka pasti mati.”

Dalam sekejap, tubuhnya lenyap dari tempat duduknya, meninggalkan pusaran angin di ruang minum itu.

Di bukit, pedang besar berapi milik Han Ming sudah nyaris menghantam Yan Long. Namun sebelum serangan itu mengenai sasaran, sebuah tangan batu berwarna biru menyala muncul dari udara dan menahan pedang tersebut dengan keras.

Getaran besar mengguncang tanah. Api dari pedang Han Ming beradu dengan cahaya biru tangan batu itu, menimbulkan percikan energi yang membakar sebagian pepohonan di sekitar mereka.

Melihat sosok yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka, Han Ming dan Yan Long serentak membelalak.

“Sudah cukup! Hentikan pertarungan ini sekarang juga!” suara Yun Ruan menggema keras, penuh tekanan spiritual.

Ia menatap keduanya dengan tajam. “Kalian ini seperti anak kecil yang berebut mainan,” bentaknya keras. “Kalau salah satu dari kalian mati, siapa yang akan melindungi negeri ini dari serangan para iblis yang akan datang nanti?!”

Suasana menjadi hening. Angin panas yang sebelumnya mengamuk kini mulai mereda. Yun Ruan melangkah maju, auranya membuat tanah di bawah kakinya bergetar halus.

“Untuk sekarang, masalah ini selesai. Paham?” ucapnya tegas.

Han Ming dan Yan Long saling berpandangan beberapa saat.

“Hmmph! Kalau si tua bau tanah ini mencari masalah lagi, aku tidak akan menahannya,” ujar Han Ming dingin sambil berbalik. Ia pun pergi meninggalkan tempat itu dengan langkah berat, aura panasnya perlahan mereda.

Dari kejauhan, Han Chuan yang sejak tadi menonton dari atas bangunan tinggi menatap pemandangan itu dengan wajah kaku.

“Ternyata kalau Bibi marah... benar-benar berbahaya juga,” gumamnya pelan sambil mengusap tengkuknya. Tatapannya kemudian beralih ke arah Yun Ruan yang berdiri tegap di bawah sinar matahari senja.

“Jadi itu... penguasa sejati Istana Pedang Matahari,” katanya lirih. “Sosok yang begitu kuat... tapi suatu saat nanti, aku pasti akan melampauinya.”

Ia pun berbalik dan pergi, meninggalkan tempat itu karena hari sudah mulai sore.

Sementara itu, di atas bukit yang kini porak-poranda, Yan Long masih berlutut, tubuhnya gemetar menahan luka dalam akibat serangan pertama Han Ming.

“Kenapa kau belum pergi? Apa kau mau mendengarkan ocehanku lagi?” suara Yun Ruan terdengar tegas namun tenang.

Yan Long menatapnya sebentar, lalu berdiri perlahan. Tanpa sepatah kata pun, ia pun pergi meninggalkan tempat itu.

Yun Ruan tetap berdiri di tepi tebing, memandang langit jingga yang dihiasi matahari terbenam. Ia meneguk araknya sekali lagi sambil menghela napas panjang.

“Haih... semoga dalam Konferensi Pemburu Iblis besok tidak terjadi apa-apa,” desahnya pelan. “Apalagi Sekte Iblis Langit sudah mulai bergerak...”

Suaranya menghilang seiring langkahnya menjauh. Ia kembali ke istana, meninggalkan senja yang perlahan tenggelam di balik gunung.

Sementara itu, di sebuah penginapan yang agak terpencil, segerombolan anak muda tampak duduk mengelilingi meja bundar. Wajah mereka penuh dengan senyum licik dan mata mereka berkilat dengan niat jahat. Mereka adalah murid-murid dari Sekte Iblis Langit, dan tampaknya tengah merencanakan sesuatu yang berbahaya.

“Ha, akhirnya... gulungan formasi pengorbanannya sudah siap,” ucap salah satu dari mereka dengan nada puas sambil menepuk gulungan kertas berukuran besar di atas meja.

“Sekarang, kita tinggal menyusup ke dalam Konferensi Pemburu Iblis, meletakkan bayi Ular Iblis Ilusi, dan dengan pengorbanan darah manusia, makhluk itu akan menjadi sangat kuat. Cukup kuat untuk membantai semua manusia yang ikut dalam konferensi itu.”

Salah satu murid lain menimpali dengan tawa dingin, “Benar, Kakak. Kita juga telah membagi beberapa kelompok untuk menyebar di seluruh area konferensi. Begitu formasi pengorbanan diaktifkan serentak... semuanya akan selesai dalam sekejap.”

Mereka saling berpandangan dan tertawa terbahak-bahak. Suara tawa mereka menggema di seluruh ruangan.

Sementara itu, jauh dari sana, Han Chuan tengah berada di dalam ruang kesadarannya. ia sedang berlatih dengan serius. Setiap ayunan pedangnya menghasilkan semburan cahaya biru yang memotong udara, membentuk pusaran energi yang tajam dan terkendali.

Wajah Han Chuan terlihat fokus, peluh menetes di pelipisnya, namun tatapan matanya tetap tegas. Ia memutar tubuhnya dengan cepat, mengayunkan pedang ke depan. WUUUSHH! Suara angin yang dihasilkan dari ayunan pedang nya.

Namun tiba-tiba, bola energi berwarna biru di sisi ruangan tempat bayi kecil yang selalu tertidur di dalamnya mulai berdenyut pelan. Cahaya biru dari bola itu bergetar semakin cepat, lalu bayi itu menggerakkan jarinya satu kali ke depan.

Sebuah gelombang energi besar meledak dari titik itu. Dalam sekejap, langit di ruang kesadaran berubah. Bintang-bintang spiritual berputar, lalu dari cahaya itu muncul seekor makhluk raksasa.

Han Chuan melangkah mundur setengah langkah, matanya melebar. Di hadapannya kini berdiri makhluk iblis berbentuk serigala, namun tubuhnya dipenuhi duri panjang yang menjulur dari punggung hingga ke ekornya. Matanya menyala merah darah, dan dari rahangnya yang terbuka, uap hitam pekat keluar perlahan sambil menimbulkan suara mendesis.

“Dari mana datangnya binatang iblis ini...” gumam Han Chuan dengan waspada. Ia menatap makhluk itu lekat-lekat, memperhatikan setiap gerakannya. “Serigala? Tidak, ini bukan serigala biasa. Tak mungkin seekor serigala memiliki duri sebanyak itu di punggungnya.”

Tatapannya kemudian beralih pada bayi di dalam bola energi yang melayang tak jauh darinya. Bayi itu menatapnya tenang, seolah tahu apa yang baru saja terjadi. Han Chuan menarik napas dan tersenyum tipis.

“Jadi ini ulahmu, ya?” katanya sambil menegakkan tubuh. “Hmm... boleh juga, cocok untuk latihan dan persiapan besok.”

Ia menggenggam pedangnya dengan erat. Han Chuan mengatur napas dalam-dalam lalu mengambil kuda-kuda siap tempur. Udara di sekitarnya mulai bergetar, dan percikan energi biru muncul mengelilingi tubuhnya seperti petir halus yang menari di kulit.

Makhluk iblis itu menggeram keras, taringnya berkilat di bawah cahaya energi, lalu dalam sekejap tubuhnya melesat ke arah Han Chuan dengan kecepatan luar biasa.

Benturan pertama mereka mengguncang ruang kesadaran itu. Pedang Han Chuan beradu dengan cakar makhluk tersebut, memunculkan percikan cahaya biru dan hitam yang menyebar ke segala arah seperti kilatan petir .

1
Nanik S
Dimakan Iblis Harimau...
Nanik S
God Joon
Nanik S
Long Shen..untung sdh datang
Nanik S
Ilusi Iblis
Nanik S
Gaaaas Poooool
Nanik S
Han Chuan.... memang lumayan konyol... 🤣🤣🤣
Nanik S
Jatah membunuh Binatang Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis lagi... Bantai saja semua Han Chuan
Nanik S
Siapa sebenarnya Long Shen
Nanik S
Bsi Ling ditelan Harimau Iblis
Nanik S
Mantap Poooool 💪💪💪
Nanik S
Joooooooooss 👍👍👍
Nanik S
Para Orang Tua juga ikut tegang
Nanik S
God Job
Nanik S
Lha kenapa Han Chuan tidak ada reaksi di balik tentang Inti Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis
Nanik S
Mengapa mesti ada Kontrak hidup mati
Nanik S
Bsi Ling... Dendam karena kalah dan malu
Nanik S
Apa mereka tdk menyadari adanya kelompok sekte Iblis
Nanik S
Han Chuan... 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!