Takdir yang Pernah Terbilang di Benah, di Benak, dan Kehidupan
Takdir yang Pernah Terbilang di Benah, di Benak, dan Kehidupan Takdir itu dulu hanya terbilang di benah Rania—pelan, seperti doa yang tak berani ia ucapkan lantang. Ia sering membayangkannya saat senj
0
1
. 🌸🌸 𝑺𝒚𝒂𝒊𝒓 𝑪𝒊𝒏𝒕𝒂 𝑫𝒂𝒍𝒂𝒎 𝑩𝒂𝒊𝒕 𝑫𝒐'𝒂 🌸🌸
. -- 𝑩𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 ,, 𝑱𝒊𝒌𝒂 𝑪𝒊𝒏𝒕𝒂-𝑴𝒖𝒖 𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝑨𝒚𝒂𝒕 ,, 𝑨𝒌𝒖𝒖 𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝑻𝒂𝒇𝒔𝒊𝒓-𝑵𝒚𝒂𝒂𝒂𝒂 .. . 🍀🍀 𝑺𝒖𝒑𝒂𝒚𝒂 𝒂𝒌𝒖𝒖 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒄𝒂 𝑯𝒂𝒕𝒊-𝑴𝒖𝒖 𝑫𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑨𝒅𝒂𝒃 .. . -- 𝑴𝒆𝒎𝒂𝒉𝒂𝒎𝒊 𝑷𝒆𝒓𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒊-𝑴𝒖𝒖 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒊𝒎𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝑴𝒆𝒏𝒋𝒂𝒈𝒂-𝑴𝒖𝒖 𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓
0
2
Memilih Lelaki Saleh dengan Ikhtiar
Memilih Lelaki Saleh dengan Ikhtiar Memilih pasangan hidup bukan perkara perasaan semata, melainkan keputusan besar yang akan memengaruhi arah hidup dan akhirat. Dalam Islam, lelaki saleh menjadi
0
0
Kepala Pusing karena Banyak Kegiatan
Kepala Pusing karena Banyak Kegiatan Rafliy dikenal sebagai siswa yang aktif di sekolah. Pagi belajar, siang rapat organisasi, sore latihan, malam mengerjakan tugas. Hampir tak ada waktu kosong. Suatu
0
0
Murid Baru, Cerita Baru
Murid Baru, Cerita Baru Hari Senin selalu terasa sibuk, apalagi di awal semester. Kelas VIII-C tampak ramai ketika wali kelas masuk membawa seorang siswi baru. Najwa yang duduk di bangku tengah men
0
0
Dari Teman Menjadi Teman Hidup
Dari Najwa dan Robin pertama kali bertemu bukan dalam suasana istimewa. Mereka bertemu di ruang kelas, duduk berjauhan, dan hanya saling menyapa seperlunya. Namun waktu punya cara sendiri untuk mem
0
0
. 𝑷𝒆𝒔𝒐𝒏𝒂 𝑱𝒂𝒍𝒖𝒓 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 ..
. -- 𝑩𝒆𝒏𝒂𝒓 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒆𝒏𝒈𝒌𝒂𝒖 𝑰𝒎𝒂𝒎 𝑺𝒚𝒂𝒇𝒊'𝒊 -- . " . 𝑫𝒊𝒂𝒏𝒕𝒂𝒓𝒂 𝒎𝒖𝒔𝒊𝒃𝒂𝒉 𝒕𝒆𝒓𝒃𝒆𝒔𝒂𝒓 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒂𝒎𝒖𝒖 𝒋𝒂𝒕𝒖𝒉 𝑪𝒊𝒏𝒕𝒂 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒕𝒖 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂 𝑲𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂-𝑴𝒖𝒖 " . 🍁🍁 𝑰𝒔𝒍𝒂𝒎 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒔𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑴𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊
0
1
Sahabat dalam Satu Langkah Najwa, Assyifa, dan Rafliy Syahputra
Sahabat dalam Satu Langkah Najwa, Assyifa, dan Rafliy Syahputra adalah tiga sahabat di kelas VIII-B. Mereka dikenal kompak meskipun memiliki karakter yang berbeda. Najwa teliti, Assyifa sabar, dan Ra
0
0
Senyum di Jam Pertama
Bel pertama hari Senin berbunyi ketika matahari baru naik setengah. Suasana kelas X-B masih riuh oleh suara kursi yang digeser dan tawa kecil siswa yang saling menyapa. Alya duduk di bangku dekat j
0
0
🌸🌸 𝑵𝒂𝒎𝒊𝒓𝒂 𝑨𝒉𝒔𝒚𝒂 --- 𝑨𝒛𝒛 🌸🌸
. -- 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒂𝒌𝒖𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒚𝒖𝒌𝒖𝒓 𝑴𝒆𝒏𝒈𝒆𝒏𝒂𝒍-𝑴𝒖𝒖 𝒀𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉 𝑻𝒖𝒉𝒂𝒏 𝒔𝒌𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒐-𝑲𝒂𝒏𝒏 𝑱𝒂𝒍𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂𝒂 𝒍𝒆𝒘𝒂𝒕 𝑫𝒐'𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝑰𝒔𝒕𝒊𝒒𝒂𝒓𝒂𝒉-𝑲𝒖𝒖 .. . -- 𝑺𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒂𝒖 𝒕𝒂𝒉𝒖 𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏𝒂𝒏-𝑲𝒖𝒖 𝑴𝒆𝒏𝒆𝒎𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑫𝒊𝒓𝒊-𝑴𝒖𝒖 𝑩𝒖𝒌𝒂𝒏-𝑳𝒂𝒉
0
1
Surat Terakhir di Stasiun Senja
Hujan turun pelan di Stasiun Senja, membasahi rel-rel tua yang sudah jarang dilewati kereta. Di bangku kayu paling ujung, Arka duduk sendiri, menggenggam sebuah amplop cokelat yang sudutnya mulai kusu
0
1
Kita Yang Hampir
Kami tidak pernah jadian. Itu kalimat yang paling sering aku ulang ke diri sendiri, seolah kalau diulang cukup sering, rasanya akan berkurang. Setiap pagi, dia selalu datang lima menit lebih awal. Du
0
1
. " 𝑹𝒆𝒏𝒖𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑼𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑲𝒊𝒕𝒂 " .
. 𝑫𝒊 𝒌𝒊𝒔𝒂𝒉-𝑲𝒂𝒏𝒏𝒏 𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒂𝒚𝒚𝒊𝒅𝒂𝒉 𝑭𝒂𝒕𝒊𝒎𝒂𝒉 𝑨𝒛-𝒁𝒂𝒉𝒓𝒂 𝒘𝒂𝒇𝒂𝒕 ,, 𝒋𝒆𝒏𝒂𝒛𝒂𝒉 𝒑𝒖𝒕𝒓𝒊 𝒌𝒆𝒔𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑹𝒂𝒔𝒖𝒍𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒉𝒂𝒍𝒍𝒂𝒍𝒍𝒂𝒉𝒖 ' 𝑨𝒍𝒂𝒊𝒉𝒊 𝑾𝒂𝒔𝒂𝒍𝒍𝒂𝒎 𝒊𝒕𝒖 𝒅𝒊 𝒖𝒔𝒖𝒏𝒈 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒆𝒉 𝒚𝒂𝒊𝒕𝒖 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊-𝑵𝒚𝒂𝒂𝒂𝒂 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊 𝑺𝒂𝒚𝒚𝒊𝒅
0
1
Simfoni "Mencecap" Maut
Pemeran: REZA: Si tenang yang telinganya sangat sensitif (si korban). GALIH: Teman Reza yang kalau makan mulutnya terbuka lebar, menciptakan efek audio maksimal. Lokasi: Meja makan sebuah warteg ya
0
2
Misteri Tiga Titik Berdenyut
Pemeran: DIKA: Si Overthinker yang memperlakukan chat WhatsApp seperti operasi penjinakan bom. BIMO: Teman yang santai, logis, dan capek melihat tingkah Dika. Lokasi: Meja kafe. Suasana tenang, samp
2
3
Puncak Sunyi Merapi
Udara pagi di basecamp Merapi menusuk tulang. Enam pasang mata menatap puncak yang masih diselimuti kabut tebal, seolah gunung itu menyembunyikan rahasianya sendiri. Kami adalah tim pendaki 'Jejak Rem
0
3
MARKONAH & ZIKRI : TIGA PENYELAMAT
EPISODE 14 (KOREKSI KALO SALAH): Dengan hati penuh tekad, Markonah dan Boris mengikuti bekas bekakak mobil yang mengarah keluar kota menuju kawasan industri. Jalannya tidak rata, ditutupi pasir dan l
0
3
MARKONAH & ZIKRI: Bayangan di Gudang
EPISODE 13 : Krik... krik... Suara kecoa dan tetesan air dari langit-langit gudang mengiringi kedalaman kegelapan. Zikri perlahan menyadarkan diri, kepalanya berdenyut sakit akibat benturan saat di
0
2
Istriku Selingkuh dengan Ustadz
Namaku Andi, 34 tahun. Istriku Nita, 31 tahun. Kami sudah menikah delapan tahun, tinggal di rumah dua lantai sederhana di pinggiran Bekasi. Rumah ini kami bangun dari nol, cicilan panjang, tapi nyama
0
2
Kehilangan Dompet dan Pertemuan yang Mengubah Hidup
Lina, seorang mahasiswi yang sedang berjuang untuk menyelesaikan kuliahnya, mengalami musibah. Ia kehilangan dompetnya yang berisi uang untuk membayar uang kuliah dan biaya hidup sehari-hari. Lin
0
1