memang apa yang aku harapkan dari hubungan ini?memang apa yang aku harapakan dari hubungan ini?
Aku hanya tempat singgah mu untuk sementara,
Karna pada akhirnya kamu lebih memilih dia – aeri anaima salsabila
Kakak tau apa yang lebih seru dari menangkap belut di sawah?
Kak ikut dika ke empang yuk!
Kakak cantik ko nangis?
Siapapun orang di masa lalu aku akan berterima kasih telah melespaskan wanita se keren ini – andika pratama
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhmawty Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10 wira
Bab 10
Hari ini adalah hari dimana wira memasuki sekolah barunya,sma 1 bangsa tertulis di depan besar di depan gerbang sekolah,lapangan sekolah kali ini mulai ramai oleh siswa yang bau datang,wajah baru untuk wira,ini berdiam diri dekat ruangan yang bertuliskan perpustakan saat ini ia lagi menunggu kedatangan elo untuk mengatarkannya ke ruang kepala sekolah,setelah menunggu hampr 10 menit lamanya elo kni elo datang bersama dengan aat “udah lama wir” tanya elo saat ia dihadapan wira,ohh pemuda di hadapannya ini rapi sekali,berbeda sekali dengan cara pakainnya sama aat,
“ngga,baru juga sampai aku” ujarnya
“ohh,ayo gue antar,nanti keburu masuk”ajaknya ke wira,setelah mengantar kan wira kembali ke kelas mereka meninggalkan wira di dalam ruangan kepala sekolah,dan setelah itu ya mereka sekelas,dan siapa paling bahagia setelah itu,yap aat saking bahagianya ia sampai pindah tempat duduk di samping wira dan meninggal kan elo sendiri,
Jam pelajaran pertama sudah ia lalui dengan baik,bel istirahat telah berbunyi elo yang sudah sendari tadi lapar mendetangi meja wira dan aat untuk kekantin sekolah,
“lo harus cobain ketoprak bu aji wir,enak banget sumpah”ucap elo
“em gue ngga bisa makan kacang elo”ujarnya
“ohh benarkan,maaf” hampir saja ia mencelaikan wira dengan itu untung saja ia belum memesannya
“ bakso aja,ada ngga?”
“ada,disini tu lengkap wira”ucap aat
“lo,cari tempat dulu sama elo nanti gue yang pesan,lo mau pesan apa el?”
“kayak biasa aja”
“ok”sambil menunggu aat membawa pesanan mereka wira dan elo menatap kantin sekolah untuk mencari meja kosong,dan setelah menemukan itu di paling ujung kantin, kini wira yang menjadi pusat mata siswa sekolah mungkin karna ia murub baru,tapi kan harus sebegitunya,termasuk siswa satu ini
“jadi kamu siswa dari kota itu,kenalin nama aku ayu,karmila ayundi”ujar siswa bernama ayu itu dengan mengjelurkan tangannga sambil tersenyeum manis
Wira yang sedikit kaget akan hal itu pun dengan ragu ragu menerima uluran tangan itu
“yaelah betina tau aj lu yang bening bening”ucap elo menghentikan dua aktivitas kenalan mereka
“kamu udah pesan makan wira?”tanya nya tanpa memperdulikan elo
“kamu kok tau nama aku?” tanya ke ayu yang kini hanya memandang ke pandangan yang sedikit aneh
“ya aku tau,”jawabnya
‘eh,lo ada disini kecambung?”seno yang baru datang mungkin kelasnya baru saja selesai,padahal tadi tujuannya kekantin ini beli roti saja,tetapi melihat ada wira sama elo ia memilih untuk memesan makan saja
“eh bang?” kagetnya
“abang kok disini?”tanya atu ke pada seno,oh iya seno adalah abang nya ayu mereka hanya beda 1 taun aja,
“seharusnya abang yang tanya kamu ngapai disini,”tanya bingug keadeknya
“ngitai si wira itu mah”kini elo yang menimpal,
“dek?”lirik seno ke adeknya yang kini kelimpungan ,is mulut si elo cepu banget si
“ngga kok,cuman mau kenalan aja”elasnya ke seno,bisa berabe jika seno tau maksud ia sebenarnya
Belum sempat seno membalas perkataan ayu,aat sudah datang dengan mas bakso membawa pesanan mereka
“ eh,ada neng ayu,nungui aa ya?”ucapnya sambil mengcolek lengan ayu ,dan oh tatapan matatanya itu lo ih yu geli sendiri
“iss malas a,bisa jangan gangui gue?”ucapnya ke aat yang sedang senyum senyum sendiri di buatnya,belum sempat aat menjawab itu ayu lebih dulu pergi dari sana
“lah,malah pergi si cantik”
“sampe kapan si lo kejar kejar ayu,dia aja benci anget sama lo”elo geram sendiri jika aat mode begini,sebenarnya lebih ke kasian sih banyangkan saja ia sudh lama menyukai ayu dari mereka masih bangku 3 sd,na sekarang sudah masuk kelasa 10 sma tapi se aat masih aja gencar dekati ayu walaupun udah di tolak ribuan kali
“sampai gue nikah sama neng ayu,lo restuin kan sen?”ucapnya sambil memasukan sambel ke bakso nya
“semampu lo aja deh aat”
Wira yang sejak tadi melihat itu hanya diam,ia tidak tau mau merespon bagaimana,yang kini bakso yang dia makan lumanya enak untuk sekelas bakso sekolah
“eh nanti sore futsal yuk”ajak aat
“boleh tuh,lo ikut kan wir?”ucap seno
“boleh”
“gasken,nanti kumpul habis azhar aja gimana?”ucap elo menimpal yang hanya di anggukin oleh mereka
Bagi wira ini adalah momen terbaik ia selama bersekolah,dari dulu ia hanya sendiri jika di sekolah ia tidak pandai dalam begaul tapi mereka dengan baik mengajak nya untuk bermain