Kemilau Cinta di Senjakala
Di atas sajadah beludru berwarna hijau zamrud, Marni menatap pantulan dirinya di cermin besar berkulit kayu jati yang terukir rumit. Ia masih mengenakan kebaya putih brokat yang payetnya berkilau terk
0
1
Ordo (Part 3)
Tahun 1998 di ambang pintu, dan Jakarta sedang demam tinggi. Di saat nilai rupiah terjun bebas seperti orang yang melompat dari gedung tinggi, Clara Marsha justru sedang berada di puncak rantai makana
0
1
Ordo (Part 2)
Jakarta masih terlelap dalam selimut polusi ketika Clara Marsha menyesap espresso pahitnya di balkon griya tawang kawasan Kuningan. Di bawah sana, kota nampak seperti sirkuit elektronik yang berdenyut
0
1
Ordo
Jakarta, 1996. Sebuah kota yang sedang mabuk oleh beton dan asap knalpot, namun di sudut-sudut tertentu, ia menyimpan keheningan yang purba dan mematikan. Di balik pagar-pagar tinggi kawasan Menteng y
0
1
Bonanzagate (Part 5)
Sore itu, langit di atas gang sempit yang dihuni Arga dan mayat ibunya tampak muram, sewarna dengan masa depan mereka yang telah hancur lebur. Bau busuk limbah pabrik beradu dengan bau kematian yang m
0
1
Bonanzagate (Part 4)
Kematian Laras bukanlah akhir dari penderitaan keluarga Bagaskaraprayogia; itu hanyalah pembuka pintu neraka yang lebih dalam bagi Miranti dan Arga. Jika kasus-kasus korupsi besar lainnya masih menyis
0
1
Bonanzagate (Part 3)
Ruang sidang Pengadilan Tipikor hari itu sesak oleh aroma keringat, parfum mahal yang memuakkan, dan kilatan lampu kamera yang haus akan kehancuran. Di kursi terdakwa, Salindia Bagaskaraprayogia tampa
0
1
Bonanzagate (Part 2)
Malam itu, hening di kediaman mewah keluarga Bagaskaraprayogia pecah bukan oleh petir, melainkan oleh suara bantingan pintu jati yang mengguncang pondasi martabat keluarga. Salindia Bagaskaraprayogia
0
1
Bonanzagate
Lampu kristal di ruang kerja pribadi Salindia Bagaskaraprayogia tidak pernah benar-benar padam. Di rumah mewahnya yang berdiri angkuh di kawasan elit Jakarta, cahaya itu adalah simbol kekuasaan yang t
0
1
Cinta Segitiga di Kampus Magenta
Lembayung senja membungkus gedung-gedung tua bernuansa serba ungu di sudut kota yang terkenal dengan romansa pelajarannya. Kampus Magenta, begitulah orang-orang menyebutnya karena dominasi warna catny
0
1
Menenun Asa di Balik Puing
Gerimis tipis membasahi kaca jendela ruang kepala sekolah yang kusam. Di luar, suara tawa anak-anak SD Negeri 1 Sukamaju terdengar, seolah tak peduli dengan kegalauan yang menggelayuti hati Ibu Marni.
0
1
Titik Temu
Taman kota pagi itu masih berkabut. Rumput basah dan tanah mengeluarkan aroma yang segar. Alana duduk di bangku kayu di bawah pohon besar. Di pangkuannya ada papan jalan dan beberapa lembar kertas kos
0
1
Jasmine Tak Seharum Melati
Lampu-lampu kristal di ruang tamu itu memantulkan cahaya yang menyilaukan, hampir sama silau dengan senyum Jasmine Amilie saat ia membagikan amplop-amplop tebal kepada rekan-rekan sosialitanya. Di Jak
0
1
Jauhilah Syirik!
Rumah besar di ujung desa itu selalu tampak seperti sedang menahan napas. Temboknya yang tinggi ditumbuhi lumut hitam yang menyerupai guratan urat saraf, dan pepohonan kamboja di halamannya tidak pern
0
1
Raka dan Amira
Lampu neon di langit-langit kafe berkedip-kedip, seirama dengan detak jantungku yang tak beraturan. Di depanku, sebuah undangan pernikahan dengan ukiran emas timbul terasa sangat berat, seolah-olah te
0
1
Pendengar Setia Siniar
Malam di kota ini selalu terasa seperti sebuah rahasia yang disimpan rapat-rapat oleh kabut. Di sebuah studio kecil yang dipenuhi rak buku dan peralatan rekaman sederhana, aku duduk menatap layar moni
0
1
Asmara Anjali
Di bawah langit Punjab yang merona tembaga, di mana debu-debu jalanan menari mengikuti irama angin muson yang gelisah, sebuah kisah tentang penyesalan sedang digali dari reruntuhan ego. Seperti gaya b
0
1
Sebuah Kisah Misteri
Tahun 2016 seharusnya menjadi tahun yang tenang bagi siapa pun, termasuk bagiku. Aku adalah tipe orang yang lebih percaya pada logika, pada apa yang bisa disentuh indra, dan pada penjelasan sains yang
0
1
Vila
Hujan di Lembang tidak pernah sekadar turun; ia jatuh seolah-olah langit sedang tumpah. Malam itu, Sapu Lidi diselimuti kabut tebal yang merangkak dari permukaan danau, menelan cahaya lampu temaram ya
0
1
Indahnya senja, tak seindah cinta Kahfi
Kahfi dan Alya, dua jiwa yang terpisah oleh jarak dan waktu. Mereka bertemu di sebuah kafe kecil di pinggir kota, ketika senja mulai menggantikan siang. Alya, dengan rambut hitam panjang dan mata cokl
0
3