Di benua Azure, kekuatan adalah segalanya. Namun, ada satu profesi yang paling dihormati dan ditakuti: Alkemis. Mereka yang bisa menciptakan pil roh, obat mujarab, dan racun mematikan.
Raymond adalah cucu dari Alkemis Legendaris yang pernah menyelamatkan dunia, Dewa Alkemis Zhuo Yi. Namun, sejak kakeknya menghilang secara misterius dan klan keluarga mereka dihancurkan oleh aliansi kekuatan jahat, Raymond hidup sebagai orang buangan yang menderita dan dipandang rendah.
Suatu hari, saat hampir dibunuh oleh musuh bebuyutannya, Raymond menemukan sebuah cincin batu giok peninggalan kakeknya. Di dalamnya tersembunyi jiwa sang Dewa Alkemis dan sebuah kitab suci "Formula Penciptaan Semesta".
Dengan warisan ilahi itu, Raymond bangkit dari lumpur. Ia mulai mencium bau bahan-bahan, meramu pil tingkat dewa, dan menumbuhkan kekuatan yang mengguncang langit. Ia berjanji pada dirinya sendiri: Semua yang pernah menginjak-injak martabatnya, semua yang membunuh keluarganya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10: KEMBALI DENGAN KEKUATAN BARU
Hari ini adalah hari terakhir masa hukuman Raymond. Di dalam Klan Ye, suasana sedang ramai. Banyak tamu dari klan lain dan sekte kecil datang untuk bersilaturahmi.
Di halaman utama, Victor sedang pamer kekuatan bersama teman-temannya. Wajahnya sudah sembuh, tapi rasa dendam pada Raymond masih membekas.
"Heh, si sampah itu pasti sudah mati dimakan binatang buas di dalam sana," kata Victor sambil minum anggur. "Pantas saja tidak muncul-muncul. Bagus, jadi tidak perlu aku yang membunuhnya."
Ye Changfeng yang duduk di kursi utama hanya tersenyum tipis. Ia juga beranggapan sama. Mengirim anak Tahap 3 ke Lembah Terlarang selama sebulan sama saja dengan hukuman mati.
Tiba-tiba...
WUSH!
Angin kencang bertiup dari arah gerbang utama. Semua orang menoleh.
Di sana, di bawah sinar matahari, seorang pemuda berjalan masuk dengan langkah santai namun gagah. Jubahnya sedikit lusuh, tapi matanya bersinar seperti bintang. Aura yang dipancarkannya dalam dan tak terduga.
"Itu... Raymond?!" seru seseorang kaget.
"ASTAGA! Dia hidup?!"
Victor hampir menyemburkan anggurnya. "Mustahil! Bagaimana bisa dia bertahan hidup?!"
Raymond berjalan melewati kerumunan. Orang-orang secara tidak sadar menyingkir memberi jalan. Insting mereka mengatakan bahwa pemuda ini sekarang sangat berbahaya.
Ia berhenti tepat di tengah halaman, menatap lurus ke panggung utama di mana Ye Changfeng dan Victor duduk.
"Aku kembali, Tuan Kepala Klan," suara Raymond tidak keras, tapi terdengar jelas sampai ke telinga semua orang. "Masa hukumanku sudah selesai kan?"
Ye Changfeng menatap Raymond dengan mata menyipit. Ia bisa merasakan bahwa pemuda ini sudah berbeda. Energi yang ditahan-tahan di dalam tubuhnya seperti gunung berapi yang siap meledak.
"Kau memang luar biasa bisa bertahan hidup," kata Ye Changfeng datar. "Tapi jangan sombong. Hidup atau mati di hutan tidak membuktikan apa-apa. Kau masih anggota klan yang rendah kedudukannya."
"Kedudukan?" Raymond tertawa kecil. Tawanya dingin dan menakutkan. "Kedudukan bukan diberikan, tapi diambil dengan kekuatan. Bukan begitu, Tuan Victor?"
Raymond mengalihkan pandangannya ke arah Victor yang langsung gemetar ketakutan saat tatapan mereka bertemu.
"Kau... kau mau apa? Jangan macam-macam!" Victor berdiri sambil mencengkeram gagang pedangnya.
"Apa yang aku mau?" Raymond perlahan melepaskan tekanan energinya.
DUNG!
Gelombang energi tak kasat mata meledak dari tubuhnya! Kursi-kursi kayu di sekitarnya hancur berantakan, dan orang-orang yang berdiri dekat terpental mundur!
Cahaya keemasan mengelilingi tubuh Raymond.
Tahap 9 Dasar!
Semua orang ternganga sampai mulutnya terbuka lebar.
"TAHAP 9?! DIA BARU SEBULAN HILANG, LANGSUNG NAIK 6 TINGKAT?!"
"INI BUKAN MANUSIA, INI MONSTER!"
Ye Changfeng akhirnya berdiri, wajahnya berubah serius total. Ia tidak menyangka perkembangan Raymond akan secepat dan segila ini.
"Kau..." suara Ye Changfeng berat. "Kau mau memberontak?"
Raymond mengangkat kepalanya, menatap pemimpin klan itu setara.
"Aku tidak mau memberontak. Aku hanya mau mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku. Dan pertama-tama... aku ingin menantangmu, Ye Changfeng!"
Suara itu mengguncang seluruh aula. Menantang Kepala Klan yang sudah berada di Alam Asal?! Apakah Raymond gila?
Tapi Raymond tahu, dengan Pedang Bayangan Naga dan Darah Naga di tubuhnya, ia punya kekuatan untuk bertarung bahkan melawan level itu!
"Nak, hati-hati. Dia sudah memadatkan energi menjadi cair. Jarak antara Tahap 9 dan Alam Asal sangat jauh," peringatan Zhuo Yi.
"Aku tahu Kakek. Tapi aku harus membuktikan diri hari ini. Atau aku akan terus diinjak-injak selamanya!"