NovelToon NovelToon
Sandra Abyasya

Sandra Abyasya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:183
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Sandra yang merupakan anak ke 2, ia selalu saja merasa iri dengan Kakak sambungnya Naura.
Akankah mereka akan Baikan?
Buku ke 2 dari "Naura Abyasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ih Jangan

" Sekarang hanya tinggal kita berdua saja sayang, nggak ada niatan buat mesra-mesraan nih?" tanya prima yang langsung to the point dan tentunya hal itu membuat Naira tersipu malu.

" Ngomongnya jangan gitu, kita lagi ada di depan umum loh." ucapnya

" Ya udah kalau gitu kita pergi dari sini yuk, biar kita bisa mesra-mesraan." ucapnya dan Naira hanya mengganggu saja, dan kemudian mereka pun pergi dari tempat tersebut.

...☄️☄️☄️...

Saat ini Leo sedang berada di rumah Tania, Leo pun menceritakan semuanya kepada Tania. Tentunya Tania sangat terkejut dengan keputusan Leo yang ingin menemukan Naura dengan Sandra, tetapi Leo tidak mengkomunikasikan hal tersebut pada Naura terlebih dahulu. Tania sangat kesal dan ingin marah besar kepada Leo, tapi ia tahu pada saat ini Leo sedang banyak pikiran.

" Kenapa tidak komunikasi terlebih dahulu agar hal seperti ini tidak terjadi sayang?"

" Awalnya aku berpikir dengan Sandra bisa langsung bertemu dengan Naura maka ayah bisa ketemu dengan Naura."

" Tidak semudah itu sayang, aku tahu Naura memang memiliki hati yang lembut dan pastinya akan memaafkan Sandra. Tetapi untuk Naura bertemu kembali dengan ayah itu bukanlah hal yang mudah, karena harus melewati Naira dan juga Kak Rangga lagi."

" Setelah dipikir-pikir apa yang kau katakan itu memang sangat benar sayang, dan sekarang aku tidak tahu harus bagaimana agar ayah bisa bertemu dengan Naura. Seperti yang sayang ketahui, Ayah sudah sangat merindukan Naura."

" Aku tahu kalau Ayah sudah sangat merindukan Naura, tetapi kita juga tidak bisa memaksa agar Naura mau bertemu dengan ayah. Apalagi untuk mendapatkan izin agar Naura bisa bertemu dengan ayah yang kita lewati bukan cuman satu orang, kau dan juga Sandra harus melewati begitu banyak rintangan yang pada akhirnya akan menyetujui kalau Naura bertemu dengan ayah."

" Jujur saja aku merasa bersalah dengan apa yang telah dilakukan oleh Sandra, seandainya saja Sandra tidak menyakiti Naura pasti hal ini tidak akan mungkin terjadi. Ayah begitu sangat menyayangi Sandra dan berusaha melindungi Sandra, Tapi demi melindungi Sandra ia sampai tidak bisa bertemu dengan anak kandungnya sendiri."

" Untuk saat ini kita hanya bisa membantu secara perlahan-lahan saja, dan untuk yang pertama kita harus meyakinkan aurat terlebih dahulu. Kemudian kita bisa lanjut ke Naira, dan hingga pada puncaknya kita meminta izin kepada Kak Rangga."

" Baiklah aku akan mengkomunikasikan semuanya kepadamu terlebih dahulu sayang, dan aku sangat berharap kau bisa membantu agar kami tidak akan bertengkar Lagi. Jujur aku sangat takut akan terjadi sesuatu kepada ayah, semenjak tidak bertemu dengan Naura Ayah sudah sering sakit-sakitan. Dan aku sangat takut ayah akan pergi lebih dahulu sebelum bertemu dengan Naura, aku sangat tidak ingin tidak bisa menepati janjiku itu."

" Aku akan membantumu untuk berusaha, semoga saja apa yang kita inginkan itu bisa terjadi. Aku juga sangat berharap ayah bisa segera bertemu dengan Naura, dengan begitu kesedihan yang ada di raut wajah Ayah bisa segera hilang."

" Tapi jujur saja aku merasa heran dengan Sandra, semenjak kepulangannya Sandra semakin sering menyendiri. Dan Iya terus saja merasa takut untuk bertemu dengan Naura, padahal kan Naura tidak pernah melakukan sesuatu yang menyakiti dia."

" Ya karena Naura tidak pernah melakukan hal yang menyakitinya, oleh karena itu Sandra merasa tidak enak kepada Naura. Dan dia juga merasa sangat bersalah karena telah menyakiti Naura, tetapi ia sangat bingung bagaimana cara untuk meminta maaf kepada Naura."

" Ada kasaran agar Sandra mau bertemu dengan Naura, karena sepertinya ia selalu saja diliputi oleh rasa takut."

" Untuk yang utama lebih baik kita bicarakan terlebih dahulu kepada Sandra, karena jika sandera tidak mau bertemu dengan Naura maka semua rencana kita akan sia-sia saja."

" Baiklah kalau memang seperti itu, semoga saja semuanya akan baik-baik saja. Sayang bantuin aku untuk berbicara dengan Sandra ya, jujur aku tidak tahu harus menyampaikan hal seperti apa kepada Sandra agar dia mau bertemu dengan Naura."

" Iya aku akan membantumu agar Sandra mau bertemu dengan Naura sayang, karena aku juga berharap semuanya akan bisa segera diselesaikan. Sebab jika masalah ini akan terus berlarut-larut, maka kita juga tidak akan pernah sampai pada penyelesaian." ucapnya

keduanya pun terus saja membicarakan rencana apa yang akan mereka susun, dan mereka berharap kalau rencana yang akan mereka susun itu akan berhasil. Sebab mereka sangat tidak ingin harus melihat Abi pergi tanpa bertemu dengan Naura, Leo sudah sangat menyayangi Ayah sambungnya itu seperti ayah kandungnya sendiri.

...🌑🌑🌑...

Zia saat ini sedang bersama dengan pacar barunya, tentunya ia sedang berada di rumah bersama dengan ibu tirinya juga. Ibu tirinya merasa tidak suka dengan pacar baru dari Zia, karena menurutnya pacar barunya saat ini terlalu mengaturnya. Dan ia sudah tidak bisa mengatur anak tirinya itu lagi, Iya masih mengingat betapa penurutnya anak tirinya itu dahulu.

" Sayang sepertinya sejak tadi ibu tirimu terus saja memperhatikan kita." ucapnya

" Biarkan saja dia terus saja memperhatikan kita, lagian aku sudah tidak peduli dengan nya."

" Kau tidak boleh begitu sayang, walau bagaimanapun dia adalah ibumu."

" Dia memang Ibu tiriku, dan dahulu dia memang sangat menyayangiku. Tetapi belakangan ini dia sudah berubah, apalagi ketika aku sudah dekat dengan Naura."

" Mungkin dia hanya cemburu saja karena kau lebih dekat dengan Naura daripada dengannya."

" Sayang ku Xavier, dia bukan cemburu karena aku lebih dekat dengan Naura. Tapi dia cemburu karena Ibu Naura adalah mantan dari ayah, dan ia takut kalau ayah kan kembali bersama dengan ibu Naura."

" Yang kau katakan itu benar sayang, lalu di mana saat ini ibunya Naura?"

" Ibunya Naura sudah meninggal, tetapi dia nggak pernah percaya kalau ibunya Naura sudah meninggal dan selalu saja berusaha menghasut ku untuk menyakiti Naura agar Ayah tidak kembali bersama dengan ibunya Naura."

" Ibu dirimu itu apa tidak mengetahui kalau ibunya Naura telah meninggal?"

" Aku rasa sebenarnya Ia juga sudah mengetahui hal tersebut, karena dia juga mengetahui kalau selama ini nomornya tidak pernah tinggal bersama dengan ibunya lagi. Tetapi ia selalu saja berpikir kalau sikap yang ditunjukkan oleh nomor adalah keterpuraan, dan itu semua adalah akting."

" Aku tidak menyangka kalau ibu tirimu berpikir seperti itu tentang Naura, lalu apakah kau akan mengikuti ibu tiri untuk menyakiti Naura?"

" Dulu aku memang mengikuti perkataannya untuk menyakiti Naura, tetapi setelah mengenal Naura aku tidak pernah menuruti perkataannya lagi. Menurutku Naura adalah gadis yang baik, dan aku sangat tidak ingin menyakiti Naura. Apalagi Naura adalah orang yang ada di saat aku sedang bersedih, yang di mana pada saat itu tidak ada siapapun yang peduli denganku."

1
Naim
bingung sama alur ceritanya
Nafras(Ig:nafras03): silakan lihat buku pertamanya ya kak
judulnya "Naura abyasya"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!