Perjalanan kultivasi dan bela diri adalah jalan yang sepi dan sunyi yang begitu panjang. Di setiap kesempatan selalu ada kesulitan yang datang untuk menghampiri. Untuk mencapai puncak tertinggi, Yun Fei merangkak dari bawah untuk berdiri di puncak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiZESheall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teknik Tinju Awan
Dengan sebuah informasi yang datang dan membuatnya tidak bisa pergi kembali ke sekte, Yang Yunfeng hanya bisa menurunkan Yun Fei di perjalanan dan membiarkannya untuk kembali ke sekte sendiri.
Yang Yunfeng tidak bisa untuk membiarkan Yun Fei mengikutinya karena tempat yang dia tuju itu adalah tempat yang cukup berbahaya.
"Dengan kecepatan mu itu, kemungkinan akan membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke Istana 9 Surga." Gumam Yang Yunfeng.
Yun Fei baru berkultivasi dan berada di lapisan ke-2 ranah Pemurnian Qi, dengan membuka 6 jalur spiritual.
Dia masihlah sangat lemah dan sangat awam dalam hal bertarung atau membela diri.
Karena itu Yang Yunfeng berpikir untuk memberikan Yun Fei teknik bela diri yang ada pada dirinya.
Yun Fei masih sangat lemah, karenanya Yang Yunfeng tidak berpikir untuk memberikan hal yang begitu kuat dan rumit.
"Kemarilah nak, akan ku berikan beberapa teknik bela diri, untuk kau pelajari..." Ucap Yang Yunfeng sambil melambai memanggil Yun Fei mendekat.
Ya. Yun Fei mengangguk dan mendekat ke arah Yang Yunfeng.
Yang Yunfeng lalu menyentuh kening Yun Fei dengan dua jarinya, dari jarinya itu ada lonjakan aura yang kemudian masuk kedalam kepala Yun Fei.
Tiba-tiba berbagai informasi teknik bela diri, merasuk kedalam pikiran Yun Fei dan menjadi pengetahuan di kepala Yun Fei.
Yun Fei sangat terkejut dengan itu, dia merasakan jumlah informasi yang besar dan membanjiri pikirannya.
Setelah beberapa saat, pikiran Yun Fei kembali tenang dengan jumlah informasi yang dicerna olehnya perlahan-lahan.
Ekspresi Yang Yunfeng tampak kompleks dan tegas. "Nak, perjalanan ke Istana 9 Surga dari tempat ini, akan memakan waktu yang sangat lama untukmu."
Jarak yang harus ditempuh dengan menaiki kapal penerbangan Suangxi milik Yang Yunfeng itu hanya memakan waktu sekitar beberapa hari.
Namun jika Yun Fei berjalan dari tempat dia sekarang ini berada untuk sampai ke Istana 9 Surga, itu kemungkinan akan memakan waktu berbulan-bulan lamanya.
"Kultivasimu masihlah sangat lemah. Karena itu aku memberimu langsung beberapa teknik bela diri yang kuberikan langsung ke kepala mu."
"Perjalanan ke Istana 9 Surga pasti akan sangat menyulitkan juga untukmu, jadi pastikan kau berlatih juga dalam perjalananmu, melatih dirimu sendiri dan jaga dirimu itu."
Apa yang ingin dikatakan oleh Yang Yunfeng telah dia katakan dan jelaskan. Sebagai orang yang merekrut membawa Yun Fei masuk kedalam sekte adalah dirinya.
Dia harus bertanggung jawab untuk Yun Fei, namun dengan kesulitan yang dia miliki sendiri itu, dia harus menjalankan perintah sekte dan hanya bisa membiarkan Yun Fei kembali sendiri.
Yun Fei mengangguk cepat. "Aku mengerti, tetua."
Dia merasa cukup baik dengan tetua itu cukup memikirkan dirinya, dan memberikan beberapa teknik bela diri langsung kedalam kepalanya.
Juga tidak lupa Yang Yunfeng memberikan beberapa banyak hal, yang bisa digunakan oleh Yun Fei untuk bekal perjalanan dirinya pergi sendiri ke Istana 9 Surga.
Yang Yunfeng lalu melanjutkan lagi, dia menurunkan Yun Fei di tanah dan bersiap untuk pergi.
Melihat ke satu arah, Yang Yunfeng lalu melihat Yun Fei kembali. "Nak, berhati-hatilah saat kau pergi ke sekte, perjalananmu sangat panjang."
Yun Fei mengangguk cepat. "Ya tetua."
Setelah itu Yang Yunfeng tanpa berlama-lama lagi, dia mengendalikan kapal penerbangan Suangxi dan terbang setelah memilih arah dengan kecepatan yang cukup cepat.
Hanya dalam beberapa detik saja, Yun Fei hanya bisa melihat titik yang sangat kecil di langit yang lalu hilang di arah Yang Yunfeng pergi.
Di jarak lebih dari 100 kilometer jauhnya, di atas langit di atas kapal penerbangan, Yang Yunfeng melirik sesaat kebelakang.
Dia merasa tidak enak dan bersalah karena membiarkan Yun Fei, untuk pergi ke Istana 9 Surga sendiri.
Menghela nafas...
"Aku sedikit merasa bersalah karena membiarkan bocah itu pergi sendirian..." Ucap Yang Yunfeng pelan.
"Jika saja ini bukan dari master suci, aku akan membiarkan hal ini lebih dulu dan membawanya kembali..."
Yang Yunfeng hanya tidak bisa membantah karena pesan dari elang emas itu sebelumnya langsung dari master suci Istana 9 Surga.
Namun Yang Yunfeng tidak begitu saja pergi, sebelum mengirim elang emas kembali, dia telah menuliskan sesuatu tentang menerima Yun Fei kedalam sekte, dan menjelaskannya dengan singkat dalam pesan itu.
Mungkin Istana 9 Surga akan melihat-lihat lagi pada orang yang akan datang ke sekte, atau juga akan mengirim orang yang bisa mencari Yun Fei.
Dengan begitu, Yang Yunfeng tidak begitu merasa bersalah karena meninggalkan Yun Fei sendiri.
"Yah, selebihnya adalah, biarkan saja bocah itu pergi sendiri, ini juga bisa disebut untuk membiarkan dirinya mendapatkan pengalaman dalam dunia yang ramai..."
Setelah itu Yang Yunfeng lalu menambahkan kecepatan dan pergi dengan cepat.
...
Sebuah hutan di sepanjang jalan dengan jalan setapak yang kecil, tidak terlihat orang yang lewat saat itu.
Yun Fei berjalan dengan perlahan tanpa mempercepat langkahnya, dia cukup menikmati perjalanan itu.
Melihat peta ditangannya, Yun Fei cukup menghafal sebagian di atas peta kulit monster, menyimpannya kembali dan melanjutkan perjalanan lagi.
Setelah setengah hari kemudian, Yun Fei telah melakukan perjalanan sejauh 20 kilometer. Dia beristirahat di bawah pohon, setelah jalan sejauh 20 kilometer itu cukup melelahkan.
Namun meski dia mulai merasa lelah, tapi Yun Fei merasa jika dia bisa berjalan seharian, tetapi keinginan untuk beristirahat itu tidak bisa di sampingkan.
Beberapa waktu berlalu, Yun Fei telah merasa tubuhnya segar dan bertenaga.
Melihat langit itu, waktu masih belum terlihat lewat dengan matahari masih berada di atas sana.
Dia memiliki waktu yang cukup banyak. Mengingat kalau waktu untuk pergi ke sekte Istana 9 Surga itu sangat lama karena jarak yang begitu jauh, Yun Fei merasa dia tidak perlu untuk terburu-buru.
Memejamkan matanya, Yun Fei mulai mencoba memeriksa informasi dan pengetahuan yang ada di dalam kepalanya.
"... Tetua sebelumnya memberikan beberapa teknik yang mudah untuk ku berlatih untuk melengkapi kultivasi ku. Jadi ini sedikit waktu untuk ku memeriksanya dan melatihnya..." Gumam Yun Fei.
Yun Fei mulai memilah teknik bela diri yang mana yang akan dia latih saat ini.
Memikirkan dia bepergian sendirian ke tempat yang jauh, dia harus memiliki kekuatan untuk bertahan hidup di situasi yang tidak terduga.
Ada tiga teknik bela diri yang rendah, yang diberikan oleh Yang Yunfeng.
Setelah berpikir lama, Yun Fei lalu memilih satu yang paling dia butuhkan sekarang.
Itu adalah teknik tinju awan.
Tinju awan adalah sebuah teknik bela diri yang cukup baik, yang menekankan keluwesan karena awan tidak memiliki bentuk yang tetap.
Yun Fei mulai mempelajari teknik tinju awan, memejamkan matanya dan mulai memvisualkan seperti apa cara menggunakan teknik tinju awan.
Setelah beberapa waktu, Yun Fei berdiri di depan sebuah pohon, dia menarik tangannya mengepalkan kelima jarinya.
Yuan Qi perlahan mengumpul dan melapisi tinjunya, tinju dilapisi dengan aura putih yang tipis.
Bamm! Tinju dilancarkan ke pohon itu.
Pohon yang berdiameter lebih dari 50 sentimeter itu, hampir tertembus tinju Yun Fei.
Wajah Yun Fei menjadi cerah dengan mata yang berbinar-binar. "Wahaha ini sangat bagus! Ternyata teknik tinju awan ini cukup bagus dan mudah digunakan."
"Ku pikir ini membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya, tapi hanya butuh waktu seperempat jam."
Yun Fei berhasil mengkultivasi teknik tinju awan yang diberikan oleh Yang Yunfeng sebelumnya.
Bakat Yun Fei dalam memahami suatu teknik bela diri cukup tinggi.
Hanya dipercobaan pertama kali saja, pohon berdiameter lebih dari 50 sentimeter itu hampir ditembus oleh Yun Fei.
Yun Fei menatap pohon itu dengan mata yang rendah. "... Tapi, sekarang tanganku terjebak di pohon ini!"