NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Fantasi
Popularitas:421
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Arun ketauan kalau bisa melihat Leo.

Setelah berada dibelakang Arun hantu Leo menetralkan energinya supaya gak ketauan Arun,habis itu dia ikut nonton dracin,tapi yang paling dia perhatikan adalah kelakuan Arun yang lama-kelamaan membuat dia jengkel.

"Astagaaa apa sih,yang bikin dia seperti itu tau dibohongin sampai nangis-nangis gitu,gak fokus sama makanya!"

Langsung tanpa basa-basi dimatikannya ponsel Arun,sedangkan Arun yang lagi nangis sedih karena melihat adegan dracin dan ponselnya tiba-tiba mati,dia kebingungan.

"La kenapaa ponselku kok mati padahal tadi batrainya masih penuh,,aaaaa?""

Sambil dipencet-pencet lagi,ponselnya tetep saja gak nyala.

Disitu hantu Leo merasa kasian melihatnya.

"Apa sihh,kok berisik!" Tanya Leo.

Lalu Arun mikir dalam hatinya.

"Pasti Leo yang matiin ponselku dia ada dimana ya,kalau didepanku gak mungkin, gak ada kok soalnya kalau begitu pasti dibelakang ku,aku harus pura-pura lagi supaya tidak tau ni."

"Pasti Leo ya?yang matiin?"

"Leo dimana sih,ayokk betulin ponsel ku,?"""

"Aku dibelakang Arun, dibelakang gak didepan." "Gak dibelakang." Jawab hantu Leo.

Langsung Arun membalekan tubuhnya pelan-pelan,dan dia melihat hantu Leo duduk dikursi dengan penuh kharisma,tatapan matanya tanjam tapi penuh arti kelembutan,seketika itu sebenarnya hati Arun berdebar-debar tak terkontrol kan, tapi berusaha untuk menguasainya karena takut ketauan hantu Leo kalau dia sudah bisa melihatnya.

"Leo,leo dibelakang disebelah mana?"

"Aku duduk disofa."jawab Leo.

"Leo tolong dong?"betulin ponselku,dramanya lagi seru-serunya?" Kata Arun memohon ke hantu Leo.

"Ponselnya nanti dulu aku betulin,sekarang makanya habis kan." hantu Leo dengan tenang dan tanpa senyum jawab Arun,Arun seketika terpana dengan sikap hantu Leo,

"Tapi Leo nanti ke buru habis episode yang itu tadi?" Kata Arun yang merengek.

"Arun!!,Arun denger gak aku nyuruh apa dulu!"

Dengan nada agak tinggi hantu Leo,kembali mennjawab Arun.

"Iya,iya,iyaaaa aku makan! Kata Arun sambil bibir sedikit manyun,hantu Leo melihat itu dengan menundukan muka sambil tersenyum.

Dalam batin hantu Leo,

"Astagaaa kamu ini kalau seperti itu persis anak kecil padahal umur kamu sudah berapa?"

Sedangkan dalam hati Arun,

"Is dasar hantu dingin, bisa-bisanya habis nyuruh-nyuruh, senyum-senyum sendiri,berarti selama ini,kalau kamu habis ngomong keras ke aku hatimu bahagia!"

"Menjengkelkan!" Kata Arun sambil bergumam,tapi hantu Leo melihat gerak mulut Arun, dengan pelan tapi pasti dia melangkah mendekati Arun,dan Arun pun melirik gerakan hantu Leo.Dalam hati dia berkata,

" Aduh, ngapain pula dia kesini,tenang Arun tenang,, kamu bisa kok nguasai perasaan mu."

Setelah tarik nafas Arun sedikit tenang dan pura-pura cuek tidak tau, dan dia melanjutkan makan lagi,supaya sotonya tidak pedas dia tambah kan pilus kriuk,hantu leo hanya senyum melihat tingkah Arun dan dia berfikir Arun Marah padanya.

Dalam batinnya dia berkata.

"Si bawel kalau lagi marah seperti ini? lucu juga ternyata." "Hehehe"

Dan selanjutnya hantu Leo tidak tahan dengan kelakuan Arun yang menurut dia bikin gemes,dia langsung mendekat dihadapan Arun yang lagi tertunduk makan,dia tiup pelan hidung Arun dan berkata.

"Marahhhh?""

Betapa kagetnya Arun seketika itu,dia lansung kesedak dan batuk-batuk dengan sigap dan cepat hantu Leo nenarik botol minum Arun yang agak jauh darinya, lagi-lagi dengan kekuatan energinya leo mengambil botol itu lasung dibukakan sekalian.

"Ayo minum?"

"Huk,huk,huk." "Pelan-pelan?"" kata hantu Leo dengan lembut.

"Kenapa sih Leo jahat banget!" Masih dengan mulut manyun Arun menjawab Leo.

"Duduk,dan makan lagi dengan benar!"

Kata-kata Leo yang tegas tapi kharismatik,membuat Arun tanpa dua kali disuruh langsung duduk dan makan dengan pelan-pelan,setelah itu hantu Leo menarik sofa yang berada jauh darinya hanya dengan sekali gerakan tangannya langsung sudah ada didekat nya,dia duduki sofa itu,tak jauh dari Arun,Arun yang melihat kejadian itu hanya terdiam saja.

Setelah itu hantu Leo dengan perhatian dan peuh kharismatik,mulai berbicara.

"Arunnn?"" "Emmm" jawab Arun ke hantu Leo.

"Sekarang leo mau tanya, makanan yang Arun makan sekarang ini, rasanya seperti apa?"

"Leo mau jawaban Arun jujur."

"Yaaa,Arun jawab."

"Tapi Leo sekarang Leo duduk disofa dekat Arun sini kann?"" "Iyaa Leo disamping Arun." Jawab Leo.

Arun dengan berpura-pura agak menggeser posisi tubuh nya supaya bisa berhadapan dengan hantu Leo.

"Rasanya sudah dingin agak gak enak," jawab Arun.

"Kalau rasanya sudah dingin gak enak, berarti makanya harus masih panas tadi dong." Tanya hatu Leo lagi.

"Hehehe" "iya" jawab Arun sambil agak salah tingkah karena sekilas melihat mata hantu Leo menatap nya penuh arti,supaya hantu Leo gak curiga lasung Arun pura-pura lagi makan.

"Gitu masih dimakan?" Tanya hantu Leo.

"Iya sayang, sudah capek aku masak tadi kan gak mungkin aku buang kasian juga makanannya." Kata Arun sambil dihabis kan makanannya.

"Kamu ini memang kok,kenapa harus dibentak dulu baru mengerti." Kata hantu Leo lagi.

"Iya Arun gak akan mengulanginya lagi?"

Setelah menghabis kan makannya,Arun nyemil cookies,dan makanan kecil Lainya,hantu Leo yang melihat hanya senyum penuh arti.

"Arun"

"Emm kenapa Leo,"

"Coba kalau jawab telan dulu makanannya, dan jangan belepotan gitu dong."

"Iya kah Leo." Jawab Arun sambil nyengir,

"Arun suka banget ngemil ya?"

"Iya Leo,"Leo semasa masih hidup sukanya makan apa?"

"Makanan jaman dulu sama sekarang kan beda?" Jawab Leo,

Akhirnya mereka berdua ngobrol banyak,hantu Leo menceritakan hidupnya dulu,yang tidak sama dengan anak-anak jaman sekarang,Arun mendengarnya dengan antusias, sekali-sekali Arun mencuri padang kehantu Leo diwaktu hantu Leo tidak melihatnya.

Hari demi hari pun berlalu,bulan pun berganti, tak terasa Arun sudah 3 bulan melihat wujud hantu Leo,dan Arun pun merasa diperlakukan istimewa oleh hantu Leo, diperhatikan, selalu dinasehati, sehingga mereka berdua semakin akrab,tapi hantu Leo meskipun sikapnya perhatian dan memperlakukan Arun baik.

Tapi dia tidak pernah bilang suka atau cinta sama Arun karena dia tau Antara mereka berdua tidak akan bisa bersatu sebagai kekasih.sampai pada suatu hari diwaktu bulan purnama,Arun mengajak hantu leo lihat bulan purnama dibalkon,waktu itu perasaan hantu leo sudah gak nyaman pasti akan ada sesuatu,hantu Leo sebenernya gak mau melihat bulan purnama, tapi karena Arun memohon akhirnya mereka berdua ke balkon,Arun betapa bahagianya dengan senang hati dia berkata,

"Leo makasih ya sudah mau lihat bulan yang cantik bersama ku,Leo malam ini aku mau jujur kalau aku?""

Belum sempat Arun berkata Arun sudah melihat sosok melayang jauh menuju kearah mereka berdua hitam legam menakut kan sampai dia berteriak histeris memeluk Leo.

"Aaaaaaargh!!

"Leo takutttt!! "Dengan sigab Leo langsung memeluk Arun menggendongnya dan dibawak masuk kekamar gudang lagi."

Arun yang ketakutan betul,wajah nya pucat Pasih dan diam tanpa kata sama sekali.

Melihat Arun seperti itu,hantu leo menyalahkan dirinya.

"Aaaaaargh"

"Leo kenapa kamu bodoh betulll kamu hampir membuat dia celaka, padahal kamu tadi sudah merasa bahwa akan tejadi sesuatu tapi mengapa kamu setuju keluaar kamar?"""

"Aaaaaargh"

Langsung hantu Leo melampiaskan amarah nya dengan melayang kan pukulan ke patung besi yang besar dipojok.

Tapi belum sempat hantu leo melakukan nya Arun sudah berdiri dibelakangnya dan memeluk hantu Leo,Arun sambil menangis dia berkata.

"Maaf fin aku aku minta maaf?""

"Hiks hiks hiks hiks hiks"

Lalu dengan perlahan hantu Leo membalikan badanya sambil berkata.

"Arunnnn,arun bisa melihat Leo?"

Arun dengan mata sembab hanya bisa mengangguk kan kepalanya.

Malam semakin pekat tapi diluar rumah Angin serasa berkumpul ingin masuk dan menerjang tembok-kokoh bangunan rumah itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!